Mengurus Visa Amerika Serikat
Visa merupakan salah satu syarat wajib yang mesti dimiliki oleh seseorang untuk dapat memasuki wilayah kedaulatan sebuah negara. Kecuali jika negara tersebut memiliki perjanjian bebas visa dengan negara kita (misal, orang Indonesia bebas bepergian ke Singapura atau Malaysia tanpa harus membuat visa terlebih dahulu).
Berdasarkan pengalaman mengurus visa di beberapa negara, urusan yang satu ini sebenarnya kegiatan gampang-gampang susah. Tergantung ke negara mana kita hendak berkunjung.
Pada dasarnya tujuan pembuatan visa sekadar masalah tertib administrasi saja. Maksudnya, pihak negara yang akan dikunjungi itu ingin agar semua tamunya terdata dengan baik. Namun, tidak semua negara merasa nyaman dikunjungi (baca: tidak terlalu ‘welcome’ rumahnya didatangi tamu). Sudah menjadi rahasia umum, negara yang paling bersikap paranoid untuk urusan yang satu ini adalah Amerika Serikat.
Boleh percaya boleh tidak (kalau tidak percaya ya coba sendiri saja), dari ratusan orang yang terlihat antri setiap paginya di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di depan Stasiun Gambir, Jakarta, tidak sampai separuhnya yang sukses mendapatkan visa untuk memasuki wilayah Amerika Serikat!
Pada tulisan ini, saya mencoba menuliskan tips agar anda tidak sia-sia berjuang.. Atau sebaliknya, membuat anda tahu diri bahwa belum waktunya mendapatkan visa Amerika Serikat. Terdengar kasar memang. Tapi itulah kenyataan yang akan anda hadapi jika maju terus. Secara tidak langsung, tulisan ini juga dapat diimplementasikan ketika mengurus visa di kedutaan besar negara-negara lainnya (catatan: pengurusan visa Amerika Serikat adalah yang tersulit). –Sedikit pengecualian adalah untuk negara-negara di bawah bendera Uni Eropa. Pada saat ini mereka mengimplementasikan visa “satu atap” yang dikenal dengan nama Visa Schengen. Dengan memiliki visa ini, kita bisa memiliki hak berkunjung ke beberapa negara sekaligus. Untuk mengurusnya, bisa di kedutaan besar negara Uni Eropa mana pun. Namun standar pelaksanaannya adalah diurus di negara yang akan kita kunjungi paling lama di antara negara-negara yang mungkin akan kita kunjungi. Jika ternyata relatif sama, maka yang diambil adalah negara pertama yang akan kita singgahi.
Dengan alasan keamanan warga negaranya dan keamanan si pengunjung itu sendiri, pemerintah Amerika Serikat memang sangat ketat dalam menyeleksi siapa saja orang yang boleh masuk dan siapa yang tidak boleh. Walau alasannya sangat bagus, namun tidak jarang masalah subyektivitas dalam menilai pemohon visa sangat kental. Coba saja berjenggot tebal dan panjang, berbaju gamis, celana menggantung dan memegang tasbih, dijamin anda akan mendapat perhatian ekstra dan segudang pertanyaan untuk men-skak-mat anda, sehingga mereka punya alasan bahwa anda tidak punya cukup alasan kuat untuk datang ke Amerika Serikat.
Seperti halnya mengurus visa di semua kedutaan besar negara-negara lain, pemohon harus memulai proses dengan membuat jadwal interview. Untuk Amerika Serikat, permohonan pembuatan janji jadwal interview bisa dilakukan lewat email atau telpon (sepertinya lebih baik lewat email) (update: sekarang harus dilakukan secara online lewat situs web Kedubes AS). Lihat keterangan alamat email dan/atau nomor telpon pada situs U.S. Embassy - Jakarta di link ini. Sebutkan nama lengkap dan nomor paspor anda, sebutkan tujuan utama/jenis visa yang ingin diperoleh (kunjungan wisata, sosial, bisnis atau bahkan migran). Sebutkan pula hari/tanggal yang anda inginkan. Sepengetahuan saya, kapan pun tanggal yang anda minta selalu di-amini, kecuali tanggal tersebut adalah hari libur (termasuk hari libur nasional di Amerika Serikat). Pada tanggal tersebut, anda diminta untuk datang pagi hari jam 07.00. Beberapa orang malah sudah berdiri di tempat antrian sejak sebelum jam 6 pagi! Pintu masuknya sendiri baru mulai dibuka pada pukul 08.00. Yang perlu diingat, loket kasir tutup pukul 10.00.
Sejak akhir tahun 2005, pemerintah Amerika Serikat mengharuskan semua pemohon untuk menggunakan formulir aplikasi pendaftaran elektronik (formulir DS-156) yang diisi di situs web yang telah disediakan. Formulir ini bisa diisi pada halaman web ini. Cetak dan bawa formulir yang sudah diisi dan mendapatkan barcode dari web ini ketika anda hendak mengantri di kedutaan. Tanpa membawa paspor dan formulir, anda tidak akan dilayani. Jangan lupa pula menyertakan pas foto berukuran 5×5. Ada standar ukuran khusus yang telah ditetapkan. Jangan asal 5×5. Amannya, katakan pada studio foto tempat anda hendak membuat pas foto, bahwa anda hendak membuat visa Amerika Serikat. Jika dia tidak mengerti, tinggalkan. Cari saja studio foto yang lain. Di Jakarta banyak studio yang paham koq. Apalagi di sekitar Jalan Sabang, jelas-jelas mereka memajang tulisan “Terima pas foto visa U.S.”.
Antrian pertama yang harus dilalui di depan ini adalah antrian untuk masuk ke area ring terluar dari kedutaan. Selain akan diperiksa kelengkapan dokumen standar dan diperiksa bahwa nama anda benar-benar ada di dalam daftar pemohon, tentunya barang bawaan anda pun akan diperiksa. Demi kenyamanan anda sendiri, sangat amat tidak disarankan membawa barang-barang yang tidak perlu (termasuk jaket). Karena selain repot membawanya, anda pun akan berkali-kali melewati proses pemeriksaan.
Setelah masuk ke dalam pagar, anda akan bertemu lagi dengan antrian yang kedua. Antrian ini menuju loket kasir, di mana anda harus membayar uang administrasi. Loket kas hanya menerima pembayaran dalam bentuk rupiah. Selama ini besarnya adalah USD 100 (yang di-rupiah-kan menjadi Rp 900.000,00). Tapi yang saya baca di surat kabar beberapa waktu yang lalu, per tahun 2008 ini terjadi kenaikan biaya menjadi USD 131 (saya belum mengetahui nominalnya dalam rupiah). Diterima atau tidak diterimanya aplikasi visa anda, say goodbye to your money. Kasir akan dengan riang gembira menerima uang anda, tidak perduli apakah formulir anda lengkap atau tidak, benar semua atau masih ada salah. Kasir akan memberikan nomor regu (panggilan interview akan dilakukan secara berkelompok, beberapa orang sekaligus).
Antrian yang ketiga adalah antrian untuk memasuki ring yang lebih dalam lagi di lingkungan kedutaan. Di sini anda harus melewati metal detector. Semua barang elektronik harus ditinggalkan di meja security — tidak terkecuali flash disk! Saya yang ketika itu menggunakan safety shoes standar lingkungan pertambangan (yang di bagian depannya terdapat logam yang melindungi bagian atas jari kaki) dipaksa melepas sepatu dan secara khusus sepatunya melalui scanner. Sesekali terlihat tentara berseragam pakaian dinas lapangan lengkap berjalan mondar-mandir. Benar-benar tentara bule, berseragam loreng gurun, berwajah tegang dan dingin menyandang senjata otomatis dalam posisi standby.
Setibanya di dalam, kita kembali mengantri. Kali ini bisa duduk. Tunggu nomor kelompok anda dipanggil. Regu yang dipanggil akan memasuki sebuah ruangan. Lagi-lagi antri lagi. Duduk-duduk lagi. Di dalam terdapat beberapa loket kaca yang membatasi antara pemohon dan peng-interview. Perhatikan di sini, jika si pemohon mendapatkan kembali paspornya, itu artinya dia gagal. Jika yang diterima adalah sepotong kertas putih, itu artinya dia hampir pasti akan mendapatkan visanya (kecuali tiba-tiba ada hal luar biasa yg membuat dia gagal).
Pertama kali saya berurusan dengan interview di Kedutaan Amerika Serikat, proses interview hanya sekitar 2-3 menit, bule cowok yang awalnya saya anggap begitu nice karena sangat ramah mengajak saya bercakap-cakap, tanpa ada hujan atau angin, tiba-tiba mengembalikan paspor saya dan bilang bahwa saya tidak punya cukup alasan untuk datang ke Amerika Serikat! masih dalam keadaan terbengong-bengong karena tidak menyangka dan tidak mengantisipasi “keramahan” orang ini, dia segera bilang “next”. Maksudnya, pemohon berikutnya diminta maju untuk di-eksekusi olehnya.
