Air [Bukan] Mineral

Written on 29 April, 2007 – 11:07 | by Rahmat Zikri |

Ada 2 (dua) alternatif kesalahan penyebutan yang hampir selalu dijumpai berkaitan dengan penyebutan produk air minum dalam kemasan. Kesalahan yang pertama adalah kecenderungan untuk menyebut sebuah merek –Aqua– untuk menyebut jenis produk tersebut.

Kesalahan yang pertama ini lahir sebagai generalisasi nama produk, seperti halnya penyebutan Odol untuk menyebut jenis produk pasta gigi. Padahal, Odol adalah sebuah merek pasta gigi yang dulu sempat populer, seperti halnya Aqua pada jenis produk air minum dalam kemasan.

Kalau saya tidak salah, merek Aqua adalah pelopor produk air minum dalam kemasan di Indonesia pada dekade 80-an. Selain karena dia sebagai pelopor, nama mereknya pun berarti air. Sehingga dengan gampang segera terjadi generalisasi penyebutan nama untuk produk sejenis.

Sama halnya dengan nasib Odol –si pembeli yang berniat beli “odol” pada kenyataannya mengambil pasta gigi merek lain, mungkin itu Pepsodent, Sensodyne, dsb– nasib Aqua pun tidak jauh berbeda. Pembeli yang bilang ke penjual bahwa ia ingin membeli Aqua, bisa jadi dikasih merek lain dan tidak akan protes, mungkin itu VIT, AdES, dsb. Pada bagian ini, saya selalu tersenyum-senyum sendiri dengan sebuah produk sejenis di Malaysia, Cactus. Pada beberapa reklame-nya tertulis “Air Cactus”. Entah kenapa, selalu saja secara instan saya selalu membacanya sebagai Air Kakus!

Pada bagian ini, nasib Aqua sedikit lebih baik dibanding dengan nasib Odol. Pembeli fanatik mungkin masih bisa memaksa untuk hanya diberikan produk yang bermerek Aqua, bukan yang lain. Sedang Odol, tidak bisa berharap seperti itu. Karena produknya sudah wassalam.

Pada kesalahan akibat generalisasi nama produk ini, sebenarnya secara sadar atau tidak, pembeli tahu bahwa itu adalah sebuah kesalahan. Mungkin masalahnya adalah, dia perduli atau tidak. Hal serupa juga terjadi pada produk legendaris dari Indonesia, Teh Botol Sosro.

Sekarang, kesalahan jenis yang ke-dua. Pada kesalahan jenis yang ke-dua ini, saya berani bertaruh, banyak orang yang tidak tahu. Sebagian orang yang enggan menyebut merek –bisa itu karena untuk menghindari kesalahan jenis pertama di atas, atau memang netral-netral saja terserah merek apa– akan menyebut jenis produk air minum dalam kemasan ini dengan sebutan air mineral!

Mungkin anda yang sedang membaca tulisan saya ini termasuk yang terperangah. Bisa jadi karena selama ini anda adalah salah satu dari sekian banyak orang yang menyebut jenis produk ini dengan sebutan air mineral.

Walau kelihatannya sepele, ini adalah kesalahan besar. Air minum dalam kemasan bukanlah produk air mineral. Secara khusus, ada beberapa merek produk yang benar-benar adalah air mineral. Di dalamnya memang mengandung banyak zat mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Bukan sekadar air minum bersih dan sehat seperti yang selama ini dengan mudah kita temukan di penjual-penjual kelas pinggir jalan. Dari segi harga, produk air mineral sungguhan berharga beberapa kali lipat dari air minum dalam kemasan yang biasa kita jumpai. Intinya, mineral water berbeda dengan drinking water.

Sebagai pembuktian sederhana, kumpulkan berbagai botol kemasan air minum yang selama ini sering disebut sebagai air mineral, cari-lah tulisan yang meng-klaim produk tersebut sebagai air mineral. Tidak akan ada satu kata pun yang akan anda temukan. Apalagi keterangan jumlah komposisi zat-zat mineral yang terdapat dalam produk tersebut. Yang ada hanyalah penyebutan bahwa produk tersebut adalah air minum.

Pihak produsen tentunya tidak akan sembarangan menulis di keterangan produknya bahwa produk tersebut adalah air mineral. Bukan hanya karena memang di dalam air yang mereka jual tidak mengandung zat-zat mineral, tapi juga karena resiko tuntutan akibat pembohongan publik. Untuk yang terakhir ini, bukan produsennya yang hendak berbohong. Tapi entah dari mana mulainya, pihak konsumen lah yang dengan gegabah menyebut jenis produk ini sebagai air mineral!

Be Sociable, Share!

Related Posts

--related post--
  1. 58 Responses to “Air [Bukan] Mineral”

  2. By e.winarmo on Apr 29, 2007 | Reply

    yup, bener banget bos, rasa2nya udah keseringan salah kaprah ya, sama seperti di beberapa daerah yang nyebut motor (merek apapun) dengan sebutan honda :D

    salam e.w

  3. By Anis on Apr 30, 2007 | Reply

    Sekarang penyebutan Aqua/VIT/Ades dan sejenisnya dengan air mineral jadi relevan lagi soalnya ada yang nawarin air minum dengan pengolahan “reverse-osmosis/RO” (katanya) yang tidak mengandung mineral (katanya lagi). Saya sendiri gak yakin air yang (katanya) murni seperti ini lebih sehat. Kalo promosinya sih bisa menyehatkan dan mengobati batu ginjal, dasar orang kita suka benget dengan kata-kata hiperbolik. Lucunya, mereka sering melakukan pembuktian dengan diberi elektroda + dan -, yang Aqua cepat keruh yang RO tetap bening hahahaha ..

  4. By Yuliana Tan on Apr 30, 2007 | Reply

    Odol itu tadinya merk toh? hay yah…! ^^

  5. By op on Apr 30, 2007 | Reply

    Di Jerman masih ada merk Odol.. tapi udah termasuk produk Listerine (eh ini juga salah kaprah yah, penyegar mulut maksudnya)

    http://www.odol.de/

  6. By nia on Apr 30, 2007 | Reply

    hehehe,,,, saya baru tau juga kalo odol itu merek. :p
    kalo
    …..air kakus =)) =)) =))

  7. By Zikri on Apr 30, 2007 | Reply

    #4
    hohoho.. ternyata Odol belum benar2 wassalam yah.. mau dong dibawain Odol :D

  8. By sisca on Apr 30, 2007 | Reply

    om zikri, kodaknya sekarang pake nikon apa canon :d

  9. By Jay on May 1, 2007 | Reply

    Eh, mao dong ipod merk Sony!

