<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Sales oh Sales (Kartu Kredit)</title>
	<atom:link href="http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/</link>
	<description>Demi Tuhan, Bangsa dan Dokter Vera</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2012 04:03:42 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.4</generator>
	<item>
		<title>By: jimmy</title>
		<link>http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/comment-page-1/#comment-6302</link>
		<dc:creator>jimmy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Nov 2010 14:36:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/#comment-6302</guid>
		<description>saya setuju sama wahyu kurniawan, meskipun saya suka terganggu dengan telp dari sales cc or sales lainnya saya tetap menghargai profesi mereka, meski dia seorang penyapu jalanan sekalipun bahkan boss saya yg merupakan CEO perusahaan besar di Indonesia tetap ramah menerima telp mereka meski sedang meeting dengan para jajaran manager (ini yg saya alami) bahkan beliau minta dihubungi lagi setelah meeting, itu salah satu keteladanan yg saya dapatkan dari seorang CEO perusahaan besar...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya setuju sama wahyu kurniawan, meskipun saya suka terganggu dengan telp dari sales cc or sales lainnya saya tetap menghargai profesi mereka, meski dia seorang penyapu jalanan sekalipun bahkan boss saya yg merupakan CEO perusahaan besar di Indonesia tetap ramah menerima telp mereka meski sedang meeting dengan para jajaran manager (ini yg saya alami) bahkan beliau minta dihubungi lagi setelah meeting, itu salah satu keteladanan yg saya dapatkan dari seorang CEO perusahaan besar&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wahyu kurniawan</title>
		<link>http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/comment-page-1/#comment-6284</link>
		<dc:creator>wahyu kurniawan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Nov 2010 09:26:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/#comment-6284</guid>
		<description>kepada semua yang telah merasa terganggu dengan aktifitas telemarketing dari berbagai bank, saya hanya bisa berkata bahwa itu adalah resiko yang ditanggung apabila kita memiliki kartu kredit dari bank manapun. oke lah it is very annoying but it is very human for being sales man they need to find some money just like us..may be untuk anda yang memiliki pekerjaan mapan dengan aktifitas yang tinggi hal ini just like a bug that is verryyyy anoying.. tapi kalo kita lihat dari sisi humanis nya TIDAK ADA SATUPUN DI INDONESIA YANG PERNAH BERMIMPI MEMPUNYAI CITA CITA UNTUK MENJADI SALES UMUMNYA, SALES KARTU KREDIT PADA UMUMNYA... mereka terpaksa dan dipaksa untuk menjalani kehidupan seperti ini bisa anda bayangkan apabila anda di posisi mereka yang di haruskan menelefon dari jam 8-5 setiap hari ,dengan asumsi 5 menit per orang berarti mereka harus di marahi di bentak di tolak dengan kasar ataupun ada yang berminat yang membuat mereka semangat karena terbayang dengan komisi yang mereka terima,100 orang/ hari. penelitian mengatakan mereka ini lah yang sangat berpotensi mengalami stress yg sangat berat karena berdampak psikologis dari kegiatan merka lakukan setiap hari dengan rutinitas yang monoton.itu hanya sedikit gambaran dari keseharian mereka. PERTANYAANNYA ADALAH KENAPA MEREKA MASIH MAU MELAKUKANNYA? DESAKAN EKONOMI dengan situasi lapangan kerja yang tidak mendukung gelombang angkatan kerja baru membuat mereka tidak punya pilihan karena mereka tidak seberuntung anda. satu satunya lapangan kerja terbesar di DUNIA adalah di bidang sales. bayangkan bagaimana perusahaan dapat membayar pegawai dengan gaji tinggi seperti anda? jawabnya adalah karena MARKETING/SALES lah yang berperan penting dalam maju mundurnya perusahaan di manapun itu..sehingga mendatangkan laba/profit yang menjamin kelangsungan perusahaan anda. SO PLEASE DO RESPECT FOR THEM.. it is annoying but you can say no with polite if you don&#039;t want to.. TAPI kalau anda mengeluh tetapi saat di tawarkan produk tertentu yang menurut bapak perlu apakah bapak bilang sales tersebut annoying? tentu tidak karena anda BERMINAT... anda tidak ingin data anda tersebar luas di hubungi oleh sales dari mana pun.. mudah saja jangan pernah sekalipun memberika data pribadi anda tanpa anda yakin bahwa data tersebut akan aman..yaitu menyerah kan sendiri persyaratan yang berisi data pribadi anda langsung ke instansi bersangkutan tanpa adanya third party..SATU HAL YANG TERPENTING KEEP POSITIVE THINKING...BY: MARKETING PEOPLE...