Faktor yang saya anggap menjadi alasan buat dia adalah karena saya tidak bisa menunjukkan paspor lama saya. Sebenarnya sebelum datang saya sudah mencoba mencari di mana saya menaruh paspor lama tersebut. Tapi karena saya tinggal di beberapa tempat –setidaknya di Jakarta dan Bandung–, paspor lama ini tidak ketemu. Jadi ketika dia tanya mana paspor lamanya, saya gampangkan saja dengan bilang diambil oleh kantor imigrasi setempat ketika saya memperbarui paspor. Kenyataannya memang hampir terjadi seperti itu. Tahun 2003 ketika saya memperpanjang paspor di kantor imigrasi Lampung, petugasnya hendak mengambil paspor lama saya. Tapi karena saya ingin memilikinya sebagai kenang-kenangan, akhirnya dia minta paspor tersebut difotokopi dan kopinya ini diserahkan. Bayangkan jika paspor lama ini tidak saya miliki. Mungkin sampai kapan pun saya ngga akan pernah bisa mendapatkan visa Amerika Serikat.
Walau alasan tersebut juga sebenarnya saya anggap mengada-ada (bisa jadi juga karena nama saya yang islami, sehingga ditolak saja), yang paling membuat saya sakit hati adalah dia sama sekali tidak menggubris bahwa saya sebenarnya mendapat undangan untuk hadir di sebuah acara Microsoft yang dihadiri juga oleh Bill Gates! Bagaimana mungkin bule itu bisa bilang saya tidak punya cukup alasan tanpa dia melihat sedikit pun lembar kertas yang saya bawa. Yah, bodohnya saya juga kagetan ngga nyangka bakal ditolak. Jadi tidak sempat memaksa dia untuk melihat undangan yang saya miliki. Jadilah, hari itu saya pulang dengan tangan hampa dan duit hilang percuma.
Setelah bertanya-tanya kiri dan kanan, salah satu faktor yang akan sangat dipertimbangkan oleh mereka adalah “track record” perjalanan ke luar negeri kita selama ini. Apakah anda orang yang sering bepergian atau tidak. Salah satu ketakutan mereka adalah kita datang ke negaranya dan kemudian tak ingin kembali lagi (ke Indonesia!). Jadi, jika anda tidak pernah ke luar negeri, tiba-tiba hendak ke Amerika Serikat, tanpa ada alasan yang sangat kuat (misal karena anda diundang oleh Gedung Putih!), lupakan saja. Perjalanan ke negara-negara tetangga seperti Malaysia atau Singapura bisa dibilang tidak masuk dalam hitungan. Jika anda pernah bepergian ke Australia, Jepang atau negara-negara kroni Amerika Serikat di Uni Eropa, ini baru merupakan modal yang sangat kuat untuk juga mendapatkan visa Amerika Serikat. Jika anda malah rajin berkunjung ke daerah “daftar hitam” seperti Afghanistan atau Libya, bisa jadi seumur-umur anda hanya akan melihat Amerika di televisi atau bioskop.
Atas desakan beberapa orang, akhirnya seminggu kemudian saya datang lagi. Kali ini dengan amunisi lengkap dan telah mempelajari peta situasi sebelum kembali ‘bertempur’. Bukan hanya juga membawa serta paspor lama yang jadi kambing hitam pada proses sebelumnya, kali ini saya juga membawa semua print-out rekening koran dan buku tabungan yang saya miliki. Bahkan tagihan beberapa kartu kredit pun saya bawa, untuk menunjukkan berapa pagu kredit yang saya miliki. Dokumen-dokumen ini saya bawa serta karena sebelumnya saya lihat ada yang bawa-bawa ijasah dan bahkan surat tanah. Yang tak kalah penting adalah surat jaminan dari kantor bahwa anda akan kembali (jika anda seorang pegawai). Kartu nama resmi dari kantor juga sangat bermanfaat. Jika anda pengusaha, tunjukkan bahwa di negara ini anda masih punya banyak aset. Tidak mungkin tidak kembali. Intinya adalah meyakinkan mereka bahwa kita pasti kembali. Sepertinya memang terdapat sindrom gede-rasa alias ge-er, bahwa kita akan terpesona di negerinya dan tak ingin pulang. Walau tidak bisa dipungkiri juga bahwa ada orang-orang yang sengaja datang ke sana untuk mencari rejeki di tanah orang. Seperti halnya di Jakarta, masalah tenaga kerja tanpa skill yang memadai merupakan beban bagi Pemerintah.
Pada kesempatan interview kali ini, saya sudah mempersiapkan diri bahwa saya-lah sebagai “play-maker” nya. Semua bahan pembicaraan sudah saya hapalkan sejak malam harinya. Alur pembicaraan dan “bahan peraga” berupa surat undangan, itenerary trips perjalanan yang akan saya lakukan (ke mana saja), show off kemampuan finansial, dsb, mengalir dengan lancar bak seorang sales profesional yang tengah menjajakan barang dagangan. Pas kebetulan pula kali ini yang meng-interview saya adalah bule cewek cantik. Tatap saja matanya terus menerus.. dan dia akan segera di bawah kendali. Pertanyaan pertama mengenai maksud dan tujuan ke Amerika segera saya jawab dengan mantap. “I want to meet Bill Gates!“. Dia jawab, “Really? He’s the richest and famous man“. Belum hilang kagetnya dia, saya terus nyerocos sebagaimana skenario yang telah saya pikirkan malam harinya. Sampai akhirnya dia menyerahkan secarik kertas dan bilang “Okay, come back again at this date“.
Selain dokumen-dokumen yang saya sebutkan tadi, akan sangat berguna juga jika kita membawa serta tiket pesawat pergi-pulang. Lagi-lagi, ini untuk membuktikan bahwa kita pasti pulang. Jelas karena ada tiket perjalanan kembali. Anda juga harus tahu dengan pasti, akan tinggal di mana (jika di hotel, sebutkan nama dan alamatnya juga). Akan lebih baik jika ada contact person warga Amerika di sana yang bisa dihubungi. Jika perjalanan anda ke Amerika Serikat adalah kunjungan wisata, sangat disarankan agar anda berkunjung dengan menggunakan paket wisata yang disediakan oleh jasa agen perjalanan. Biarkan agen perjalanan yang menguruskan visa anda.
Walau sepertinya kemampuan finansial anda akan sangat berpengaruh terhadap status diterima atau tidaknya permohonan visa anda, tapi saya melihat dengan mata kepala sendiri, di loket sebelah kiri saya, seorang ibu berpenampilan borjuis yang juga membawa-bawa buku tabungannya ketika di-interview tapi tetap ditolak. Entah karena apa. Padahal si ibu sudah bilang bahwa dia hendak menjenguk anaknya di sana.
Walau juga ada dugaan masalah nama yang islami bisa menjadi batu sandungan, tapi di loket sebelah kanan saya ada keluarga kecil yang terdiri dari sepasang suami istri dan dua orang anak yang masih balita ber-etnis tionghoa yang juga membawa-bawa tiket masuk ke Disneyland dan travel itenerary di beberapa kota di pantai barat Amerika Serikat, juga ditolak mentah-mentah. Yang saya dengar, bule yang meng-interview nya sempat menyebut-nyebut bahwa si pria tionghoa ini pernah juga ditolak 2x beberapa tahun sebelumnya. Entah karena apa, sepertinya kutukan atas dia belum lepas juga.
Proses normalnya berjalan sekitar 2 minggu. Artinya, sejak hari anda melakukan interview untuk permohonan visa sampai dengan visa tersebut bisa anda ambil kembali memakan waktu sekitar 2 minggu. Jadi, jangan harap bisa pergi mendadak, kecuali anda telah memiliki visa yang masih valid. Untuk alasan kenyamanan pribadi, jangan lupa pula kembali membawa serta beberapa dokumen yang penting (kali ini tidak perlu semua) seperti travel itenerary, voucher hotel, surat undangan (jika datang untuk keperluan bisnis), kartu nama dan uang dollar dalam jumlah memadai harus ada di tangan anda. Sebagai orang yang berasal dari Indonesia, hampir pasti anda akan ‘diculik’ untuk mendapatkan ‘kelas’ interogasi khusus bagi pendatang dari negara-negara tertentu setibanya anda di Amerika Serikat. Welcome to United States of America!
Popularity: 44%
Independent IT Consultant and Trainer, mastering in Microsoft technologies. 10 years experience in all level of systems and network engineering. Currently being awarded as Microsoft MVP in Exchange Server. Live in Jakarta, Indonesia. Claimed himself as a not ordinary geek, who loves photography and hanging out with friends.
98 Responses to “Mengurus Visa Amerika Serikat”
By Abetto on Jan 8, 2008 | Reply
GW Bingung, Ente jago nulis gini, kok pas sidang bisa2nya di b… ama Om w…..