  10. By ech on May 2, 2007 | Reply

    Pertama kali makan di cafe di LN, ditanya minum apa gua bingung mo bilang aer putih. Jadi gua bilang aja “mineral water please”. Eh dibawain air botol yang rasanya kayak air sumur. Temen gua bilang “laen kali mintanya “just water” aja, jangan mineral water. hahah…

  11. By Dennyhamo on May 7, 2007 | Reply

    klarifikasi dari comment no 2, Anis (30 April 2007)
    PERTAMA, intinya kami juga sangat setuju dengan pemutarbalikan fakta dan pembohongan PUBLIK bahwa air kemasan (dalam botol) MEMANG BUKAN air mineral..kami sudah membuktikan ini dibanyak kasus dan produk air kemasan, dimanapun itu termasuk produk Indonesia..
    KEDUA, kami atas nama salah satu perusahaan yang menjual produk Z-hanani yg berkantor di Doha (Qatar) menjelaskan bahwa sistem Reverse Osmosis (RO) yg kami gunakan dalam menciptakan kualitas air yang murni adalah sistem filterisasi air (air jenis apapun!) dengan memakai filter (penyaring) sampai ukuran 0.0001 skala micron..ukuran ini adalah ukuran terkecil didunia saat ini. dengan ukuran itu semua zat yang terkandung dalam air akan tersaring dan dibuang. salah satu contoh zat yang berbahaya bagi kesehatan manusia (terdapat di air kemasan) adalah klorin!! , intinya kami bukan memproduksi air dan menjualnya dalam bentuk kemasan, produk kami hanya memblok zat2 buruk yang terkandung dalam air dan dibuang sehingga air yang dihasilkan menjadi murni. produk kami mampu menyaring air dari sumber2 tertentu (seperti air pam, tap water, bahkan air sungai!!). produk kami bersifat permanen secara instalasi, karena alat tersebut diintegrasikan pada sumber (pipa, atau kran) secara langsung. jadi kalau ada orang yang mengatakan bahwa RO adalah air dalam bentuk kemasan, ITU KESALAHAN BESAR, karena RO bukanlah sebuah produk kemasan, namun RO lebih kepada produk penyaring air dalam bentuk instalasi lengkap. penjualan produk inipun sangat terbatas, mengingat harganya yang sangat mahal (sekitar 5-7 jt) per unit. sementara pembuktian elektroda tersebut hanya bertujuan untuk melihat kandungan TDS (total disolve solids) yg terdapat pada zat cair…sebagai informasi, semakin besar kandungan TDSnya maka semakin banyak zat2 yg terkandung didalam air tersebut, seperti zat besi, belerang, bahkan racun…kalau anda ingin membuktikan kandungan TDS ini, silahkan cek disetiap botol atau kemasan air minum dipasaran. disitu sangat jelas tercantum angka TDSnya. setelah itu anda bisa menyimpulkan sendiri bukan???
    informasi ini bukan bertujuan komersial, namun hanya untuk memberi info terhadap pandangan yang keliru pada masyarakat tentang Reverse Osmosis. semoga bermanfaat, dan terimakasih.
    atas nama Abullah & Nawaf Trading Co.
    pemegang merek dagang Z-HANANI BIO TECH R.O Water Purification System, di Qatar.
    http://www.z-hanani.com

  12. By Ratna on May 12, 2007 | Reply

    Ini kesalahan pertama n kedua kira-kira cuma ‘hak patent’ nya orang Indonesia or orang-orang nyang di negara lain juga ya? Atau aku salah nanya? karena bisa jadi jawabnya meneketehe.. :-).

    Rasa-rasanya sih banyak juga yang ‘nyadar’ adanya kesalahan nyebut itu. Tapi yang menjadi menarik adalah “udah tau salah nyebut, tapi kok tetep disebut?” dan lucunya lagi, ketika kita nyebut ‘aqua’ (tanpa bermaksud ‘aqua’), lalu penjual pun memberi merk lain seolah udah ngerti bahwa yang dimaksud pembeli bukan cuma ‘aqua’, jadinya seperti bahasa kalbu ;-).

    Hmm.. berarti ini ciri-ciri apa yaa.. ga peduli, mau gampangnya aja, ga kritis, males (males mikir, males ribut, males neliti kandungannya), pasrah, kebutuhan (need) masih rendah, belum sampe mikirin/sadar kesehatan or sadar hukum. Trus kalau kecenderungan ‘salah’ ini cuma milik orang-orang Indonesia. Berarti kesalahan itu bisa jadi menunjukkan ‘gambaran atau ciri’ kite-kite orang Indonesia dong.. Wah boleh bangga nih, cuma kita orang lho yang bisa begitu.. hehe..

    Jadi penasaran, mas zik sendiri, kalau mau beli ‘odol’ nyebutnya apa ya?

  13. By Zikri on May 12, 2007 | Reply

    #11
    lihat komentar nomor 9. gw pun ngga pernah nemu di negara lain, ada yang nyebut air minum dalam kemasan tadi sebagai “mineral water”… tapi “drinking water”.. atau just water please :)

    kalau mau beli ‘odol’ ya bilang aja merk yang mau dibeli apa..

  14. By Ratna on May 25, 2007 | Reply

    Hmm.. emang kamu orang mana? pasti Indonesia ya?.. kekekeke…

  15. By Ratna on May 25, 2007 | Reply

    eehh.. salah deh, maksudnya pasti kamu BUKAN orang Indonesia ya? :-)

  16. By hadi on Jun 5, 2007 | Reply

    jangan-jangan MOBIL itu merek juga yaaa… kaya MOBIL OIL gitu…. tapi siapa peduli … yang penting apapun masalahnya minumnya tetap Teh Botol Sosro….he…he….

