..\Rahmat\Zikri



« | »

Awas Kena Tipu Kompor Aowa!!!

aowa Awalnya saya sempat khawatir dianggap mencemarkan nama [baik] sebuah produk. Karena sebelumnya saya sempat menduga bahwa kecurigaan tersebut hanyalah dugaan saya seorang. Tadinya saya tidak mau menulis nama produk/merek. Tapi setelah iseng-iseng melakukan penelusuran di Internet dengan kata kunci “Penipuan Kompor Aowa”, terbukti telah banyak korban yang terjebak…. Dan ini telah berlangsung setidaknya sejak tahun 2008 di berbagai mal di Indonesia! (ralat…. barusan saya menemukan arsip, ternyata tahun 2005 pun mereka sudah beraksi!)

Alhamdulillah, saya dan istri tidak terkena bujuk rayu…. Tapi rasanya tidak sampai hati kalau ada orang lain yang masih saja “termakan” tipuan standar yang dilakukan oleh sales-sales kompor Aowa itu. Bahkan tadinya –setelah tiba di rumah dan iseng cari informasi di Internet – saya sempat sangat ingin kembali ke mal tersebut dan memberi pelajaran sales-sales penipu tersebut, tapi dilarang oleh istri. Hehehehe… Ya sudahlah, saya ceritakan saja di sini…. Agar tidak ada yang terus tertipu. Sebaiknya tulisan ini juga turut disebarluaskan ke mana-mana. Jangan dianggap remeh, karena ternyata mereka terus beraksi…. suatu saat bisa saja orang-orang di dekat kita yang menjadi korban, dan uang yang dikeluarkan tidak sedikit (rata-rata antara Rp 5 s.d 8 jutaan).

Catatan: link ke kasus-kasus serupa yang terjadi sejak tahun 2008 saya cantumkan di bagian bawah.

Begini ceritanya….. Sore itu, kami baru saja berbelanja di salah satu pasar swalayan ternama yang terletak di ITC Cempaka Mas, Jakarta. Sambil mendorong troli belanjaan, kami melewati stand sebuah produk kompor induksi (menggunakan listrik, seperti halnya kompor listrik biasa, tapi tidak menggunakan filamen untuk menghantar panas… jadi kompor tidak akan terasa panas jika disentuh. untuk proses memasak, harus menggunakan panci atau kuali khusus). Oleh sales-nya, kami dijelaskan dan diperagakan bagaimana cara kerja kompor tersebut. Ketika hendak beranjak pergi, mereka memberikan gift berupa pengupas kulit buah. “Diambil saja, gratis kok”, begitu ujar sang pramuniaga. Mereka hanya minta paraf sebagai tanda bukti bahwa mereka telah mengeluarkan hadiah tersebut untuk pengunjung. Sambil istri saya menuju tempat di mana lembar tersebut harus diparaf, saya ditawari menarik selembar doorprize oleh sales yang lain. “Tarik saja satu pak.. Lumayan, siapa tahu dapat diskon untuk membeli produk kami. Bapak bisa pakai di stand kami di mana pun, ngga mesti hari ini.”, ucap sang penjual ‘obat’ ini. Saya pikir, apa salahnya buat menyenangkan hati dia. Toh ngga ada ruginya cuma menarik selembar kertas. Masalah nanti akan dipakai atau tidak, urusan belakangan.

Ternyata petualangan segera dimulai setelah saya menarik kertas “doorprize” tersebut! Waktu itu saya disodori 3 kertas. Entah memang sudah mempelajari sifat orang atau karena memang peluang “menang” adalah 2 dari 3, saya mengambil kertas yang di tengah. Hup laaaa….! Waktu saya sobek kertas tersebut dan melihat isinya, tertera gambar kompor induksi merek Aowa yang mereka gembar-gemborkan berharga Rp 9.980.000! Bersamaan dengan itu, istri saya dan sales yang satunya lagi tiba di depan saya. Terjadilah percakapan seperti ini:

Sales 1: “Waaahhh, ini dapat kompor gratis pak!”

Sales 2: “yang benerr?? coba lihat… wah iya bener pak.. hoki banget pak. bapak dapat kompor yang ini” (sambil menunjuk-nunjuk kompor induksi yang dari tadi saya lihat demonya)

Saya: (sambil cengar-cengir) “yang bener nih….. ini saya disuruh beli apa dulu?”

Waktu itu saya melihat sepotong kalimat bahwa saya harus membeli sebuah produk berkategori A.. Di saat yang bersamaan alhamdulillah akal sehat saya masih jalan, ngga ada barang gratisan di dunia ini. Orang jualan pasti mau untung, bukan mau rugi. Kalau iya ada bagi-bagi hadiah bernilai semahal itu, alangkah gampangnya hanya memilih 1 dari 3 kertas undian. Tetapi ketika itu mereka mengalihkan pembicaraan dengan berpura-pura tidak mendengar pertanyaan saya. Pembicaraan berlanjut. Sales (yang nomor 2) mengambil sebuah kompor yang masih di dalam kardus dan menyodorkan ke depan saya.

Sales 2: “Ini kompor yang buat bapak. Bapak tadi ambil sendiri undiannya atau dibantu oleh orang kami pak?"

Saya: “Ngga. Saya ambil sendiri”

Sales 2: “Benar ya pak…. Bukan ditunjukin sama teman saya ini?”

Saya: “Iya, saya ambil sendiri”

Sales 1: “Bapak hokinya gede ya? Kalau ikut undian sering menang ya pak?”

Saya: *senyum-senyum saja…. namanya ‘itu’ saya bukan hoki, mas!*

Sales 1: “Bapak di sini benar pengunjung saja ya? Bukan punya toko di sini kan?”

Sales 2: “Iya pak, ngga punya toko di sini kan?”

Saya: “Ngga. Saya pengunjung yang cuma habis belanja aja tadi di situ (sambil menunjuk pasar swalayan di depan kami)” *sambil saya berpikir, apa urusannya kalau gue punya toko di sini…. emangnya hak gue jadi gugur buat dapetin hadiah? atau jangan-jangan elo takut besok-besok gue pantengin dari jauh, liat gaya lu nipu orang lain dengan cara yang sama*

Istri: “Hadiah kompor seperti ini ada berapa unit?”

Sales 1: “Selama pameran ini kami memasukkan hadiah kompor sebanyak 20 unit, bu. Jadi, ibu dan bapak termasuk salah satu dari 20 orang yang beruntung”

Istri: “Pamerannya di mana saja?”

Sales 1: “Ada di beberapa mal, bu”

Istri: “Lalu, yang di sini sudah ada berapa yang dapat?”

Pertanyaan ini tidak dijawab. Mereka sibuk mengalihkan perhatian dengan kegiatan-kegiatan yang lain. Sampai di sini saya sudah membaca permainan kotor para sales keparat ini. Tapi terus terang saya juga penasaran dengan kompor induksi tersebut. Jadi, saya lanjutkan dulu permainannya. Saya pengen tahu, seberapa besar harga produk yang harus saya bayar tersebut. Kalau menurut kalkulasi saya harga produk yang harus dibeli ditambah harga produk yang katanya “hadiah” itu dirata-ratakan dengan uang yang harus saya keluarkan masih masuk akal, apa salahnya.

Sales 2: “Sebentar pak, saya telpon kantor pusat dulu. Saya mau lapor dan konfirmasi kalau di sini ada pengunjung yang dapat hadiah kompor”

Setelah itu si sales (nomor 2) terlihat serius melakukan pembicaraan di telepon. Lalu dia memanggil-manggil temannya (sales nomor 1).

Sales 1: “Pak, silahkan ke sebelah sana sebentar. Berbicara dengan kantor pusat kami, untuk konfirmasi kalau bapak benar-benar dapat kompor sekalian pendataan”

Saya meminta istri untuk melayani pembicaraan via telepon tersebut. Sedang saya mendorong troli belanjaan untuk masuk ke area dalam stand dagangan mereka…. Biar bisa sambil duduk maksudnya. Pegal juga berdiri sambil nontonin tukang tipu beraksi. Sambil menunggu istri bicara melalui telepon, sales (nomor 1) mengajak saya berbicara… Belanja apa, rumah di mana, kok jam segini di mal, ngga ngantor ya? Usahanya di bidang apa, dan sebagainya.

Di sisi lain, rupanya pembicaraan dengan istri saya tidak sekedar konfirmasi sebagai pemenang saja. Terjadi pembicaraan, yang kira-kira seperti ini:

Sales 2: “Ibu punya kartu kredit yang berlogo Visa?”

Istri: “Ada”

Sales 2: “Bisa lihat sebentar?”

Istri: “Nih” *sambil menunjukkan sekilas*

Untung pintar juga. coba kalau sampai kartu itu digesek atau dicatat nomornya oleh mereka, habislah duit. Pada hasil penelusuran saya semalam di Internet, bahkan tidak jarang si (calon) korban dikepung oleh 3-4 sales sambil memuji-muji “keberuntungan” sang korban. Tidak menutup kemungkinan mereka berbagi tugas untuk menghapal 16 digit nomor kartu kredit (masing-masing menghapal 4 digit) plus 3 digit di belakang kartu dan juga masa berlaku kartu. Kalau soal nama, mereka sudah dapatkan di kertas yang diparaf untuk menerima gift di awal tadi. Lengkap-lah sudah apa yang mereka butuhkan untuk menghabisi duit korban, sesuka hati mereka.

Mungkin karena kartu yang dikeluarkan “hanyalah” kartu BCA Visa gold, atau karena mereka mau menguji apakah ada kartu lain yang lebih “paten” pagu kreditnya (platinum maksudnya), si sales kembali bertanya:

Sales 2: “Ada kartu Visa yang lain?”

Istri: “Bang, kamu bawa kartu Visa apa?” *sambil memanggil saya*

Saya: “Ada banyak nih” *sambil saya coba pilah-pilah mana yang paling “kere”, saya keluarkan kartu Citibank Visa Clear Card*

Sales 2: “Kami sedang ada program promosi dengan Bank. Untuk pemenang yang menggunakan kartu Visa, Ibu dan Bapak berhak mendapatkan 1 buah rice cooker multiguna.. tidak hanya untuk memasak nasi”.

Makin jelas saja nih permainan tipu-tipunya. Bagaimana ceritanya hanya dengan menunjukkan kartu kredit bisa dapat rice cooker yang kalau tidak salah baca harganya sekitar Rp 5 juta!

Sales 2: “Bapak sama ibu beruntung banget sih? Pak, bawa mobil ngga? Nanti barang-barang ini saya bawain sampai mobilnya, tapi saya dibeliin es krim ya pak!”

Saya: “Bawa… beres itu, kalo emang gratis, ngga masalah”

Selanjutnya, saya agak lupa redaksionalnya, tapi salah satu sales itu entah disengaja atau karena memang bodoh, kembali menyebut bahwa mereka punya kerjasama dengan bank untuk memberikan hadiah bagi mereka yang memiliki kartu kredit berlogo Visa ATAU MasterCard !!! Bodoh. Itu sama saja bilang semua pemegang kartu kredit bakal dikasih hadiah (memang ada kartu kredit selain Visa atau Master, tapi logikanya, pasar terbesar ya berlogo dua ikon ini saja toh?). Makin terlihat bodoh jika yang mendengar ini tahu 2 raksasa tersebut (nyaris) tidak mungkin berpadu untuk mempromosikan hal yang sama. Pastilah ini ada yang tidak beres.

Sales 2: “Nanti kami minta ibu berdua dengan bapak difoto yah, dengan produk yang jadi hadiah ini. Tapi sebelumnya kami mohon ijin dulu, nanti fotonya kami pajang di iklan di majalah… Jadi bintang iklan lah. Tapi ngga kami bayar.” *sambil menunjukkan contoh iklan di majalah yang ngga jelas. di situ terpampang foto ibu dan anak-anaknya, mengacungkan jempol… berfoto bersama dengan kompor induksi Aowa*

Sales 1: “Ibu tahu ngga ini siapa?” *sambil menunjukkan foto bergambar Rudy Choirudin*

Saya dan Istri: “Rudy Choirudin!”

Sales 1: “Selama ini dia yang jadi bintang iklan kami. Di acara memasaknya Rudy Choirudin di TV juga pakai kompor ini, tapi ternyata orang-orang lebih melihat Rudy dan masakannya ketimbang memperhatikan kompor.”

Sales 2: “Ibu mau tahu ngga kenapa kami bisa bagi-bagi kompor gratis? Jadi begini bu, ini sebenarnya adalah budget marketing kami. Daripada kami bayar tokoh seperti Rudy mahal-mahal, lebih baik dananya kami alihkan untuk membagi-bagikan kompor langsung ke masyarakat.”

Sales 1: “Tapi kami minta bantuan partisipasi dari Bapak dan Ibu ya…. Buat ikut mempromosikan produk kami ke teman-teman, tetangga dan saudara-saudara. Tapi nanti jangan bilang kompor dan rice cooker ini gratis. Nanti bisa pada rame-rame ke sini.”

Sales 2: “Jadi begitu bu cara promosi kami yang baru.”

Sales 1: “Nanti bapak dan ibu ganti baju saja dulu, sekalian mempersiapkan moto yang akan disertakan di iklan bergambar bapak dan ibu nanti.” *sambil menunjukkan 2 buah foto iklan dengan komentar korban yang dicantumkan sebagai quotes di situ… misal seperti: “Dengan kompor Aowa, masak jadi hemat, bersih, puihh.. puiiihh” *tai kucing tuh sales*

Sales 2: “Ih ngga usah, pakai baju ini aja…. Kan hokinya di baju ini… Ngga usah salin dulu.”

Akhirul kalam, tibalah kita di penghujung acara….

Sales 1: “Untuk bisa membawa pulang hadiah-hadiah ini, kami minta partisipasi ibu buat membeli satu saja produk kami, seperti yang disyaratkan di kupon undian tadi” *sambil kembali membuka kupon “keberuntungan yang tadi”.”

Sales 1: “Ini daftar produk-produk yang bisa dipilih untuk dibeli.” *sambil membuka katalog produk berkategori A, B dan C.*

Sesuai dengan yang tertera di “kupon keberuntungan”, saya harus membeli satu produk dengan kategori A. Waktu saya intip di katalog tersebut, innalillahi, harga-harga barang di kategori tersebut berharga minimal Rp 7 juta. Mungkin karena membaca gelagat saya dan istri pasti ngga mau, mereka langsung menunjuk barang di kategori B, dengan harga Rp 5 jutaan.

Sales 1: “Ambilin pemanggang itu dong” *menyuruh sales 2 mengambil sebuah produk*

Sales 2: “Ibu pernah ke Hanamasa kan? Ini mirip dengan yang di Hanamasa, yang buat shabu-shabu. Bedanya ini bukan cuma bisa buat ngerebus, tapi bisa buat ngegoreng juga, buat manggang juga bisa. Hebatnya lagi, mau sekaligus ngerebus, ngegoreng dan manggang juga bisa. Tinggal ditumpuk aja nih bagian-bagiannya.”

Saya: “Ngga deh kalau mesti beli mahal begini. Ngga penting-penting amat barangnya.”

Sales 2: “Bapak jangan khawatir, walau pun 2 produk lainnya adalah hadiah, kami tetap memberikan kartu garansi.” *sambil menyodorkan kartu garansi kompor induksi*

Segala daya upaya mereka lakukan untuk meyakinkan saya bahwa saya tidak rugi membayar satu barang ini. Mulai dari menyebut hanya dengan beli satu produk ini Bapak bisa bawa pulang 2 hadiah yang sudah kami berikan, sampai menunjukkan cara meringankan tagihan dengan fasilitas cicilan dari kartu kredit untuk tenor 6 bulan sampai 12 bulan.

Sales 1: “Bapak cuma bayar sekitar Rp 500 ribuan setiap bulannya, ngga berat kan pak?”

Sales 2: “Mungkin sekarang emang belum butuh pak. Tapi dibeli aja dulu, buat nanti-nanti pasti terpakai. Saya jamin.” *ya iyalah kalo gue beli pasti terpaksa gue pakai… udah gila kali kalo gue beli barang 5 juta tapi disimpan di gudang aja*

Sales 1: “Ini tadi juga ada yang dapat, dia beli barang yang kategori A, beli pemurni air (water purifier), seharga Rp 7.xxx.xxx” *sambil menunjukkan slip penjualan dan struk transaksi kartu kredit dan tercatat bahwa si korban tsb adalah nasabah Citibank*

Bah, kasihan sekali orang itu….. Akal-akalan aja sales ini pakai acara mencatat bahwa si korban beruntung dapat hadiah tambahan karena dia adalah nasabah Citibank. Coba saja tunjukkan kartu kredit yang lain, dijamin, Anda pun akan dibilang beruntung karena mereka ada kerjasama dengan bank tersebut! Apa yang mereka lakukan tidak lain hanyalah teknik permainan psikologis agar calon korban terbuai bujuk rayu, belum lagi dengan lancarnya mereka berkomunikasi dan berekspresi seakan kaget, dan sebagainya.

Dari penelusuran di Internet, ada banyak orang yang menduga mereka menggunakan hipnotis. Tapi saya lebih percaya bahwa mereka hanya sekedar menerapkan teknik persuasif yang jelas telah mendapatkan pelatihan khusus dari PT Aowa Indonesia (yang konon beralamat di Pantai Indah Kapuk). Sempat terlintas di benak saya untuk iseng-iseng melakukan pencarian di Internet dengan kata kunci “penipuan kompor Aowa”, tapi memang entah kenapa waktu itu saya segan sekali untuk mengeluarkan Blackberry dari kantong. Hanya sempat mengelus dari luar celana sekilas.

Akhirnya dengan tegas saya katakan tidak dan terimakasih, sambil terus berlalu (tidak lupa mengambil KTP istri yang mereka pegang). Dan, ekspresi mereka pun kecewa. Aneh kan, masa’ mereka menawarkan hadiah berupa barang bernilai (katanya) belasan juta rupiah (kompor induksi dan pemanggang) lalu saya tolak, tapi mereka yang kecewa? :D

Usut punya usut, setelah semalaman saya surfing di Internet, pola yang mereka lakukan semuanya sama, setidaknya sejak tahun 2008, di beberapa mal, di beberapa kota di Indonesia! Tapi kenapa mereka masih terus beraksi? Ke mana polisi? Ke mana YLKI? Ke mana Kementerian Perdagangan Republik Indonesia? Padahal (mestinya) telah banyak laporan-laporan kasus tertipu oleh pramuniaga Aowa ini.

Saya yang tidak jadi korban saja terus terang gondoknya setengah mati. Hampir semalam saya kembali lagi ke ITC Cempaka Mas dan meninju si sales. Bagaimana dengan perasaan mereka yang telah tertipu jutaan rupiah membeli produk seperti itu? Buat catatan, ada banyak yang menyebut (di link yang ada di bawah) bahwa produk-produk sejenis (kompor induksi) yang tunggal (kompornya cuma satu; sedangkan yang ditawarkan oleh Aowa kompornya 2) hanya seharga Rp 500 ribuan!

Berikut adalah contoh-contoh link yang layak dibaca untuk meyakinkan Anda semua, bahwa penipuan ini benar-benar ada dan terus berlangsung di sekitar kita. Semua polanya sama, Anda beruntung mendapatkan kupon undian berhadiah utama kompor induksi (baca juga komentar-komentar yang ada di posting ini):

Jadi sekali lagi, jangan sampai kita, atau orang-orang yang di dekat kita juga jadi korban.. Masih ngga percaya? Coba saja temukan mereka di pusat-pusat perbelanjaan. Barang dagangan utama mereka adalah kompor induksi (tanpa api, tanpa asap, tanpa panas)… Coba dekati mereka, pura-pura serius memperhatikan dan berminat. Setelah tanya-tanya sedikit, kemudian berlalu… Nanti mereka akan kasih hadiah kecil (suvenir), tapi diminta tulis nama dan paraf terlebih dahulu, setelah itu ditawari ambil undian, siapa tahu dapat diskon untuk membeli produk mereka. Selalu seperti itu modusnya.

note: kalau ada acara adat nonjokin mereka, mau ikutan juga ah :))

Be Sociable, Share!

Posted by on 28 May, 2010.

Tags: , , , , , , , , ,

Categories: Information

201 Responses

  1. Emang bener, Zik. Gua juga pernah ketipu waktu sama mereka. Udah buru2 mau belanja, dicegat dikashi pulpen (gua terima karena gak enak nolak, buat apa pulpen seribuan gitu? gua gak butuh dan bisa beli seribu biji kalau emang butuh).

    Persis banget kayak lu, cuma gua pernah baca2 di surat pembaca koran sejak jama kapan itu. Gua cengengesan aja lihat mereka kikuk gua lihatin mereka bersandiwara. Pengen sih ludahin mereka, cuma yang muncul rasa kasihan. Mereka juga lagi nyari duit. Mereka kere2, butuh buat makan. Pengen sih nyeramahin, tapi mereka gak brenti2 ngomongnya hahaha..