By Jay on Jan 8, 2008 | Reply
Rumit ya…
*geleng-geleng*
By M. A. Kirdiat on Jan 8, 2008 | Reply
Amerika Serikat…???? No Tengkyu. Saya punya pengalaman buruk berususan dengan mereka. Jangan harap kalau Travel Agent yang urus akan lancar… kebetulan saya pemilik Travel di Banten… dan pernah membawa rombongan Pimred Jawa Pos Group - Radar yang harus tertolak berangkat karena masalah nama… padahal dia jurnalis… pimred koran lokal… dan tetap ditolak… ya udah, akhirnya dipindahkan ke Eropa jalan-jalannya…. lancar.
Nggak ke AS… ya, nggak rugi lah… bisa coba ke Abu Dhabi, Sydney, Tokyo atau Eropa….
By erick jaya on Jan 9, 2008 | Reply
Kalau saya melihat, pada interview anda yang pertama, kesalahan anda adalah anda telah berbohong.
Kantor imigrasi tidak akan pernah menahan paspor lama, karena itu adalah hak anda or can say it’s your exclusive personal property, dan semua orang tahu itu.
Ketika anda telah berbohong hampir dipastikan dia sudah enggan mendengarkan penjelasan-penjelasan anda lainnya, coba ibaratkan diri anda apabila anda menerima seorang tamu yang sama sekali belum anda kenal, dan kemudian dia berbohong, tentu anda tidak percaya lagi sama dia kan?
Nama yang islami tidak menjadi alasan, please don’t put that as a reason to be stated in your blog.
Sulitnya mendapatkan visa amerika serikat kalau menurut saya, disebabkan karena banyak sekali orang yang ingin tinggal dan bekerja di negara tersebut, dengan berbagai cara dan alasan, dan yang paling sering adalah dengan menggunakan holiday visa.
Walaupun terkadang telah memiliki tiket p.p, rekening tabungan dan kekayaan yang berlimpah, dsb saya rasa itu juga masih kurang untuk menjadi cukup alasan, visa interviewer tersebut adalah orang-orang yang telah di-training terlebih dahulu, jadi ada banyak faktor dan pertimbangan sebelum anda diberikan visa, pahamilah bahwa beban mereka juga sangat berat karena visa yang mereka berikan itu menyangkut sebuah negara, anggaplah apabila visa yang mereka berikan telah anda salah gunakan, tentunya itu sangat tidak mereka inginkan untuk terjadi bukan?
Jadi mereka sangat ekstra ketat dalam hal memberikan visa, dan saya bisa memaklumi hal ini, dan saya harap kita semua bisa memakluminya juga. Marilah kita menghormati bangsa lain, dengan ini bangsa kita pun akan dihormati mereka.
Salam.
By Rahmat Zikri on Jan 9, 2008 | Reply
#3 memang lewat biro perjalanan ngga dijamin sukses mas. satu lagi, maaf, masalah bonafiditas biro perjalanan juga berpengaruh.
#4 mungkin juga mas.. karena yg pertama saya menggampangkan masalah, jadi dianggap berbohong. tapi, beneran koq, waktu saya perpanjangan paspor tahun 2003 di lampung, paspor lama itu tadinya mau diambil! artinya, kalau benar sampai terjadi dan saya ngga minta, ya lenyap lah.
soal nama yg islami, ya memang secara tersurat tidak ada aturan mainnya. namun dalam pelaksanaannya, oknum-oknumnya cenderung seperti itu. saya terakhir ke U.S bulan oktober lalu, pas kebetulan di depan saya ada orang dari timur tengah yang sedang melalui proses interview karena di paspornya ber-stempel “special registrant”, seperti halnya paspor saya. orang ini juga sudah berkali-kali ke U.S. sepertinya be-te diperlakukan seperti itu, akhirnya dia tanya, apakah karena dia muslim? karena berasal dari timur tengah? yang meng-interview bilang: “YES”.
By popo1912 on Jan 9, 2008 | Reply
thx yah buat infonya.. artikelnya menarik.. moga2 bisa berguna buat ngurus visa amrik nanti.. heheheh..
By fisto on Jan 11, 2008 | Reply
*bookmark*
hehe…sapa tau kapan2 ada yg ngirim ke sono…mudah2an posting ini berguna…
thanks!
By septama on Jan 11, 2008 | Reply
nama Islami ada benarnya agak dipersulit, karena saya beberapa kali ke amerika dalam group, selalu saja teman-teman saya yang bernama ke-arab2x an mengalami masalah, mulai dari ditolak mentah-mentah, sampai pembatasan waktu kunjungan, padahal kelengkapan surat sudah sangat memadai seperti applicant yang lainnya
By tikusangin on Jan 11, 2008 | Reply
Saya hanya isi formulir, bawa paspor lama dan bayar $100… sama sekali TIDAK membawa dokumen lain.. Interviewer hanya bertanya tujuan saya ke US dan kemudian dia memberikan kartu kecil bertuliskan sebuah tanggal.. saya kembali pada tanggal tesebut dan ternyata paspor saya sudah dibubuhi visa… Multi entry 5 years…
By ryan on Jan 16, 2008 | Reply
gw sering bulakbalik singapore, taiwan,hongkong, malaysia … bulan 3 nti mau ke hongkong dan bulan 7 nti mau ke yerusalem. yg mana termasuk kroni amrik ni???? … blm pernah ke amrik si … siapa tau kapan2 dan klo ada teman. thanks atas infonya
By novari on Jan 18, 2008 | Reply
wahhhh sya juga sdang berjuang nih mas, buat ke amrik juga….. thanks ya.. pengalamannya berharga banget nihhhh…
By Natalie on Jan 18, 2008 | Reply
aku juga ditolong minta visanya, karna alasan tertentu. aku mau tanya nih boleh ngak??
waktu minta visa yg kedua, kita hrs jujur ngak bahwa kita pernah ditolak waktu minta visa. terus kalau udah jujur, dia tanya ngak kenapa waktu itu kita ditolak??? Mereka punya record nya ngak sih?? bahwa kita ditolak dan apa sebab nya???
tolak dijawab ya. lagi stress nih/
By Rahmat Zikri on Jan 19, 2008 | Reply
harus jujur. karena mereka nyimpan database (track record) nya koq. saya pernah lihat sendiri
By mikimiki on Jan 19, 2008 | Reply
Thanks infonya ..saya sih blom pernah nyoba apply visa US cuman europe and japan aja, tapi storynya sangat berguna buat yg mo kesana, intinya apapun hasilnya kita mesti terima coz mereka juga punya tanggung jawab buat keamanan negaranya.tetap berjuang trus n do the best buat yg apply pasti dapat.
By Ika on Feb 5, 2008 | Reply
Thanks buat infonya…
mau tanya, kalo kita mau ke sana dengan visa student, gmna yaa..??
apa ada bedanya dengan prosedur pengajuannya?
tks before.
bless u
By citra on Feb 10, 2008 | Reply
Betul sekali.. aku sangat-sangat setuju persis seperti yang aku alami sendiri pada tgl 11 Jan 2008 lalu very traumatic dan bikin terpaku, sampai sekarang aku tidak habis pikir apa alasan penolakan itu. Cowo bule itu cuma bilang klo aku tidak punya ikatan yang kuat dengan Indonesia padahal aku seorang PNS dan tujuanku cuma untuk jalan2 dan bertemu dengan seseorang. Pokoknya memang betul2 bikin sakit hati sampai sekarang aku belum punya keberanian untuk apply lagi. Klo teman2 punya tips bagi2 ya.. Thank you.
By Rosa on Feb 12, 2008 | Reply
aku bisa di kasih tahu gak alamat tempat ambil foto untuk visa america, karena aku mau renew aku punya visa.BTW sebelumnya aku apply di surabaya.Oh ya salam kenal namaku Rosa & thank’s buanget sebelumnya untuk bantuannya.
By Tati on Feb 15, 2008 | Reply
wahh..emang ya pengurusan visa ke Amerika rumit…tapi sekedar berbagi pengalaman juga, beberapa orang yang mengajukan visa ke Amerika selain dokument yang maha lengkap, juga menyertakan rekomendasi dari tokoh-tokoh terkenal…dijamin ampuh untuk mendapatkan visa, karena biasanya sang tokoh tersebut mengaransi kalo si pemohon bakal balik lagi ke indonesia..jadi cara ini juga bisa di coba loh…ato..telp saja DCM nya hehehehe
By Ramdan on Feb 15, 2008 | Reply
Menarik, ternyata sulit yah mengurus visa ke Amerika. Terima Kasih Atas artikelnya, bisa di jadikan bahan referensi jika suatu saat saya perlu pergi ke Amerika.
By bajinganz on Feb 16, 2008 | Reply
makasih banget atas referensinya
tapi tergantung juga dengan keberuntungan kita.
seperti saudara saya yang sudah 14 tahun tinggal dan kerja di Vegas.