  17. By rinie on Jun 15, 2007 | Reply

    ng masalahkan baik itu odol or apalah namanya yang penting penjualnya tau kalo’ yang kita minta pasta gigi…………

  18. By Zikri on Jun 18, 2007 | Reply

    #16
    secara praktis sih emang ngga masalah. yang penting saling ngerti. tapi kalau sudah tahu itu keliru, ngga ada salahnya juga kan untuk memulai sesuatu yg lebih benar. paling “kacau” itu yang “air mineral”. kalau terbawa sampai luar negeri, baru ketahuan itu beda dengan “drinking water” biasa.

  19. By heri_jpn on Jul 9, 2007 | Reply

    persis bgt kayak orang mau beli sepeda motor…merk apapun yg di beli….pasti nyebutnya beli honda…padahal dia nggak tau ,klu honda hanyalah merk…masih mending klu bilang”beli sepeda motor….malah jadi bener!
    nasib yg sama jg di alami…mer,k ”sanyo si raja pompa air, baygon si nyamuk bakar……mang seh kebanyakan orang2 kampung yg suka salah persepsi ! no problem…

  20. By REGGIE on Sep 7, 2007 | Reply

    Kepada Denyy hanno

    apakah suatu air itu memerlukan TDs atau tidak?manakah yang lebih baik mempunyai TDS cukup atau Tidak mempunyai TDS itu?

    please kalo ada yang tau juga mohon di bantu.

  21. By santi on Oct 4, 2007 | Reply

    dear Dennyhamo dan teman2 lainnya mgkn bisa bantu…

    salam kenal…!
    mohon pencerahannya… sebagai orang awam, dari Dennyhamo saya baca :

    “…kandungan TDS (total disolve solids) yg terdapat pada zat cair…sebagai informasi, semakin besar kandungan TDSnya maka semakin banyak zat2 yg terkandung didalam air tersebut, seperti zat besi, belerang, bahkan racun…kalau anda ingin membuktikan kandungan TDS ini, silahkan cek disetiap botol atau kemasan air minum dipasaran……..dst” (baca lengkap dikolom ini)

    sedangkan saya kutip dari salah satu web produsen air minum : ”
    …..ketetapan FDA, air mineral adalah air minum dengan TDS minimal 250 ppm…..(catatan : minimal…lho)” …. kemudian ” …..pada proses penyulingan, air akan menjadi betul-betul steril dan tidak memiliki kandungan mineral sama sekali. Air minum hasil proses Reverse Osmosis akan memiliki TDS 0 (nol) ppm…”

    sooo……mana yang benar?TDS diperlukan minimal 250 ppm atau yang bagus adalah TDS yang mendekati nol ??
    thanks ya…

  22. By yua on Nov 15, 2007 | Reply

    hai….salam kenal………….
    thanks banget buat infonya……… sama minta tolong nih, buat siapa aj, bisa kasih infonya, sebenernya, air RO tu kalo dibandingin ma AMDK yang udah ada dipasaran, bagus mana to?
    soalnya, lagi hangat banget ni jadi pembicaraan di kantorku. kata temen2 ku yang dah minum air RO, tiap selesai minum, mereka malah pusing……
    so, gimana tu….
    tq bgt ya……..

  23. By jsalendu on Apr 3, 2008 | Reply

    tolong dikomentari :)
    http://www.mail-archive.com/dokter_umum@yahoogroups.com/msg01967.html

  24. By jsalendu on Apr 3, 2008 | Reply

    btw kayanya untuk sepeda motor/motorbike, orang2 cuma bilang beli “motor” padahal kapal motor/motorboat juga pake motor :p

  25. By Rahmat Zikri on Apr 8, 2008 | Reply

    @ jsalendu: cara ‘bodoh’nya gampang, coba anda minta “mineral water please” ketika sedang di luar Indonesia. apa yg akan anda terima? tapi jika minta “water please”, atau “just water”, apa yang akan anda terima? :) perhatikan juga pada bagian botol kemasan, yang “mineral water” akan memuat tabel persentase/jumlah kandungan per mineral yang ada. yang “air minum biasa” ngga ada tabelnya.

    utk komen anda yg kedua, itu namanya bentukan generalisasi (salah satu kaidah dalam Bahasa Indonesia).

  26. By Soni on Apr 14, 2008 | Reply

    Sebenarnya air mineral itu tidak ada, karena mineral cuma bisa diperoleh dari tumbuh-tumbuhan melalu proses fotosintesis. Kalopun ada mineral dalam air tersebut itu adalah mineral an-organik, mineral yang tidak dibutuhkan oleh tubuh (tidak bisa diurai oleh tubuh). Tubuh kita hanya memerlukan mineral organik, itu cuma bisa diperoleh lewat tumbuhan, jadi kalo mau dapatkan mineral organik ya…harus banyak minum juz buah…gitu

  27. By Azis on May 27, 2008 | Reply

    Salah Kaprah.

    “Kalo Menurut saya mah, Jupiter MX mah jeleek,
    yang Bagus mah, YAMAHA!!” Kata Eko Dengan Logat Sunda Kentalnya.

    wkwkwkw

  28. By aloel on Aug 21, 2008 | Reply

    ada yang tau distributor air rahmat di daerah jogja ga ya…
    kirim email ke aloel_sapyung@yahoo.com ya..
    key!!

  29. By galuh on Oct 15, 2008 | Reply

    sebenernya ini mah mslh pemakaian bahasa aja dan penyerapan dari bahasa asing ke bhs pemakai, misalkan motor (motorcycle) dll. tapi kalo masalah merek memang yg terekam di kepala org2 Indonesia pd wkt itu nama merek misalnya aqua,odol dsb..
    ya sekadar komentar aja..