    Gua keluar pas dipanggilin anak gua. Langsung gua cabut tanpa babibu, mereka cuma melongo aja. Pas gua pulang belanja, sengaja gua lewat di depan mereka and you know what? Mereka pura2 gak kenal wakakakaka

    by aowa_emang_penipu on May 28, 2010 at 18:52

  2. pertamax!

    by mbah dukun on May 28, 2010 at 19:35

  3. [...] This post was mentioned on Twitter by Ndoro Kakung, Ndoro Kakung, Ade Sapto, Sabrina Hyde, Hardest Day and others. Hardest Day said: Never intresting with those RT @ndorokakung: awas, penipuan bermodus jual kompor di mal |http://bit.ly/au23ms [...]

    by Tweets that mention New post: Awas Kena Tipu Kompor Aowa!!! -- Topsy.com on May 28, 2010 at 22:19

  4. haha krn kesal, saya pernah sekeluarga ber7 waktu ditawari gift, masing2 ambil 2 dan langsung pergi.. habis itu ke sales yg lain dan melakukan hal yang sama sekali lagi… ketika mau melakukan ketiga kali mereka cuma senyum2 asem sambil menghindar… rasain!

    by luqman on May 28, 2010 at 22:22

  5. Sekitar 2003-2004 saya jg pernah diprospek dgn modus yg sama oleh merk ini.
    Awalnya mrk menawarkan mug gratis, lalu mempersilakan ambil undian, katanya dapat Home Theater seharga 11jt.
    Salesnya pura2 kaget, kontak kantor pusat, dan “kantor pusat” minta saya beli produk min. 5jt
    Ternyata modus masih sama ya?

    Hmm, klo masih bisa beraksi, berarti mrk “pintar” main di daerah abu2; gak benar2 bisa bikin mall menolak mrk.

    by maynot on May 28, 2010 at 22:38

  6. wah makasih pak infonya…
    mesti hati-hati nih :D

    by hahn on May 28, 2010 at 22:44

  7. cara penipuan yg pintar jg ya dgn memuji orang lain.yawda intinya mah emang bener kalau ga ada yg gratis di dunia ini. :-)

    by jacobian on May 28, 2010 at 23:18

  8. salam.. hmmm.. Kayaknya saya pernah juga ngalamin yang kayak gini.. Tapi bukan aowa sih, kejadiannya mirip.. Hahaha, sepertinya caranya udah jadi standar ya… :D

    by Azhar on May 28, 2010 at 23:28

  9. Jumat 28 mei 2010 ini saya juga menjumpai penjualan kompor listrik di Cibubur Junction. Ceritanya mirip dengn apa yg disampaikan dan kami sendiri pernah tertipu satu setengah tahun yang lalu di mall cikarang. Ini tulisan saya soal AOWA di Cibubur Junction:

    http://arishu.blogspot.com/2010/05/hati-hati-penipuan-jual-kompor-aowa-di.html

    by Aris Heru Utomo on May 28, 2010 at 23:33

  10. Mau kasih komen ah,

    Bukan maksudnya saya membela mereka, tapi ini bukanlah penipuan. ini adalah teknik marketing, (mana ada teknik marketing yang bener jujur).

    coba anda renungkan Promosi carefour atau dll.
    mereka bisa bilang setiap pembelian 100.000 dapat hadiah langsung sebuah souvenir cantik.
    padahal setiap kita belanja 100.000 itu ada beberapa item barang yang mereka naikan hingga diatas harga souvenir itu.

    Memang menurut kita sih kecil tapi kalau di kali beberapa ribu orang. yah malah penipuannya sehebat cerita anda.

    juga dengan promosi iklan di TV, seperti iklan kecantikan, nyatanya apa ?

    Jadi kalo kita lapor ke YLKI, POLISI, dll. mereka akan mengganggap ini adalah teknik marketing. jadi bukan penipuan.

    Kecuali jika mereka meminjam Kartu kredit anda dan sempat mencatat no ccv dan mensalah gunakannya, baru ini bisa di jerat oleh hukum.

    memang teknik marketing beda tipis dengan penipuan. tapi jangan disamakan antara penipuan dan teknik marketing (karena saya dulu juga orang marketing)

    Jadi sekarang kita sebagai konsumen harus bisa memilah mana yang merugikan kita mana yang tidak. mana kebutuhan kita yang penting mana yang tidak.

    Nah ini tugas YLKI yang sebenarnya, memberikan pengetahuan kepada publik.

    tulisan ini juga bagus sebagai bahan pengetahuan kepada publik.

    tapi jangan sampai kita menghakimi mereka (Aowa). mereka yang bertugas hanya menjalankan tugas mereka untuk kebutuhan keluarga mereka.

    Justru saya salut kepada mereka, keahlian mereka mempengaruhi pelanggan dengan presepsi mereka.

    sekali lagi saya bukan membela mereka tapi hanya mengagumi keahlian mereka.

    by arcarimba on May 29, 2010 at 09:08

  11. Sip bro…cuma jangan terlalu emosi…….

    Yah, aku juga pernah hampir kena, cuma untung mungkin tampilanku slengekan, jadi gak berani macam-macam mereka

    by Elang on May 29, 2010 at 09:23

  12. Numpang nimbrung bang,

    sebetulnya klo kayak gitu sudah bisa dibilang crime..sudah ada unsur misleading atau deceptive conduct…cuman klo dipandang dari hukum indonesia mmg blm bisa dijerat..ya itu tadi, krn pas tanda tangan struk atau receipt tadi khan tanpa paksaan, jadi unsur penipuannya rada susah dibuktikan tp bukan berarti dibiarkan, seharusnya lembaga pelindung konsumen seperti YLKI sudah bertindak, biar kata orang ini tehnik marketing, tp harusnya tidak diperbolehkan…kadang rindu juga agar YLKI punya power seperti ACCC di oz, biar bisa nuntut pedagang yg gak sopan kyk gitu…

    by mali on May 29, 2010 at 11:55

  13. @arcarimba: anda memberikan perumpamaan/perbandingan yg salah. oke-lah kita anggap tidak semua orang PAHAM bahwa bila dia melakukan pembelian senilai Rp 100.000 di pasar swalayan X yg berhadiah souvenir cantik itu sebenarnya sudah masuk dalam perhitungan uang yang Rp 100.000 itu.

    yang perlu ditekankan di sini adalah:

    pada contoh kasus belanja senilai Rp 100.000 di pasar swalayan X tersebut BERLAKU PENUH, untuk siapa pun yang dengan kesadarannya sendiri datang dan berbelanja, bukan karena digiring dan DITIPU, selamat pak/bu, Anda ternyata adalah pemenang ke-15, yang berhak membeli sebuah pensil cantik seharga Rp 100.000. padahal harga pensilnya di tempat lain tidak lebih dari Rp 5.000.

    pada kasus Aowa, nuansa penipuannya SANGAT JELAS. Semua calon korban dijebak dengan mengatakan bahwa mereka beruntung sekali telah mendapatkan doorprize kompor senilai RP 9.980.000. hadiah kompor ini HANYA untuk 20 (baca: DUAPULUH) orang yang beruntung saja. pada kenyataannya:

    1. semua orang ADALAH bagian dari 20 orang yang “BERUNTUNG” tersebut.
    2. harga pasaran untuk kompor sejenis, yang bahkan dari merk yang sudah punya nama (ketimbang Aowa gelap ini) jauh di bawah Rp 9.980.000.
    3. bahkan setelah mendapatkan total 3 buah barang (di mana 1 di antaranya harus bayar, kita ambil nilai rendahnya Rp 5.000.000, utk produk kelas B), nilai ini dibagi 3 pun masih terlalu mahal untuk barang2 kualitas KW2 ini.

    mereka bolehlah tidak dibilang bersalah JIKA DAN HANYA JIKA tidak menyebut bahwa calon korban adalah 1 dari 20 orang yang BERUNTUNG! jadi pasalnya hanyalah teknik berdagang beli 1 dapat 3. kalau tidak, jelas penipuan namanya.

    by Rahmat Zikri on May 30, 2010 at 16:59

  14. saya sudah ketipu sejak tahun 1995 ke atas, waktu itu bukan kompor Aowa, tapi dapat keberuntungan Microwave merk Metrowealth senilai Rp5,5 juta, tp utk dpt hadiah itu, saya hrs beli penghisap debu merk yg sama seharga Rp4,5 juta…, dan begoknya saya beli itu barang dan krn bayar lunas sy dpt magic jar lg,
    setelah itu nyesel, harga ke-3 brg itu kalau digabung paling cuma 2 jt-an, … 3 barang ini sampai 2010 ini pd gak kepake, hati2 inilah penipuan gaya baru

    by aik on Jun 2, 2010 at 07:32

  15. Iya, Thn 1990an sdh ada walau bukan merk AOWA, mungkin jaringan yang sama :) dan terjadi didaerah (Jambi) untung ga ketipu, pertama ditelpon dpt hadiah lgs, suruh ambil trus saat diktr mrk disuruh ambil kupon dan tebaklah.. aku dpt hadiah utamaaaaaaaaaaa hahahaha *pingsan* untung ga sampai ketipu, lumayan dpt jam dinding gratis :p

    Di Jkt pernah disodorin pena, maksa2 terus tuh di Ratu Plaza, dulu sering kesana krn ngeles inggris, lama2 kasian juga, suatu hr ngambil .. eh ditodong isi form, lgs saya ‘lempar’ balik pennya :D gak kepikir itu modus tipu model begituan lg scr ada model iklannya si rudy itu.

    Waktu bulan madu ke Lombok, AOWA ini ada lg, manis bener salesnya ajak ngobrol, nanya nama dan lain, bolak balik saya dan suami ditanyain (kebtulan pisah2 krn saya nyari brg lain dl) sudah gila ya salesnya, turis kok ditawarin beli kompor! Grrrhh….

    by Yuliana Tan on Jun 4, 2010 at 17:13

  16. @arcarimba

    Pertanyaannya adalah, apakah pelanggan carefour merasakan hal yang sama seperti halnya bang zikri merasa ditipu thdp cara-cara marketing aowa tsb?

    Sejatinya marketing bukanlah penipuan. orang2 seperti anda -yg menganggap marketing adalah penipuan- telah memperburuk makna marketing itu sendiri.

    Saya memang bukan seorang marketer. Tapi saya tau apa yg boleh dan tidak untuk dilakukan dalam mencapai tujuan yg ingin diraih.

    @bang zikri
    api kabar bang. hehe ternyata udah nikah ya.selamat ya, semoga langgeng sampai akhir hayat.
    oiya bang, kalo abang mau lanjutkan masalah ini ke pengadilan, kayaknya tulisan/pengalaman ini bisa menjadi alat bukti, secara yang ku tahu kalau kasus penipuan adalah delik aduan.

    akhir kata untuk @arcarimba, Hukum akan selalu MENINDAKLANJUTI semua laporan penipuan.

    Salam hangat :)

    by ershad on Jun 5, 2010 at 15:19

  17. @arcarimba: sebenarnya bukan masalah UANG yang dikeluarkan. Bukan masalah teknik marketing yang jago. Contoh nyata: kartu kredit anda(katanya dilihat logonya), ternyata dibawa ke belakang & digesek tanpa sepengetahuan anda. Sedangkan anda di depan sambil mendombleh mendengarkan belasan karyawan yang berbicara tanpa henti sekaligus. Tiba-tiba sales pertama datang mengembalikan kartu kredit+KTP anda beserta slip pembayaran seharga 4jt/7jt/9jt dan harus ditanda tangani. Apa itu marketing yang diajarkan legal? Itu penipuan & merupakan teknik marketing ilegal. Tidak ada perjanjian lisan dengan kata “YA” sebelumnya. Tidak masalah utk semua orang yang menjadi korban jika sesuai dengan haknya. Saya tdk keberatan mengeluarkan uang 12 juta asalkan saya dapat laptop apple, bukan kompor abal-abal seharga 1 juta.

    by roseve on Jun 16, 2010 at 03:21

  18. [...] link2 penipuan AOWA: http://www.facebook.com/group.php?gid=179361038957 http://www.zikri.com/2010/05/28/awas…u-kompor-aowa/ http://id.mxyzplk.com/blog/surat-cin…i-korban-aowa/ [...]

    by JUAL: Kompor, pressure coocker aowa PENIPU | Free Classified Ads News on Jun 16, 2010 at 04:22

  19. terima kasih atas infonya… penipuan memang sudah merajalela dimana-mana

    by aan on Jun 16, 2010 at 07:44

  20. informasi yang sangat bagi masyarakat untuk berhati-hati dalam membeli sebuah produk>>>>,………..

    by choi on Jun 18, 2010 at 11:18

  21. klo ada yg ngalamin bginian,ambil aja gift kupasan wortelnya trus lempar aje ke sales nye…
    klo menurut gw kemungkinan itu dia sudah pake ilmu hypnotherapy om,yg bisa buat konsumen jadi manut-manut dan nurutin kemauan para sales2.
    sdkt tips jgn terlalu memperhatikan (fokus)bgt deh sama sales2 yg modusnya seperti ini.klo Credit Card sdh digesek dgn berbagai alasan salesnya pasti ngomong “uang tidak bisa dikembalikan” paksa aja tuh merchantnya untuk melakukan VOID atau meRetur (bila alasannya sdh disettlement) dgn membuat pernyataan ke Bank pemilik EDC. cek Produk ini sudah terdaftar Depperin atw blm klo blm,rame2 aje tuntut karna menjual dibawah sandart dan tanpa ijin dari depperin.thx’s

    by qonmeaza on Jun 19, 2010 at 17:07

  22. Bah.. Crita panjang..percuma aj.itu ttp teknik marketing dan halal.!jgn sirik donk!

    by Eric on Jun 24, 2010 at 17:07

  23. Iya kita harus hati-hati dalam membeli produk. semoga segera insaf orang2 yg bisnis dengan cara tidak benar.

    by Tyas on Jun 25, 2010 at 19:15

  24. @Eric: kalau begitu, kenapa setiap ada tuntutan ke pengadilan, pihak customer selalu menang lawan Aowa (dan sejenisnya)? semoga emak mu besok dapat giliran dikerjain ama marketing seperti itu :D

    by Rahmat Zikri on Jul 1, 2010 at 12:55

  25. yup bner bgt..pinter bgt mereka ngerayu’a..mama aq jga pernah ketipu….tapi bkn kompor listrik..tapi yg masak sabu sabu kyk dihanamasa restorant..ampe skrg masih ada tu ba..kejadian’a taon 2003 tu..berarti dah lama bgt mereka nipu’a….

    by cyamel on Aug 4, 2010 at 11:36

  26. Jadi ingat 2 tahun lalu nyokap “kena” yg beginian di ITC BSD, saat itu nyokap kesenengan banget dibilang ‘beruntung’, ‘cuma beli 1 dpt 3 barang’, ‘mau dijadiin model majalah’…ampuuunn deh…, mmg sebelum transaksi dia telp saya dulu (saya di kantor wkt itu), dan saya mati2an bilang ke nyokap ‘jangan mau, itu kita ditipu secara halus’…, eeehhh…yg ada nyokap ngotot…& malah marah2 ke saya, waktu itu dia ‘dipalak’ (tp gak berasa dipalak) Rp. 4jt an lah, krn saya bersikeras gak mau ngasih uang, eh nyokap yg saat itu pegang uang cash Rp 2jt an mau aja, kemudian Rp 2jt nya lagi (untung) dapat uang kontrakan, dan dia dgn senangnya bawa pulang brg2 yg sbnrnya kita gak butuh….,dan sampe di rumah tuh barang2 merk nya kok jadi G8…(whatever)…:(… saya keseell sekali tp mau marah namanya sm nyokap sendiri, akhirnya, yg ada saya gak tegoran sm nyokap smp sebulan lebih, untung sebulan kemudian mau berangkat umroh, baru deh tegoran-maaf2an…, …tp bener2 deh tuh para sales dodol, secara nyokap udeh tuwa, dicecer terus sm mereka, dan mmg kalo bukan nyokap saya yg keras kepala gak bakalan kejadian, akhirulkalam, tuh barang2 ada yg dipake sebulan rusak (kipas angin), alat buat ngerebus gak dipake, trs ‘home teater’ abal2 pindah ke rumah kakak dgn Rp.500rb doang.smp saat ini pun, nyokap gak mau kalau dibilang ‘ketipu’….hhhhhh…cape deeee….

    by mooi_indie on Aug 13, 2010 at 13:45

  27. Hahhaaaa…

    Sebelumnya ga pernah aku ngalamin,
    tapi setelah ngalamin aku baru buka internet…
    Ceritanya tadi sore aku ke ITC Kuningan,belom sempat ke carrefour bawah,eh dicegat ama satu kampret yg bawa kado. Aku sih orangnya cuek jadi aku biarin,ga aku gubris, pas dia bilang ” oh ga kok tenang aja ini gratis alias gretong”…bis itu…biasalah metode klasik kayak sis n bro yg posting sebelumnya….
    and lucunya juga pas aku di dalem ruangan toko itu ( G8 or whateve I dont care ; ga pnah denger juga)…gue kibulin aja gue bilang klo gue orang dari jepang wkwkwkwk ( udah tau lah mereka itu cuma penipu doang )
    So, pas aku tanya ;…boleh minta katalognya ga?
    si sales cuma diem nyerocos hal lain yg sama sekali ga ku tanya….trus aku galakin…” MANA KATALOGNYA????”
    Dia diem aja sambil kelihatan bingung haha, demen gue ngerjain mereka…
    Udah angkat2 ampe barang pada jatoh, gue langsung ngacir aja, gue bilang ada meeting..
    Si sales cewe nanya ” emang ga tertarik ama hadiahnya yg gratis?”
    Gue bilang, ga ah….makasih..Meeting gue lebih penting! hohohohoho

    emang enak gue kibulin

    by Anita Wie on Sep 17, 2010 at 20:14

  28. Wah bener bgd tuh Gan..
    Persis plek sama yg aQ dan kelrgaQ alami saat seklrga lagi jalan ke salah satu mall di Samarinda th 1998 tapi produk yg ini namanya METROWEALTH, gaya2 dan cara ngomong salesnya persis PLEK!!!
    bahkan saat saya kuliah di surabaya, ketika saya jalan2 ke salah satu Mall dsna saya pun juga ketemu dengan sales2 geje seperti ini yg gaya jualan dan cara ngomongnya yow persis sama..
    malahan hanya dengan sekedar menarik undian saya bisa mendapatkan minyak bimoli 2 liter, tp karena saat menang undian saya tidak berminat mengambil brg2 tsb jadinya saya hanya mendapatkan sabun cuci piring yg harga 2rb-an..
    ckckckck..
    nakalan sekali mereka..
    ini benar2 penipuan terang2an namun kenapa pihak berwajib (baca:polisi) sama sekali belum bertindak????

    by Ndah on Sep 22, 2010 at 22:55

  29. Heran!!! Kita orang indonesia ini serba susah dan suka stres sendiri.saya sama sekali tidak membela AOWA.cuma kalau saya lihat cara ini sudah lumrah dilakukan.saya tinggal di Cina selama 10tahun caraitu digunakan dan sama sekali Penduduk Cina tidak pernah keberatan atau komentar yg bukan-bukan, apakah orang cina bodoh kan tidak.apakah orang cina kampungan kan tidak. lantas yang desa siapa ya…? kita barusaja ditawari baeang-barang sudah ngomel.apa lagi mau beli.heran-heran huuuu capek dech.Indonesa raya tahah airku tanah tumpahdarahku …………..

    by Jusuf on Sep 25, 2010 at 21:17

  30. @jusuf: ngga masalah kalau “tipu2″ nya sekedar bilang beli 2 dapat 3. ini masih fair… di sini menjadi tidak fair karena kita ditipu sebagai 1 dari 20 orang pemenang. padahal, semua orang yang ditipu juga dengan “keberuntungan” yang sama.. bukan cuma 20, tapi ratusan.. mungkin sudah ribuan.

    BTW, sidang di pengadilan sudah membuktikan bahwa mereka bersalah dgn menipu seperti itu (bukan soal beli 2 dapat 3 nya lho).

    by Rahmat Zikri on Oct 2, 2010 at 13:32

  31. Bung yang terhormat,

    Teknik marketing seperti ini tidak pernah bisa dikatakan halal dan benar, karena pedagang menjual, menjanjikan dan atau memberikan barang dengan harga/kelayakan/ kuantitas yang tidak semestinya.
    Dari sejak dulu jaman dulu pedagang seperti ini memang ada, dan dari zaman ke zaman selalu dilaknat.