By wendy on Feb 17, 2008 | Reply
nama saya wendy.
sekarang saya lagi pengen urus visa untuk belajar ke amerika.
tapi saya gak tau sekarang gimana caranya.
tolong bisa bantu saya gak.
kalau bisa,tolong email saya di frans_boyz86@yahoo.com.
thanks banget ya
By deena on Feb 18, 2008 | Reply
gw muslim, nama gw juga islami, waktu ke embassy gak pernah buka jilbab (padahal banyak yg nyaranin buka). tapi alhamdulillah dapet loh visanya…so pls dunk jangan bawa2 islami gitu (sorry neh ya gak maksud ngritik artikelnya)…..gw setuju sm erickjaya. intinya seh stiap negara punya RIGHTS buat ngelindungin negaranya sendiri….and kalo yang seperti anda bilang pernah ada orang timur tengah tanya and the answer is a YES, probably it’s just a trick atau taktik gitu loh buat negasin ke setiap applicant kalo US is…..US!!!
By Rosa on Feb 20, 2008 | Reply
mw tanya nh
bgmn cara cek bhwa aplly visa kt dah terdaftar d kedubes coz kebetulan aku lewat calo
TQ
By areyhans on Feb 20, 2008 | Reply
hai, kebetulan saya baru balik dari amerika minggu kemarin,pengen bagi-bagi pengalaman. saya apply visa US januari 2007 dan untungnya disetujui. tujuannya holiday,dan pas interview juga bilangnya ya seadanya aja,, ”ya saya mau liburan di amerika,mau ke liberty,empire state building dll,,trus tinggalnya di rumah saudara saya” gitu.. iya sih interviewernya concern banget sama paspor lama soalnya dia liat itu paspor detail setiap satu halaman,,mungkin mau tau kali ya ni orang dah pernah mana aja sih ke luar negeri..dan kebetulan di paspor lama saya ada berbagai macam visa sih,,dan malahan kita ngomong panjang lebar mengenai visa selandia baru saya,dia bilang ”ooowh kamu sudah pernah ke selandia baru ya,bagaimana di sana??” yah begitulah deh pokoknya,kayanya sih dia terpesona sama selandia baru haha..oh iya kebetulan juga saya mahasiswa fakultas hukum,entah kenapa si interviewer amazed cuman karena saya law student. Seluruh dokumen yang saya bawa kecuali paspor lama dan bukti mahasiswa ga diliat sama si interviewer.
satu lagi sebagai warga negara indonesia sewaktu melintas di imigrasi amerika saya diharuskan memasuki ruangan khusus yang bernama Secondary Passport control untuk pemeriksaan dan interogasi lebih lanjut. yang pas masuk,di dalemnya kebanyakan orang2 dari timur tengah atau warga negara dari negara yang mayoritas penduduknya muslim (indonesia termasuk kan),bahkan terlihat Awak Kabin laki2 Malaysia Airlines dan Kapten Pesawat maskapai dari timur tengah di ruangan Secondary tersebut. Oh iya teman saya cewek warga negara indonesia juga yang kebetulan bepergian sama saya,dia tidak diharuskan untuk memasuki ruangan secondary tersebut,berarti menurut saya hanya laki2 (WNI) ya yang harus masuk ruangan tersebut..ngga tau juga deh.. tapi yang bikin kesel tuh kalo ngantri! ya ampun bisa sejam lebih deh!
begitulah ceritanya hehe..
good luck ya yang mau ke US
By Sinta on Feb 22, 2008 | Reply
Tanks banget informasi tentan pengurusan visa ke US yang diberikan mas Rahmat dan sangat membantu sekali karena saya sama sekali buta bangaiman mengurus Visa tersebu. Saya juga mau ke USA dalam tahun ini dlam rangka study dan segala pemgurusan Visa di lakukan oleh lembaga sponsor atau pemberi beasiswa.dan saya tidak begitu pusing, tapi yang jadi masalah saya rencana mau bawa keluarga saya ke sana tetapi perginya tidak bersamaan arinya nyusul tapi saya harus mengurus visa untuk suami saya, oya kemampuan bahasa inggris juga perlu banget ya dan harusjelas tujuan ke Amrik itu mau apa, apa- apa ajasih alasan yang bisa diterima dikedutaan gimana kalu alasannya hanya untuk bertemu istri dan akan mencari pekerjaan di sana?karena rencana suami saya mau mencari pekerjaan di sana selama saya kuliah,kalau ada invo baru lagi tolong di info ya.
salam luar biasa and thank you
Sinta
By ilas on Feb 26, 2008 | Reply
Aduh.. kaget juga nih hari ini saya apply visa ke US tapi di tolak. Padahal adik saya sudah sangat mengharapkan kedatangan saya ke Amrik. Saya rencananya mau ke sana dengan suami dan anak saya yang paling besar, anak saya umur 14 thn. Kalau menurut pengamatan saya sih, dia keberatan karena anak saya, mungkin dia takut anak saya tidak kembali lagi ke Indo. Yang saya heran dia tidak minta informasi sama sekali mengenai keuangan saya, padahal aku sudah siapkan semua.
Tolong dong, temen2 ada yang bisa kasih saran mengenai : kalau ditolak, sebaiknya kapan kita apply lagi, dan apakah prosedurnya sama seperti pertama kali. Bisa nggak sih kalau adik saya email ke konsulat bahwa dia mengundang saya ke Amrik. Atau ada saran lain?
Please.. temen2, I’ll really need help. Adik saya sudah menunggu. Thank banget nih.
Salam,
Lisa.
By Rahmat Zikri on Mar 5, 2008 | Reply
to rosa: semua studio foto mestinya bisa. cuma masalahnya mereka tahu atau tidak ukuran2 yang mesti dipenuhi. tanya saja setiap studio foto. kalau ngga ngerti standar foto visa US, tinggalin. cari yang lain.
to wendy: baca situsnya kedubes US di Jakarta, semua ada di situ.
to deena: ya saya paham itu. tapi juga kita tidak bisa menutup mata bahwa di sana justru biangnya masalah rasialis bukan? lihat saja bagaimana Barrack Obama mesti secara khusus menyanggah serangan atas identitas nama tengahnya yang berbau muslim dan juga latar belakangnya yang pernah di lingkungan masyarakat muslim. kalau ngga ada urusannya dengan itu semua, kenapa banyak yang menyerang Barry seperti itu? secara sederhana bisa dibaca sebagai: kamu muslim, jadi kamu adalah teroris. (tentu ini subyektif, tergantung siapa bule-nya).
to rosa: sorry ngga tahu. saya paling ogah berurusan dgn calo.
to ilas: kapan pun, kalau anda merasa sudah punya bekal yang lebih baik untuk re-apply. apalagi kalau tahu alasan ditolak sebelumnya itu kenapa.
By Barens Hidayat on Mar 28, 2008 | Reply
Mas Zikri, tulisannya bermanfaat sekali. Insya Allah saya sedang mengurus visa kedua orangtua saya yang akan berkunjung ke Amerika menghadiri wisuda adik bungsu saya di Hawaii University.
Sedikit pertanyaan, apakah dokumen penyerta, seperti buku tabungan, surat sponsor/undangan, surat nikah dll, sempat diperiksa oleh interviewer?
Thanks a lot mas,…
Wassalam, Barens
By rina on Mar 30, 2008 | Reply
eh ak rncana mo apply visa ni,,,tp pasporku blm da record kalo ak dah keliling2 ke nagara2 lain.kira2 gmana ni?
By kapten on Mar 31, 2008 | Reply
Mas, saya keterima sekolah di Pittsburgh Univ (punya acceptance letter, i20, calling visa), pake pasport biru jg. Saya rencana tuk apply visa student bulan depan dan berangkat bulan Juli 2008, karena sekolah mulai agustus 2008. Istri saya rencana menyusul Februari 2009 tuk hanya menemani saya atau jika mungkin sekolah lagi, apakah yang sebaiknya aku lakukan? Apakah sebaiknya saya apply visa tuk sendiri dulu dan nanti istri saya apply visa sendiri pada saat akan menyusul ataukah sebaiknya apply visa berdua sekaligus tapi istri saya berangkat menyusul? (berapa lama expired visa)?
Makasih tuk semuanya..
By Maula on Apr 1, 2008 | Reply
Makasih mas Rahmat, tulisan mas Rahmat sgt membatu sekali. Rencana aku mo nyusul suami yg lg sekolah di Atlanta Georgia. Jadwal wawancaraku tgl 9 April 2008. Jadi skr masih nunggu jdwl wawancara. Kalo alasan “mengikuti suami yg lg sekolah” kira2 bs diterima gak ya? Trus pertanyaan yg sama dgn mbk Sinta yg blm di jwb sama mas Rahmat, alasan apa aja yg bs diterima oleh kedutaan?
Makasih
Rahmati Maula
By Hardjono on Apr 2, 2008 | Reply
Pak, good posting. Memang sangat sulit sekarang2 mendapat visa ke AS.
Pihak2 konsuler yang menginterview melaksanakan berdasarkan Aturan “Section 214(b) Immigration and Nationality Act”:
Every alien shall be presumed to be an immigrant until he establishes to the satisfaction of the consular officer, at the time of application for admission, that he is entitled to a nonimmigrant status…
Ini ada URLnya:
http://travel.state.gov/visa/frvi/denials/denials_1361.html
Jadi para pekerja konsuler AS selalu mengambil asumsi (presumsi) bahwa peminta visa bermaksud untuk migrasi/pindah ke AS. Mereka *harus* mengambil asumsi ini atas tuntutan Hukum (Section 214) di AS. (They are legally obligated to take this assumption).
