<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Huru-Hara (Quick Count) Pemilu</title>
	<atom:link href="http://www.zikri.com/2008/11/25/huru-hara-quick-count-pemilu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.zikri.com/2008/11/25/huru-hara-quick-count-pemilu/</link>
	<description>Demi Tuhan, Bangsa dan Dokter Vera</description>
	<lastBuildDate>Sat,  4 Sep 2010 01:15:21 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: kucink</title>
		<link>http://www.zikri.com/2008/11/25/huru-hara-quick-count-pemilu/comment-page-1/#comment-4562</link>
		<dc:creator>kucink</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2009 11:09:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.zikri.com/2008/11/25/huru-hara-quick-count-pemilu/#comment-4562</guid>
		<description>Sy setuju dgn mas Andri mengenai adanya batas atas dan batas bawah terhadap toleransi (margin of error). Hal ini sudah diterangkan lengkap dengan tabel hasil dan metode2nya di dalam press release (contoh : http://www.lsi.or.id/riset/353/quick-count-jawa-timur). Tetapi hal ini yg belum dipahami betul oleh rekan2 wartawan/jurnalis. Sehingga mereka menulis dengan cara &quot;bombastis&quot; supaya tulisan mereka menarik para pembaca. Hal ini juga masih wajar, meski menurut sy &quot;agak berlebihan&quot;.Terutama dalam kasus Pilkada Jawa Timur.

Mungkin link ini (http://sumeks.co.id/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=920&amp;Itemid=3) bisa jadi pertimbangan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sy setuju dgn mas Andri mengenai adanya batas atas dan batas bawah terhadap toleransi (margin of error). Hal ini sudah diterangkan lengkap dengan tabel hasil dan metode2nya di dalam press release (contoh : <a href="http://www.lsi.or.id/riset/353/quick-count-jawa-timur)" rel="nofollow">http://www.lsi.or.id/riset/353/quick-count-jawa-timur)</a>. Tetapi hal ini yg belum dipahami betul oleh rekan2 wartawan/jurnalis. Sehingga mereka menulis dengan cara &#8220;bombastis&#8221; supaya tulisan mereka menarik para pembaca. Hal ini juga masih wajar, meski menurut sy &#8220;agak berlebihan&#8221;.Terutama dalam kasus Pilkada Jawa Timur.</p>
<p>Mungkin link ini (<a href="http://sumeks.co.id/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=920&amp;Itemid=3" rel="nofollow">http://sumeks.co.id/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=920&amp;Itemid=3</a>) bisa jadi pertimbangan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ai</title>
		<link>http://www.zikri.com/2008/11/25/huru-hara-quick-count-pemilu/comment-page-1/#comment-4495</link>
		<dc:creator>Ai</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 13:51:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.zikri.com/2008/11/25/huru-hara-quick-count-pemilu/#comment-4495</guid>
		<description>Wah ternyata lo punya tanggung jawab besar jg ya 4 thn yg lalu??
But anyway,gw suka lo tulis ini,coz info spt ini buat org awam kyk gw cukup menarik and penting.Tahun depan masih ikutan tim IT nya KPU gak?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah ternyata lo punya tanggung jawab besar jg ya 4 thn yg lalu??<br />
But anyway,gw suka lo tulis ini,coz info spt ini buat org awam kyk gw cukup menarik and penting.Tahun depan masih ikutan tim IT nya KPU gak?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aziz</title>
		<link>http://www.zikri.com/2008/11/25/huru-hara-quick-count-pemilu/comment-page-1/#comment-4475</link>
		<dc:creator>aziz</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2008 08:48:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.zikri.com/2008/11/25/huru-hara-quick-count-pemilu/#comment-4475</guid>
		<description>Setuju ama mas andri. btw, mo tanya bang zikri. Apa untuk pemilu 2009 besok, bang zikri &quot;masih&quot; dikontrak lagi untuk pegang TI-nya? Klo iya, ati2 mbangun webnya yomas. biar ga kena sql injection lagi. :-)

Salam hangat dari Solo.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setuju ama mas andri. btw, mo tanya bang zikri. Apa untuk pemilu 2009 besok, bang zikri &#8220;masih&#8221; dikontrak lagi untuk pegang TI-nya? Klo iya, ati2 mbangun webnya yomas. biar ga kena sql injection lagi. <img src='http://www.zikri.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Salam hangat dari Solo.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: awan</title>
		<link>http://www.zikri.com/2008/11/25/huru-hara-quick-count-pemilu/comment-page-1/#comment-4474</link>
		<dc:creator>awan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2008 03:25:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.zikri.com/2008/11/25/huru-hara-quick-count-pemilu/#comment-4474</guid>
		<description>setuju dengan usul andry. setidaknya itu akan merupakan sebuah usaha pendidikan bagi masyarakat tentang perhitungan quick count</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setuju dengan usul andry. setidaknya itu akan merupakan sebuah usaha pendidikan bagi masyarakat tentang perhitungan quick count</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: andry</title>
		<link>http://www.zikri.com/2008/11/25/huru-hara-quick-count-pemilu/comment-page-1/#comment-4469</link>
		<dc:creator>andry</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Nov 2008 05:15:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.zikri.com/2008/11/25/huru-hara-quick-count-pemilu/#comment-4469</guid>
		<description>ya memang susah kalau sudah urusannya gak mau kalah. apapun dilakukan untuk memenangkan diri sendiri alias untuk kepentingan kelompok/pribadi.

mungkin untuk kedepannya ada baiknya apabila hasil quick count tersebut juga wajib mencantumkan batas atas dan batas bawah dari toleransi (margin of error) tersebut.
jadi misalnya dalam Pilkada Jatim, selain memuat hasil quick count Khofifah 51% dan Karwo 49%, lembaga2 quick count wajib menulis kemungkinan Khofifah mendapat 49% s/d 54%, sementara angka perolehan Karwo juga bisa berubah dari 47 s/d 51%.
jadi, biar setidaknya protes2 dengan mengatasnamakan quick count bisa berkurang.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ya memang susah kalau sudah urusannya gak mau kalah. apapun dilakukan untuk memenangkan diri sendiri alias untuk kepentingan kelompok/pribadi.</p>
<p>mungkin untuk kedepannya ada baiknya apabila hasil quick count tersebut juga wajib mencantumkan batas atas dan batas bawah dari toleransi (margin of error) tersebut.<br />
jadi misalnya dalam Pilkada Jatim, selain memuat hasil quick count Khofifah 51% dan Karwo 49%, lembaga2 quick count wajib menulis kemungkinan Khofifah mendapat 49% s/d 54%, sementara angka perolehan Karwo juga bisa berubah dari 47 s/d 51%.<br />
jadi, biar setidaknya protes2 dengan mengatasnamakan quick count bisa berkurang.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