    @Bung Jusuf, ini dia salah satu contoh budaya yang tidak benar tetapi dianggap lumrah. Pantes dunia makin gak beres aja yang dipikirin bagaimana cara mempertebal kantong sendiri, bukannya melakukan yang halal.

    by Kensei Himura on Oct 5, 2010 at 11:23

  32. @Bung Kensei : tidak ada ketentuan menjual barang dengan harga yang tidak semestinya itu halal / tidak, pedagang berhak untuk memberikan harga suatu barang karena di dalam harga tersebut ada banyak komponen yg tidak diketahui pembeli seperti profit, beban operasional, dll…atau ada jg harga 1 barang dibuat murah sedangkan harga barang lainnya ditinggikan utk menutupi kerugian di barang yg sengaja dibuat murah tersebut untuk alasan agar lebih laku ato semacamnya…jadi menurut saya yg dilakukan AOWA itu memang murni teknik berdagang, hanya saja kebanyakan orang tidak setuju dengan Teknik tersebut, toh kita bisa kan mengabaikan bujukan mereka

    by Nunu on Oct 6, 2010 at 16:09

  33. hahahahaa………gw mntan sales aowa^_^.
    /piss T_T yak..buat smwnya..tpi skrg gw udah tobat kok,kapok and ga lagi2.
    dah skian bnyak customer yg udah gw bkin kempis isi kantong.a,mulai,guru,wiraswastwan,bupati,pak haji…sampe aparat(polisi – TNI) pun tak lput dr gw.
    skli lagi di aowa murni teknik marketing,ga da hipnotis2.
    bwt anda2 smw yg mngkin pernah gw handle,gw pribadi mnta maav.

    by bang thoyib on Oct 19, 2010 at 08:11

  34. @ NUNU : Teknik berdagang bukan seperti itu, itu PENIPUAN, saya yakin sekali itu hanya kedok mendapatkan keuntungan padahal barang yang dijual ga jelas. Ibu saya pernah mengalami hal tersebut dan dia harus merogoh kocek 7 juta. Yang disebut penipuan itu ada dalam kalimat penawaran seperti ini : “Ibu beruntung mendapatkan hadiah, (padahal dlm kuponnya semua memang pasti dapat hadiah), “ibu bisa mendapatkan hadiah tersebut jika membeli….(Lha ini juga penipuan, wong namanya hadiah itu gratis, ato minimal membeli tidak sampai mengeluarkan uang seharga hadiah yang didapat, itu kan penipuann ndul!.

    by DIEGO on Oct 19, 2010 at 13:51

  35. wah, 2 hari yang lalu suami ku kena….sebel nya, kok bisa sih ^sekitar 6 juta an deh melayang…..mereka lagi jualan di Point Square tuh..tapi dg merek dagang beda…
    damn…

    by mona on Oct 21, 2010 at 16:32

  36. Pak Polisi, bapak-bapak dari YLKI, pihak Citibank (kartu kredit), mohon cara pemasaran AOwa ini diusut karena istri saya yang saya tahu sangat lihai menghadapi godaan sales akhirnya juga merasa tertipu oleh Aowa. Kejadiannya di Ratu Plaza, Kamis, 28 Oktober 2010, sekitar pukul 14.50 WIB. Entah apa yang terjadi, hanya dalam waktu sekitar belasan menit tiba-tiba saja istri saya sudah membawa 3 produk Aowa dengan membayar pakai kartu kredit sekitar 5 juta eazypay. Saya yang menungguu di mobil sangat terheran-heran karena selama ini setiap membeli produk di luar kebutuhan harian selalu berkonsultasi lebih dulu tapi sekali ini tidak, bahkan tidak bicara sama sekali apa yang dia beli dari Aowa. Saya kira, pihak Aowa bukan saja merayu konsumen dengan cara-cara menipu tapi juga ada unsur hipnotisnya. Kalau tidak, tak mungkin istri saya bertindak aneh dalam membeli produk Aowa yang sesungguhnya sangat tidak kami butuhkan tersebut. Sekali lagi mohon pihak Polda Metro, YLKI turun tangan. Citibank sebagai bank terpercaya saya himbau tidak menjadikan Aowa sebagai mitra karena anda jangan asal melariskan eazypay. Sy kira, citibank (credit cardnya) dengan kasus Aowa telah ikut menipu konsumen. Trims

    by Young Kelana on Nov 1, 2010 at 12:48

  37. Sakit hati banget ketipu sama sales AOWA. Kejadian dan tindakan saya persis kayak ibunya mooi_indie. Padahal udah diberitahu utk tidak beli tapi saya ngotot dan merasa “beruntung” sekali (dalem hati:kesempatan yg seharusnya tidak dilepaskan). Tapi ternyata, bukan untung tapi sial/malang. Duit yg udah capek2 dikumpul abis begitu aja untuk barang yg saya ga butuh.

    by Malang on Nov 21, 2010 at 21:41

  38. baru tadi malem aku jalan2 di Megamall batam bareng suami dan anak,kebetulan suami ada pertemuan dgn relasi di lantai dua,jadi aku dan anak jalan2 dulu di lantai 1 hingga melewati pameran aowa dan diberikan pengupas buah gratis..,dan berlanjut kisah nya sama persis hingga kata2 nya seperti diatas,untuuuunggg aja dompet dan hp aku ketinggalan ama suami,padahal sebelom baca ini aku dah nyesel banged gak beli kompor tersebut..hmmm untung pagi2nya sempet buka2 web tentang kompor aowa,alhamdulillah..membantu juga jadi gak ketipu..makasih,td nya aku ma suami mo balik lagi ke mall itu mau beli,dipikir2 murah juga,tapi setelah bc..jd illfeel ..hehee

    by wine kemala on Jan 18, 2011 at 12:28

  39. (TIPU2 AOWA HRS DIBALAS DGN CARA TIPU2 JUGA) …..mau tau caranya ikuti trik yg pernah saya praktekkan dan berhasil dalam rangka membalas aowa sbb : seketika mendapat banyak informasi tentang banyaknya terjadi penipuan yang berkedok penarikan undian kompor gas aowa, saya lalu mempelajari tentang modus dan cara2 penipuan mereka, lalu dengan sadar (tanpa niat menipu yg sebenarnya) saya ikuti smua trik2 muslihat mereka dalam undian tersebut,tetapi ketika sdh dapat hadiah dan barang2 lainnya dan setelah pada tahap pembayaran saya kasih mrk ATM (yang tdk ada duitnya/saldonya tdk mencukupi) dan yang nonmercandais/tidak bs digesek, selanjutnya saya lakukan pembayaran dgn ATM yg sama melalui tranfer ke rekening mandiri mrk saya liat an. ng Kar Sing/haha.. hasilnya transaksi selesai tetapi slip tranfer/kertas putih tdk keluar,(karena transaksi tsb disaksikan oleh salesnya) lalu saya ngotot aja bahwa sdh melakukan pembayaran/meskipun tdk ada slip tranfernya/bilang aja mkn kertasnya habis, dan meminta barang2 yg sdh dibayar tersebut untuk dibawa pulang.. krn tdk ada bukti slip tranfer pembayaran biasanya mereka menyodorkan surat peryataan kasih saja alamat rumah dan nomor telpon palsuuu.. hasilnya ..horeee.. saya berhasil membawa pulang barang2 aowa tersebut yang katanya senilai 10-an juta secara bayar se-sen pun,, mampus kau aowa, kau sudah tipu2 masyarakat, kali ini kena kau aku kerjain (tidak berniat menipu beneran lho), biar tau kau rasanya kena tipu itu seperti apa. (Raja Tipu Kok Mau Ditipu!!!! hahaha, bagi anda yang ingin membalas aowa selamat mempraktekkan)

    by jago tipu2 on Jan 25, 2011 at 20:00

  40. Haha..sama persis..bangeeet.. Kyk aku sm suamiku.. Untung kt jg ga jd korban.. Satu lg..tuh sales nafsu bgt ngmgnya,ampe ga nyadar klo nafasnya bau bgt..wkwk

    by piska on Jan 27, 2011 at 18:34

  41. wah saya baru semalem nih kena, tapi saya bilang ga bisa ngeluarin uang 5 juta untuk kompor induksi itu, mereka ngotot katanya bisa di DP, saya keluarkan uang 30rb perak saya bilang itu DP saya, DP bisa berapa aja kan….
    jujur yang saya merasa di keroyok oleh para sales AOWA, mereka bilang DP minimal pembelian barang seharga 400rb (untuk mangkok ber-seal karet), keluarlah slip pembelian dengan keterangan pelunasan berdasarkan konfirmasi dari customer (saya) dengan cicilan suka2 saya yang penting sisanya lunas dan barang di ambil sendiri di tokonya di Mall Taman Anggrek, lalu mereka memberikan no rekening mandiri atas nama orang yang berbau chinese mereka bilang sih manager nya, saya menolak dan tetep pengen no rekening resmi perusahaan.
    Nah sebelum saya jauh tertipu, mau nanya nih kalo sisa nya ga kan saya lunasi apakah mereka akan mengejar dan meneror saya (kaya debt collector kartu kredit :D)?
    semalem tuh sempet di foto juga, tapi ko ya di foto pake kamera HP ga pro nya kelihatan sekali…

    by sarah on Jan 28, 2011 at 10:04

  42. Yahhh.,.,., Buat Yg Sudah Tertipu Oleh AOWA Berarti anda Kurang Hati”. Di AOWA banyak Skali Penipuan dan Pemaksaan.,’
    Apalagi tentang Voucher gratis.,.,
    Achhhh .,. Itu sichh Udah Diisi dari pagi Hari oleh semua sales AOWA, 2 Voucher ada hadiah Dan 3 Voucher Tidak ada Hadiahh Semua Sudah Mereka Atur,.., SUMBER TERPERCAYA.,.,

    by SUMBER on Feb 3, 2011 at 01:04

  43. lhaaaaaa …. memang juanc*k aowa itu, istriku jg hampir tertipu untungnya saya sdh tau sadar duluan semenjak voucher undian di suruh pilih dan saya jebak omongan salesnya tersebut yg 5 orang mengerubuti serta memberi selamat kpd istri dan anakku, mereka bilang bisa membeli produk apa saja dan dapat kompor, sayangnya rekaman audio di hp ku saat itu gak kedengaran krn pake celana jeans, ternyata benar krn harus membeli di katagori A yg harga terendahnya 5 juta, saya beritahu mereka baik2 spy jangan menggunakan cara spt itu unt berjualan tapi dgn santainya mrk bilang : ” perusahaan kami adalah perusahaan besar silakan aja bapak berjuang kalo mau complain !”
    waaaaaaahhh …… semoga ada solusi dgn perusahaan ini atau ada cara lain / ide spy bisa menangkap dan memusnahkan mereka ?????

    by coqy on Mar 4, 2011 at 10:11

  44. saya mantan sales aowa..
    saya sadar sudah menipu banyak orang..
    memeang benar semua itu trik penipuan..
    saya merasa bersalah..
    maka dari itu saya kluar dari aowa,
    saya merasa bersalah..
    sudah banyak menipu orang..
    saya mohon maaf sebesar-besarnya, khususnya untuk masyarakat kota palembang..

    by ayub on Mar 5, 2011 at 18:52

  45. iya saya juga hampir kena, tapi karen di suruh beli barang. suami saya tidak mau…… tapi KTP dan kartu kredit saya sempat di pegang dia. setelah baca postingan anda, saya langsung cek saldo kartu kredit saya. Puji Tuhan. tidak ada transaksi. wao……..hebat bener penipuan sekarang ini. mudah mudahan mereka cepet ditangani oleh pihak kepolisisan. makasih banyak.

    by eta on Mar 16, 2011 at 11:29

  46. Hr ini saya br aja mengunjungi stand ALVANO, ternyt sama juga model penjualannya spt AOWA, hny saja mereka tdk memakai hadiah utk pancingan, tp mereka memberikan diskon gede2an.

    Jd pada awalnya, kompor induksi seharga 13,5jt akan dijual 9.5jt (diskon 30%) kl memakai kartu kredit Visa. Kemudian kl bersedia difoto,akan didiskon 10% lagi.

    Nah begitu sy terlihat tdk berminat,mereka menawarkan 2 produk bonus,yakni penyedot debu otomatis (seharga 7jt) dan alat pencuci bahan makanan (seharga 2,5jt).

    Melihat semua terlihat begitu bagus utk jd kenyataan,sy tolak penawaran mereka,dan begitu sy baca artikel ini, sy jd melihat ada kemiripan.

    Sepertinya penjual2 kompor induksi menggunakan cara2 menjual yg sama.

    by Alvano on Mar 19, 2011 at 21:57

  47. g kena tipu ama iming2 merek AOWA barusan….
    apakah harga nya bisa semahal itu ??
    tolong beri penjelasan

    by rudi on Mar 27, 2011 at 22:24

  48. Konsumen Yth,
    Bila anda diperlakukan tidak adil atau dirugikan oleh Pelaku Usaha, kami siap membantu anda dan silahkan datang ke kantor kami BPSK-DKI (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen DKI)Jl.Raya Kalimalang Kav Agraria Blok B no.5 Jakarta Timur (samping Supertindo).
    Kami akan panggil dan sidangkan para pihak yang bersengketa dan tidak akan dipungut bayaran apapun sampai selesai.
    demikian agar para Konsumen Maklum terima kasih

    Bambang Sumantri
    Anggota Majelis BPSK DKI

    by Bambang Sumantri on Mar 28, 2011 at 14:03

  49. sudah lah males g urusan kayak gitu, cuman knp merek AOWA harus jual dgn trik penipuan, kan bisa jual dgn harga normal yg pantas tanpa ada iming2 yg laen… kalau sperti itu AOWA tidak akan berkembang karena sudah di Cap tidak baik ( sungguh bodoh management nya hanya utk keuntungan sesaat tanpa pikir kedepan.

    by rudi on Mar 29, 2011 at 07:00

  50. perasaan babe gw udah pernah ketipu dulu eh kemaren kena lagi beli kompor induksi… males deh…kalo ada informasi ttg produk ALVANO krn susah nyari panci untuk masak dikompor listriknya..hee…terlanjur basah ya sudah mandi sekali

    by elin on Mar 31, 2011 at 11:22

  51. Solusi terbaik untuk menghentikan praktek penipuan AOWA, ALVANO dan yg sejenisnya adalah dengan mempraktekkan Hukuman Tembak Mati ditempat untuk pemimpin2 perusahaan nya yg sudah jelas adalah bandar penipu (owner, direksi, direktor). Kalau kepala2 nya ditiadakan maka tidak akan ada lagi sales2 nya karena tidak ada yg memodali buat supply produk2 nya. End of story and it is a final solution. Semoga ada yg bertindak.

    by LaskarKeadilan on Apr 1, 2011 at 22:18

  52. bener sekali Pak, sy sendiri pernah ketipu, sekitar 10 tahun yg lalu, waktu itu produk Aowa pertama x dibuka di medan. Alamat di JL. Asia medan & mulai pameran di Thamrin Plaza Lt. 1 dekat eskalator.. Saat itu mereka menawari produk pengisap debu dengan cara modus yg sama.

    Saat ini mereka sdg melancarkan aksi yg serupa memakai produk kompor gas di beberapa mall di medan salah satunya Plaza Medan Fair Medan…

    Harusnya ada pihak instansi yg terkait yg melakukan pemeriksaan agar penipuan ini tdk berlanjut terus…

    ???????º°?•.?:????k ¥??:?.•?°º?™ atas posting ini, mhn bantuan utk disebarluaskan…

    by tini on Apr 16, 2011 at 18:52

  53. Anda yg bilang ini adalah sah sah saja dan bukan penipuan….hahahaha jangan sok tau dan jadi pahlawan. Saya yg lebih tau semua tentaang system yg dibuat sangat sangat keji. Untuk itulah sy keluar dr system itu. Banyak oknum main didalamnya. So saya sadar krn itu sangat keji kalo kalian tau yg sebenarnya.

    by hanya sy yg tau on Apr 17, 2011 at 10:52

  54. Saat ini AOWA lagi pameran di Mall WTC Batanghari Jambi…mari cegah tindakan culas para penipu jahat….

    by Jacky on Apr 17, 2011 at 23:23

  55. Yang kaya gini biasanya punya beking nih.kalo ga kagak mungkin punya modal buka ?i mal-mal n berani terang-terangan nipu.

    by gigikuat on Apr 18, 2011 at 01:04

  56. Semua org waras pasti mengatakan proses marketing kya bgitu yah
    PENIPUaN!!!
    Gw pernah hampir kena ama nyokap.
    Untung gw msh waras!!
    Jd sadar ini ada yg gak beres.
    Alhasil bw pulang jam tangan kembar.
    Gretongan!!
    Bru 1mggu jam nya itu mati, batre abis..
    Jijayyy

    by org waras on Apr 19, 2011 at 06:36

  57. Makasih infonya gan. Mohon izin buat sebarin di FB. Prefentif, biar temen and sodara gue terhindar dari penipuan. Makasih banyak….

    by Deden on Apr 22, 2011 at 06:38

  58. mas/mbak… saya orang sales, tapi saya tdk pernah diajarkan menjual dengan cara seperti itu. kami diajarkan menjual agar kami dan pelanggan sama2 diuntungkan. membuat pelanggan merasa nyaman, puas dan kembali ingin membeli produk kami lg. (kami marketing tidak mau dan tidak suka disamakan dengan penipu/ menjual dgn cara tdk jujur, seprti yg mas/mbak sebutkan tadi!) menurut saya cara menjual sales2 aowa itu adalah cara yg kampungan oleh orang2 yg tidak berpendidikan (terutama orang2 yg mendidik sales2 tersebut)

    by penk on May 6, 2011 at 11:49

  59. tulisan saya diatas untuk saudara arcarimba

    by penk on May 6, 2011 at 11:50

  60. makasih infonya,tapi sayang saya dah ketipu hari jum’at kemarin ma AOWA sebesar 500 ribu modusnya emang sama banget ma cerita diatas,padahal uang itu buat belanja bulanan,nyesek banget saya cuma bawa AOWA chopper dengan harga 500 ribu padahal kalo dipake buat beli susu anak lumayan tuhhhhh,hati2 aja…sekarang merek AOWA lagi promosi di LIPPO CIKARANG lantai 1…

    by ida farida on May 11, 2011 at 10:24

  61. Saya juga sama kena tipu dengan product yang berbeda,percis banget modus penipuannya,tapi saya belum berani untuk mempublikasikan CV tersebut.jujur saya sudah keluar uang 500.000<tapi ya sudahlah itu hanya kebodohan saya dan pelajaran buat saya.lain kali lebih hati hati dengan cara marketing atau penipuan mereka.

    by rudi on May 16, 2011 at 09:38

  62. ya ampun..saya skali cara jualan/percakapan nya dengan saler di malaysia..
    dasar penipu aowa..laknat..

    by nur on May 23, 2011 at 00:39

  63. memang di aowa smuanya cara penipuan,yang sudah kena tipu muslihatnya penjualan aowa sabar aj,karena org yang slalu berbuat jahat pasti akan ada balasan yang setimpal,untuk seles2 aowa,kalian cepatlah bertobat sebelum laknat2 dari org2 yang kalian tipu smakin banyak,karena doanya org yang teraniyaya spt org yang kalian tipu itu tdk ada pembatasnya,alias di mustajabahkn oleh alloh dalam artian ucapan org yg teraniyaya bisa merusak hidup kalian,maka dari itu tobatlah dan memintalah maaf pada org yang kalian tipu…

    by ozy on May 23, 2011 at 08:44

  64. saya juga merasa tertipu oleh aowa,tapi saya masih beruntung karena uang saya masih masuk 500rb saja,coba saya teruskan saya pasti lebih dalam menyesalnya,karena yg saya beli harus 4.980.000 prodak dari aowa.maka dari itu saya masih bs bersyukur.semenjak saya terbujuk rayu oleh sales2nya aowa saya sudah merasa ada yang ganjal dari product itu,alhamdulillah setelah saya sholat kok saya di gerakkn hatinya untuk mengeceknya di situs ini,saya sangat berterima kasih dengan rahmat/zikri yg sudah bisa menyadarkan saya,agar tidak tertipu lebih lanjut dengan product aowa…
    saya anggap smua ini adalah cobaan,dan pelajaran yang penting untuk hidup saya agar saya tdk terjerumus kembali dengan aowa.

    by fauzi on May 23, 2011 at 08:51

  65. memang awas keipu dg product aowa yg sangat sadis…

    by fauzi on May 23, 2011 at 16:08

  66. Terlepas dari cara mejual model tipu2an, koq gak ada yg komplain soal kwalitas barangnya bagaimana. Yang saya perlukan dan keingin tahuan saya yaitu risiko2 apa saja yg diakibatkan oleh pemakaian kompor induksi ini. Karena didalam promosi penjuakannya hanya disebutkan kebaikan2nya dan dijelaskan bahwa panci atau wajan yg dipakai harus stainles steel atau metal (tidak bisa alminium atau gelas/keramik.
    Mohon kalo ada yg sudah pakai kompor induksi (merk apa saja), bisa berbagi pengalaman (sharing), apa segi negatifnya atau pada bagian mana kita harus hati2 dlm pemakaian. Kemudian biasanya kerusakan pada bagian apa dan perbaikannya dimana. Makasih banget..

    by BUYER on May 25, 2011 at 14:57

  67. hi Buyer,
    saya termasuk yang tertipu oleh harga oleh “AOWA” tepatnya setahun yg lalu di Pejaten Village. Saat itu saya keluarkan 7jt hanya utk kompor induksi, air purifier, kompor seperti hanamasa dan massager, utk kompor hanamasa, memang menyedot listrik yg cukup besar, tapi masakan jd cepat matang, dan tidak bisa diatur warm, hot, cook dll.
    tapi sejauh ini utk kompor induksinya tidak masalah, selama panci yg kita gunakan stainless steel, dan memang panci, wajan yg berbahan stainless steel dibawahnya cukup mahal. Karena saya masih sebel sama AOWA jadi saya tidak beli wajan merk yg sama, takutnya dibohongi lagi. Saya pakai wajan tidak bermerk yg ada unsur besinya, jd kalo masak masih kurang maksimal.
    Kalau @Buyer tertarik dengan kompor induksi, sebaiknya browsing dulu merk mana yang ok, dan tidak mahal.
    memang cara menjual produknya AOWA menipu konsumen, yaitu pada harga, tapi selama setahun ini saya gunakan kompor induksinya, saya hampir tidak mendapat masalah, kecuali saat mati listrik, jd kompor gak bisa dipakai, :D

    by nadif on May 30, 2011 at 21:41

  68. @Buyer
    maaf kelupaan bilang, kompor induksi AOWA tidak menipu pada segi keamanan, saya sudah buktukan, memang kompornya tidak panas, jd aman kalau punya anak kecil, tapi wajan yang digunakan tetap saja panas kalau dipegang.
    oh ya, pada kompor terdapat berbagai macam cara memasak, seperti saute utk menumis, boil utk bikin rebus-rebusan, stir fry utk menggoreng, dan deep fry, semua menu tsb ok kok, tapi jgn lupa pilih wajan yg sesuai ya… wassalam.. :)

    by nadif on May 30, 2011 at 21:47

  69. waktu saya masih jadi pelajar smu, saya juga pernah ditawarin di solo grandmall, modusnya sama persis, untung waktu itu masih jadi pelajar bokek, biarpun tertarik ampe iler ngeches berlereran juga, waktu itu gak ada duit apalagi kartu kredit, yg ada cuman krtu atm yg isinya buat saldo limit doang. Bersyukur deh sekarg pas sekarg udah punya suami,udah ngerti ttg penipuan ini, sekarang sih kalo belanja, mending beli product yg bermerk terpercaya misal dri lejel home shopping, kaya happycall, bener2 puas deh, barangnya bgus2 ada garansi pula.

    by pelajar boke' on May 31, 2011 at 15:19

  70. SAMA PERSIS!!!SAYA HAMPIR SAJA TERTIPU DENGAN BILANG SAYA JADI MODEL GRATIS LAH, BERUNTUNG SEDUNIA N AKHIRAT LAH…TAPI, UNTUNG SAYA BAWA BLACKBERRY SEBELUM SAYA TANDA TANGANI ITU, SY BROWSING N BACA ARTIKEL BAPAK. ALHAMDULILLAH, SY BS PERGI DENGAN TANPA MENGELUARKAN UANG SEPESERPUN N PENGUPAS WORTEL ITU TETEP DI TANGAN. SATU2NYA YG GRATIS. OIA, SAYA MENGALAMINYA DI MAL TERKEMUKA DI MAL ARTHA GADING. N BAHAYA SEKALI TEKNIK MARKETING PENIPUAN INI. MENGERIKAN

    by maya on Jun 7, 2011 at 12:51

  71. Saya baru je beli smlm (11 Jun di Parkcity Mall Bintulu, Sarawak), kena tipu sama mcm semua yg lain kena.

    Dah swipe card, beli water filter dpt free gift induction cooker + cooking set. Lps dh byr tu, sy ke kedai kasut jap (brg2 yg sy beli n dpt tu kt kedai diorg lg)

    Masa kat kedai kasut sy call ayah sy n cite one by one. Ayah sy mmg upset sbb saya tertipu. Ayah sy suruh sy call bank utk cancel transaction, but bank kata kedai yg leh swipe blk kad tu utk buat cancellation.