Adalah tugas peminta visa untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bermaksud pindah. (Encumbent upon the visa requstor to prove otherwise).
(PS. Salah satu masalahnya, di AS dikabarkan sudah ada lebih dari 12 juta orang imigran gelap. Ini memakan biaya pemerintah, masalah sosial, politik, dsb. dsb. dsb.).
Salam.
[TH]
By putri on Apr 4, 2008 | Reply
to tikusangin,
is it that easy to get US visa?
gw cm mo tanya visa bwt cowo saya yg blm pernah kmn2, dia cm mo ngunjungin saya ke US.
trs anda kasih alasan apa klo blh tau??
By linda on Apr 4, 2008 | Reply
iya nih sebel banget.. orang tua saya dah 3 X ditolak.. padahal tujuannya juga jelas.. menemani saya melahirkan n menghadiri wisuda suami.. kebetulan bulannya sama..semua surat undangan wisuda n bukti2 dari rumah sakit dilampirkan.. rekening koran, surat2 tanah, pekerjaan di indo dll juga sempat dilihat.. orang tua saya pun tidak pernah terlibat hal yang aneh2.. tapi tetap ditolak dengan alasan tidak sesuai dengan undang2.. sampai akhirnya ibu saya mengajukan lagi sendiri, ditolak juga.. ibu saya diakhir wawancara setelah petugas konsuler menolak sampai memohon.. “dikasih visa buat sebulan juga tidak apa2.. supaya bisa nemenin anak saya melahirkan saja”.. maklum ini anak pertama buat saya… malah ngetawain.. n tetap ditolak.. sakit hati juga.. tapi ya mau gimana lagi.. mungkin ada hikmah dibalik semua ini…amiiin
By dikshie on Apr 5, 2008 | Reply
1.soal foto, kalau pengalamanku urus visa B1/B2 di Tokyo, di US embassy ada mesin foto, yng belum punya foto tinggal foto saja disitu tetapi hasilnya tdk 5×5 cm. nah US embasy menyediakan alat pemotong foto, tinggal taruh aja foto disitu lalu tuasnya kita tekan, jadi deh foto 5×5 cm dadakan :-).

2.masukan dokumen diloket no.1 lalu disuruh tunggu nanti dipanggil utk scan sidik jari. stelah scan sidik disuruh tunggu utk interview.
3.interview sih pertanyaan standar:
- kamu sekolah dimana? jurusan apa? bidang apa? riset yng lagi kamu kerjakan apa? kamu sekolah disini(jepang) dpt beasiswa atau biaya sendiri?
- tujuan ke US mau apa? tempatnya dimana? berapa lama?
- ke luar negeri udah pernah pergi kemana saja?
4.akhirnya setelah menunggu selama 20 hari dpt panggilan telp disuruh scan sidik jari ulang
5.satu minggu setelah scan sidik jari ulang akhirnya datang surat pos berisi visa USA
By Rahmat Zikri on Apr 8, 2008 | Reply
@ Barens: itu terserah yang meng-interview anda
@ Rina: tergantung, apakah ada alasan lain dari anda yang bisa diterima oleh mereka. misal anda harus menghadiri sebuah seminar, atau diundang untuk menerima penghargaan, dsb.
@ Kapten: selamat ya
btw, sebaiknya langsung saja datang berdua. visa valid 5 tahun.
@ Maula: intinya jawablah dgn jujur dan tentu masuk akal sebagai alasan utk datang ke sana.
@ Hardjono & Dikshie: thank u boss
@ Linda: memang begitu deh.. teman saya mau menghadiri sebuah event besar di US, NABShow/ Digital Media Industry Event dan didukung oleh kantornya, karena related dengan pekerjaan kantor, ditolak dengan bilang begini: “sorry, I don’t know what is NAB!”. ditolak. tapi beberapa hari kemudian dia datang lagi. kali ini yg mewawancara ngga banyak tanya, malah ngga lihat dokumen2, langsung approve.
By maula on Apr 10, 2008 | Reply
Alhamdulillah, visa ku jadi 3 hari lagi. Awalnya sich penginterview mo nolak, alasannya blm bs nemukan nama suami aku yg lg sekolah itu (dikira bohong kali). trus aku bilang dia brngkt agustus kmrn. trus di cari lg di komputernya. ketemu akhirnya. Syukur padamu ya Allah. terima kash juga buat mas Rahmat. tulisannya membantu sekali.
thanks….
Maula
By yuda on Apr 10, 2008 | Reply
teman2 gua mau tanya, gua pingin banget ke america…, dan sekarang petisinya lagi di urusin. katanya sih mudah2an musim winter tahun 2008 ini bisa turun kalo nggak ya sumer tahun depannya…., yang jadi masalah gua adalah gua pernah kerja di japan dan sisa pasport gua tinggal 1.5 thn lg bru habis..,pasport baru lom bikin.., mau tanya ama temen2 tlong dikasih tau yah…, gimana ada masalah nggak klo pakai pasport gua itu, soalnya untuk pengajuan petisinya kemarin pakai pasport itu sedangkan di sana dah ada bekas visa japannya,, berapa batas minim berlakunya pasport untuk pengajuan visa H2B???..
By emily on Apr 15, 2008 | Reply
bagaimana caranya untuk ngurus visa ke amerika ? apakah di perlukan sponsor dari amerika juga … thank
By mario on Apr 17, 2008 | Reply
saya mau ngurus visa usa, begitu baca tulisan diatas tentang paspor lama,aku jadi kawatir. karena seingatku paspor lamaku tidak dikembalikan waktu perpanjangan. gimana dong…
By mario on Apr 17, 2008 | Reply
waktu itu saya urus perpanjangan passpor di kantor Imigrasi Kupang NTT. Dan passpor lama tidak dikembalikan. Apakah dapat dipastikan ditolak aplikasi saya tanpa membawa paspor lama?
Sementara tgl 23 April ini saya interview.Do’anya saja kawan….lancar amin.
By erna on Apr 18, 2008 | Reply
mas,mua tanya nih sebentar lagi aku mau ke amerika karna cowokku orang sana,rencananya kita mau nikah disana alasannya sih biar sah,tapi aku masih bingung visa apa sebaiknya yang aku pakai,karna aku juga lihat ada visa tunangan tapi persiaratannya gitu banyak?biasanya masa berlaku visa minimal berapa lama?makasi atas infonya,butuh banget nih
By andy on Apr 19, 2008 | Reply
temen temen..saya mau tanya nih kebetulan juga mau mengajukan visa, rencananya saya akan bilang untuk vacation bulan desember ini, dan saya ada saudara di amerika tapi tidak ada tujuan untuk tinggal di AS selamanya, karena saya mahasiswa dan masih ada sidang bulan maret..kalau ditanya “tinggal dimana?” enaknya bilang tinggal dirumah saudara saya apa tinggal di hotel??
By Esti on Apr 22, 2008 | Reply
Linda, sebaiknya kalau apply visa, ibu kamu jgn bilang mau menemani anak melahirkan. Krn dianggap mengambil ‘work opportunity’ dari American citizen utk kerja sbg babysitter (buat kamu). Bilang aja mau mengunjungi anak saya. Ibu saya juga bilang begitu, apply visa yg ke-3 akhirnya diterima juga. Mudah2an membantu.
By herusss on Apr 25, 2008 | Reply
tips buat passport lama yang diambil waktu bikin passport baru, datang ke kantor imigrasi itu trus minta surat keterangan bahwa passport lama diambil untuk di hancurkan(istilah..) pokoknya orang imigrasi udah tau deh. trus untuk photo visa cari aja di semua fuji film photo instan pasti sudah ada dimesinya ukuran 5×5.
By Rahmat Zikri on May 2, 2008 | Reply
@yuda: kalau pernah tinggal di jepang mestinya jadi lebih mudah. menurut saya, pernah ada di jepang atau di eropa sama berharganya untuk mengurus visa US. saya kurang tahu pasti soal masa berlaku. yang pasti kalau mau berangkat mesti lebih dari 6 bulan (validnya). soal visa, jika sudah memiliki visa untuk multiple entry sampai tahun tertentu, tapi paspor habis, ngga masalah. bisa di-attach di paspor yang baru nantinya.
@emily: kalau ada sponsor akan lebih baik
@mario: maaf terlambat balasnya. bagaimana hasilnya? tips dari herusss itu bagus.
@erna & andy: maaf saya kurang ngerti kalau yg ini
@ esti dan herusss: thanks
By I Wayan Danu on May 6, 2008 | Reply
thanxs fellaz, buat infonya..kebetulan bulan juni ini aku mau apply visa student di U.S Embassy Surabaya,,karena ini yang pertama kalinya, wah deg2an juga bas baca kisah peolakannya…
setidaknya sekarang sudah ada gambaran mengenai keadaan di U.S embassy..
mudah-mudahan surat sakti undangan dari Cornell University bisa membuat visaku keterima
once again thnks banget buat pengalamnnya,bermanfaat banget bagi orng2 awam hehe
klo ad info visa student,kirim yao ke dhanu_suicide13@yahoo.com
By Cdn on May 7, 2008 | Reply
Saya sudah 4x kena tolak US student visa..Padahal dulu saya sudah sediain surat2 segala macem ama dari sekolah (public college)…Trus akhir nya nyerah, dan apply visa canada…Gua langsung dapet Student visa pertama kali apply..jadi nya ampe sekarang ga habis pikir napa dulu kok ditolak trus ke us..