  30. By Gendo on Feb 4, 2009 | Reply

    Dikemasan botol Aqua sekarang ada kata-kata air mineral loh…

  31. By RIVANA21 on Feb 15, 2009 | Reply

    Yang pasti, Air itu menyehatkan badan dan sangat diperlukan tubuh kita. tul nggak? Tapi bukan air bah lho………

  32. By Anto on Mar 28, 2009 | Reply

    Saya mau menanggapi komentar Dennyhamo,
    Pertama Masalah RO, Anda mungkin benar bahwa RO mampu menyaring partikel pada air sampai ukuran sekecil apapun. Tapi banyak penelitian yang dilakukan diIndonesia bahkan di Eropa bahwa air yang dihasilkan RO sesungguhnya sangat tidak layak untuk dikonsumsi karena RO telah membuang kandungan mineral yang sangat dibutuh kan oleh tubuh manusia. Bila Anda katakan air kemasan mengandung Chlorine, itu juga agak keliru, karena saya sering melakukan pengujian terhadap itu. Dan masalah air mengandung Chlorine, di Indonesia secara umum air yang mengandung Chlorine hanya air PDAM /ledeng. Itupun dilakukan PDAM adalah wajar untuk mengeliminasi kandungan bakteri pada air dan untuk perwatan Pipa Instalasinya. Dan itu merupakan hal yang umum dilakukan Perusahaan pengolahan air bersih. Tapi sekarang sudah banyak cara untuk menghilangkan Kandungan Chlorin antara lain dengan menggunakan Carbon Active Filter. Jadi artinya air PDAM pun dapat dikonsumsi dengan cara pengolahan yang benar. Yang tidak benar adalah cara pemasaran Alat RO di INDONESIA. HAmpir semua salesmannya menipu masyarakat. Terutama orang yang awam tentang air dan rangkaian hubungan listrik. Modus mereka adalah dengan mendatangi rumah calon konsumen dengan membawa 2 alat. Yaitu TDS meter dan ELECTROLISA. Sumber air consumen mereka test pakai TDS, dari hasil TEst tersebut ditemui angka meter menunjukan 300ppm. Lalu mereka mengatakan air yang layak minum adalah apabila hasil tes menunjukan dibawah 30 ppm ( Part per million ). Padahal menurut pabrikan dari TDS tersebut di amerika mengatakan Maksimum TDS air agar dapat diminum adalah 500 ppm. Ini adalah pembhongan pertama. Pembohongan kedua adalah : Mereka mengetes sumber air calon konsumen dengan ELECTROLISA, sebuah alat ukur berangkaian Listrik berkaki 4, 2 kaki batangan logam, dan dua kaki lagi batangan alumunium. Mereka mencelupkan sepasang ( Alumunium & Logam ) kaki tersebut kedalam 1 gelas air mentah, kemudian sepasang lagi kedalam air kemasan seperti aqua. Lalu menhubungkannya ke sumber listrik. Mereka diamkan 5 menit. Dari hasil tersebut terlihat 2 gelas air tadi menjadi kotor jorok pada bagian yang terkena sepasang kaki2 tadi. DAn terlihat seperti lumpur hijau kecoklatan mengambang dipermukaan gelas. Lalu mereka bilang inilah kandungan berbahaya dalam air AQUA dan sumber air consumen. Consumen bodoh yang tidak tahu apa-apa sangat kaget sekali. Padahal yang membikin air keruh adalah reaksi hubungan listrik yang ditimbulkan 2 kaki2 tadi. Sama halnya tentang sistim penyepuhan. Dimana terjadi iritasi pada logam yang lemah dan air sebagai penghantar listriknya menjadi kotor. Salah satu kaki itu nantinya akan habis dan harus diganti apabila sering dilakukan pengujian setiap hari. Mereka lalu mengatakan hanya RO yang mampu mengatasi ini semua. Tentu saja consumen terpaksa membeli karena takut minum AQUA atau sejenisnya. Dijual dengan harga yang mahal lagi, padahal di Glodok atau pasar kenari harganya tdk lebih dari 1 juta. dan setelah alat dipasang dirumah customer mereka melakukan pembodohan ke 3, Yaitu air hasil olahan RO dites dengan electrolisa yang mana sebelum datang kerumah consumen posisi kaki tersebut di putar balik. Posisi Logam dipindah ke alumunium dan posisi alumunium dipasangin kaki Logam. Saat air di tes tdk terjadi reaksi seperti sebelumnya. dimana air tetap jernih dan hanya menjadi hangat. La iyalah Fungsi dari Electrolisa tidak terjadi. Dan akhirnya consumen bodohpun terkagum kagum. Padahal kalau kaki electrolisanya tdk dibalik airnya akan tetap keruh. meski prosesnya agak sedikit lama karena kandungan mineral dalam air berkurang setelah diolah RO sehingga daya hantar listrik pada air juga berkurang. TApi air itu tetap akan keruh.
    Jadi kesimpulannya sangat sayang sekali masyarakat yang telah tertipu membeli barang ini. Sebetulnya Hasil air RO ini sangat bagus untuk air Accu atau untuk Aquarium, bukan untuk konsumsi. Thanks

  33. By hadi on Apr 30, 2009 | Reply

    menurut saya sih salah besar kalau sistem RO yang disalahkan … tidak layak minum itu juga salah …. saya sudah melakukan uji lab depkes BPOM RI … Sistem RO tidak masalah kok …. hasilnya juga TIDAK MASALAH justru yang bermasalah kalau sistem itu asal digunakan jadi RO walau keluar murni kadang kala pH nya rendah ….

    Apakah ada satu aturan didunia yang melarang sistem RO untuk diminum …. tidak ada …

    Nah kalau elektrolisa juga gak salah … Elekrolisa adalah alat penguji KEMURNIAN air …jadi sah saja tuh kalau ada sales yang mendemokan … tinggal marketing nya aja harus pintar-pintar menjelaskan bahwa elektrolisa ini adalah alat pengujian air murni … nah jadi kalau ada keluar warna itu berarti air tersebut tidak murni … tinggal terserah konsumen mau yang bermineral atau mau yang murni …. tapi…. kenyataannya konsumen banyak yang suka air murni tuh daripada air mineral …. kalau mau mineral ya… dimurnikan dulu baru tambah filter mineral yang memang sudah teruji mineralnya bermanfaat untuk tubuh bukan asal mineral ….
    AIR ACCU pakai sistem demineralisasi Bukan RO karena konductivitynya pakai RO masih tinggi
    Aquarium harus dengan Air mineral karena ikan tertentu akan mati kalau terlalu murni

    JADI SISTEM YANG TERBAIK UNTUK AIR MINUM ADALAH SISTEM REVERSE OSMOSIS + FILTER MINERAL IONIZED (BERION NEGATIF)

    PABRIK FARMASI PUN PAKAI RO LHO … KAMI JUGA PASANG UNTUK BEBERAPA PABRIK JUGA RUMAH SAKIT, PABRIK KECAP, ENERGY DRINK DLL. MEREKA PAKAI RO LHO >>>> Kami ada datanya … dan beberapa kami yang instal ….

