Papa Alpha Charlie Alpha Romeo

Written on 19 January, 2007 – 14:09 | by Rahmat Zikri |

Pada komunikasi udara, menggunakan handie-talkie atau alat-alat komunikasi lainnya, seringkali terjadi noise atau gangguan, sehingga kadang kala terjadi salah dengar atau bahkan salah persepsi karena suara yang terdengar oleh lawan bicara seringkali kurang jelas (ingat sebuah iklan operator telpon selular yang mengingatkan pentingnya kejernihan suara, dengan menunjukkan salah persepsi bisa sangat berarti, dengan mengangkat sebuah kata eighty, tapi terdengar kurang begitu jelas, sehingga dikira eighteen!). Untuk menghindari salah dengar ini, disepakatilah penggunaan beberapa kata untuk mewakili alfabet dalam mengeja sebuah kata.

Pada dekade tahun 80-an, ada sebuah lagu yang populer, salah satu liriknya yang masih saya ingat adalah “papa alpha charlie alpha romeo… bertemu di udara..” Pada lirik lagu ini, kata p a c a r diucapkan dengan mengeja huruf demi huruf, namun dengan menggunakan istilah kata yang telah disepakati bersama. Memang, pada dekade tahun 80-an ini merupakan puncak kejayaan komunikasi radio amatir di Indonesia. Pada jaman tersebut, belum ada yang namanya chatting di IRC, apalagi YM. Yang saya ingat, waktu itu saya masih SD, seringkali memanfaatkan perangkat milik kakak –seingat saya ber-merek Kenwood– untuk chatting di udara… break.. break… dan nick favorit saya dulu adalah alpha romeo india.

Berikut adalah pengucapan ejaan berdasarkan urutan alfabet pada komunikasi radio secara internasional: Alpha Bravo Charlie Delta Echo Foxtrot Golf Hotel India Juliet Kilo Lima Mike November Oscar Papa Quebec Romeo Sierra Tango Uniform Victor Whiskey X-Ray Yankee Zulu.

Saya sudah lama tidak update knowledge tentang hal-hal yang berbau beginian. Yang saya lihat sih, beberapa operator taksi di Jakarta ada yang mengganti dengan istilah-istilah dengan kosakata Bahasa Indonesia. Untuk huruf M, Mike, saya juga menemukan ada yang menggunakan kata Mama (baca komentar saya pada tulisan yang berjudul Bayar Murah koq Minta Selamat).

Pengetahuan tentang istilah-istilah ini berguna juga untuk semua orang. Karena kadang kala kita mesti mengeja nama atau sebuah kata ketika berkomunikasi dengan orang lain (misal lewat telpon). Karena ketika kita mengeja dengan menggunakan alfabet, acapkali terjadi kesalahan persepsi karena ada beberapa huruf yang bunyinya mirip. Apalagi ketika kualitas suara alat komunikasi yang dipakai kurang baik, atau ada di tempat yang berisik, atau memang suara yang nelpon yang jelek!

Be Sociable, Share!

Related Posts

--related post--

Post a Comment

About Me

The smiling geekIndependent IT Consultant and Trainer, mastering in Microsoft technologies. 13 years experience in all level of systems and network engineering. Currently being awarded as Microsoft MVP in Exchange Server. Live in Jakarta, Indonesia. Claimed himself as a not ordinary geek, who loves photography and hanging out with friends. More.

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Google