    Saya terus pegi kedai tu, promoter tu dh ready nk tolong saya pick up brg2 tu nk gi kat tmpt parking kereta. Saya jwb no, sy nak cancelkan.

    After such negotiation trmasuk sy call card center n call ayah saya n kata sy akan report polis, br diorg bg cancel. sy kena isi recommendation evaluation form yg mengatakan saya cancel brg tu. Saya isi n diorg fax ke HQ diorg. Tu pun, diorg kata kena tunggu Isnin (esok) utk settlekan hal cancellation ni.

    Mlm smlm saya buat report police over fraud business ni. Saya call bank, bank kata payment sy masih lg floating, diorg tak claim. Apap2pun esok saya nak ke Tribunal dan uruskan hal cancellation. Tapi, dr form yg sy isi tu, ada mention yg kalau sy cancel, sy kena byr 20% (means lbh kurang RM500). Saya tanya dulu tribunal mcmmana ikutkan xnak byr sbb sy xbwk blk pun those items.

    Doakan saya ye. Kat filipina, aowa ni dh kena blacklist sbb ramai sgt yg report police/tribunal. Skrg ni dh start serang Malaysia, Indonesia, Brunei dan yg terbaru Thailand.. Rezeki tak berkat berniaga mcm ni…

    by Nurul on Jun 13, 2011 at 01:48

  72. Hampir saja saya kena, barusan ini…
    Namun saya tetap sadar dan pakai akal sehat.
    bener – bener edan ya marketing skarang….

    by yosa on Jun 18, 2011 at 15:58

  73. wah hampirrr aja beli kompornya, untung sempet browsing..fiuhh selamet deh

    by ardi on Jun 23, 2011 at 19:58

  74. Mereka tidak tahu lagi bagaimana cara untuk menjual produk mereka, mereka harus menjual dengan cara apapun termasuk yang disebutkan diatas. Terimakasih atas peringatan tersebut agar konsumer lain tidak tertipu!

    by journey on Jun 25, 2011 at 19:17

  75. Hemmm..sepertinya 30 menit barusan, sy tertipu …

    Sy tergiur dengan kompor itu, dan kejadiannya barusan. YA Allah betapa lugunya saya…
    Sepertinya semua nomor rek saya harus saya off kan, krn mereka telah mencatat nomor kartu nya..

    Terima kasih sharingnya…
    Sy barusan keluarga Rp. 4,890,000;
    Dan dapat hadiah kompor, untuk pembelian presto…dan dapat hadiah, pemanas juga…

    Ya Allah, inikah teguran Mu….
    Semoga Allah menyadarkan mereka…

    by lusi on Jun 26, 2011 at 23:25

  76. Sekarang mereka hadir diPRJ KEMAYORAN 2011, dengan stand yang cukup luas, dan saya pun mengalami hal yang sama seperti diceritakan diatas, karena saya tidak punya kartu kredit ,saya diminta untuk menunjukkan kartu ATM, saya tidak tau apa mereka sempat mengingatnya, karena saya hanya memperlihatkan, hati-hati bagi anda yang datang ke-PRJ , ternyata banyak stand yang justru menawarkan harga yang lebih mahal dari harga pasaran.

    TERIMAKASIH INFORMASINYA !!! selamatkan tang lain !!!

    by Kamen on Jun 27, 2011 at 09:26

  77. saya rasa ada kesalah pahaman dari rekan rekan mengenai konsep penipuan. saya seorang konsumen aowa dan tidak merasa ditipu bahkan merasa bargain offer yang diberikan sangat menguntungkan. kebetulan saya waktu itu sedang mencari kompor induction buat rumah saya, karena rumah saya menggunakan dapur dalam maka saya hindari penggunaan kompor gas, yang tentu saja relatif amat sangat murah. saya mencari informasi bahwa harga pasaran kompor induksi 2 surface itu sekitar 11jt, lalu saya lewat aowa dan Tanya berapa harga kompornya dia bilang 10,5jt. tidak beda jauh menurut saya. tetapi salesnya menawarkan offer bila membeli kitchen ware seharga 7 juta maka saya boleh bawa pulang kompornya dengan sebuah alat lain. saya bilang itu merupakan offer yg luar biasa melihat kitchen ware yg ditawarkan murah sekali untuk stainless 18/10 yang bisa seharga 11jtan ditoko lain. jadi bisa saya asumsikan modus penipuan aowa yg rekan rekan bicarakan adalah dimana aowa mengenalkan suatu lifestyle yang cukup tinggi dengan harga terjangkau pada anda, bagi yang berpendapatan paspasan tawaran tampak seperti menggiurkan karena siapa yg tidak mau menikmati gaya hidup mewah. tetapi setelah mereka sadari kalau gaya hidup tersebut terlalu mahal, maka anda merasa tertipu. kenyataannya saya merasa offernya sangat luar biasa bagus.

    by Raymond on Jul 12, 2011 at 19:49

  78. @Raymond
    Berarti anda justru ketipu dua kali, saya penjual makanan dan saya gunakan kompor induksi untuk memasak makanan dagangan saya, karena mall tempat saya berjualan tidak memperbolehkan penggunaan kompor gas.

    Kompor induksi yang saya beli di supermaket harganya tidak lebih dari 1.5juta. Memang lebih mahal ketimbang kompor gas biasa, tapi tidak semahal aowa…

    Jadi pake kompor induksi bukan lah life style, tapi sudah biasa saja sekarang.

    by Nunu on Jul 25, 2011 at 23:28

  79. Lah bung raymond kok ya ga paham??.

    maaf., bung merasa ga ketipu kan karena bung memang berniat memiliki barang itu seharga berapapun mahalnya,.karena balik lagi ke personal setinggi apapun harga barang iitu ga akan pernah berpengaruh ke dompet bung,.karena bung ini orang yang sangat tajir dan memang membutuhkan barang tsb..,

    anda harus cermati lagi komplain demi komplain yang ditulis : mereka meghentikan orang yang lagi jalan dan sama sekalli tidak tertarik dg barang tersebut menjadi tidak berkutik dan harus membeli karena sudah tanda tangan dsb,. dan sudah menyetujui menerima hadiah yang konyol itu., intinya adalah : bunh raymond membutuhkan dan ingin membeli dengan kesadaran sendiri tanpa paksaan dan tidak melalui tahap dimana konsumen diracuni dan dipaksa ( bahkan ada yang berani bersaksi cc salah satu orang digesek tanpa sepengetahuan ) melalui teknik marketing yang sangat KotoR tersebut.,

    sedangkan hampir 99% yang lain mengalami apa yang disebut dengan Kebalikan dari apa yang bung alami/lakukan

    ……..,,,,,cheeeeers..

    by ekkanofx on Jul 27, 2011 at 02:19

  80. @Raymond :
    Lu itu asal jeplak. Baca baik-baik komentar di atas. Lu dibayar berapa sama AOWA ?

    - APAKAH MEMANG BEGITU MODEL BISNIS AOWA: PINJAM KARTU KREDIT / ATM, PINJAM KTP, KEMUDIAN ASAL GESEK TANPA PERMISI KE PEMILIK, TANPA KONFIRMASI SETUJU NGGAK HARGA TERSEBUT, INI MAEN PAKSA.

    - KURASA RAYMOND, LU ADALAH PELAKUNYA …..

    by Calon Mantu on Jul 27, 2011 at 23:25

  81. barusan saya n istri yg ‘kena’ sama mereka, duh, padahal saya n istri juga sama seperti sampeyan, alumnus gajah duduk, tapi bloonnya sampe ketipu hahahahah. sebenernya karena kami berdua kurang tegas menolak sih :)

    trims for sharing, sayang kami baru baca setelah kena T_T

    -13201161 n 13404024- :p

    by Ipank on Aug 6, 2011 at 22:30

  82. ane cuma mau info aja memang ada hukum dan undang-undang konsumen di Indonesia tapi hukum yang saya lihat hanya berlaku di luar negri sedangkan disini cuma hukum rimba siapa kuat dia menang….he3x mana ada perlindungan hukum dan hak konsumen dan apabila mmg ada spt itu maka tidak akan mungkin terjadi hal seperti ini…penipuan dan deceive yang terjadi.

    Itulah Indonesia

    by Aziz on Aug 11, 2011 at 17:17

  83. saya juga salah satu korban dari PENIPU-PENIPU yangg dikirim AOWA ini. INI JELAS PENIPUAN!! ENTAH TRIK SEPERTI APA YANG MEREKA LANCARKAN SEHINGGA KAMI PUN MAU MENANDATANGANI KETIKA MEREKA MENYODORKAN KERTAS PERNYATAAN BAHWA KAMI MELAKUKAN PEMBAYARAN DENGAN KEADAAN SADAR DAN TIDAK DENGAN PAKSAAN. Logikanya dimana sih ada penjualan yang pake peryataan segala seperti itu kalau mereka sendiri sadar bahwa perbuatan mereka “RAWAN TUNTUTAN” karena memang ada unsur PENIPUAN.
    HUHH bagaimana menstop perbuatan MENJIJIKAN mereka itu!!! MUAK SAYA MELIHAT MEREKA SETIAP ADA DI MAL2!!
    Mudah2an Tidak ada lagi Korban2 Lain. Karena SESAKNYA DAN GONDOKNYA telah saya rasakan sendiri. :(

    by not again on Aug 23, 2011 at 16:45

  84. Ternyata dugaan sy terbukti sdh. Sy adl krbn di WTC Bt. Hari Jambi pd jan 2009. Td sy spt bc di http://www.eepinside.com lbh dr 100 org yg ngaku tertp dan kjdiannya dr 2007-2009, ternyata di 2011 bhkan dalam bln ini jg byk yg tertipu. Mungkin sdh ribuan org yg dibodohi olh aowa, dan korbannya rt2 org pintar semua (duuh bdhnya kita). Smg Allah membalasnya.

    by Buney on Aug 25, 2011 at 00:44

  85. @BUYER
    Kompor induksi sudah banyak dipakai di rumah tangga. Harganya, tidak akan semahal yg ditawarkan oleh AOWA. Kompor induksi 2 tungku (bukan model tanam), kisaran harga kurang dari 2 juta.
    Kelebihan kompor induksi, tidak menyebabkan ruangan menjadi panas seperti bila menggunakan kompor gas atau kompor listrik. Masak lebih cepat, suhu memasak bisa diatur, ada timer.
    Kekurangannya, pemakaian listrik sangat tinggi (mulai dari 300 watt hingga 2000 watt, tergantung keinginan pemakai) dan harus menggunakan alat2 masak yg di-desain khusus untuk kompor induksi. Intinya, permukaan bawah alat2 masak harus kompatible untuk kompor induksi. Juga, sesuai dengan petunjuk manual-nya, kompor induksi tidak boleh dihidupkan terus menerus lebih dari satu setengah jam. Jadi, tidak bisa dipakai untuk membuat gudeg, rendang, dan masakan sejenis lainnya yg perlu waktu lama untuk memasaknya.

    @nadif
    Tidak semua panci atau alat dapur berbahan stainless steel dapat dipakai di kompor induksi. Untuk aman dan pastinya, pastikan pada alat dapur tersebut ada logo kumparan (logo untuk alat2 dapur yg dapat dipergunakan di kompor induksi).

    @Raymond
    Kalau Anda memperoleh informasi harga pasaran kompor induksi 2 surface itu sekitar 11 juta, dapat informasi dari mana ya?
    Kompor induksi tanam, seperti yg ditawarkan AOWA mungkin mahal, tapi jelas tidak semahal itu. Jadi, kalau kompor induksi dikaitkan dengan lifestyle, sepertinya salah alamat ya.

    Kami sudah menggunakan kompor induksi ini, sejak satu setengah tahun yg lalu (bukan merk AOWA tentunya), dan tidak ada masalah sampai saat ini.
    Semoga sedikit sharing info ini ada manfaatnya.

    by Budhi on Aug 31, 2011 at 09:52

  86. aq sih suka pake kompor listrik, harga kompor listrik aowa sama mahalnya dengan kompor listrik punya electrolux, bedanya punya electrolux lebih kecil dibanding aowa…

    by diva on Sep 4, 2011 at 17:15

  87. Saat ini mereka lagi beraksi di mall of serang, modusnya sama persis dengan apa yang ditulis disini, saya semalam mengalaminnya tapi alhamdulillah tidak sampai kena tipu….

    by ahmad on Sep 13, 2011 at 12:30

  88. Saat ini mereka lagi beraksi di mall samarinda, modusnya sama persis dengan apa yang ditulis disini, saya barusan mengalami………untung akal gue masih jalan, kok ada yg aneh dengan undian ini….karna penasaran gue buka internet..ternyata oooh ternyata…

    by erna on Sep 19, 2011 at 11:34

  89. BANGSAT TUH AOWA SEMALEM BONYOK GW KENA TIPU MA MEREKA…GW ACAK NIH STANDNYA…TAILAH MA MEREKA….

    by bangsat tuh aowa on Sep 23, 2011 at 05:51

  90. Kompor listrik induksi memang baik digunakan, cuma emang cara marketing aowa berbau penipuan dan hipnotis. Gue juga kena tipu di Mall Taman Angrek, gue belin dengan nilai Rp. 7 juta. Gue seperti di Hipnotiss.

    Setelah gue bayar, gue masih keliling Mall itu. Sejam kemudian gue seperti pusing dan sadar. Terus gue coba mencari pembanding harga kompor listrik sejenis, kebetulan di bawah dekat Hero ada toko kompor listrik juga. Gue juga cek kompor listrik merek kompor listrik induksi ternama buatan belanda (harganya cuma Rp. 2,5 ? 3,5 juta).

    Sampai dirumah gue cek internet agen aowa, gambar kios aowa di Mall (MTA dan Pondok Indah) palsu semua. Kemudian gue cek orang yang jual kompor aowa ini, jumlahnya sangat banyak, mereka mencantumkan harga beli Rp. 7 juta dan harga yang akan mereka jual lagi mulai 2 juta sampai 5 juta.

    Sebenarnya gue mau pakai tuh kompor untuk sehari-hari tapi kali lihat tuh kompor jadi mual karena inget yang nawarin. Gaya bahasa dan logat yang digunakan untuk menawarkan meniru “Jon Banting” di acara tivi. Itu pengamalam gue, berharap jangan ada lagi orang lain yang ketipu.

    Apa yang elo ceritain di atas adalah benar, seperti itu gayanya.

    Kalo memang bukan bentuk penipuan, kenapa mereka mencantumkan alamat kios di Mall tapi tidak ada (fiktip). malah sekarang web-nya sudah hilang.

    Silahkan buka di internet, “Semua orang yang tertipu mencoba menjual kembali kompor induksi aowa-nya”.

    Produksi mana sih tuh kompor?

    by wardi on Sep 28, 2011 at 10:57

  91. aduhhhhhhh ini benaran ya kok cerita nya hampir sama ya saya baru aja sore tadi kena di pejaten village ada yg kena juga gak dilokasi yg sama mari kita datengin rame2 krn dia msh ada pameran s/d tgl 8 okt ini

    by fitri on Oct 3, 2011 at 00:33

  92. Kalau gw sih blm sempet ketipu,waktu itu mrk nawarin tuh pengupas buah…gw tau uda modus mrk…krn dl malah pernah mengatas namakan telkom juga..
    Y ud,gw ambil tuh pengupas buah..(Krn gw pikir pengupas buah dirumah dah harus diganti :p )trus jg saya disuruh ngisi formulir…y uda,saya isi alamat sm nomor telpon sembarangan..
    Trus saya disuruh narik kupon…ad 3 amplop…
    Saya cuma sobek….dan…bim salabin…saya dpt doorprice…hahaha tp bis itu gw langsung kabur..dengan alasan ditunggu suami di parkiran…(Padahal gw blm pny suami.hahahaha)trus msh dipaksa2 gitu..gw main kabur aj..lumayan lah dapet gratis pengupas buah :D makanya gan,buat yg pernah ketipu jadiin pelajaran…banyak loh modus gitu.bukan hanya kompor aowa,tp banyak lagi yang lain..ad yg mengatas namakan telkom…
    Zaman skrg cari duit susah,makanya segala modus yg gak baik muncul semua..

    by elvi on Oct 6, 2011 at 00:19

  93. wah, emak gue udah ketipu sama aowa udah lama banget, tahun 2008. emak gue mungkin emang lemah hati, dan ngerasa punya duit, jadi deal tuh kompor di tangan. Pas pulang, cerita lagi sama gue, kalo dapat hadiah kompor keren…, pas gue liat, gubrakks…ini mah barang super biasa. dan emak gue korban modus penipuan aowa, yang beginian jigo serauk..di harco glodok. Gue ‘ceramahin’emak gue…kesian juga sih, gue bilang ini mah bohong total. kalo beli barang kudu sama gue…gue cariin di pelosok glodok dengan harga grosir. Ceritanya sih mirip dengan cerita agan2 diatas, yah kesian deh my emak. Sekrang kompornya hanya ada di gudang, sejak beli sampai sekrang gak dipake, mubazir kan?,,, ngenes deh.

    by lian on Oct 10, 2011 at 20:18

  94. Ini ceritanya sama saya habis kena tipu AOWA dan minta di kembalikan barang mereka menolak karena dianggap saya sudah kontrak pembelian. Mas Zikri bila juga kena tipu dan ternyata banyak yang lain kena tipu dengan modus serupa kenapa kita tidak bisa menggalang orang yg jadi korban untuk bersama2 mencari jalan pengembalian uang saya ketipu 5,6juta. Apakah mas Zikri bisa info ke saya gimana caranya untuk klaim mereka rame2. Ternyata ini ada pembiaran oleh aparat sehingga mereka bisa beroperasi terus dan uang rakyat mengalir ke Malaysia nih. Dan yang bakal ketipu akan bertambah terus. Bila anda berkenan untuk menggalang kalim rame2 silahkan email ke saya. terima kasih

    by bagyo on Oct 12, 2011 at 10:57

  95. waduh…, matik aq, aq baru kena kemarin. gimana nich??? aq jg dikasih cupon dpt kompor trus sbetulnya si aq tau pasti ntar ujung2nya disuruh beli barangnya tp krn aq tertarik ma kompornya & ndilalah cupon kok dpt kompor akhirnya aq beli dech barangnya (presto cooker dng harga 5,5jt) pikir sy ya……. ga’ rugi2 banget lah krn dpt kompor, dpt presto cooker, dpt cooper (cincang daging jg), & lg lumayanlah bs brgaya krn slm ini kan yg kutau cuma kompor gas, jd klu pakai listrik bs bersih & aman dr jangkauan anak2. gimana nich? barangnya bagus nggak si? pembayaranku msh kurang 4 jt. tak ambil nggak ya kompor ma cooper nya??? tolong kasih info donk……

    by DWI SISWANTI on Oct 18, 2011 at 08:28

  96. kejadian saya sama persis seperti di atas. saya
    kena 8 juta. sudah ber-kali2 saya telepon ke kantor pusat nya untuk minta dipasangkan mesin
    air minum dari kran. tapi tidak pernah diangkat.
    begitu selesai transaksi kepala salesnya langsung cuek sama saya ga boleh nyoba produk ditempatnya kalau mau telepon nanti ada yang datang untuk training. ini terjadi di gajahmada plaza. barang2 nya masih ada sekarang sama sekali belum dipakai saya ga tau mau diapakan karena pamakaian listriknya besar. barang2 masih terbungkus rapi dalam dus.

    by rina boen on Oct 21, 2011 at 12:54

  97. Hahaha…. gak mungkin banget IT consultan seperti ente ketipu sama trik murahan kek gitu.

    Ane juga pernah dapat tawaran yg sama, cuma lumayan ane dapet oleh2 mangkok 2 biji gratisan… :p

    by Taufan on Oct 31, 2011 at 06:38

  98. Bro, makasih banget infonya, karena info ini gue selamet dari penipuan aowa

    by doni on Oct 31, 2011 at 12:04

  99. Buat yang membela AOWA dan menganggap ini teknik marketing, ya mungkin dia pernah jadi sales atau mungkin trainer para sales tersebut supaya bisa menipu…