    Semoga bermanfaat …

  34. By fadli karim on Jun 27, 2009 | Reply

    saya tidak setuju kalau air RO disalahkan, atau di katakan pembodohan. orang-orang yang seperti ini adalah orang-orang yang tidak mementingkan kesehatan, karena munculnya air RO adalah jawaban dari permasalahan air bersih di dunia. da sebenarnya air yang di butuhkan oleh tubuh adalah air murni, mineral yang dibutuhkan oleh tubuh adalah mineral organik yang ada di dalam sayur-sayuran atau buah-buahan, bukan mineral an organik yang terdapat dalam air tanah tanah yang sangat berbahaya di dalam tubuh. mudahan-mudahan dapat bermanfaat bagi anda dan air Ro adalah teknologi yang sangat bermanfaat.

  35. By banu nugroho on Jul 22, 2009 | Reply

    mas itu namanya kelirumologi, menurut jaya suprana, berasal dari kata keliru dan logos digabung jadi kelirumologi… baca aja di google cari kelirumologi…

  36. By db_bisnis@yahoo.com on Sep 16, 2009 | Reply

    untuk mas anto yang baik..
    menurut saya ada yang perlu diluruskan untuk masalah air RO.jika mas anto menyebutkan bahwa air RO itu sangat tidak layak dikonsumsi,itu adalah kesimpulan yang tidak benar.mesin RO dapat menghasilkan air dengan kemurnian lebih dari 90%.dan telah dibuktikan langsung oleh NASA USA untuk sistem pengolahan airnya,ketika mengudara diantariksa.
    mengapa air baku yang mungkin berasal dari tanah,pegunungan,sungai atau sumber yang lainnya perlu disaring?karena adanya polutan yang dikahawatirkan bisa membahayakan kesehatan manusia,seperti timbal,merkuri,seperti yang pernah terjadii di minamata jepang…
    perlu juga diluruskan mengenai air mineral.
    Mineral, bersama dengan vitamin, memegang peranan penting dalam kesehatan tubuh kita.

    Berbagai aktivitas di dalam sel sel tubuh kita bergantung dari keberadaan mineral. Bila salah satu aktivitas tersebut terganggu, maka dapat mengakibatkan gangguan yang beruntun dalam aktivitas-aktivitas sel yang lain.

    Karena itu perlu anda ketahui bahwa anda tidak dapat bergantung kepada air minum untuk mensupply jumlah dan jenis mineral yang diperlukan tubuh anda.

    Jenis yang baik untuk tubuh anda adalah mineral organik yang hanya bisa didapatkan langsung dari sayur dan buah-buahan, atau secara tidak langsung dari daging hewan. Karena dari antara manusia, hewan, dan tumbuhan, hanya tumbuhan yang dapat memproses mineral dari tanah melalui fotosintesa dan merubahnya menjadi organik. Mineral anorganik yang berasal dari air tanah tidak dapat dimanfaatkan tubuh kita dengan baik dan bila terus ditimbun dapat menyebabkan berbagai penyakit. Air yang murni dapat juga membantu membersihkan timbunan tersebut dari tubuh kita.

    Hal-hal tersebut telah disetujui oleh berbagai pakar kesehatan, diantaranya:

    + Dr. Charles Mayo, pendiri Mayo Clinic, rumah sakit teratas di USA.
    + Dr. Allen E. Banik, ahli dan penulis buku yang telah terjual puluhan ribu kopi.
    + Paul C. Bragg, Ph.D, spesialis kesehatan dan fitness yang juga penulis buku.
    + Dr. Andrew Weil, M.D, ahli kesehatan populer di USA, lulusan Harvard Medical, dan
    penulis 8 buku kesehatan yang sering muncul di media massa.

    Sedangkan mengenai jumlah, air minum tidak mengandung jumlah mineral yang cukup atau berarti untuk kebutuhan tubuh kita.

    Sebagai contoh: sebuah air minum mineral impor dari Perancis yang bisa didapatkan di beberapa supermarket di Jakarta.

    Berdasarkan informasi yang tertera pada kemasan produk tersebut, kandungan mineralnya adalah sebagai berikut: Calcium = 11,5 mg/liter, Magnesium = 8 mg/liter, Potassium = 6,2 mg/liter.

    Kebutuhan mineral tubuh kita setiap harinya, berdasarkan informasi dari badan U.S. Food & Drug Administration dan sebuah website kesehatan, adalah sebagai berikut: Calcium = 1.000 mg, Magnesium = 400 mg, Potassium = 2.000 mg.

    Untuk memenuhi kebutuhan mineral tersebut, bila dibandingkan antara air mineral yang diperlukan dan alternatifnya dari sayur/buah/susu, hasilnya adalah sebagai berikut:

    Calcium: minum 87 liter air, atau alternatifnya, 3 gelas susu.

    Magnesium: minum 50 liter air, atau alternatifnya, 140 gram kacang mete.

    Potassium: minum 323 liter air, atau alternatifnya, 5 buah pisang.

    Mana yang anda pilih?

    Kini telah jelas bahwa yang penting dari air minum adalah kemurniannya, bukan mineralnya. Karena itu, air yang ideal untuk diminum setiap hari adalah air yang murni dan bebas mineral anorganik

  37. By parahita on Nov 21, 2009 | Reply

    sepertinya bukan RO tidak layak dikonsumsi. Fine2 aja minum air RO. Tapi juga gak bener bilang air RO lebih baik daripada air (yang mengandung) mineral.

    Pertanyaan saya:
    Tolong kasi tau apa perbedaan mineral organik dan anorganik. Terus kenapa kalo organik lebih baik daripada anorganik? Apa bener kalo anorganik tidak dapat diserap oleh tubuh? Pls jangan kasi hasil penelitian dari profesor anu hasilnya gini. Bisa2 aja sih. Tapi kasi tau juga isi dari penelitiannya, bukan nyatut nama doang.