Sekarang gua udah kuliah 2 tahun di canada (ama ada work permit), dan mungkin akan coba apply buat ke 5x nya buat ke US…
Buat semua yang mo apply visa us, gud luck yah….
By arief on May 7, 2008 | Reply
caranya g mana she biar bisa lolos tes visa j1 d kedubes amrik. mohon sarannya?
By razi on May 7, 2008 | Reply
Hari ini saya barusan urus visa US untuk keperluan training tapi saya diberi kertas/form Permintaan Informasi Tambahan plus passport nya dikembalikan kesaya, alamat gagal atw apa niyy..dan disuruh tunggu konfirmasi dulu,..mas
Kebetulan saya bersama 2 orng teman ngurusnya, teman tsb langsung diberi kertas untuk datang lg tgl 14 Mei untuk ambil Visa. passport mereka masih baru sementara saya sudah ada Visa Uni Eropa, Jepang plus stempel semua negara Asean. Apa karena “Nama” lagi Nihhhh…
Mohon pencerahan nya bozz
By sandra on May 8, 2008 | Reply
makasih nih untuk share info ke USA,emang kalau gw blang tuh bule cowok hoby nya ngga ngasih visa ama pelamar,kemarin gw baru pnya penglaman bokap di tolak udah gtu alasan nya karna bokap blum pernah ke USA Padahal jelas2 gw ama kk gw stay di USA dan menikah dengan warga negara sini tapi tetep aja jawaban nya betein.
By sandra on May 8, 2008 | Reply
to erna:
sekilas info untuk erna,bilang aja cowok mu yg sponsor dari USA (imigran visa,kalau untuk apply ini kamu ngga perlu ngantri de depan kedubes) .pasti deh kamu dapet visa nya asal smua surat2 nya lengkap,dan sebaiknya sih menikah di USA aja ngga ribet sperti nikah di indo.hmm ini pengalman ku waktu interview juga di tanya udah pernah ktmu ama cowok nya(cman 1 pertanyaan),udahn interview nya entar di kasih kertas di suruh balik untuk ngambil passport nya,biasa nya untk ngambil visa memakan waktu 2/3 hari.
oh yah biasanya kalau sperti erna,harus medical check up sblum interview,dan t4 nya nanti di tentukan dari kedutaan USA,ini ada 3 t4.di kuningan ,menteng,aku lupah yg satunya.
kalau ngga salah nih biaya nya sktar 500-700 rbu ,pokoknya siapin aja 1 jta.
to Rosa :
untuk pengurusan foto visa kalau di jkta (GLOBE FOTO STUDIO)ini letaknya di jalan sabang kalau belum berubah harga nya masih tetep 35 rbu deh.
By Rahmat Zikri on May 8, 2008 | Reply
@ cdn: mestinya skrg sudah oke
@ arief: tujuan tulisan ini dan komentar orang2 kan semua adalah saran yang anda butuhkan. dibaca dulu.
@ razi: saya yakin anda dapat visa-nya. asal dokumen2 yg sempat disinggung/ditanyakan anda bawa kembali.
@ sandra: thx.
By saki nakisidho on May 9, 2008 | Reply
haloo mas..
emm pliz help me ..
i need some information.
tmen gw pnya impian buat find some experience in uS..so apa dia harus jujur klo mo mohon visa kerja??
plizz..will be useful for me..
aligato gozaimass..
By meta on May 10, 2008 | Reply
pak aku mau tanya,telah 3 apply visa tourist 3 tapi ditolak,bahkan aku bawa surat sponsor dari pacar yang asli warga amrik.pertama aku urus sendiri,kedua biro dan ketiga pacar dr amrik ikut juga tapi tetap ditolak,kesalahan ku waktu interview kedua tidak mengakui bahwa yang mensponsorku adalah pacarku,pertanyaan ku apakah aku masih ada chance to dpt visa?thanks
By erna on May 12, 2008 | Reply
thanks t sandra atas infonya,aku jadi ngurus turis visa dulu dengan sponsor cowokku,habis bingung,ntar lagi interviw mudah2an keterima yah
By sandra on May 15, 2008 | Reply
TO: erna
Ini sepenggal pengalamn ku,kmarin bokap gw di undang jalan2 ke USA,undangan nya itu terang2 ada sponsor karna aku dan kk ku tgal di USA dan ada jaminan segala, mulai dari surat tanah bokap+rumah+kantor tetep aja ngga menjamin bokap dapet visa. interview nya tgl 6 mei kemarin. ini ngga untuk nakutin loh,coba aja sgala sesuatu emang kudu di coba kalau ngga erna ngga pernah punya pengalam he..he…
smoga berhasil yah kamu dapat visa nya,cuman kalau aku saranin pikir2x sebelum nya masalhnya teman aku pernah juga punya pengalaman,dia itu minta nya visa turis dan karna dia berhubungan dengan pria warga negara Amrik jadinya di curigai mau menikah /stay disana,ujung2 nya kejadian deh, tman gw ngga dapet visa nya dan akhrinya cowoknya datang ke jakarta dan menikah,setelah menikah pun dia apply nya visa immigran dan di terima sekrng udah stay di USA(MICHIGAN) 5 tahun,nah pas dia udah dapet visa barulah nikah catatan Sipil/Negara di USA,kalau tman ku nikah di indonya nikah Gereja.
kalau kamu mau cari informasi banyak mengenai USA visa,coba aca bergabung ke indonesiausacouples.com nah kamu bisa nanya2 sekilas mengenai pengalaman2 wanita/pria indo yg menikah dengan warga Amrik,ok Good Lucky yah.
To.Meta
ngomongin masalh dapet ngga dapet visa mah untung untungan,cuman kalau boleh aku tahu kamu apply visa nya untuk jalan2/mau menikah?
kalau kamu mau jalan2 aku ngga bisa kasih saran karna blum ada pengalaman tapi kalau mau menikah sebaiknya pacar kamu yg apply dari USA dan minta visa Immigran Pasti deh di jamin kamu akan dapet visa nya,asalkan si sponsor mempunyai smua surat2 yg di butuhkan oleh kedutaan USA.
kamu pasti dapet visa nya
Meta kudu sabar yah,namanya juga usaha :),yg namanya mencoba kan boleh2 aja.
sekilas info kalau meta apply visa ngga dapet biasanya si sponsor yg berkewarganegaraan USA bisa menanyakan langsung via email/telepon ke kedutaan USA di indo alasan mengapa visa meta udah 3x di tolak pasti kamu tau jawaban nya.
dan biasanya juga 1x interview aja smua data meta udah tersimpan di kedutaan USA.
ok smoga tulisan ku ini bisa membantu meta.
By Rahmat Zikri on May 15, 2008 | Reply
@saki: saya ngga tahu gimana prosesnya kalau mau bikin visa untuk kerja. tapi mestinya sih jadi mudah kalau anda sudah punya penjamin (calon employer di US). kalau tidak, rasanya sulit. jangankan di sana, di sini saja (Jakarta) Pemerintah Daerah mati-matian mencoba meminimalisir orang luar daerah yang mencoba cari kerja di Jakarta.
By Handy on May 15, 2008 | Reply
aloow semua, pengen tanya neh,saya lg ngajuin lamaran job k USA (H2B) lewat sponsor, ktanya lg nunggu petisi, nah aku belum ngerti tuh da yg bs kasih th ga, untk persiapam pengajuan visa (u intrvew d kedutaan amrik) spy lolos,, thank yaa
By erna on May 16, 2008 | Reply
thank lagi mba sandra,masalahnya aku ngak tinggal lama di sana mungkin sebulan aja,karna cowokku kerja di batam,jadi kita tinggal di batam sampai kontrak kerjanya habis,rencananya nikah dulu ntar udah kerjanya habis di batam baru pindah ke usa,itu point makanya saya ambil turis visa,kira2 udah cocok ngak ya mba?udah booking ticket 2way lho biar mereka tau pasti pulang di tambah rekom dari pt dia,oh iya mba aku ngak kenal jakarta,karna saya tinggal di batam,saya bingung buat photo,di batam ngak ada yg bisa,sedangkan jakarta saya buta sama sekali,berapa jauh sih studio photo dngn ambassy?saya nginap di hotel yg dekat ambassy,kalo bole email ke ms_rianita@yahoo.com.
By angela on May 19, 2008 | Reply
mbak sandra, mau tanya. mbak cerita soal visa imigran. visa imigran yang mana mbak? soalnya aku buka web usa embassy, di sana ada 3 jenis dari visa imigran. nah, kalo yang ngundang co dr amrik, pakenya visa yang mana?
aku juga mau apply visa mbak. cuma masih belum tau apa visa turis lagi. minggu lalu ditolak. sedih banget.
mbak, aku boleh email gak?
thank you so much.