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kepada semua yang telah merasa terganggu dengan aktifitas telemarketing dari berbagai bank, saya hanya bisa berkata bahwa itu adalah resiko yang ditanggung apabila kita memiliki kartu kredit dari bank manapun. oke lah it is very annoying but it is very human for being sales man they need to find some money just like us..may be untuk anda yang memiliki pekerjaan mapan dengan aktifitas yang tinggi hal ini just like a bug that is verryyyy anoying.. tapi kalo kita lihat dari sisi humanis nya TIDAK ADA SATUPUN DI INDONESIA YANG PERNAH BERMIMPI MEMPUNYAI CITA CITA UNTUK MENJADI SALES UMUMNYA, SALES KARTU KREDIT PADA UMUMNYA&#8230; mereka terpaksa dan dipaksa untuk menjalani kehidupan seperti ini bisa anda bayangkan apabila anda di posisi mereka yang di haruskan menelefon dari jam 8-5 setiap hari ,dengan asumsi 5 menit per orang berarti mereka harus di marahi di bentak di tolak dengan kasar ataupun ada yang berminat yang membuat mereka semangat karena terbayang dengan komisi yang mereka terima,100 orang/ hari. penelitian mengatakan mereka ini lah yang sangat berpotensi mengalami stress yg sangat berat karena berdampak psikologis dari kegiatan merka lakukan setiap hari dengan rutinitas yang monoton.itu hanya sedikit gambaran dari keseharian mereka. PERTANYAANNYA ADALAH KENAPA MEREKA MASIH MAU MELAKUKANNYA? DESAKAN EKONOMI dengan situasi lapangan kerja yang tidak mendukung gelombang angkatan kerja baru membuat mereka tidak punya pilihan karena mereka tidak seberuntung anda. satu satunya lapangan kerja terbesar di DUNIA adalah di bidang sales. bayangkan bagaimana perusahaan dapat membayar pegawai dengan gaji tinggi seperti anda? jawabnya adalah karena MARKETING/SALES lah yang berperan penting dalam maju mundurnya perusahaan di manapun itu..sehingga mendatangkan laba/profit yang menjamin kelangsungan perusahaan anda. SO PLEASE DO RESPECT FOR THEM.. it is annoying but you can say no with polite if you don&#8217;t want to.. TAPI kalau anda mengeluh tetapi saat di tawarkan produk tertentu yang menurut bapak perlu apakah bapak bilang sales tersebut annoying? tentu tidak karena anda BERMINAT&#8230; anda tidak ingin data anda tersebar luas di hubungi oleh sales dari mana pun.. mudah saja jangan pernah sekalipun memberika data pribadi anda tanpa anda yakin bahwa data tersebut akan aman..yaitu menyerah kan sendiri persyaratan yang berisi data pribadi anda langsung ke instansi bersangkutan tanpa adanya third party..SATU HAL YANG TERPENTING KEEP POSITIVE THINKING&#8230;BY: MARKETING PEOPLE&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: cantique</title>
		<link>http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/comment-page-1/#comment-6266</link>
		<dc:creator>cantique</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Nov 2010 05:50:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/#comment-6266</guid>
		<description>@RZ: saya sdh apply ke bbrp bank penerbit cc, sampai saat ini saya sdh memiliki 4 cc, tp saya tidak mengalami hal seperti yg bpk alami, mungkin hal trsbt dikarenakan bpk apply melalui marketing2 cc yang tdk resmi, jd disitu ada unsur kelalaian bpk sendiri. kedua, mungkin no telp/hp bpk pernah bpk gunakan utk kegiatan promosi, seperti penawaran dagang di internet atau papan2 reklame usaha yg terlihat oleh publik... sdh tentu itu akan menjadi sasaran promosi para telemarketer, baik cc, asuransi dll-nya. jadi bgmn menlindungi data pribadi, hrs dimulai dr diri msg2, tdk semudah itu menyalahkan pihak2 lain. Msh bnyk cara lain utk kita msg2 menjaga data pribadi, yang saya sampaikan di atas hanya sebagian kecil saja.