    Kenapa gw nanya?karena gw menangkap argumentasinya sudah mengarah ke pembelaan bisnis, jadinya ada tendensi ke arah tertentu :)

  38. By Ahmad on Dec 12, 2009 | Reply

    Teman2, mohon jgn terjebak dgn polemik Air RO, Air mineral atau air murni. perlu diingat pula bahaya dari mikroorganisme yg ada di dlm air dan kemasan yg digunakan, seperti virus dan bakteri yg memiliki ukuran lebih kecil dari molekul air sehingga tetap tidak akan tersaring oleh sistem air RO dengan kerapatan membran 0,0001 mikron sekalipun!!!

    Artinya budaya orang Indonesia dahulu sebelum ada air RO, air mineral atau AMDK, yaitu dgn mendidihkan air terlebih dahulu patut dipertahankan untuk menjaga kesehatan tubuh dari mikroorganisme yg berbahaya.

    betapa banyak orang minum air RO dari depot isi ulang yg kurang teliti dlm memperlakukan kebersihan galon, cuma sekedar dibilas, terus pake sinar UV dgn intensitas serta ukuran yg sekedarnya tanpa pernah ada jaminan bahwa mikroorganisme yg menempel pada kemasan galon dan air hasil RO apakah sudah sterila atau belum!!!!

    oleh karena itu air RO atau air murni memang penting untuk menjaga jgn sampai kita mengkonsumsi mineral yg berbahaya, tetapi air mineral pun juga penting walaupun td sudah ada yg membahas bahwa mineral pun bisa didapat lewat konsumsi tumbuhan. tetapi ada yg juga lebih penting yaitu terbebasnya air RO atau air mineral yg kita minum dari mikroorganisme yg berbahaya. ya barangkali kalo sempet sehh itu air RO atau air mineral didihkan biar lebih afdhol gitu loh…
    emang sehh jd tambah biaya en gak praktis…

    tp ya untuk kesehatan getoo loch..

  39. By wahyudin on Dec 31, 2009 | Reply

    Ini mbak yang dulu juga saya pertanyakan. Tulisan di blog dan beberapa sumber hanya mengatakan mineral organik adalah mineral yang ada dalam benda hidup (tumbuhan dan binatang) sedangkan mineral anorganik adalah mineral yang berasal dari benda mati ( tabah, batu, air dll). lalu mereka menjelaskan bahwa mineral anorganik berbahaya bagi kesehatan.

    Setelah berdiskusi sama sang istri yang ahli kimia, dia mengatakan bahwa mineral organik adalah mineral yang berikatan dengan C dan H. Contoh Natrium bicarbonat (NaHCO3. Ini berupa powder berwarna putih. nama “pasar” biasa disebut baking soda. Ini mineral organik yang bisa diproduksi bukan dari benda hidup. jadi mineral yang ada dalam buah buahan, sayuran sudah pasti mineral organik, tapi bukan berarti mineral organik tidak ada diluar benda hidup. bila ada info lanjut jangan ragu hubungi 08122323273 (wahyudin). Change your life to the best. selamat tahun baru 2010

  40. By novialdi on Jan 19, 2010 | Reply

    jadi..tolong dong kasih imformasi bagaimana air mineral yang sehat dan prosessistim penyaringan yang meenuhi standar untuk di minum

  41. By jaya on Feb 1, 2010 | Reply

    saya pingin minta penjelasan mengenai apa yang dimaksud dengan proses demineralisasi pada air minum dalam kemasan. dan bagaimana proses itu terjadi. terimakasih.

  42. By Candy on Feb 19, 2010 | Reply

    Jadi jadi… ???
    Air minum merk apa yg layak buat kita minum ?

    Setidaknya kalau beli, bisa pilih yg aman donk, terutama kalau buat dikonsumsi bayi ( ada beberapa dokter mata yg bilang, akhir” ini banyak bayi yg kena katarak, sumbernya dari air minum yg dikonsumsi ibunya waktu hamil )
    Info” ya….

  43. By Candy on Feb 19, 2010 | Reply

    1 more thing,
    Buat yg punya peralatan buat test n mengerti ttg kandungan” mineral dlm air minum.
    Tolong dicek air minum merk Avidis. Ditulis 0 TDS.
    thanks.

  44. By ROFUJI on Mar 10, 2010 | Reply

    Dari pak Wahyudin boleh nih…! bisa dijelaskan juga gak yang Anorganik dan manfaat untuk tubuh dari kedua zat tersebut……???

  45. By K.Kesatria Guntur on Mar 25, 2010 | Reply

    RO sejatinya diciptkan untuk nyaring air laut menjadi air yg bisa diminum. Di arab saudi RO dlm ukuran besar (mesin) diciptkan untuk nyaring air laut sehingga mereka dpt air minum. RO sangat cocok untuk air laut karena partikel air laut dg ukuran 0,0001 micron bisa tersaring. Karena itu hasil sulingan air RO cocok untuk air minum. Tapi tak cocok untuk air minum sehat. Air minum sehat harus mengandung mineral yg diperlukan oleh tubuh manusia. Sementara produksi dr RO semua unsur mineral yg dibutuhkan tubuh manusia sudah tersaring, sehingga yg diminum manusia adalah air suling dr hasil filterasi RO. cocok untuk jadu air tambahan untuk aki. Terserah anda, masih gunakan RO atau tidak. PHI water life yg ideal.