    Nih alamat toko AOWA di seputaran Jakarta (ane ambil dari websitenya, labrak aja atau kerjain :

    Bintaro Jaya
    Plaza Binaro Jaya Lt.3, Jl. Bintaro Utama III, sektor 3 Tanggerang
    Tel: 021-7353665

    Taman Anggrek
    Mall Taman Anggrek Lt.3 Unit F 32, Jl. S. Parman, Grogol Jakarta
    Tel: 021-56999598

    Blok M Plaza
    Blok M Plaza Lt.3 Unit 321-322, Jl. Bulungan No.76 Jakarta Selatan
    Tel: 021-7209336

    Artha Gading
    Mall Artha Gading Lt.1 Blok B1 No.8-11. Jl. Boulevard Artha Gading Selatan No.1
    Tel: 021-45864146

    ITC BSD
    Blok D 3A Lantai 1 Kios 1-2 Tanggerang
    Tel: 021-53161560

    Mangga Dua Square
    Kios BS 253-254 Mangga Dua
    Tel: 021-62312475

    Poins Square
    Jl. Lingkar Luar Selatan Lebak Bulus Lt. Ground Unit D No.26 A-B Jakarta Selatan
    Tel: 021-75921181

    Kalo para pengelola mall sih, asal AOWA sanggup bayar sewa stand pasti dikasi lapak buat operasional….

    by taufik on Oct 31, 2011 at 21:45

  100. jika penipu kenapa kita masih aksis di perdagangan,ada beberapa sales yg tidak pakai sistem itu tinggal bagaimana kita nyikapinya..

    by aan on Nov 4, 2011 at 22:40

  101. w sih belum pernah ngalamin kejadian kaya gini tapi w sering terima keluhan nasabah w yg minta di blokir atm atau tutup rekening gara2 ketipu kaya gini,, ya itu atm nya digesek tanpa sepengetahuan mereka malahan ada yg cuma disisain min saldo aja.kalo udah kaya gini sih penipuan nama nya bukan tehnik marketing,,, gila kalo ada yg bilang ini tehnik marketing,, w juga orang marketing tapi w gak pernah pake cara kotor n licik kaya gitu.

    by andre on Nov 18, 2011 at 13:13

  102. ha ha ha ha ha ha…. bener tuh ane di blokM plaza mau ketipu alhasil dia yang ane tipu, ceritanya sama tapi janji dia di awal kan mau kasih sovenir gratis ane tagih ga mau tahu kan ane ditawarin sovenir gratis bukan beli produk…..sekali lagi ha ha ha ha ha kasian dia cape cape prospek ane kagak kena rayuan.

    by sidiq on Nov 21, 2011 at 23:32

  103. hmm inget penggalaman ngantar temen,,dah gw bilang jgn,,eh masih ngotot pengen,ampe rela minjem duit org,,ya udah Wassalam…

    by achtung on Nov 24, 2011 at 05:38

  104. Ya betul, saya pun sudah pernah mengalami beberapa kali malah. Mereka memaksa-maksa minta kartu kredit, maksanya juga mengerikan sekali. Modusnya persis sama dengan yang Bapak ceritakan dari awal sampai akhir. Kejadiannya di Bandung Trade Center Bandung dari tahun 2005 sampai 2007. Produk yang mereka tawarkan juga tidak punya nama sekelas Toshiba, Samsung atau Sony, tapi kesannya seolah-olah kita sangat beruntung banget menang. Dibilang kita menang undian, tapi mereka masih minta duit sampai di atas Rp. 7 juta lagi. Seluruh pegawai di toko itu langsung mengepung lalu main sandiwara. Untung tidak digubris. Mereka cari uang tapi caranya jahat. Kasihan kalau sampai ada yang tidak bisa menolak bujukan mereka padahal uang juga terbatas. Menipu masyarakat. Harus dilaporkan ke polisi.

    by Rosati on Dec 1, 2011 at 16:36

  105. dari sini, saya membaca, dan akhirnya saya menyimpulkan . .bukan hanya kompor itu, tp yang paling banyak adalah Home theatre, yang juga sudah menyebar di mall2 di seluruh indonesia. . .
    hm . .orang2 lugu yang biasa tertipu dengan semua ini, tp tidak hanya lugu, , , ,tp orang2 pinter bisa jd linglung dibuatnya, , ,seakan namun nyatanya ku rasa memang mereka melakukan modus penipuan dengan jalan bujuk rayu yang sama dengan bantuan hipnotis . .
    hati-hatilah saudara2qw . . .

    by reyya smart girl on Dec 2, 2011 at 11:09

  106. innalillahi wainailairojiun…
    sama gw dihari yang naas ini kena tipu, kena musibah…. kayaknya mereka menggunakan ilmu hipnotis deh…
    kena 5,5 jt…(3 item kompor, steam,panci)

    padahal gw gak pernah nipu orang, utang selalu bayar, gak pernah nyakitin hati orang tapi kenapa gw ketipu yah…oh God why you give me this

    semoga yang nipu gw tertipu juga atau kena musibah yang lebih besar, misalnya kecelakaan, sakit keras dlll,,, biar bisa merasakan uangnya terkuras,….

    dia minta no kartu VISA gw juga makanya langsung gw blokir saja … takutnya si seles setelah pulang kerja pergi warnet belanja on line kan bahaya….

    nah disitu gw berpikir gw yg bodoh atw gw kena hipnotis yah…

    sekedar info saja mereka sekarang sedang beroperasi di PEJATEN VILLAGE DI TANGGA ESKALATOR HYPERMART… (10-12-2011)

    yah sudah lah pake aje barangnya tapi wattnya gede banget kudu siang hari baru bisa dipake

    thanks yah semua atas masukannya
    mungkin ini pelajaran yg mahal bagi gw pribadi
    next gw kalo ada yg begitu lagi langsung kabur ahhh takut kena hipnotis lagi…

    saya mau tanya apakah modus yang kayak begini dilegalkan? kok gak ada pihak aparat yang bertindak sih…

    by lorenzo on Dec 11, 2011 at 00:09

  107. Asslkm warga ibu dan bapak di indonesia saya mohon maaf yak ibu dan bapak.kalian engga bisa bicara sebegini ya ko bisa ngomong yang kebenaranya yer saya bekas x staff aowa international world wide saya mohon pada semua pelanggan ya kamu x boleh berkata begitu.sebab ada sbb kenapa mereka berbuat semedekian,kerna mereka tau jikalau buat x jujur company ini akan tutup.di malaysia juga ada penggasas nya juga.president indonesia pun dan juga president malaysia pun telah meluluskan lesen kami dan juga company aowa pun telah di gunakan proudct kami tau.x boleh kamu kata bgitu mungkin dikalangan staff yg kamu jumpa yg x jujur.saya mohon maaf saya bagi wakil kepada semua manager saya di aowa harap tolong jgn sebar fakta yg x masuk akal ini yer

    by Shaidi mazlan on Dec 11, 2011 at 12:19

  108. Barusan kasus menimpa saya kena jebakan Batman tipu sejenis Kompor AOWA, kena Rp5 jutaan, pas dichek dirumah kualitas barangnya abal-abal semua! hati-hati dech pernah dulu di Mall Taman Anggrek di tawarin Produk AOWA setelah mereka membujuk rayu setengah mati. yg ujung2nya harusmembeli produk mereka, tapi kebetulan uang tidak cukup akhirnya dibatalkan! selamat dah! tapi aku hari ini kena batunya kena dah!

    by Aam on Dec 13, 2011 at 21:31

  109. wah….berarti saya salah satu orang yang kena tipu mereka…..yang buat saya aneh jg kkredit barang dulu baru bisa barangnya di bawa pulang…hati2 ya buat teman2 jgn sampe ketipu seperti saya….semoga mereka selamat dgn mata pencahariannya itu

    by rustam on Dec 19, 2011 at 10:07

  110. dari awal aku sdh ngerasa ada yg aneh dng sales2 produk tersebut.. dan emang aku gak punya duit. jd untung deh… ada jg hikmahnya lagi bokek ???
    tapi memang nasib sial gak bisa di hindari…
    baru kmaren tuh mamah ku pulang dng wajah berseri-seri, akhirnya kompor yg d idam2 kannya dapat jg, aku sih diam aja gak mau rusak mood ortu…. ya sudah lah yang penting nyokab seneng???
    padahal aku dongkol bener….. ??!!!
    semoga mereka di beri hidayah…..(gulung Tiker)

    by ewew on Dec 28, 2011 at 15:19

  111. waduh…aku berarti juga kena tipu bro….

    by rza on Dec 30, 2011 at 23:50

  112. saya dan mama saya juga pernah kena tapi bukan aowa…caranya sama persis tapi gag pake ditanya-tayain kartu kredit…awalnya mama saya ditawarin bwat tes gula darah terus mama saya tertarik dan akhirnya kita pun masuk ke lingkungan hitam mereka…setelah selesai di tes gula darah akhirnya permainan kotor itu pun dimulai dari disuruh ambil undianlah dan truz begitu dan akhirnya disuruh beli ke salah satu produk mereka sekitar total 6JT terdiri dari panci, home theather DLL klo ditotal itu semua harganya sama kayak harga pasar dan jika di total justru lebih mahal…kejadian ini terjadi di GIant sekitar tahun 2007…

    by cuy on Dec 31, 2011 at 11:49

  113. Sama Bro sepertinya aku juga kena tipu dan sama persis modusnya. Di Mall Lembuswana hal ini masih berlangsung. Apes dech….

    by Sutrisno on Jan 1, 2012 at 23:57

  114. Hahahaha….ane hampir juga kena tipu sama AOWA
    Kejadianya sih dah lama,akhir 2008..waktu itu ane lagi jalan sama istri di Mall Lippo Cikarang.Pas lagi jalan,ane liat stand kompor induksi.Waktu itu kita baru nikah 3 bulan dan berniat nyari kompor induksi.Ane langsung ditarik ke dalem,dikasih 3 amplop,disuruh buka dan…taraaa…dapet gratis kompor induksi.Syaratnya harus beli paket paket yang harganya naudzubilee…ane langsung curiga,untungnya istri juga curiga.Akhirnya ane bilang sama salesnya kalo ane kagak bawa kartu kredit karna emang ane gak ada niat belanja.Mereka terus aja merayu sampe berbusa busa tapi ane cuekin ajah…hehehe makan tuh busa.Sebulan berikutnya ane beli kompor induksi dengan spec yang sama dengan harga kurang dari 2jt.

    by lintang on Jan 3, 2012 at 13:54

  115. Wah untung aja aq nggak ketipu. waktu itu aku berada di MAll Ramayana di Palembang, dan mereka memang sama persis menggunakan trik-trik seperti semua yang udah pernah ketemu sama sales breng….se…k. untung nggak ketipu karena masih sayang ama duwitku. Alhamdulillah ya …Sesuatu…

    by ninik on Jan 4, 2012 at 15:49

  116. Salam.

    Waah thank god n buat mbah google dan yg punya blog :) barusan aja tadi siang ane kena yang ini sama persis :)

    Untungnya ane ngak pecaya Dan search ke goggles buat tau harga tuh kompor hahaha

    Ujung2nya dapat artikel ini :) cc mandiri saya sempat dipegang ma marketingnya untung aja bagian belakang dah di lakban hitam jadi dia ngak bisa liay nomer seri dibelakang.

    Kejadiam di ps palembang.

    Emang harus hati2 sekarang..

    by Ryan on Jan 8, 2012 at 23:33

  117. Aku pernah 2-3 kali kena cegat sales model begitu, kompor jg tp lupa merknya udah lama jg sih. Alhamdulillah masih bisa gunakan akal sehat buat menimbang untung rugi tawaran menggiurkan itu. Cuma yg bikin kesal waktu habis buat meladeni mereka, karena mereka gigih banget pantang ditolak.

    by nisa on Jan 10, 2012 at 10:32

  118. ikut update…hari ini jam 12 siang di plasa cibubur junction saya dapet kompor aowa, panci super mahal, n cooker pressure seharga 5,5 juta pak/bu alhamdulillah saya ketipu pak/bu…uasyeeeemmmmm bener tu orang….

    by apes tenan on Jan 15, 2012 at 22:21

  119. saya juga pernah tertipu tetapi bukan dari Iowa tapi dari merk lain, modusnya jg sama, disuruh berkunjung untuk melihat produk habis itu disodorin doorprize. Waktu itu saya menang doorprize dapat banyak macam-macam barang dengan harga sekitar 4 jutaan. Tetapi, setelah saya pikir-pikir itu sama saja dengan membeli semua barang tersebut. Untuk orang awam, 4 juta untuk dapat macam-macam barang terkesan murah, tetapi untuk orang yang mengetahui harga sebenarnya dari barang-barang tersebut, ternyata memang 4 juta itu adalah harga total dari semua barang yang ditawarkan. Teknik menjual cepat dengan ‘embel-embel’ doorprize.

    by dida on Jan 16, 2012 at 05:11

  120. hari ini gue juga hampir kena tipu, untung aja msh sadar. Caranya sales nawarin brg tsb sama banget dgn cerita diatas. Knp hal ini msh saja dibiarkan…. Untuk warga palembang produk AOWA sedang ada di Palembang di PS Mall hati-hati jgn sampe kena tipu…..

    by Trie on Jan 21, 2012 at 23:01

  121. wah sama, ane baru alami hal yg sama persis dengan brur Rahmat, kronologis & trik nya 100% sama tidak berubah meski udah 1 tahun dari postingan brur Rahmat

    kejadian nya kemarin pas Imlek di Super Mall Kawaraci di sodorin angpao, pas di pilih dapat kompor induksi aowa gratis … setelah itu kejadian nya sama persis

    karena memang ane sudah tahu dari awal kemungkinana nya ujung2 nya di suruh beli produk maka pas di suruh beli produk panci stainless seharga 7jt langsung ane tolak mentah2 dan pergi meninggalkan lokasi

    by Deli on Jan 24, 2012 at 15:48

  122. innalillahi..sy dgn sukses ditipu hari ini..7 jt..dan sy br sdr 30 menit kemudian…tq atas shareny

    by tegfa on Jan 25, 2012 at 19:35

  123. Huh…..saya adalah salah satu korban dari penipuan kompor induksi, tp yg ini mereknya bukan AOWA,tapi U-Rolux. Mereka mendirikan stand di mal MTC Panam (Pekanbaru) atau yg lebih dikenal dg Giant. Yg saya alami sama persis dengan cerita Mas Rahmat Zikri, tahap2 mereka (Si tukang tipu) merayu saya dan suami saya. Dan anehnya, kami merasa tidak curiga sama sekali, karena dg kemampuan persuasive entah hipnotis, kami bahkan tak sempat berpikir panjang. Alhasil, duit 2 juta melayang hanya untuk membayar mineral water pot yang ternyata harganya hanya skitar 250RB. Tadinya mereka bilangharganya 3jt, dan aya jg berhak membawa pulang kompor induksi, eye massager, natasha slimming suit, dan sandal teraphy. Tapi berhubung dana kami wktu itu hanya 2 jt, yg bs kami bawa plg hanya kompor induksi dan sandal theraphy. Sesampainya dirumah, suami lgsg buka internet, dan ternyata kami membaca postingan ini, sekaligus kami mencari tau harga2 produk yg lain itu. Sialnya, harga yg kompor yg tadinya dibilang 5jt, ternyata hanya berkisar 400rb. Kami minta supaya uang kami kembali, tapi mereka tidak mau. Kalo mrka (tai kucing) itu minta tambahan uang yg 1jt lg, kami tidak akan memberinya. Mgkin org blg itu adalah teknik marketing, tapi menurut saya itu adalah penipuan dan pemaksaan (ketika kami blg nggak ada uang, mereka paksa utk meminjam ke keluarga). Jadi kami harus bagaimana?merelakan uang kami begitu saja?? NEVER!! kami sumpahin mereka gak akan selamat hidupnya n kekal di neraka kelak. Coba klo jualan itu biasa2 aja, tanpa harus nipu, orang juga gk akan sakit hati.

    by marisa hasan on Jan 31, 2012 at 17:42

  124. Saya ingin mengadukan laporan terkini mengenai AOWA, mereka jelas2 melakukan penipuan dengan cara memberikan hadiah dan diam2 men”swipe” kartu kredit yang kita miliki dengan diam2 dengan dalih bekerja sama dengan visa atau master card untuk diberikan hadiah.ibu saya tertipu uang sebesar 8 juta oleh AOWA pada tanggal 15 februari 2012 di sunter mall.saya akan melaporkan kasus ini ke YLKI dan Polda Metro jaya, agar masyarakat kita yang sudah terbebani dengan biaya hidup yang sangat tinggi, tidak menjadi korban penipuan semacam ini.mohon bantuan pembaca sekaligus untuk sama2, beramai ramai membongkar praktik penipuan berkedok hadiah ini agar tidak beroperasi lagi.point penipuan yang saya peroleh disini adalah, mereka memberikan “hadiah” yang sebenarnya kita harus bayarkan dengan diam2 men”swipe” kartu kredit kita dengan dalih akan mendapatkan hadiah tambahan jika kita mempunyai kartu kredit visa atau master card dengan hanya “memperlihatkannya saja”.yang jadi permasalahan saya adalah, mengapa perusahaan seperti AOWA yang sudah jelas2 menipu konsumen dengan cara seperti itu tetap dibiarkan beroperasi? Dan bagaimana jika salah satu dari rekan anda tertipu lagi dimasa yang akan datang? Maaf jika tulisan yang saya buat kurang jelas, dikarenakan saya terlalu emosi kehilangan uang 8 juta karena ulah dan tingkah laku aowa yang sangat professional dalam menipu konsumennya.

    by Erwin on Feb 16, 2012 at 04:28

  125. Wahh,, hampir aja sy sm istri kena tipu juga, hari ini (16 februari 2012) mreka (Aowa)lagi beroperasi tuh di blok m square,, Atm bini sempet digesek (Bank Mega)sm mrk :(. Stelah baca ini, langsung deh ni malem2 jg sy lngsung cari Atm Bank Mega (tarik dana semuanya yg ada) buat jaga2 kli2 aja mrk hack Atm bini,, hedehhh, ati2 aja ya guys… jauh2in yg namanya stand Aowa shitt!!

    by adjie on Feb 17, 2012 at 00:16

  126. Upppsss….untung saja….^_^…
    Hampir kena tipu deh….modusnya sama…pas gw lewat stand aowa, disodorin gelang anti nyamuk, sembari baca…gw disodorin kupon…kemudian salesnya bilang coba dibuka..gw pas buka kuponnya..enn…selamat…anda masuk dalam 20 org yyg beruntung hari ini…wkwkwkwk….alhasil, di kasih bangku duduk en diterangkan, nunjukin majalah…De eL eL…

    Ujung-ujungnya maksain beli 1 produk lagi sebelum membawa pulang jackpotnya.
    Gw tetap bersikeras ga beli, en minta no kantor pusat yg tadi nelpon, gw mo bicara langsung…^_^…salesnya lumayan kaget, trus pura-pura terima telepon…sales laen datang mencoba mengalihkan perhatian gw, gw tetap ikut aja arus maennya…but buntut2 nya tetap gw ngotot minta no kantor yg bisa dihubungi dan alamat kantor pusat…
    Setelah itu ada tawaran “pending” yg berarti karena tidak jadi beli produk laen, maka hadiah jackpotnya dipending dulu sampe iklan / testimoni plus foto gw dimuat dalam majalah (tapi harus ada ongkos / biaya administrasi 100ribu), barulah nanti dikontak untuk ambil hadiahnya, gw sempat tanya klo dikirim kerumah gw kena charge ongkos kirim atau gratis??…salesnya bilang kena ongkos kirim…..en WHAATTTT….teriak gw….hihihihihi….promosi or undian kayak apaan neh..gw mencak-mencak ngotot bawa pulang tuh jackpot tanpa beli apa2..salesnya semua pada bingung..yaa lumayanlah…teriakan gw memancing 2 org brimob yg pas lewat….hehehehehe….mereka datang…salesnya coba terangkan…gw potong aja en mengadu, brimob tersebut kelihatan bingung juga…(mungkin ga ngerti kaleee….) tapi untungnya, anggota yg satunya paham en bersikeras kalo hadiah jackpotnya harus gw bawa pulang…ato klo ga…mereka akan proses

    si sales yg awalnya terangin ke gw akhirnya narik gw ke sudut, en bermohon-mohon untuk tidak dibawa pulang produknya, setelah gw cecar dgn pertanyaan macam2 akhirnya ngaku juga

    kasian juga tuh sales en 2 org temannya, berdiri dengan muka pucat en 1 ceweknya gemetar…yaa..gw tegor aja…trus ajak bicara baek2…terakhirnya gw kasih deh 100rbu untuk bagi bertiga…en gw mau…baginya didepan gw…sontak aja yg satunya cepat2 ke stand sebelah tukar duit…en berbagilah mereka bertiga…

    hehehe…kejadian lucu..gw masih senyum saja kalo ingat tuh kejadian….and terserah deh yg baca anggap gw kena tipu 100rbu or ga, tapi untk gw, iklas kok ngasih mereka bertiga duit…^_^…

    Yukkk marekkk…..

    by dennis on Feb 20, 2012 at 05:23

  127. bener2 sama ama yg saya alamin barusan!!! centil banget lg SPM nya..cuih!!!