terima kasih, semoga jd pembelajaran bersama.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@RZ: saya sdh apply ke bbrp bank penerbit cc, sampai saat ini saya sdh memiliki 4 cc, tp saya tidak mengalami hal seperti yg bpk alami, mungkin hal trsbt dikarenakan bpk apply melalui marketing2 cc yang tdk resmi, jd disitu ada unsur kelalaian bpk sendiri. kedua, mungkin no telp/hp bpk pernah bpk gunakan utk kegiatan promosi, seperti penawaran dagang di internet atau papan2 reklame usaha yg terlihat oleh publik&#8230; sdh tentu itu akan menjadi sasaran promosi para telemarketer, baik cc, asuransi dll-nya. jadi bgmn menlindungi data pribadi, hrs dimulai dr diri msg2, tdk semudah itu menyalahkan pihak2 lain. Msh bnyk cara lain utk kita msg2 menjaga data pribadi, yang saya sampaikan di atas hanya sebagian kecil saja.</p>
<p>terima kasih, semoga jd pembelajaran bersama.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aris</title>
		<link>http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/comment-page-1/#comment-6265</link>
		<dc:creator>Aris</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Nov 2010 04:43:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/#comment-6265</guid>
		<description>Memang pekerjaan telemarketing adalah menawarkan produk via telepon.
itu kan tugas dari perusahaan.
jadi klo anda mau kesel ya sm perusahaannya aja.
Telemarketing hanya menjalankan perintah dari atasan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memang pekerjaan telemarketing adalah menawarkan produk via telepon.<br />
itu kan tugas dari perusahaan.<br />
jadi klo anda mau kesel ya sm perusahaannya aja.<br />
Telemarketing hanya menjalankan perintah dari atasan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rahmat Zikri</title>
		<link>http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/comment-page-1/#comment-6256</link>
		<dc:creator>Rahmat Zikri</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Nov 2010 04:37:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/#comment-6256</guid>
		<description>@gabriela dan @kawaii: baca komentar2 saya di atas dgn lengkap. ngga ada maksud menghina. saya ok2 saja dgn sales... bahkan sering juga meladeni sales2 yang dijumpai di mall atau tempat2 lain di jalan. yang jadi masalah di sini adalah yang VIA TELEPON. ini sudah mengganggu privacy orang lain. buat contoh, telesales yg menawarkan kartu HSBC AirAsia (ini yg paling banyak menelepon saya)... saya sudah ngga tahu lagi berapa puluh kali (atau bahkan sudah RATUSAN kali) menerima telepon dari sales2 yg berbeda hanya utk menawarkan kartu yang selalu saya tolak ini. apa ini ngga kebangetan? kalau masing2 bank hanya menelepon sekali dan tidak menelepon lagi ketika sudah pernah ditolak sih masih enak. cam-kan ini baik2.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@gabriela dan @kawaii: baca komentar2 saya di atas dgn lengkap. ngga ada maksud menghina. saya ok2 saja dgn sales&#8230; bahkan sering juga meladeni sales2 yang dijumpai di mall atau tempat2 lain di jalan. yang jadi masalah di sini adalah yang VIA TELEPON. ini sudah mengganggu privacy orang lain. buat contoh, telesales yg menawarkan kartu HSBC AirAsia (ini yg paling banyak menelepon saya)&#8230; saya sudah ngga tahu lagi berapa puluh kali (atau bahkan sudah RATUSAN kali) menerima telepon dari sales2 yg berbeda hanya utk menawarkan kartu yang selalu saya tolak ini. apa ini ngga kebangetan? kalau masing2 bank hanya menelepon sekali dan tidak menelepon lagi ketika sudah pernah ditolak sih masih enak. cam-kan ini baik2.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kawaii</title>
		<link>http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/comment-page-1/#comment-6254</link>
		<dc:creator>kawaii</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Nov 2010 14:06:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/#comment-6254</guid>
		<description>ah om zikri aja yang congkak.