  46. By Cleeon on May 18, 2010 | Reply

    maaf cuma meluruskan, tidak semua air mineral itu mineralnya anorganik, air mineral dari pegunungan di Eropa misalnya itu mineral organik dari tumbuh2 an yg udah ikut dalam air tanah dan juga dari tumbuhan mati, jadi ga semua mineral di air mineral = anorganik

  47. By Ronny Budianto on Oct 16, 2010 | Reply

    Anto membodohkan orang, kasihan sekali, pdhal justru dia yg skg kelihatan bodoh,tdk ngerti teknologo dan perkembangan ilmu pengetahuan, utk prahita masalah RO bkn pembelaan thd produk tertentu, tp ini hasil suatu ilmu pengetahuan dari hasil suatu riset dan dilakukan oleh orang2 yg pintar, bukan pintar2 bodoh, utk Santi & Reggina, tentu saja air yg semakin murni itu yg lebih baik, yaitu air bertds rendah, yg bertds tinggi itu banyak mengandung mineral AnOrganik Termasuk logam yg tdk dpt diserap oleh tubuh dan cenderung memperberat kerja ginjal krn sibuk mensortir dan membuangnya melalui urine, jika kemampuan ginjal menyaring ini gak ngatasi maka terjadi endapan mineral AnOrganik yg cenderung menjadi berbagai penyakit dan ini bukan hasil penelitian Embah saya, tp penelitian orang2 yg memang sudah ahlinya. AIR MINERAL DINEGARA MAJU DIBUAT DGN SISTEM RO ( DIMURNIKAN DAHUL) BARU KEMUDIAN DIBUBUHI MINERAL YG ORGANIK. Krn pencemaran sdh bukan hanya diair tp juga di udara dan disumber air krn terkena air hujan yg juga sdh tercemar di udara, maka tingkat angka TDS air skgpun lain dgn jaman dahulu, STANDART WHO TTG AIR LAYAK MINUM 20 THN LALU MEMANG 130ppm, TP SKG STANDART LAYAK MINUM 40ppm SAMA DGN STANDRT YG DITETAPKA DI KANADA, SEDANGKAN DI USA STANDARTNYA 50ppm. Proses demineralisasi air adalah proses pemurnian air dgn suatu bahan kimia tertentu, tdsnya memang bisa nol,tp utk dikonsumsi masih meragukan krn penggunaan bahan kimia tertentu tsb. Kesim pulan, semua air kemasan di Indonesia ini adalah air minumyg masih mengandung mineral Anorganik, tdk terkecuali AQUA, terlalu sombongnya AQUA mencantumkan dalam kemasannya sbg AIR MINERAL yg baik utk kesehatan, TP HAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII MR AQUA knp kamu ngak pernah jawab saat ku tanya MINERALMU ” ORGANIK ” atau ” ANORGANIK ” , knp kau tdk pernah kasih aq jawaban, padahal aq adalah pemakaimu sejak 20 thn lalu, kalau jawabanmu tdk kunjung datang maafkan aq kalau terpaksa ” menceraikanmu ” .

  48. By Hermawan on Nov 16, 2010 | Reply

    Daripada berpolemik tapi sama-sama nggak ngertinya, mending baca saja pendapat dan penelitian para ahli yang memang sudah melakukan penelitian dan uji klinis, mereka ini memang benar-benar ahlinya lho, jadi kalo masih ada yang tidak setuju atau punya sanggahan silahkan menghubungi para ahli tersebut, para AHLI tersebut diantaranya:

    – Dr. Charles Mayo, pendiri Mayo Clinic, rumah sakit teratas di USA.
    – Dr. Allen E. Banik, ahli dan penulis buku yang telah terjual puluhan ribu kopi.
    – Paul C. Bragg, Ph.D, spesialis kesehatan dan fitness yang juga penulis buku.
    – Dr. Andrew Weil, M.D, ahli kesehatan populer di USA, lulusan Harvard Medical, dan
    penulis 8 buku kesehatan yang sering muncul di media massa.
    – Dr. Masaru Emoto,peneliti dari Jepang – penulis buku Best Seller – The True Power Of Water.
    – Dr. Clifford C.Deninson – Peneliti
    – Dr. TC. McDanieli – Peneliti
    – NASA – Pengguna teknologi RO untuk pesawat ruang angkasa

    Mungkin masih banyak lagi kajian para peneliti mengenai air minum dan kesehatan. Semoga dengan membaca hasil penelitian mereka… kita jadi semakin pandai dan bertambah wawasan… sehingga akan berguna untuk diri kita sendiri maupun untuk orang lain….
    Salam hangat buat semua…

  49. By raras on Feb 12, 2011 | Reply

    waahh, kalo menurut saya, yang paling baik itu yaa air langsung dari mata air, tapi mungkin untuk saat ini pasti susah nyari air bersih.

    kalo liat orang tua zaman dulu minum dari sumur jg gpp, soalnya daerah resapan air nya masih bersih, alami. beda sama sekarang, udah kebanyak limbah.
    coba kalo semua orang di dunia sadar pentingnya pohon dan hutan, pasti daerah resapan air jg bakalan balik seger dan sehat kayak dulu.

  50. By ajie on Apr 2, 2011 | Reply

    Yth. k ksatria guntur….

    silahkan coba saja air R.O tuk mtr bpk…. pejari du beda air murni dgn R.O… baru ngomong… air R.O di pakai tuk komsumsi para awak NASA…. jelas kesehatan dan stamina para awak NASA Amat di perhatikan… jika ada air minum yg lebih baik mungkin Para awak nasa akan di beri air selain air R.O…. Selamat belajar lagi….TQ

  51. By ajie on Apr 2, 2011 | Reply

    Buat raras….. comment kamu benar sekali tp sayang hal itu berlaku sebelum banyak industri dan pabrik2 yg mengeluarkan asap ke udara dan limbah beracun….. lebih baik MULAILAN KITA MENGENAL KANDUNGAN APA2 SAJA YG MASUK DALAM TUMUH KITA DAN APA SAJA RESIKONYA….. semua terserah pada pribadi masing2…..