    thanks for sharing ya pak :D

    by wulan on Feb 20, 2012 at 14:37

  128. untungnya buru2 kabur, soalnya emang telat mau masuk kantor n udah denger banyak kabar gak sedap tentang AOWA

    by wulan on Feb 20, 2012 at 14:39

  129. Gua kemaren maen ke Blok M Square, sekarang mereka lagi buka di situ, dilantai 1 nya bersebelahan dengan produk mobil…coba cek tuh yg bagi yg berkepentingan mengurusinya…tq

    by joean on Feb 26, 2012 at 00:00

  130. Pnipuan kyak gini bisa dilaporkan ke polisi apa gk yaa???

    by Hmpir ketipu on Feb 26, 2012 at 15:28

  131. salah satunya adalah suami saya jg korban produkm aowa…..saya setuju kalau aowa itu PENIPU.

    by nisa astari on Feb 28, 2012 at 21:29

  132. just sharing
    Aowa benar benar PENIPU, ceritanya tante saya lagi main ke tangerang citi, kemudian ditawari kompor induksi, karena memang berminat pada produk kompor listrik plus iming iming hadiah yang buanyakkkkkk plus omongan sisales yang pake susuk kali, makanya tante saya berminat untuk membeli, tanpa lupa menanyakan berapa watt ini kompor listriknya, kemudian salesnya bilang 170 watt, makin semangatlah tante gw u beli krn listik dirumah cm 1300 watt( begonya tante gw juga ngga ngecek lagi) kemudian transaksi dilakukan dan karena nggak bawa mobil maka barang dijanjikan diantar ke rumah,. Finnaly barang di antar jam 9 malem ke rmh, sampai dirumah oleh tante gw disuruh test, tapi sisales menolak dengan alasan sudah malem “besok saja yah bu ditestnya, besok rudy choirudin sendiri yang akan datang keseni untuk demoin masaknya” ( mana mau rudi datang ???) maka bayarlah tante gw 5 juta. besok si rudi kagak datang-datang ( ya iyalah ) dan tante gw sendiri mencoba itu kompor dannnnn apa yang terjadi brett…. listrik rumah langsung padam, dicoba lagi padam lagi dst. selidik punya selidik ternyata listriknya 1700 watt, ngamuklah tante gw krn merasa ditipu. hubungi sales disuruh balik 3 hari kemudian ke tangerang city. pas 3 hari kemudian Aowanya udah kaborrrrrrr, sekarang lagi diusut ke pantai indah kapuk kantor pusatnya, di PIK pun ditarik ulur. yah nggak tau juga selanjutnya bagaimana, makanya HATI HATI TERHADAP SALES AOWAA. PENIPUUUUUUUUUU.

    by neri on Mar 14, 2012 at 10:13

  133. bener bener ya, saya baru kemren kena tipu, setelah di rumah saya liat garansi nya saya agak curiga, lalu saya buka di sini modus nya sama kayak yg sales itu lakukan ke saya … awas aja kalau ketemu lagi saya gampar2in … :@

    by spartana on Mar 14, 2012 at 17:38

  134. persis banget ma yg aku alami tadi malem, smpai sekarang masih ada, ni di kota tuban sekarang

    by marga on Mar 20, 2012 at 11:57

  135. Bpk Rizki…bapak ini orange kantoran ya? Soalnya bapakka gak tau ilmu marketing sih? A to jangan2 bapak irihati Sam a maketing aowa yg menurut saya hebat .Bap gak Tanya kkenapa polisi gak bisa tangkkap?karen mereka tdak tipu. Mere a juga tidakk todonng bapakkan? Semuanya kembali k bapak.bapak gak belikan? Ya sudah…bapak sudah but keputusan sendiri.Jika bapak lapor polisi bapk mau lapor a pa?Kenapa bapak gak lapor matahari hari I I disk on 50% ,besoknya normal lagi atau dappat upon belanja 50 RB….

    by pandet on Mar 23, 2012 at 19:38

  136. baru setengah jam yang lalu saya tertipu :(
    dengan cara yang sama, dasar sales2 brengsek!!
    untung saya masih sadar hanya memberikan 150 rb untuk uang deposit, berbagai cara mereka lakukan buat nipu oraang, makasih yah sharenya :D

    by mamen on Apr 24, 2012 at 17:20

  137. Coba renungkan: penjual mangga pake pick up di pinggir Jalan. Darii jauh terlihat tulisan murah 5000. Ketika mendekat Dan berniat untuk beli penjual mangga man bilang yg 5000 it yg bagian bawah, yg kecil kecil……penipuankah ini?Bukankah keputusan tetap di tangan and a? Man a tipunya? And a gak beli a pa penjual it marah2? Tidak juga…Dia any a terus bercas cis cus menawarkan mangganya yg lain…inilah marketing: kehebtan bukan terletak pd produknya tapi penjualnya……And a iri hati saja ataukah gak ngerti marketing…marketing itu be a dengan penjaga toko.

    by sony on Apr 26, 2012 at 05:15

  138. Dasar penipu… kalo ada acara tonjok-menonjok, ane ikutan gan… tapi tonjoknya dari dunia maya aja.. hehehe :)

    by MF on Apr 27, 2012 at 15:41

  139. hati-hati juga dikawasan jogjakarta juga masih ada, sebenarnya bukan cuman aowa saja yg menggukan teknik marketing tersebut, jadi kalau mau coba ambil sovenirnya terus kabur saja, karena metodenya hampir sama seperti menghipnotis calon korban untuk mengelurkan sebesar 5 juta lebih, walaupun saat itu nggak punya uang… jadi hati-hati…

    by ermy_yk on Apr 28, 2012 at 21:51

  140. saya juga baru kena tipu AOWA yg sdg pameran di Kepri Mall, Batam 3 hari yang lalu. kronologisnya sama seperti di atas. Memang team marketingnya sudah di ajarkan secara teamwork dan sistematis dlm merayu konsumen. setelah tersadar bahwa ada yg gak beres dengan AOWA, mereka keburu kabur dari batam dan menjajah tempat yg lain. Salesnya pun sudah tidak repect lagi di hubungi , jawabannya ketus, tidak seperti awal waktu kita diprospek… harusnya dengan banyaknya keluhan spt di atas , dan saya yakin masyarakat lain yg sudah jadi korban mereka yg tidak curhat di media ini pasti lebih banyak lagi. Perlu disikapi oleh otoritas negara untuk bertindak tegas kpd AOWA dan konco konconya…

    by rahmat on May 2, 2012 at 23:27

  141. wah, kasus seperti ini byk terjadi dmn2 ya… saya juga hampir kena tipuan semacam ini setahun yg lalu tapi bukan merk tsb. kompor induksi juga d suatu pusat perbelanjaan d Sby. yah semoga Tuhan melapangkan dada si korban dan pasti ada balasannya buat si tukang tipu (tipuan berjamaah).wkwkkk…

    by fira on May 4, 2012 at 12:43

  142. menurut saya itu adalah tekhnik pemasaran n penjualan….. Tpi kita jga harus hati2…. Satu hal lagi, transaksi nya gak akan terjadi apabila pihak custemer tidak menyetujui, mengiyakan, dan menandatangani bukti transaksi untuk memebeli produk…… Sekarang siapa yg salah….. Sales apa pembeli……

    by taufik on May 7, 2012 at 02:56

  143. Saya cuma pgn sharing. Mgkn sama dgn yg lain, bahwa kasus seperti ini tdk akan trjadi kl qta tdk tergiur.
    Tdk hanya produk aowa, tp motifnya sama, mrk menawarkan brg yg ‘high tech’ dan unik2 yg msh trbilang jarang dipasaran sehingga qt tergiur tanpa mengetahui hrga pasaran sesungguhnya. Dan biasanya mrk membubuhkan kata2 bahwa kesempatan ini hanya utk hr ini, sehingga qt tdk bs berfikir panjang utk berdiskusi atw sekedar menanyakan pendapat org rmh, yg akhirnya qt mengambil keputusan sndiri utk membeli krn tergiur dgn iming2 hadiah yg kl ditotal sebetulnya hrga barang mrk jauh dibwh yg qt bayarkan.
    Teknik jualan seperti itu ada/mirip dlm teknik hipnoterapi, yg mengandalkan kata2 persuasif utk membujuk org melakukan sesuatu yg tanpa kesadaran penuh qt mematuhinya.

    by sefud on May 21, 2012 at 16:07

  144. O iya, mau menambahkan, ortu jg prnah mengalaminya, tp alat kesehatan, dgn dalih pengobatan gratis utk pembukaan klinik baru, ujung2nya beli produk dg hadiah yg menarik. Untungnya krn tdk punya kartu kredit, mk boleh dibayar dirmh, dan untungnya lg ketika brg2 diantar ke rmh, sy sdg dirmh sehingga sy tolak. Msh dgn ngotot mrk memaksa utk membayar krn ibu sy sdh menandatangani perjanjian pembelian, dan mrk menolak hal ini disebut penipuan. Sy mnta ktm manajernya, mrk pun tdk memperbolehkan dgn alasan tkt dipecat krn pembatalan penjualan. Akhirnya jurus pamungkas, sy mengeluarkan 50rb dan blg pd mrk, ‘ini ongkos brsusah payah mengantarkan brg, trserah brgnya mau ditinggal atw diambil kmbali’, atw kl mrk mau menuntut krn pembatalan ini trserah. Sampe saat ini tdk ada tuntutan, dan kejadian ini trjadi sktr 3 thn yg lalu.
    Ada jg modus ‘marketing’ kl mau disebut marketing, dg cara door to door, ketika qt membuka pintu tiba2 mengucapkan selamat dan mendapatkan hadiah berupa jam atw alat rmh tangga, dan akan mndapat hadiah lg jika qt pake sabun atw odol produk mrk, yg notabene hampir semua produk dipasaran dia punya logonya, dg kata lain qt psti dpt hadiah. Yg ujung2nya utk mndapatkan hadiah2 trsebut qt hanya membayar pajaknya yg kl diitung2 biaya utk pajak sama malah lbh besar dr total hrga produk yg dihadiahkan.
    Teknik seperti ini sangat byk terjadi, seperti yg prnah marak jg yg ngaku2 dr pertamina mau ngecek gas, ujung2nya jual regulator dgn hrga yg sangat mahal sampe 250-300rb yg dipasaran hanya 50rb dgn merk dan jenis yg sama. Dan ini trjadi pd ortu sy, pdhal sdh sering diperingatkan, dan sering pula brhasil menolak tp tetap saja kecolongan.
    Pesan sy utk yg lain, terutama yg punya org tua perempuan dirmh, krn biasanya yg sering trgoda adalah ortu yg sdh tua, ingatkan ortu agar waspada dan jgn tergiur dgn apapun yg ditawarkan apalg dgn iming2 hadiah, krn akhirnya qt hrs mengeluarkan uang lbh byk utk nilai brg trsebut, yg sialnya lg brg2 trsebut tdk qt perlukan.
    Wassalam.

    by sefud on May 21, 2012 at 16:45

  145. Tahun 2004 hal yang sama sudah saya alami di salah satu mall di medan, di lt.1 kita dibagi2kan kupon yang katanya mendapat hadiah kacamata.. modus penipuannya persis sama, kita menang undian lalu para sales pura2 kaget dan tidak mengerti apa yang kita menangkan dan mereka telepon kantor pusatnya.. saya memang dari awal sudah lihat ujung2nya kita disuruh mengeluarkan uang (waktu itu 3 juta), menanyakan kerja kita apa, kesini bawa mobil atau naik apa, tinggal dimana… marga kita sama dengan ibunya (orang sales jadinya panggil “tulang”), tapi akhirnya saya tinggalkan tempat itu dan bawa kacamatanya pulang hahahaha… kemudian di Denpasar Bali (2008) di salah satu mall di pusat kota.. dipancing dengan diberikan hadiah kamera (kalau tdk salah merk cina..), kamera saya ambil dan saya pulang hahaha… terakhir di matahari di Denpasar juga, dipancing dengan hadiah bel pintu rumah, cara2 mereka sama, tarik undian, kita memang selalu menang, trus pura2 telepon bos minta konfirmasi, belum selesai bicara dengan si bos, saya bilang, saya buru2 lalu bawa hadiah bel pintu rumah pulang… kan memang dikasih gratis…

    by augustinus hutapea on May 28, 2012 at 22:02

  146. Th 2009 kebetulan paman saya juga jadi korban penipuan AOWA, ya kira2 modus penjualannya sama lah, di daerah ITC dikasi hadiah, dikerubutin, dan cuap2, tapi saya waktu itu gak disana, jadi denger ceritanya aja. pas pulang dari sana paman saya langsung nyesel banget karena baru sadar kena bujuk rayu penipuan, yang jelas sekarang kompornya ada di saya niiiih, paman saya selain sebel, juga nggak tau mau dipake buat apa. jadilah hadiah perkawinan buat saya. hehehe lumayan deh dapet gratisan gpp hasil di tipu asal bukan menipu, tapi alamak, susah banget ya cari panci pasangannya, walaupun tertulis bisa menggunakan panci apa saja dengan kriteria stainless steel dan khusus kompor induksi, ternyata nggak semua panci dengan kriteria itu bisa dipakai. kata salah satu pelayan toko panci yang saya temui, waktu itu ada customer yang mengembalikan pancinya karena tidak bisa dipakai di kompor induksi walaupun di pancinya jelas2 ada tulisan “induction pan” dan “stainless steel”. Waduh saya jadi ngeri beli tapi nggak bisa dipakai apalagi harganya nggak murah untuk ukuran panci, saya tes aja panci import yang sudah ada di rumah orang tua saya terbuat dari stainless steel diameter 20 cm, tapi nggak bisa juga, mungkin karena pancinya memang berat sih, tapi jujur aja saya jadi takut beli panci pasangannya karena takut nggak bisa dipake dengan kompor AOWA itu, kecuali dari toko bisa memberi jaminan barang bisa dikembalikan. wah ngomongin pancinya aja pusing kepala, plus listriknya mahal buanjet. Sempat terpikir beli lagi panci dari AOWA biar gak susah2 nyari. hahahhaha. tapi malah nanti saya malah masuk jebakan betmen. hehehe mending ganti kompor deh. Nah lagi browsing2 panci induksi aowa ini, nyasarnya ke artikel ini. Wuih walau bukan saya yang terbujuk rayu AOWA dan sejenisnya, tapi jujur jadi sebel banget sama strategi2 penjualan yang kayak gini nih. Orang kok usaha tapi kayak nggak punya hati aja sih, apalagi sampai merugikan orang lain… bagus deh saya ketemu artikel ini, saya udah gak napsu cari pancinya. saya gak tau deh tu kompor mau diapain ya hahahha

    by indira on May 29, 2012 at 16:36

  147. hiks..hiks.. baru nyadar qlo saya juga korban,,tp yang lalu biarlah berlalu.. ambil hikmahnya aja.. lain kalee,, no.. untuk promosi2 begituan,, pantasan waktu itu hati saya kurang enak walaupun sudah terima hadiah,, BANGSAT juga nich proDUK..kenapa sich Mal mau menerima keberadaan mereka? dah dapat komisi ya??? FUck lah A…

    by chaca on May 29, 2012 at 18:48

  148. sore tadi istri sya blanja sendirian d plaza medan fair/caerfour… istri sya jga knak bujuk rayu para sales AOWA tsb..untungnya istri sya gak bawa uang byk n gak ad kartu kredit…hanya 100 rbu la yg mreka mnta untk tanda jadi.. sya brsyukur bgt membaca artikel ini lau tdk apes bgt dech…

    by thirta maulana on Jun 11, 2012 at 19:43

  149. itu bukan teknik marketing tp memang penipuan, pura2 menelpon kepusat itu kan sd menipu, krn sy juga pernah berhadapan dgn org seperti itu, untungnya ngak ketipu krn logika sy kok…begitu mudah dapat hadiah……terus kenapa hrs ada pembelian, teknik mereka mempengaruhi tp dengan jalan membodohi masyarakat.

    by suriani on Jun 28, 2012 at 16:41

  150. Awal Juni 2012 saya baru saja kena bujuk rayu dari marketing yg tekhnik jualannya sama persis dengan Aowa. Bedanya nama produknya adalah ALVANO. Sementara marketing yg satu sibuk melakukan demo, marketing yg lain sibuk minta KTP & CC. Persis banget dgn Aowa dari tahap awal sampe tahap akhir. Hal ini sudah saya submit ke BPSK berikut Kompas online untuk tindaklanjut dari praktek marketing.

    by Rosa on Jul 2, 2012 at 23:38

  151. bagi korban yg berdomisili di PALEMBANG. silahkan hubungi saya 0852 6722 2212 jowari, mari sama2 kita laporkan penipuan AOWA.
    email jow22221@yahoo.co.id

    by jowari on Jul 15, 2012 at 12:40

  152. tdnya saya mau membantu uwak saya menjual kompor induksi ini, begitu saya surfing internet dan membaca artikel blog ini.. wew!! wow berarti uwak ku itu ketipu dong, pdahal gw dsuruh membantu menjual kompor induksi ini. tdnya baru aja mau gw masukin d tokobagus.com dan berniaga.com .. dan harga yg dtawarkan krng lebih 2 jt – 2.5 jt lah.. tp ketika membaca artikel ini jadi ragu saya menjualnya.. cuma saya mau bertanya aja deh bagi yg sudah membeli dan menggunakan kompor induksi ini?? sebenarnya kompor ini bisa d gunakan gag sih untuk memasak.. y walau saya tau ada kompor induksi, karna drumah mertua saya d camp chevron, itu smua fasilitas kompor nya pasti pake kompor induksi ini.. cuma saya gag tau merk yg dpakai itu apa??

    by ferly on Jul 17, 2012 at 20:12

  153. asem bngt td saya kena tipu dengn seles yg menawarkan dpt gratisss,,,padahal ud curiga tp ga tau ngikut aj ma tu seles…saya ga iklas dunia akhirat semoga aj mereka tidak d terima amal ibadahnya dan keluarganya menderita sampai cucu2nya karna sudh bikin saya kena tipu……dengn sush paya cari uang deng mudahnya mengeluarkan,,,,semoga tu seles2 penipu d timpah musibah slama2nya.ingtlah akan ada karma yg berlaku,,carilah uang dg jln halal…..

    by aciehdudy on Aug 7, 2012 at 23:26

  154. sya jg bru td siang tertipu dan ATM sya smpat d swipe.. Apakah stlh itu saldo d ATM kita bisa diambil oleh mereka atau cukup sampai di toko itu saja saya tertipu?? mohon sharingnya ya dari pengalaman yang sudah2..

    by freeze_b on Aug 9, 2012 at 04:47

  155. Ngebaca model tipu daya sales kompor Aowa ini cukup mengasyikkan…pas diakhir tulisan, eh rupanya beduk tanda berbuka puasa pun berbunyi… :D

    by Aidil GD91ITB on Aug 10, 2012 at 08:25

  156. saya juga korban nie …

    2 juta melayang cuman untuk kompor listrik doank (saya lupa merknya), sampai sekrang pun tuee kompor gg saya pakai,
    ngeliatnya aazzz udh bikin saya sakit hati,
    sebel banget dachhh kalau ingat ingat lagiee…..

    by mellisa on Aug 17, 2012 at 07:48

  157. sama juga gue dua kali kena tipu pertama pakai uang muka 300.000 melayang waktu itu dapat tv bonusnya tambah mesin penghisap debu dan kedua untung baru saya ingat bahwa sales ini penipu.
    tempat mall lembuswana samarinda ,kaltim

    by Darzad on Aug 18, 2012 at 04:28

  158. padahal 2 tahun lalu aku sangat pengen kompor ini. karna masih ngekos dan gak begitu butuh jadi gak beli. nah sekarang uda punya rumah sendiri keinginan muncul kembali. awalnya mau cari yang merk aowa melalui shurfing di internet malah mebemukan artikel ini maka pilihan lansung ubah haluan. meskipun sebelumnya saya sudah menyediakan budget 4jt untuk tu kompor. ternyata harga di ebay jauh lebih murah dan transaksi dilindungi oleh paypal. ternyata cukup dengan 400rb sudah bisa memilik kompor induksi satu tungku dan sudah termasuk ongkos delivery nya. selanjutnyax sebagai pembanding saya jalan jalan di stand carefure disana harganya jga 500rb an gak sampai jutaan.
    jadi saran saya jangan mudah tergiur dengan tawaran barang high tech atau limited. sebaiknya lakukan crosscceck lewat internet jika mendapat tawaran.

    by arief on Aug 18, 2012 at 04:48

  159. saya juga pernah tertipu sekitar 2 minggu yang lalu.. saya benar2 kesal tuh smaa salesnya… kalo bisa, mau gue keroyok tuh sales biar mampus skalian… tepatnya di mall mangga 2 nama standnya Ho-Shin dan nama produknya horven, wah gaya bahasanya pun sama persis sama yang ada di blog ini… hati2 ya tmen2 biar g ketipu sepertiku… hiks. hiks.. maksih bnget ya mas zikri atas infonya…

    by ilsa on Sep 1, 2012 at 08:59

  160. saya juga sempat ketipu tuh. lagian kan saya bukan orang asli jakarta dan memang seumur2 tuh blm pernah dapat hoki kek gitu. caranya persis sama, nawarin barang, isi daftar tamu, minta nyabut kupon trus isinya menang. trus sok tlpn sana sini lah, sok meragukan gw gitu. ujung2nya gw disuruh beli barang itu satu biji, harga paling murah 4,7juta. ada home theather BESTRONG merkx, harganya 5,8juta. mak saya di kampung udah kesenengan pas saya bilang. dia juga udah bilang beli aja, soalnya setelah ditotal, hadiah saya yg jumlahnya 5 buah itu bisa jadi 10juta menurut harga mereka. untungnya ATM saya semua lagi kere dan gak bawa duit. sempat nyesel juga waktu itu diambil 50rb buat fax ‘(maklum masih kaget gitu).. tapi saya relakanlah. saya sih sempat foto mas2nya, trus minta fotocopy KTPnya.cuman udah males gitu ngurusinnya. saya cuman doa, besok2 dia kena batunya.

    malamnya saya pulang, saya tanya tante saya, kata dia itu mah penipuan. jiiaaahh… sayang donk duit saya yg 150rb buat DP. SIAL TUH ORANG!! setelah saya searching ternyata hometheater itu ada yg jual cuman 1juta!! UNTUUUNNGGG….!!! cuman rugi 150rb. drpd 5 juta?? saya juga coba cari nama toko mereka, gak ada tuh terdaftar. ckckckck…. cara2 manusia jaman sekarang untuk bisa dapat sesuap nasi emang makin hari makin ajaib yak. semoga tak ada lagi yg tertukar.

    saya mau tanya donk, itu tokonya yg dekat pintu keluar selatan ITC CEMPAKA MAS bukan? saya kenanya disitu kemaren.

    besok2 saya kesitu lagi, saya mau isenging ahh… hahahahaha

    by dechy on Sep 5, 2012 at 20:18

  161. waduh kemarin yang seperti ini beroperasi di superindo kalimalang , adik iparku kena 3 juta, abis tu gaji, bisa2 nya suruh beli barang2 elektronik gak bermerek sampai segitu mahal,padahal seumur2 anak kost mana ada niat buat belaja gituan ! terlihat garansi nya PT ROYA* MANDIR* di daan mogot, si sales suruh tanda tangan materai pembelian lagi, pinter tu gerobolan penjahat !