By angela on May 19, 2008 | Reply
mbak sandra
visa immigrant yang mbak bilang itu apa K-1?
thank you
By sandra on May 19, 2008 | Reply
Hello Angela kamu pakai visa tunangan (K-1) ini prosesnya cepat dan kamu sudah pasti dapet visa nya, kalau si sponsor (tgal di usa/warga negara) sudah melengkapi persyaratan2 yg di butuhkan dikedutaan USA.
sabar yah jangan putus asa,coba lagi pake ini visa.
aku kmarin pake K-1 visa karna memang menikah di sini,dan biasanya kalau kamu menikah di USA,angela harus mengisi formulir yg di kasih dari t4 (kantor)di mana kamu akan mengurus surat nikah(negara),di dalam formulir tsbt ada pertnyaan mengenai dengan visa apa and datang ke USA,ini sekilas gambaran sja angela.
ok smoga bisa membantu.(kasih alamat email mu)
By angela on May 21, 2008 | Reply
mbak sandra,
thanks banget ya udah mau jelasin yang aku tanyain. kita boleh email2an kan? ini email aku cute_butterfly7525@yahoo.com
By angela on May 21, 2008 | Reply
halo erna,
kamu akhirnya bikin visa apa?
By Yani on May 27, 2008 | Reply
Aduuuhh….blh mnt tolong gak?? aku tuh pake visa student ke amrik and now “gelap”. Sbnrnya resiko gelap pke visa turis and student sm apa beda???gw baru 9bln c di amrik and dtg k amrik skul cm 2bln,gila kan?!tp mang niat gw pngen tinggal and krj disni…
So far org cm ngmgin kl gelap pke visa turis. How about student visa??????
tlg bagi2 infonya…..thx
By Sulaeman Mursid on May 27, 2008 | Reply
Assalamualaikum Wr.Wb,
Ini hanya share aza bahwa saya sudah 2 kali ke USA untuk bisnis dan mendapatkan Visa Jenis B1/B2 klo gak salah, yang pertama bulan november 2002 untuk periode 6 bulan Single dimana waktu itu sangat ketat sekali sejak peristiwa 11 September dan yang ke dua bulan June 2005 untuk periode 5 tahun atau expirenya sampai 2010.
Klo menurut saya ketika pengurusan Visa ke USA jangan dibuat pusing dalam artian kalau kita bekerja disuatu perusahaan minta surat jaminan atau keterangan bahwa managemen suatu perusahaan yg kita bekerja memberikan keterangan itu yg pertama.
Yang kedua surat undangan atau sponsorship dari perushaan diUSA dimana surat undangan menjelaskan nama kita bisnis/meetingnya dari kapan sampai kapan dan tempat kita tinggal selama di USA dan tentu history Pasport kita dalanm artian pernah kemana saja kita keoversea.
Ini hanya share ketika saya interview tidak banyak surat yg saya bawa seperti :
1. keterangan dari perushaan kita bekerja/jaminan semua biaya akan ditanggung perusahaan
2. surat undangan yg menjelaskan kapan datang/tempat meeting/tempat tinggal/PIC diusa/.
3. pasport lama dan baru.
Terima kasih mungkin bisa jadi pencerahan buat rekan-rekan semua.
By Bintang on May 28, 2008 | Reply
Hai mas,thanks banget atas info pembuatan visa amerika sangat berharga sekali,cuma aku mau minta tolong,aku pengen banget kerja di amerika tapi tdk ada pasport lama arti na baru aja buat pasport yang pertama,kira” sia” gak kalo aku mencoba melamar visa amerika dan 1 hal lagi aku gak pernah ke luar negri sekalipun…itu aja deh pertanyaan aku,terima kasih atas bantuan na..
By Bayu on May 31, 2008 | Reply
Dear Bung Rahmat Zikry,
thanks for your information.
Keknya musti siapin mental buat ambil visa neh.
America, here i come.
By unikkk on Jun 3, 2008 | Reply
tanggal 2 juni 2008, gw apply visa ke us, and ternyata hasilnya mank ditolak..hehehe
bukan keinginan juga gw mau ke us sekarang ini.
rencana ke us cuma mau nemenin nyokap buat ngunjungin kk gw yang udah jadi us citizen.tapi hati nurani gw mank gak mau ke us, gara2 ada banyak kerjaan kampus di indo.
so, inilah hasilnya kalo lu apply visa setengah2 :
pertama2 gw masuk kedutaan.wuih…kayak penjara di nusa kambangan getoo yaq..(mank pernah ke sana ??hehehe) ketutup ama pager tinggi boo..
gw ama bokap waktu itu, and qta parkir mobil di gambir.
kemungkinan alasan visa gw ditolak :
1. gw berpakaian ala kadarnya-agak tidak rapi (secara gw dari jogja, males bawa baju2 bagus getoo)
2.gw gak niat untuk apply visa ke us (tuh cowo blue ngerti kale yaq kalo gw g niat.hehehe)
3.waktu wawancara, gw ditanyain dengan pertanyaan2 standart seperti orang2 laen lah. dan begonya gw, segala dokumen yang udah gw siapin kagak gw tunjukkin sama sekali(padahal ud ada surat dari dekan gw, kalo gw gak bakal stay longer in US)gw udah bengong2 cengar-cengir gak jelas waktu ditanyaain ama tuh penjabat konselor.yawsud..gw kira, dia mau kasih gw visa, eh ternyata dengan sopannya paspor gw dibalikin plus selembar surat.
DITOLAK mentah2 (wawancara gak lebih dari 3 menit)
nah tips gw nih :
nyokap, bokap, kakak gw semua udah pernah apply visa, and semuanya selalu diterima, cuma gw aja ni yang agak aneh..hehehehe
bokap bilang, harusnya gw itu AKTIF (fight like an american), menjuaL diri, merekomendasikan diri, kayak sales gitu lah yaq, no LIE, plus BUKTI2 yang kuat.
plUs kesan pertama, bagi gw itu juga PENTING.
ada ibu-bapak yang di depan gw, belom pernah ke us, njawab penuh dengan keraguan, tapi diterima coba, mungkin karena mereka ud agak berumur kale ya, secara gw baru 19 tahun.
so, next time lah…
buat yang mau ke us-GUT LUCK yaQ…(siap mental kudu itu, gw sih gak ngaruh di mental, lah gwnya pengennya gak ke us sekarang sii…hohoho)
doakan, kalo ada waktu and biaya lagi, gw juga mau ke us..hehehe
AMERICA, HERE I COME…
By Rahmat Zikri on Jun 7, 2008 | Reply
@ Handy: supaya bisa lolos? Bukankah isi artikel dan juga respon dari teman2 di sini bertujuan membantu memberikan tips untuk itu?
@ Yani: mungkin yang lain bisa bantu
@ Sulaeman & Unikkk: terimakasih atas sharingnya
@ Bintang: Selama ada alasan jelas dan ada sponsor masih ada harapan. tapi kalau ngga, sia2 aja. sorry to say that
By Fecund on Jun 11, 2008 | Reply
Wah…
TengQkyu..Banget Nih KK” xmuanya..
Iy nih Rada Takut…
Bkn krn Takut Wawancara Tp Takut diTolak
(zzz sama aja)
Yg Dmn Sayang Duit.
Hiks
Rp.1 Jt+ Ga Kecil Buat Famz.Aq..
Zz..
Pengalaman Aq Ditolak :
Waktu itu Aq ber 4.
3(Bonyok,Cc,& Me)
1(PCR CC Aq Yg Udh Pny Trax Rec.BUANYAK BENER).
Pacar Cc ku ini Englishnya Jago,krn dia Tuh.
Kuliah Di AUSTRALIA.
SD-SMP di SINGAPORE.
Waktu itu kami mengajukan
*****DENGAN PAKAIAN YG TERLALU FORMIL(kayak mau kondangan GITU)*******
Melangkah Dengan Ragu,
Brdoa Dalam Hati,
Dan berharap Dpt,
Dan INGIN BILANG SAY’s GUDBAI 2 INDONESIA KU.
TerCINTO…
At Last.
Saia Di panggil.
Di wawancarain di Pojokan yg ada Ruangannya.
kami ber’4 masuk.
trus Bilang MORNING MISTER dgn gigi Senyum Basi
ditanya Maw kmana?
Km bilang Maw Ke HAWAI.
IKUT TOUR.
Si BOTAK (KILLER (emg bnyk yg bilang killer)
bayangin aja:
kira”7 org masuk cuma 1(satu(SATU)*SATU)yg di approve ama dia…GILA KeLEWATAN ga TUh.
Lanjut,Kami blg ke Hawai dan Ikut tour mau Ke Jmbtn Fransisco….
Maw ngapain ke Jmbtn Frans.?
km jawab..
**MAW LIAT JEMBATAN**
dug kaMi SALAH besar DISITU.
Kalo jembatan mah banyak…..