  52. By Tio on Sep 1, 2011 | Reply

    Mohon pencerahan mengenai pendapat saya hal berikut dibawah ini bener atau salah:
    Apa letak perbedaan air sama sama 1 liter dengan air TDS 100, kalau saya baca baca pendapat pendapat yang tertulis diatas dan di bacaan2 yang saya dapat alat pengukurnya disebut TDS (total disolve solids) adalah alat pengukur kepadatan kandungan air, kalau bisa saya ibaratkan begini: Ibarat dua kontainer sama besar. yang satu kontainer kosong ( TDS =0) dan satu lagi Kontainer berisi barang macam macam didalamnya (TDS >100), nah berarti didalam kontainer kosong tersebut yang ada hanyalah udara. sedangkan kontoainer yang satunya volume udaranya kurang karena sudah penuh dengan barang.
    dari perumpamaan secara bodoh saya diatas tersebut jadi terpikirkan olehku akan fungsi air dalam tubuh yang saya dapatkan di pelajaran sekolah SMP bahwa fungsi air dalam tubuh adalah bermacam macam salah satunya adalah untuk pembawa, mendistribusikan nutrisi sari makanan penting untuk sel-sel, seperti mineral, vitamin dan glukosa.
    Jadi air yang kita minum lebih bagus air yang tingkat kepadatanya rendah ( TDSnya kecil) karena dengan tingkat kepadatan rendah memungkin ruangan kosong air tersebut lebih besar nantinya didalam tubuh kita untuk bisa di tempatin sari makanan yang berupa Nutrisi, mineral, vitamin, gluekosa yang didapat dari makanan yang kita makan setelah dicerna oleh tubuh untuk di edarkan oleh air tersebut keseluruh jaringan sel yang ada.
    apa benar demikian yah?

    salamm.. mohon yang bagi yang lebih tau bisa menjelaskan lebih ke saya. thanks

  53. By nirsya on Nov 18, 2011 | Reply

    mana komposisinya

  54. By adhi on Feb 7, 2012 | Reply

    ga salah ko…
    kalo itu disebut position branding, dmn merek2 tertentu sudah memasyarakat dlm ingataan…

    cmiiw

  55. By bustami hasan on Feb 25, 2012 | Reply

    Sekarang yang jadi pertanyaah saya bukan kadar mineral atau apapun yang terkandung dalam air akan tetapi menurut KAMUS RO yang dikomentari oleh FujiRO bahwasanya dalam proses penyulingan airisi ulang yang baik setiap perusahaan air kemasan atau air isi ulang pastilah mempergunakan tabung filter yang isinya Carbon Active, dan didalam carbon active tersebut mengandung tiga bahan utamanya yaitu: Batubara, Batok kelapa dan Tulang babi, nah,,sedang kita tau bahwa dalam islam jangankan meminum air dari sirpihan tulangnya menyentuhpun haram hukumnya.jadi hal ini jelas menyimpang dari hukum Islam,apakah proses pembuatannya tidak diteliti oleh Departemen Agama ?,kalau jelas – jelas bahannya dari yang haram menurut Islam kenapa dipasarkan untuk umum ? yang konsumennya sebagian besar adalah mereka yang beragama Islam.

  56. By Aki on Mar 4, 2012 | Reply

    haaaaaaahaaaa….kalau bibicara air yang layak minum ya…air zam-zam atau air mineral bro….nah kalau RO dan Penyulingan itu untuk air farmasi atau produk makanan karena airnya tidak banyak mengandung mineral sehingga baik untuk digunakan untuk campuran pengolahan obat-obatan dan pembuatan makanan jadi selagi air itu jenih, tidsak berbau, dirasa enak dan tidak ditolak lidah, direbus atau difilter…hajar aja bro…

  57. By saya on May 12, 2012 | Reply

    yg saya baca air RO sangat reaktif, mudah bereaksi.
    Air RO tidak baik jika dipakai terus menerus

    coba baca http://good-water.biz/reverse_osmosis_dangers.html

    sebaiknya kita mencari info yg tak ada tendensi menjual produk tertentu karena penilaiannya jadi tidak fair

  58. By ye ha on Sep 16, 2012 | Reply

    By Hermawan on Nov 16, 2010 | Reply
    Daripada berpolemik tapi sama-sama nggak ngertinya, mending baca saja pendapat dan penelitian para ahli yang memang sudah melakukan penelitian dan uji klinis, mereka ini memang benar-benar ahlinya lho, jadi kalo masih ada yang tidak setuju atau punya sanggahan silahkan menghubungi para ahli tersebut, para AHLI tersebut diantaranya:

    – Dr. Charles Mayo, pendiri Mayo Clinic, rumah sakit teratas di USA.
    – Dr. Allen E. Banik, ahli dan penulis buku yang telah terjual puluhan ribu kopi.
    – Paul C. Bragg, Ph.D, spesialis kesehatan dan fitness yang juga penulis buku.
    – Dr. Andrew Weil, M.D, ahli kesehatan populer di USA, lulusan Harvard Medical, dan
    penulis 8 buku kesehatan yang sering muncul di media massa.
    – Dr. Masaru Emoto,peneliti dari Jepang – penulis buku Best Seller – The True Power Of Water.
    – Dr. Clifford C.Deninson – Peneliti
    – Dr. TC. McDanieli – Peneliti
    – NASA – Pengguna teknologi RO untuk pesawat ruang angkasa

    Mungkin masih banyak lagi kajian para peneliti mengenai air minum dan kesehatan. Semoga dengan membaca hasil penelitian mereka… kita jadi semakin pandai dan bertambah wawasan… sehingga akan berguna untuk diri kita sendiri maupun untuk orang lain….
    Salam hangat buat semua…
    ______________________________________

    Saya setuju sekali dengan yang disampaikan oleh Mas Hermawan, baca saja hasil penelitian dan kajian dari para ahlinya…, daripada berpolemik tapi tidak tahu dasarnya… Selamat belajar… kalo sudah paham bisa dishare pada diskusi ini… & Salam Sukses…!

  59. By Adi Winata on Oct 22, 2012 | Reply

    Terimakasih atas penjelasan Bp Hermawan. Saya jadi mengetahui dan paham bahwa yang kita butuhkan adalah AIR MINUM yang BEBAS zat2 anorganik (spt zat2 logam yg tidak dapat diserap tubuh/merusak ginjal).

    Untuk menjadi sehat manusia perlu konsumsi mineral ORGANIK y berasal dr SAYUR dan BUAH2AN. Jadi saya yakin untuk berhenti membeli air merek terkenal yg harganya lumayan mahal, yg selama ini saya konsumsi.

    Terima kasih telah membuat saya berpikir dan bertindak lebih ‘smart’.

Post a Comment

About Me

The smiling geekIndependent IT Consultant and Trainer, mastering in Microsoft technologies. 13 years experience in all level of systems and network engineering. Currently being awarded as Microsoft MVP in Exchange Server. Live in Jakarta, Indonesia. Claimed himself as a not ordinary geek, who loves photography and hanging out with friends. More.

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Google