papa sy berkali-kali di telpon sales CC sales asuransi sales tabungan aja cuma cerita hari ini ditelpon lg 
dh gitu aja ga pake emosi ga pake sombong kartu platinum 4 biji
walo 1 kartunya bisa beli mobil, papa tetep menghormati karena papa sadar dulu juga mulai dari bawah

inget om, ga ada orang2 ky om bisa enak2an klo engga ada orang2 kecil seperti yg om hina ini</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ah om zikri aja yang congkak.</p>
<p>papa sy berkali-kali di telpon sales CC sales asuransi sales tabungan aja cuma cerita hari ini ditelpon lg<br />
dh gitu aja ga pake emosi ga pake sombong kartu platinum 4 biji<br />
walo 1 kartunya bisa beli mobil, papa tetep menghormati karena papa sadar dulu juga mulai dari bawah</p>
<p>inget om, ga ada orang2 ky om bisa enak2an klo engga ada orang2 kecil seperti yg om hina ini</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Gabriela</title>
		<link>http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/comment-page-1/#comment-6223</link>
		<dc:creator>Gabriela</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Oct 2010 08:07:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/#comment-6223</guid>
		<description>Sebenarnya yg para sales lakukan itu wajar kok.
Kalau sampai frustrasi menghadapi mereka, mungkin Anda sedang banyak pikiran jadi sampai sebegitu ngomel-ngomelnya.
Saya dan keluarga saya juga sering dihubungi berkali-kali oleh para sales CC, namun kami menanggapinya dengan asertif saja.
Kalau sampai buat grup anti begitu di Facebook rasanya sudah keterlaluan.
Malah kelihatan konyol dan arogan.
Semakin cerdas harusnya semakin merunduk dan bisa mengelola emosi.
Cobalah belajar berempati dan lebih easy-going dalam hidup ;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya yg para sales lakukan itu wajar kok.<br />
Kalau sampai frustrasi menghadapi mereka, mungkin Anda sedang banyak pikiran jadi sampai sebegitu ngomel-ngomelnya.<br />
Saya dan keluarga saya juga sering dihubungi berkali-kali oleh para sales CC, namun kami menanggapinya dengan asertif saja.<br />
Kalau sampai buat grup anti begitu di Facebook rasanya sudah keterlaluan.<br />
Malah kelihatan konyol dan arogan.<br />
Semakin cerdas harusnya semakin merunduk dan bisa mengelola emosi.<br />
Cobalah belajar berempati dan lebih easy-going dalam hidup <img src='http://www.zikri.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jesscool</title>
		<link>http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/comment-page-1/#comment-6187</link>
		<dc:creator>jesscool</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Oct 2010 18:16:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/#comment-6187</guid>
		<description>waduh ,marasa terganggu ya dengan sales kartu kredit. tapi saya bedan gan. saya pingin buat kartu kredit unntuk transaksi online.jdi jika ada yang nawarin pasti saya layani &amp; tdk merasa terganggu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>waduh ,marasa terganggu ya dengan sales kartu kredit. tapi saya bedan gan. saya pingin buat kartu kredit unntuk transaksi online.jdi jika ada yang nawarin pasti saya layani &amp; tdk merasa terganggu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rahmat Zikri</title>
		<link>http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/comment-page-1/#comment-6162</link>
		<dc:creator>Rahmat Zikri</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Oct 2010 06:09:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/#comment-6162</guid>
		<description>@zZz: betul... sales memang dibutuhkan. tapi tidak untuk mengganggu privacy orang dng menelepon. kalau mereka berjualan dgn cara lain, misal sales di pusat2 perbelanjaan (termasuk sales kartu kredit yang ada di mal2), oke2 saja. handphone termasuk barang pribadi seseorang.. makanya banyak orang cenderung tidak mau bagi2 nomor hp nya.

@imnotaseller: betul. teorinya cukup bilang begitu. tapi kalau sehari bisa ditelpon 10x, apa ngga pusing? bahkan beberapa di antaranya bisa dari bank penerbit yang sama.