    Yah buat yang lain, hati2 jangan jalan sendirian di mall atau pusat perbelanjaan , penipu mengintai.

    Terima kasih banyak informasinya, sangat berguna !

    by Lunatic on Sep 7, 2012 at 10:17

  162. ternyata sampe sekarangpun tetep sama modusnya, dan alhamdulillah duit saya bisa kembali lagi…setelah bawain aparat ke tokonya ;D

    by Reza on Sep 12, 2012 at 09:47

  163. sekedar info….. karena nama AOWA sudah mulai tercium bau nya, sekarang mereka sudah melakukan perubahan nama, tapi masih ada juga yang masih menggunakan nama AOWA, nama baru product nya adalah KUCHE, di medan (medan mall, medan fair dan deli plaza), pekan baru di (Mall SKA) dan lain-lain.

    by Agung on Sep 17, 2012 at 09:13

  164. Sama ky Dechy, sy juga rugi gr2 DP, 250rb lg…
    Untunglah drpd rugi lebih banyak…kebetulan juga saat itu dompet dan ATM sama2 kere.

    Ketipunya gr2 tergiur dengan hadiah undiannya yang berupa laptop dan kamera. Baru nyadar kalau itu penipuan ketika hasil undiannya malah dapat kompor listrik yg mahalnya sama ky harga laptop itu sendiri *haduh bodohnya :’(

    Ide bagus tuh Dechy, kalau ketemu yg ky gitu lagi ntar diisengin aj ah biar kapok :D

    by Ira on Sep 25, 2012 at 20:14

  165. Wah, family baru kena juga, kena di medan mall, medan
    Seperti yg saya baca di atas, ada yg blg bukan penipuan,

    Ini jelas bs dikatakan penipuan, karena pada saat mrka meminjam ktp dan kartu atm, tanpa sepengetahuan kita mrka sudah menggeseknya, .
    ( main nya keroyokkan, jd tanpa sadar kartu kita sudah di tangan nya, dan sales yg lain bawa kita ke meja untuk isi data yg lain, . Sedangkan di blkg kita mrka menggesekkan kartu kita tanpa sepengetahuan kita, )
    Hati2 juga dengan kartu debet sekarang yg berlogo visa / mastercard, karena tanpa pin mrka pun bisa menggeseknya,.

    Skrg lg di proses pembatalan, karena sisa nya blm mau kami bayar, .
    Nanti saya kasi kabar selanjutnya

    by Erick victor winata on Sep 26, 2012 at 22:40

  166. Penipuan atau apalah namanya..
    yang jelas Trik Marketing seperti ini ada Positif dan Negatifnya tergantung personalisasi marketing nya sendiri..

    beberapa hal positifnya :

    # HARGA :HARGA YANG MAHAL MENINGKATKAN EGO ANDA.
    beberapa konsumen tidak keberatan untuk harga yang mahal.

    # KOMUNIKASI : Seolah mendapatkan teman baru yang sangat dekat dan cukup berarti, sehingga Pembelian terjadi atas dasar ENGGAN.

    #PERHITUNGAN LEBIH: Dengan pembelian 1 Produk, mendapat BONUS+BONUS+BONUS+BONUS+dll.
    saat terkejut manusia akan lupa segalanya, dan hanya memikirkan BONUS-nya.

    masih soal harga :ada yang gratis + ada yg bayar, ini system subsidi, dan system borongan tapi mungkin cara penyampaian nya yang salah..
    atau apakah mereka yang lebih pintar daripada anda.. (akui saja jika)..
    lagipula mengapa anda terlalu berharap pada sesuatu yang gratis ?
    bayangkan, jika gratis semua, mereka dapat apa ?

    #apa bedanya dengan tabungan berhadiah ?
    #apa bedanya dengan perhitungan cicilan kendaraan ?

    JIKA ADA YANG PERLU DISALAHKAN :

    SALAHKAN “TARGET PENJUALAN” yang menekan mereka.
    alias ketentuan perusahaan yang menekan karyawan.

    jangan pojokkan mereka yang bekerja, mereka hanya pekerja, untuk menyambung hidup keluarga,
    lihat mereka yang bekerja, hargai usaha mereka, mereka hanya mencari nafkah..

    jika anda memiliki usaha, maka mereka (sales) seperti itulah yang dapat memajukan usaha anda.

    saya pernah bekerja untuk Metrowealth,
    saya cukup bangga, karena mendapatkan banyak hal;
    bekal pola untuk usaha, interaksi external dan internal, sales scenario, kerjasama tim, dan banyak hal yang mengubah sudut pandang tentang segala hal.
    khususnya : menjadikan semua hal yang biasa menjadi luar biasa, dan membuat segalanya jadi mungkin.

    salam kenal dan salam praktis.

    Apabila comment saya berlawanan dengan anda, maka harap maklum, kita berbeda namun tetap sama (sama-sama cari nafkan)

    by RIANPULSA on Oct 3, 2012 at 10:28

  167. Kapok…,huaaaa(sedih), kemaren aku kena teknik/trik penjualan yg sama persis kayak gini di ITC Kuningan…, 6 juta melayang.uasssyyyeeeeeemmmm.
    mereknya KAZUO.
    bulan ini mereka lagi ada launching produk di blok M square.

    by Anie on Oct 3, 2012 at 11:45

  168. ahhhhhhhhh bru tadi kena tipu..
    kisahnya sama persis.. dengan link ini
    http://penipuan-jonasolution.blogspot.com/2012/09/penipuan-jona-solution-berkedok-hadiah.html inget jgn mw ikut permainan mereka.. dikepung trus kbanykan cuap2 ampe kita ga sempet mikir sempet curiga sih tapi.. 200 ribu melayang.. dan inget semua yng mreka obrolin/koment/celetukan/pujian/kaget/terkejut itu semua SANDIWARA.. udah di setting deh spertinya.. sekarng mreka mangkal tuh di ITC PERMATA HIJAU..

    by aje on Oct 18, 2012 at 20:44

  169. Alvano sama gak ya ma AOWA???
    coz saya sdh beli ozon stelizer dgn harga 3jtan & berhadiah induction cooker & lunassss. Saya beli karena saya fikir berguna buat sterilin perl. makan baby & sayuran.

    Masih ada lagi saya sdh ngasih DP 2jtan lebih (pasnya lupa) buat kompor induksi 3 tungkunya yg saat itu lg turun harga jadi 7jtan (awalnya 14 jtan lebih & krn katanya saya sdh member jd dpt diskon) itu juga dpt bonus 1 set panci stainless stell (ada 14 unit, emang lumayan bgt saya lagi nyari panci & lgsg aja saya bawa pulang) & masih ada lagi bonus double pan (sejenis happycall tapi ukurannya lbh gede, klo ini sengaja gak saya bw pulang dulu toh saya msh punya happycall asli). jadi untuk kompor induksi + double pannya bisa saya ambil klo saya dah bayar 5 jt (sisanya)

    Haduuuhhh saya bingung untung gak ya klo saya tebus 5jt untuk 2 unit barang itu (kompor induksi + double pannya) mana sblmnya saya dikonfirmasi klo dlm minggu ini saya lunasin trus saya dapat air purifier juga seharga 3,8jt……gubrak koq bisa ya produsen obral bonus2 segitu banyaknya.

    butuh saran yg menguntungkannya niy……

    by Putri on Oct 31, 2012 at 14:18

  170. AOWA emang tukang tipu, di Bontang pernah mereka buka stand di Bontang plaza. cerita diatas persis yang saya alami, alhamdulillah saat itu saya tidak bawa credit card. Mereka minta DP ke saya, alhamdulillah uang di dompet juga pas pasan. Akhirnya saya meninggalkan stand dan wajah mereka kecut semua.

    by Yuliani on Nov 8, 2012 at 22:17

  171. iya tuh
    jangan percaya.. n segera kabur aja….

    by ria on Dec 8, 2012 at 21:12

  172. hati2 aja..jika ada penawaran kayagituan…kabur aja…..

    by ria on Dec 8, 2012 at 21:17

  173. Sama persis ,ana jg kena tipu .tp nyadarnya udah byar 3 jeti an hehe….
    Pas di rmh , ana ma suami bengoooong….( kok bisa kena ya ) …
    Cuma waktu transaksi mrk bilang kalo ga butuh nanti 3 hari lagi mereka mau beli brg trsbut dg harga normal sekitar 5 jeti an ….
    Semaleman kita muter cari cara gmn caranya uang bs balik ( secara wktu cek harga brg di toko ternyata cm 300ribuan .)
    Akhrnya paginya kita balik k tmpt tersbt ,lalu kami ngobrol untk memastikan bhw ini bukan penipuan dan mrk 2 hari lagi mau buyback brg trsbut ( tp percakapannya kami rekam pake camera ) .
    Di hari yg ditentukan ana balik ke tmpt tersbt ( suami luar kota lagi ) .jd ana sendirian ma baby .
    ( nekad pokok e ).
    Ternyat oh ternyata …… stand mrk sdh bersih !!!!!
    Ada stand yg mirip tp mrk ga ngaku kalo satu komplotan ,tp stlh aq bilang aq punya rekaman Dan akn lapor police , mrk lsg kasih info kalo stand trsbt pindah ke mal xxxxxxx .
    Aq lsg cabut az sambil bw barangnya.stlh nympe aq lsg ngomong k satpam kalo aq kena tipu Dan org2 yg aq tunjuk jgn sampe keluar mal … ( kebanyakan nonton pilem detektif ,sooo nyuri ilmu dikit ) :-)
    Setlh sedikit adu mulut ,alhamdulliah uangq kembali 100 persen ….( tp dg syarat aq harus hapus rekaman )gpp lah yg penting uangq balik , lagian aq jg ga niat lapor police , habisin waktu !
    Smg ga da lagi yg ngalami penipuan …….. :-)

    by ummu on Jan 5, 2013 at 15:06

  174. ya memang betul modus yg dilakukan AOWA seperti itu,berbau PENIPUAN.sy selaku mantan sales AOWA merasa menyesal sempat kerja disini walaupun hanya 1 bulan.tiap hari kerjaan mereka hanya menipu org dgn iming2 BONUS yg terbatas dan tidak semua org dapet,padahal tiap pengunjung yg dateng pasti dikasih kupon bonus yg sama.dasar pekerjaan LAKNAT anjing.yg saya harap bapak/ibu yg sempat tertipu semoga kedepannya dapat pembelajaran dan semoga ALLAH SWT dpt melipatgandakan rezeki kita kedepannya amiiin.

    by m.yusuf on Jan 7, 2013 at 12:34

  175. pengalaman saya tahun 2006, persis banget seperti pak rahmat zikri. tapi pemancingnya minyak goreng 1 atau 2 liter gitu deh…alhamdulillah ga kena jebakannya cuma waktu itu gondoknya (setelah saya yakin ini akal-akalan dan saya sedang tidak butuh alat yang ditawarkan)pas saya pengen keluar dari tokonya tapi diajak ngomong aja, akhirnya langusng cabut ga pake say thanks buat penjelasannya, capek ndenger ngomongnya panjang banget. :)

    by aisyah on Jan 14, 2013 at 13:20

  176. emang tuh para penipu masih aja beraksi sebenarnya bukan cm produk merk itu tapi banyak produk2 yg dipasarkan dg cara seperti itu ,saya pernah ketipu dg produk kesehatan yg sering ditawarkan di mal2 ati2 mrk awalnya menawarkan periksa gratis cholesterol ato yg lain ,stlh kita dduk itu para sales penipu mempengaruhi kita dg segala ocehanya ,sampai akhirnya jg sama menyodorkan undian berhadiah selanjutnya sama dg cerita diatas….saya salah satu korban nya dan saya skrg anti pati kl ada sales yg nawar2i hadiah gratis di mal ,pokoknya jangan ditanggepin kl perlu tonjok aja mukanya ,berapa banyak tuh yg udah mrk tipu
    gimana ya peran YLKI ,saya jg rasanya kl liat orang yg duduk di konter mrk pengen tak bilangin jangan tergoda dg para penipu langsung aja di tonjok mukanya yg banyak omong itu

    by lies ratnawati on Jan 21, 2013 at 09:11

  177. Ikhlaskan saja karena di dalam harta kita terdapat haknya fakir dan miskin. Doakanlah yang terbaik buat mereka, jangan nyumpahin malah nanti tambah jauh tersesat.
    Kalau memang butuh ya dibeli kalau dirasa mahal dan imposibel g usah dibeli.
    Kalau kita kaya raya dan harta berlimpah beli aja kalau perlu ditambah tips itung2 sodakoh.
    Saya punya paman yang cukup unik kalau ada yang menawarkan harga produk cukup mahal, malah dia bilang ternyata disini murah ya, tentu saja sang penjual tambah semangat menawarkannya. Tapi ujung2nya ga jadi beli dengan alasan sudah beli dengan harga yang lebih mahal dan belum dipakai. Ada empat fase paman saya kalau ditawari sesuatu yang tidak direncanakannya: didengarkan, balik memuji, dan tidak jadi membeli kemudian pergi cuma anehnya beliau kadang2 sebelum pergi memberi uang walau sedikit katanya untuk beli bakso atau apalah. Kalau ditanya mengapa katanya kita tidak boleh mematahkan semangat kerja seseorang mungkin dia belum punya kesempatan menemukan pekerjaan yang lebih baik.

    by Tukang Sayur on Jan 27, 2013 at 02:17

  178. baru kemarin sore ambil hadiah rantang vacuum stainless steel. trus selanjutnya sama persis dengan cerita diatas. cuma ini mereknya kuche. saya gak beli, trus langsung nawarin barang yg lebih murah, saya tetep gak beli, harganya gak masuk akal, kompor 6,7 jt, padahal yg merk modena aja cuma 4 jt an, ternyata setelah browsing ada merk elite cooker 1,75jt.

    by angga on Feb 11, 2013 at 11:07

  179. wah kena deh.brapa sih harga masager pijat tu ma kmpor listrik 2 tungku..q bru kluarin 500rb.tp nebus alat pijit 3.7…

    by nino on Feb 19, 2013 at 06:35

  180. nyangkut di artikel ini gara-gara googling pake kata kunci kuche, kartu kredit.
    Saa dapet undangan ngambil hadiah via pos, elegan dan formal banget, tapi khawatir ada unsur penipuan. Sepertinya ga saya ambildeh setelah baca artikel ini.
    Btw, ceritanya hampir mirip tante saya, waktu itu dia datang ke saya sambil nangis-nangis karena dia bilang dihipnotis di salah satu pusat perbelanjaan di daerah depok.
    Cerita persisnya ga tau, tapi intinya diluar kesadaran dia jadi ngeborong barang-barang eletronik yg ga penting seperti dvd player, rice cooker jam tangan dsb. Modusnya sama undian dan hadiah gitu deh.
    Ngedenger begitu spontan saya ajak temen-temen sekitar 4 orang yang kebetulan wartawan lokal bawa balik barang belanjaan tante ke mall.
    Sampe di mall, sales-sales yg masih muda dan keliatan cupu-cupu banget itu kita omelin abis sampe mengkeret. Soalnya kita baling mau kita laporin polisi sambil kita kita foto-fotoin stand nya. Udah mah tampang temen-temen saya emang sangar dan terbiasa ngintimidasi orang.
    Pas keliatan udah dowm banget, baru kita minta dia balikin duit tante saya sambil nyerahin semua barang yg ga jadi dibeli.
    Di perjalanan pulang si tante ga lupa ngucapin terimakasih sambil nunjukkin jam tangan yang diem-diam ga dia balikin dengan alasan buat kenang-kenangan karena mau dihadiahin buat suaminya.
    Saya cuma bisa nyengir sambil nepok jidat plus ngeluh dalam hati “dasar ibu-ibu… ga pernah mau rugi..”

    by adi on Feb 19, 2013 at 16:26

  181. Baru aja beli kompor induksi + 1 set peralatan masak (14pcs) + Ozone Sterilizer seharga 6jt…kira2 semua barang itu kalo ditotal harganya kurang gak ya dari 6jt? G dapet undangan dari Kuche (lewat Bank Mega) untuk ngambil tempat makan stainless steel…apa g udah ketipu ya?

    by Elvlar on Feb 22, 2013 at 22:26

  182. seperti sindikat penipuan ini.. semoga Tuhan membalas semua perbuatan mreka, pembelajaran bagi kita, anw ibu saya kena 8 juta. Gusti Allah mboten sare!! rejeki mreka segitu2nya, dan semoga yg ditipu digantikan dg yg lbh baik. amiin

    by shocked on Feb 26, 2013 at 17:30

  183. Buat yang komen kl ini bukan penipuan karena sama-sama cari uang, nafkah : Maling juga ngomong yang sama kok.

    Produknya kompor induksi ga ada salah sih,
    tapi yang salah yang jualan, janjiin watt cuman 200w, bisa dibuyback, gesek kartu tanpa sepengetahuan, minta tanda tangan dalam kondisi pembeli membingungkan, Dapat HADIAH Doorprice , dapat bonus seabrek, masuk iklan, dll dan kalo kerjasama dng bank “VISA” n “MASTERCARD” .. damn stupid.. not one of them is true

    menurut gue itu adalah trik2 PENIPU (Scam) bukan MARKETING !!

    Marketing is not about lie.. Bicara kebenaran, beri servis yang memuaskan, tidak ada yang ditutup-tutupi, garansi, aftersales, dll.

    jadi kepuasaan bukan 30 menit saja pada saat konsumen di “prospek” tapi kepuasan adalah seterusnya setelah sampai dirumah, mencoba peralatan tersebut dan akhirnya konsumen merasa sesuai dengan harga yang dikeluarkan.

    Bukan dengan setelah pulang kerumah maki2.. dan tulis di blog kl kena tipu…

    saran untuk buyer.. belilah barang sesuai dengan kebutuhan saja, jangan tergiur dengan hadiah dan iming-iming lainnya.. dan terutama carilah trusted brand..