@priyadi: hehehe

@korinah: saran yang ngga bagus. kalau bilang lagi rapat, nanti pasti akan ditelpon lagi ama dia. belum pernah ditelpon telesales puluhan kali dalam sehari kan?

@hilda: sama dong :)

@ccc: jaka sembung

@elifas777: kalau di mal2 saya masih bisa terima... cukup menghindar dgn bilang sudah punya, beres.

@mau tau aja: gua sumpahin lu ditelponin ratusan kali sehari ama telesales.. :))
ayo kita pakai hitung2an sampeyan... kalau sekali nerima telepon tsb ngabisin waktu 5 menit, kalau 10x sehari ditelpon sudah berapa? hampir 1 jam? waktu kerja kita sehari berapa jam? belum lagi hilang konsentrasi gara2 telpon2 gak penting itu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@zZz: betul&#8230; sales memang dibutuhkan. tapi tidak untuk mengganggu privacy orang dng menelepon. kalau mereka berjualan dgn cara lain, misal sales di pusat2 perbelanjaan (termasuk sales kartu kredit yang ada di mal2), oke2 saja. handphone termasuk barang pribadi seseorang.. makanya banyak orang cenderung tidak mau bagi2 nomor hp nya.</p>
<p>@imnotaseller: betul. teorinya cukup bilang begitu. tapi kalau sehari bisa ditelpon 10x, apa ngga pusing? bahkan beberapa di antaranya bisa dari bank penerbit yang sama.</p>
<p>@priyadi: hehehe</p>
<p>@korinah: saran yang ngga bagus. kalau bilang lagi rapat, nanti pasti akan ditelpon lagi ama dia. belum pernah ditelpon telesales puluhan kali dalam sehari kan?</p>
<p>@hilda: sama dong <img src='http://www.zikri.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>@ccc: jaka sembung</p>
<p>@elifas777: kalau di mal2 saya masih bisa terima&#8230; cukup menghindar dgn bilang sudah punya, beres.</p>
<p>@mau tau aja: gua sumpahin lu ditelponin ratusan kali sehari ama telesales.. <img src='http://www.zikri.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )<br />
ayo kita pakai hitung2an sampeyan&#8230; kalau sekali nerima telepon tsb ngabisin waktu 5 menit, kalau 10x sehari ditelpon sudah berapa? hampir 1 jam? waktu kerja kita sehari berapa jam? belum lagi hilang konsentrasi gara2 telpon2 gak penting itu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mau tau aja</title>
		<link>http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/comment-page-1/#comment-6155</link>
		<dc:creator>mau tau aja</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Sep 2010 15:31:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.zikri.com/2009/03/03/sales-oh-sales-kartu-kredit/#comment-6155</guid>
		<description>eh, siapa yang buat tuh grup Hentikan Kegiatan Telemarketing Kartu Kredit di Facebook?!
lu pada egois banget ya, 
para sales dan telemarketing itu juga kerja dan cari nafkah sama kayak kalian...hanya saja kalian lebih beruntung...kalo masalah kehilangan waktu, ya elah, kehilang paling 5 sampe 10 menit dan bahkan kurangd ari itu juga pembicaraan bisa kalian hentikan dengan kata &quot;maaf&quot;...
haduh...dasar para sesombong-sesombong ini...
eits, gw bukan sales kartu kredit..cuma tukang tanggepin orang yang berfikir negatif mulu

bodo...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>eh, siapa yang buat tuh grup Hentikan Kegiatan Telemarketing Kartu Kredit di Facebook?!<br />
lu pada egois banget ya,<br />
para sales dan telemarketing itu juga kerja dan cari nafkah sama kayak kalian&#8230;hanya saja kalian lebih beruntung&#8230;kalo masalah kehilangan waktu, ya elah, kehilang paling 5 sampe 10 menit dan bahkan kurangd ari itu juga pembicaraan bisa kalian hentikan dengan kata &#8220;maaf&#8221;&#8230;<br />
haduh&#8230;dasar para sesombong-sesombong ini&#8230;<br />
eits, gw bukan sales kartu kredit..cuma tukang tanggepin orang yang berfikir negatif mulu</p>
<p>bodo&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