    By the way ada yang tau siapa importir AOWA di Indonesia ? apakah orang Indonesia juga yg running bisnis ini ? — Saya kok gak yakin ya –

    by Anti Scam on Mar 12, 2013 at 01:01

  184. Akhir bulan Januari 2013 saya bersama istri mampir ke Summarecon Mal Serpong untuk mengambil hadiah berupa tempat makan KUCHE sesuai dengan undangan dari Kartu Kredit Standard Chartered Bank. Saat itu kami di layani oleh petugas sales yang bernama Hermawan. Kami di jelaskan mengenai produk utama Kuche yaitu kompor induksi, ada yang 1 tungku, dan ada yang 2 tungku. Akhirnya kami memutuskan membeli kompor induksi 1 tungku dengan harga Rp 2.680.000,- dengan bonus 1 set panci mengingat betapa praktis kompor yang bisa di bawa kemana saja karena bobotnya yang tidak terlalu berat dan minim perawatan serta aman, setidaknya itu yang di jelaskan pada saat transaksi, apalagi di berikan kemudahan lewat cicilan 0% untuk 6 bulan.
    Akan tetapi, setelah dilakukan transaksi, baru kami diberitahukan jikalau kompor induksi ini harus indent, pada saat itu kami di janjikan bulan depan barang bisa tiba di Indonesia, dan apabila hingga 2 bulan pihak Kuche masih tidak bisa menyediaan barangnya, uang konsumen akan di kembalikan seutuhnya. Saya ingat betul kalau ada surat pernyataan yang di tandatangai.
    Akan tetapi, ketika lembar tagihan kartu kredit datang, yang di tagihkan bukan berupa cicilan, melainkan tagihan full untuk 1 unit kompor induksi. Saya tidak mempermasalahkan di cicilan atau bayar full, akan tetapi ini sudah berbeda dengan apa yang di janjikan oleh pihak Kuche. Pada saat itu saya coba menghubungi salesnya, yaitu Hermawan di nomor 081563500960, beliau malah menyarankan supaya tagihan full itu di abaikan saja, dan barang masih belum tersedia. Beruntung saya masih memiliki akal sehat, tagihan perbankan tidak akan mungkin bisa di abaikan, karena ini sudah melibatkan pihak ketiga, dan mereka melaksanakan wewenang sesuai dengan kesepakatan pihak terkait, dalam hal ini Kuche untuk menagihkan kepada konsumen.
    Hingga saat ini, dimana telah lewat 2 bulan dari tgl transaksi, (kami transaksi di tanggal 25 Januari 2013, nomer Sales Order KU-A 00810). Tidak ada kejelasan mengenai produk yang kami beli. Saya coba menghubungi Hermawan, dengan berbagai alasan beliau berkelit dan menyalahkan aturan izin import, birokrasi pelabuhan, dan pada akhirnya entah dari mana beliau mendapatkan data kalau sudah coba di kirimkan ke rumah tetapi tidak ada orang di tanggal 5 February 2013. Saya mempertanyakan kenapa tidak di telefon dulu ketika mau di adakan pengiriman, dan saya langsung cek ke security perumahan, kebetulan saya tinggal di cluster dan setiap aktifitas keluar masuk mobil/motor selalu tercatat, ternyata tidak ada tamu atau kurir yang bertujuan untuk menuju ke rumah saya pada tanggal yang di sebutkan oleh sales Hermawan tersebut.
    Hingga saat ini, telefon Hermawan masih aktif, tetapi tidak di angkat lagi, saya coba sms, dengan penyampaian “apabila memang tidak bisa mengirimkan barangnya, balikin saja uangnya, seperti yang di janjikan ketika berjualan,” tidak dibalas. Saya coba telefon dengan menggunakan nomor lain, di angkat, dan setelah tau saya siapa, beliau menyatakan akan di cek ke kantor pusat, tetapi tidak membuahkan hasil. Di nota penjualan terdapat nama PT Mega Permata Abadi dengan telefon 021-91983449, ternyata juga tidak bisa di hubungi.
    Apakah benar, apabila saya nyatakan kalau ini adalah modus penipuan? Apakah YLKI bisa menampung kasus penipuan seperti yang kami alami? Saya bukan orang hukum, tidak mengerti apakah ini masuk kedalam pidana atau perdata. Jika memang di perlukan, saya rasa bisa di tindak lanjuti. Dan saya percaya masih banyak korban lain yang mengalami hal serupa.
    Berhati hatilah terhadap PT. Mega Permata Abadi.

    by Anton on Apr 11, 2013 at 16:11

  185. iya, adek saya juga ketipu padahal TNI hehhee, dan walaupun kompor listrik nya dipake tapi ibu saya bilang paling males kalo bantu masak di rumah adek udah panas nya lama sehingga masakan mateng juga jadi lama, belum lagi listrik nya lumayan tuh

    dari uraian di atas banyak yg keluar uang 7 juta, 5 juta dll padahal duit segitu bisa buat beli barang yang bagus dan lebih berguna contoh dengan 6 juta bisa beli kulkas baru, kompor gas baru, mesin cuci baru … orang yg komen itu hanya taktik dagang karena mereka gak ketipu jadi gak bisa rasain

    by Reva on Apr 12, 2013 at 07:35

  186. Jadi ingat pengalaman beberapa tahun lalu di PA (Plaza Andalas Padang). Ceritanya mirip2 ama artikel, saya dikeroyok ama empat sales. anak2 saya 5 & 3 tahun dibujukin, dikasi mainan biar nggak rewel minta cepat2 pergi dari stand. Yah.. saya dapat hadiah 1 kompor asal mau beli Alat penyaring air mineral seharga 7,8jt. Karna punya kartu kredit dapat diskon jadi 5 jutaan, trus karna punya atm berlogo visa diskon lagi jadi 4jutaan, karena masih ragu2 dikasih 1 set peralatan masak yg katanya seharga 2.5jt. Kalau ditotal barang2nya seharga 18 jt-an… bisa dibawa pulang cukup dengan membayar 4jt-an… waw… sebenarnya saya agak ragu2, nggak mungkinlah org tsb mau rugi , tapi saya memang tertarik ama penyaring air mineralnya, hingga saya pengen juga beli, karena dari beberapa merk yg saya tahu harga penyaring mineral tsb bisa 4-7 jt. Lagi mikir2 begitu tiba2 saya kaget jam udah menunjukkan jam 3sore. saya buru2 pamit, saya bilang shalat dulu, ntar balik lagi. Eh.. sama mereka dilarang.. selesaiin aja ini dulu bu, kan wkt shalat masih lama.. enak aja.. ashar aja jam 3.30 . Saya buru2 pergi kemushalla yang tempatnya nggak jauh dari stand mereka.. Selesai shalat, fikiran tenang.. anak2 minta pulang dan saya pun malas balik lagi ke stand mereka. Sampai dirumah saya langsung browsing ttg kompor AOWA, ya ampun.. saya kaget dengan berita2 yang saya baca. Saya juga khawatir sama kartu kredit yang sempat dipegang2 oleh mereka, akhirnya saya telp 14000 dan saya disarankan buat blokir aja karna bisa saja dimanfaatkan sewaktu waktu..

    by titin on Apr 16, 2013 at 10:40

  187. @ Elvlar, samaaaaa….aku ditawarin microwave harga 7,9 juta, katanya anti-radiasi. Aku bilang aja, aku enggak butuh microwave.
    Laen kali kalo selain Advance yg ngasih hadiah, ogah lah aku ambil, udah buang waktu, buang ongkos, masih harus keluar duit jutaan pula.
    Akhirnya karena ada produk vacuum cleaner robot mereka yang kebetulan aku pikir nantinya bakalan aku butuhkan ( tapi masih ragu soal kualitas ), jadi akhirnya aku nego harga sama marketingnya. Untung aja aku belinya 3,5 juta ( dikasih diskon 50% ), kutawar dari harga 4,228,000, ternyata vacuum cleaner itu dijual di toko online 88 cuman 3,9 juta. Harga bandrolnya mereka 7,550,000 dan ‘katanya’ di diskon 30% + 20%
    Si sales janji mau anterin barangnya hari Senin kemaren trus setelah telpn2an dia bilang dia harus ke Batam, ada pameran disana. Nah….sekarang sudah hari Rabu, temennya yang katanya mau kirim barangnya ke kantorku ternyata enggak ada kabarnya…. Kartu kredit sudah digesek, barang belum dianterin. Tadi sudah ku telpon ke kantor mereka, katanya delivery itu butuh 1 minggu. Bener2 parah sales jaman sekarang, tidak punya tanggung jawab.
    Laen kali kalo ada tawaran2 macam ini, sebaiknya kalau mereka nawarin macem2 waktu kita ambil hadiah, tinggalin aja langsung. Mendingan ga jadi dapet hadiah, yg penting duit gak jadi keluar, hahahaha…
    Dulu saya juga kena tipu AOWA, sudah sampe tahap pengaduan ke YLKI tapi ya gak ada hasil juga.
    YLKI mah gak ada giginya :(

    by Mia on May 1, 2013 at 12:16

  188. sy bulan April ini juga kena tergiur oleh bonus2 hadiah yg banyak dari product KUCHE, lagi2 terlalu mengedepankan napsu bkn akal sehat…

    saya pikir product kompor 1 tungku dari KUCHE (yg katanya asalnya dari jeman ini) praktis utk dibawa kemana2, dengan iming2 hadiah bed cleaner (wkt itu pas jg, krn sy memang sedang cari vacum cleaner, ini dikasih gratis) dan ditambah lagi 2 buah lunchbox, huufftt.. (tambah senang bukaann), akhirnya melayang uang 2.950.000..

    kalau masalah deal belinya, saya sadari memang ada faktor kecerobohan saya dan napsu akan bonus hadiah, tidak teliti sebelum membeli, tapi yg saya kecewa, setelah sampai dirumah ternyata kompor gk bisa dipake karena daya nya terlalu besar 2200 watt, padahal wkt diterangkan product watt nya cuma 450 watt, nyatanya rumah saya yg berdaya 1300 watt juga anjlok2 terus listriknya wktu pake kompor KUCHE itu, akhirnya kompor tergeletak saja..

    untuk masalah daya ini saya merasa benar2 tertipu… tapi apalah daya nasi sudah menjadi bubur, skrg tinggal bagaimana caranya agar bubur itu tetap enak utk dinikmati, yg pasti saya sangat belajar dari kejadian ini, benar2 pengalaman yg sangat berharga

    ini murni utk pengalaman dan pembelajaran saya,
    1. hati2 dengan iming2 product berteknologi tinggi dari negara2 maju
    2. pikirkan matang2 tentang kebutuhan akan barang tersebut, jgn mudah tergiur dengan hadiah yg byk
    3. searching ttg product tsb, terutama tentang testimoninya
    4. baca doa dulu ketika berbelanja, atau menghadapi tawaran dari sales2 manapun :D

    ada penyakit ada obatnya, kalau memang pihak2 yg berwenang (baca: polisi atau lembaga perlindungan konsumen) tdk bs mengatasi praktek2 dagang spt ini, mari kita bergerilya juga seperti para sales marketing itu bergerilya, kabarkan pesan2 ini kepada keluarga, sahabat, sodara dan teman2 utk lebih pintar dan berhati2 serta penuh waspada

    semoga menjadi pengalaman yg berharga utk kita semua

    by rindul on May 20, 2013 at 16:35

  189. Modus jahat marketing colvern / inextron :

    Menawarkan pemberian gratis dengan alasan promosi kepada pengunjung yang lewat dengan sesuatu yang sulit di tolak (agak keliatan mahal) dalam kasus saya adalah alarm pintu.
    Setelah di terima korban maka Sales akan minta nama dan paraf, intinya agar korban masuk toko dulu.

    Setelah masuk dalam toko Sales senior sudah siap dengan basa basinya dengan tujuan masuk dulu dalam hati si korban.
    Saat korban hendak pamit maka sales lain sudah siap untuk memberikan beberapa amplop doorprize untuk di pilih. ( dijamin isin semua voucher sama! yaitu hadiah istimewa)

    Setelah dikatakan bahwa korban mendapat hadiah istimewa maka para sales pura pura terkejut seperti tidak percaya, sampai konfirmasi ke pusat segala

    Mereka terus bersorak tiada henti membuat korban merasa begitu beruntungnya, bilang “ajak ajak makan dong, traktir ya” dan sebagainya pokoknya heboh banget.
    Menjelaskan selain hadian utama itu korban juga mendapat voucer pembelian yang tak kalah fantastis yang harus di gunakan pada hari itu juga bila ingin membawa hadiah istimewa tersebut.

    Para sales terus bergantian tanpa henti mempengaruhi korban untuk membeli membuat korban sulit berfikir tenang, sales terus bilang kesempatan ini sayang sekali kalau di lewatkan.

    Bahkan bila kartu tidak ada limit pun mereka akan memberikan alternatif, dengan menggabungkan beberapa kartu atau berupa DP
    Bila terjadi penolakan dari korban maka mimik muka mereka akan berubah drastis (sumber lain bahkan ada yang mengatakan sampe berubah emosi)

    by evan on May 22, 2013 at 15:19

  190. Hello Polisi, YLKI, Mentri Perdagangan, dan intansi yang terkait. Masa ada penipuan di Mall-Mall hampir seluruh Indonesia gak engeh…. Kemana selama ini,,, korban sudah banyak.. Hai Korban Korban iHome, kita do’akan, semoga mereka diberi hidayah, dan kesadaran bahwa pekerjaan mereka banyak merugikan orang, sadarkah kalian (para sales), seandainya hal tersebut terjadi pada keluarga kalian, apa yang akan kalian lakukan??

    by Ida Farida on Jun 4, 2013 at 22:16

  191. Siang kemarin saya ketemu dng model marketing kompor halogen shigo. Mirip2 spt cerita aowa ini. Ada sinetron dari 4 sales, telpon ke kantor pusat utk undian dng tulisan super vip, limpahan hadiah dari panci sampai rice cooker juga dapat extra 1 kompor gratis. Ujung2nya membayar biaya promosi 1,9jt. AlhamdulilLah kewaspadaan dan kesadaran penuh menahan saya yg sblmnya sdh diminta mengeluarkan kartu kredit. Ada yg punya pengalaman dng sales kompor shiga ini?

    by Anto on Jun 23, 2013 at 22:00

  192. Tidak lama setelah saya submit comment, jawabannya saya temukan di link berikut: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10150910008711924&id=83608481923&_ft_=fbid.10150910008711924
    so, hati2 baginrekan semua dengan modusnserupa dari sales yg membawa merk apapun.
    identifikasi mudahnya dari bbrp testimoni biasanya mereka membawa barang dng ‘fitur2′ canggih namun… Harga selangit dan brandnya tidak jelas.
    Tetap waspada dan sadar insya Allah akan melindungi kita sebagai konsumen dari praktek2 marketing seperti ini.

    by Anto on Jun 23, 2013 at 22:25

  193. Ntah sial ato apa, hampir setiap masuk mall ketemu aja makhluk ghaib *sales* gituan, sampe dikejar-kejar malah.

    by Rusma on Jul 26, 2013 at 16:18

  194. beberapa bulan lalu saya kena seperti kejadian tersebut..mereka memanggil saya untuk ambil amplop undian mereka bilang tebak tebakkan..saya mencoba coba dan saya mendapat TULISAN VIP PRICE..tak lama kemudian dia memanggil bos nya dan mengatakan saya orang yang beruntung karna hadiah ini khusus VIP (sambil bersalaman)..saya diminta pilih hadiah nya berupa barang atau uang..saya langsung bilang uang saja jangan barang tapi saya diminta keluarkan KTP dan kartu ATM..saya pun menurut saya langs mengeluarkan hal itu.. BOS nya berkata uang bisa cair saaat pameran nanti berlangsung (di LIPPO/HYPERMART KENDARI,SULAWESI TENGGARA)saya tidak setuju dan ingin pergi..tapi kTP dan ATM saya ditahan oleh mereka..dia berkata berapa isi atm mbak, kesni naik apa dan berapa uang spp per semester..saya menjawab dengan jujur (maklum masi polos)..kalu begitu mbak hanya memebayar 7jt bisa mendapatkan uang 44jt..saya langs berkata kepada mereka kenapa hadiah harus dapat bayaran..? mereka mejawab supaya bisa di laporkan ke kantor pusat bahwa saya akan mendapatkan uang 44jt sebgai ganti barang yang tidak diambil dan saya terus bertanya hingga mereka membalik balikkan kalimat diminta untuk menyetor 7jt dan mendapatkan uang kembalian 44jt sebagai gantinya saya tidak mengambil barang..mereka bersikeras mendapatkan uang saya dari 7jt ke 5jt lalu ke 2,5jt supaya saya dapat membeli barang mereka.. entah karena saya terhipnotis atau karena dia melihat penampilan dan gaya mereka yang mewah (pakai tablet samsung terbaru, Blackberry terbaru dan bahkan BOS nya membawa mobil).. saya yang melihat hal itu percaya apalagi datang seorang teman mrka berkata kalau dia abis pulang dari tambangnya dan ingin bertemu dengan mereka..pikirku kala itu “masa ini penipuan kan mereka orang berada lah”..saya menuruti semua inginan mereka tibalah di transaksi uang dan diminta 2,5jt untuk tapi saya berkelak kalu saya dilarang orangtua untuk jajan besar hingga 2jt-an..mereka pun bilang 1,5 sj kalu begitu…
    syaa pun menurut dan di beri kompor listrik..setelah pulang dirumah baru laah saya sadar penuh bahwa tadi itu penipuan secara halus !!!!!!!!!

    by eris on Aug 28, 2013 at 14:04

  195. saya juga mengalami hal yang serupa, doain aja meeka cepet tobat gak barokah buk pak klo kerja nipu orang itu

    by dhytha on Sep 5, 2013 at 19:58

  196. Kena tipu atw gak, itu namanya dagang,
    Jaman sekarang kita semua harus smart,mana ada yang gratis, apapun namanya itu,pasti ada timbal baliknya,
    Intinya selagi ada barang yg diberikan itu namanya bukan penipuan, soal harga sih adalah hak satu pemilik usaha untuk menjual, dan yang. Penting kita sebagai konsumen harus mikir berguna atw tidak barang tsb, bukan hanya karna masalah harga doank,
    Sebagai contoh, kita bisa menemukan sebotol air mineral dgn harga 2 rb , dan bisa saja kita menemukan harga yg jauh berbeda. ,bahkan mungkin sampai 10 x lipat, contohnya di pub atw diskotik atw restoran berkelas misalnya,
    Sorry teman2,
    Saya cuma mw fair aja,
    Namanya jualan, banyak strateginya, yg penting barangnya ada dan,
    Kita sebgai pembeli harus smart doonk,,,,
    Thnk’s

    by be Smart on Sep 26, 2013 at 20:48

  197. astagaaaa.. baru baca nih. ternyata si aowa masih beraksi. Sy salah satu korbannya. Th 2006/2007 sy lupa tepatnya, aowa ada di salah satu mall terbesar di bandung. Persis steategi penjualannya seperti yg diceritakan di atas. Sy tiba2 di kasih selamat dpt hadiah.. Di foto. dan disuruh beli barang dgn credit card saya. jaman kuliah dulu dan sy terlalu gembira karena rasanya saat itu ketidak beruntungan sy sedang bertubi2.. Eh ada yg menawarkan keberuntungan.. Termasuk jd model iklan aowa. dan dengan bodohnya saya bayar.. gesek credit card..
    Yang menyebabkan sy jd berhutang cc krn ga kuat byr. jaman kuliah duit darinanaaa… hahaaaa… pengalaman..
    Dan sekarang kompor alat pijet pengharum ruangan… Ga kepake….ya untuk kawan2 semua.. Hati2 dalam pilih produk. dipikirkan dulu denfan cermat.. Supaya tidak hanyut dalam sreategi marketing penjual dan jadi beli brg ga penting. Tp kl emang perlu dan ada budget ya silahkan membeli…..

    by caecillia on Sep 30, 2013 at 06:31

  198. bajingaaaaaaaan gue baru kena semaleemmm ciiiing,
    bodohnya gue baru baca blok ini setelah semua terjadi.

    smua kronologi sama persis dengan apa yang telah dibahas diatas, dimulai dengan membagikan hadiah gratis trus diajak masuk ke toko suruh milih undian trus dapet kesempatan undian mobil, klo punya visa dan master card dapet lagi 2 hadiah, dan smua hadiah dapat dibawa pulang jika belanja satu item aj yang harganya 9.999.000 dan bodohnya lagi knapa kok nurut aj gue padahal tuch duit gue sisihin dikit dmi sedikit untuk modal usaha, gue nggak tau apakah itu keahlian murni mereka untuk mempengaruhi pelanggan atau mereka punya ilmu hypnotis ato apalah yang jelas kita dibikin nurut aja ma apa kata mereka. jujur padahal meskipun saya ingin bli sesuatu dan mau pake tabungan itu gue selalu berfikir panjan dan akhirnya tidak jadi, tapi knap[a kmarin dengan mudahnya gue ketipu yaaa.

    gue akuin gue salut pada smua tu sales, mereka pinter banget, ya Allaaaaaah berilah mereka berkah dan hidayah yang melimpah agar tidak melakukan penipuan seperti ini lagi, amiiiiin

    by luthfi on Oct 14, 2013 at 20:50

  199. mas aku juga udh kena tipu tp bkn aowa tp larxon hrg nya 4 jt modus nya sama persis… dan kalau pembaca ini menemukan para sales kompor larxon infrared cooker harap kirim ke email saya tq…

    by neno on Oct 18, 2013 at 20:15

  200. belum satu minggu saya juga terkna bujukan seperti bapak Rakhmat R. yang beliau bisa terlepas dr cara marketing yang hebat, kalau saya peristiwanya sama cuma yang saya ambil hometeatre, sama sebelumnya saya diminta ambil kupon saya menang bonus VVIP yang dapa 3 jenis barang gratis dan diminta foto yang katanya akan dipasang dimajalah selama seyahun saya dapat royalti 2jt sebulan selama setahun, voucer yg saya pilih tadi bernilai 500 rb saya dirayu untuk membeli salah satu prodak yg katanya harganya 5jt an lebih dengan kata-kata katanya sayang saya tidak ambil toh ibu sudah dapat untung barang, uang 24 jt setahun sehingga saya ambilsalah satu barang.. ketika saya cek di google barang itu tidak sampai mencapai uang yang saya setorkan… saya balik lagi dengan kakak dan adik ipar saya untuk meminta bukti bagaimana klaim uang bonus tersebut mereka hanya memberi surat dengan perjanjian (semoga bisa kuat) tp karena bonus itu masih pertengahan november2013 ini shngga saya belom bisa memastikan penipuan tp hati dan perasaan saya semakin tidak enak ketika saya liat setiap harga barang yg saya bawa pulang nilainya hanya dibawah harga yang tertera disana…. semakin tidak nyaman saja perasaan saya ketika saya membaca banyak komentar diatasss……dan saya yakin saya telah ditipu dengan gaya marketing mrk….

    by dyah on Oct 21, 2013 at 10:51

  201. Sama banget proses na..
    Tapi aq dah ketipu 1,5jt karna beli 1 produk..
    1 minggu d pake dah rusak..
    Mati total..
    Pas mo ke MALL na promo kompor aowa na dah ga ada..
    Sial banget tu sales.. Jual barang rusak..

    by rizka damayanty on Oct 26, 2013 at 23:31

Leave a Reply

« | »




Recent Posts


Pages



About ..\Rahmat\Zikri

A blogger geek with a smiling face. Living in Jakarta (Indonesia), and also travelling between some cities intensively. Experiences in all level of systems and network infrastructure area, from operating a day to day implementation, up to design a complex network. Being awarded as Microsoft Most Valuable Professional in Windows Server System – Exchange Server […]more →

Switch to our desktop site