At Last..
pacar CC aku di keluarin Dan Kami ber3
yg Ga bisa Inggris dan CENGO…
MATI KUTU di dalam.
Zzz
Akhirnya Dibalikin buku Emas yg tidak Diharapkan.
sama Sekali…
Zzz….
KAMi protes..
si Pacar CC ku masuk,Dia blg kenapa Ditolak?
djawab (inget”lupa)
Kamu semua ingin Tinggal di Amerika kan?
Zz…
Mati kutu..
(trus pacar CC ku masuk Face 2 Face,ngomong inggris)
gax ngerti Gtu.
At Last pacar CC ku cerita
Katanya Saya(Pacar CC ku) emg sengaja temenin keluarga ku cuma buat ngbantuin org dapetin visa untuk tinggal di amerika.
dan dia bilang Kalo Saya sendiri(pacar CC Q) sendiri mengajukan VISA,ITU PASTI,PASTI,dan SAngat PASTI si botak berkata kamu bisa pergi ke AMerika.
ZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZ
(itu INTINya)..
SENJATA MAKAN tuan BUWAT SAIA..
HIKS…
itu crita Q saat Berhadapan dengan si BOTAK.
email & FS :k0rean_s0ul@yahoo.co.id
thx
By Fecund on Jun 11, 2008 | Reply
Eh iya Tapi Minggu Depan Aku Maw ngajuin VIsa lagi..
Mohon Doa Yah….
Smoga Di approve..
Dan Aku bisa Ktmuan Lg ma Famz.Aq
Dsana..(CC n KK)Aq..^^
Mohon Doanya Yaph..
By angela on Jun 12, 2008 | Reply
Hello Fecund,
Kamu waktu di-interview rame2 itu kapan?
iya, semoga yang kali ini berhasil ya…
By Fecund on Jun 12, 2008 | Reply
Aku Kurang Taw..
Lupa Kapan..^^
Pokonya Sbelum Pemilihan Presiden.
(tahun 2007)
Hiks..
Padahal Pengen Banget Aku Jalan” K sana..
Emg Bener Tujuan ASLiku Ksana..
Tp gmana…
Kputusan G Bisa di gugat..T_T
By erna on Jun 14, 2008 | Reply
hi angela aku jadi urus turis visa tapi gagal total,waktu itu yang asik ditanyain mau nikah di sana ato di indo,aku bilangnya not sure yet,habis itu dia kembaliin paspor gua,kesal banget mana antriannya panjang banget and orang indon yang kerja disana cerewet2 lagi,ada ibu2 yang kurang ngerti antrian mereka bentak2 ampek gua kasihan ama tu ibu2.,,next blum tau mau apply visa apa,cari info yang banyak dulu
By Lidya on Jun 14, 2008 | Reply
Hi semua, gw mo bagi pengalaman juga. Gw pernah apply di konsulat Sby taun 2005 ditolak. Terus apply lagi taun 2006 awal ditolak juga. Menurut gw yang bikin gw ditolak karena pas interview yang pertama gw bilang punya sodara di LA dan sodara gw itu US citizen. Gw bingung aja, banyak yang kasi advice ke gw kalo ada sodara disana lebih gampang. Gee.. yang ada malah sebaliknya kok. Terus yang kedua, gw ditolak mungkin karena gw bilang gw ga akan pergi ke sodara gw itu dan bilang mau tour. Tetep aja bule yang awalnya ramah itu langsung nolak gw. Gw bingung musti alesan apa lagi, padahal bonyok gw udah dapet visa B1/B2 5 taun.
Gw mo tanya ke semuanya donk (please help), gw mau coba lagi maju tanggal 30 June ini untuk visa tourist, sekarang gw bawa surat dari company gw yang meyakinkan gw akan pulang ke indo. Company gw kebetulan US company gede dan selama ini kata HRD nya semua pegawenya selalu di-approve. Apakah cukup ya? What should i say if they ask me about my cousin in US? please kindly help!! Thanks.
By LD on Jun 14, 2008 | Reply
aku kan dah pernah applied H2B visa, dan 2X di tolak… padahal temen2 ku yg sama paper work and petisinya diterima ( 4 org ) seminggu sebelum aku appled… dan ak ga tau apa sebabnya… biasa petugas cuma bilang sorry… trus skr aku punya cowok bule amrik, and dia mau undang aku ke amrik.. pake fiancee visa.. dia punya kerjaan tetap, rumah and keluarga yg jelas… dia ngotot mau ngundang aku, tp aku msh trauma.. takut ditolak lg karena petugas bisa ngira kalo aku menggunakan dia untuk mulusin jalan ku ke amrik…kalo aku pengen nya nikah di indo dl biar ke embassy nya ma dia,.. tapi kata temen2 tetep aja susah dpt visa nya, jd mendingan dtg dl ke amrik baru nikah disana.. aku jadi bingung… help me, kali aja ada yg pernah ngalamin… thx banget ya
By angela on Jun 16, 2008 | Reply
Lidya,
tanya dong. waktu kamu apply visa yang kedua, dubes emang nanya2 ya soal apply visa yang sebelumnya? cerita dong, gimana urutan2 interview-nya. thank you yaa…
By Bobby on Jun 16, 2008 | Reply
Buat yang mau arrange jadwal interview visa USA sendiri, step2 nya :
Isi formulir DS156 secara online
di website https://evisaforms.state.gov/ds156.asp
setelah diprint di pc masing2 akan ada nomor (barcode/application code) yg akan kita masukkan pada web pengaturan jadwal interview di website
https://evisaforms.state.gov/default.asp?postcode=JAK&appcode=3.
Silahkan memilih sendiri jadwal/tanggal interview di kedutaan AS Jakarta yang tersedia..
O iya tarif terakhir (Juni 2008) dalam Rp.1.200.000,- yang harus siap2 ‘hilang’ jika aplikasi pengajuan visa ditolak.
Goodluck
By Maula on Jun 16, 2008 | Reply
Aku interview visa bulan april kemarin, penginterviewnya si botak juga di loket 8. Visaku sebenarnya dah mau di tolak, tp syukur, aku bs menyakinkan si botak kalo aku mo ke USA karena nemenenin suami yg lg sekolah, dan pasti bakal balik ke Indo. Alhamdulillah skr kita sekeluarga bisa kumpul lagi. Kalo temen temen ada yg berangkat ke USA mau donk aku dibawain “TEMPE”. Kangen bgt nich sama tempe
By bonang on Jun 17, 2008 | Reply
mas rizky
barusan saya ditolak sama kedutaan amerika
dikiraiin teroris kali ya
padahal saya udah 2 kali dapet visa amerika b1/b2 dan sering banget digunain
disana juga ada kakak saya yang jadi sponsor
punya saran gak mas?
pingin liburan lagi
By ria on Jun 18, 2008 | Reply
haii..wah tenyata banyak jg nih pengalaman tmn yg ke US. btw, gue mau nanya nih..akhir juli gue rencananya ikut training di Mchigan State Univ. sponsored by salah satu perusahaan kepunyaan Us. Gue PNS di salah satu Badan yg ngawasin obat dan makanan. nah perusahaan itu minta kita utk ikut training itu dan semua biaya ditanggung mereka.
ada gak diantara tmn2 yg pernah urus visa ke USA pake paspor biru (paspor dinas)?
share yaa…
hopefully bisa blg…AMERICA..HERE I COME!!^_^
(sblm visa beres..hiks…)
By sandra on Jun 19, 2008 | Reply
Hello mas Rahmat numpang ngasih info yah
untuk mba maula kalau mau beli tempe di USA ada kok ngga harus nunggu dari indo kelmaan entar dah ngiler duluan he..he… nih ada web untuk belanja makanan indo http://www.indokiosk.com/Merchant2/merchant.mvc
saya suka belanja kok di sini,untuk tempe mba maula telepon aja karna ngga di pajang di web.
atau mba maula tgal beli aja ragi tempe entar buat sendiri (http://dapoerkami.bravehost.com/membuattempesendiri.html).munkin link ini bisa membantu mba maula untuk membuat tempe.
cari saja di asian market/pesan dari indo.
ok smoga info ini bisa membantu dan selamat mencoba yah.have a good day
By kentang on Jun 21, 2008 | Reply
mao tanya dunk.. cowo ak skr di US tp blm dpt ijin tinggal, trs ap ak bs nyusul ke US pake visa tunangan? kl pegi pake visa turis kira2 ak hrs punya tabungan brp sih yg bs meyakinkan? TQ
By Maula on Jun 24, 2008 | Reply
Untuk Mbk Sandra, thanks infonya.
By mc on Jun 25, 2008 | Reply
mo nanya nie…aq minggu depan mo apply visa student..tp blon pna ke luar ngri sekalipun…paspor aj baru bikin bulan kemaren…pasti di approve kan?ditanya ap aj si interviewnya..?brapa lama?
btw, harus ud tes kesehatan dulu ga sich? such as vaksin 2 mmr, tetanus, TB test pas mo ke embassynya
thanks a lot…
By mc on Jun 25, 2008 | Reply
oia…di electronic visa form ..qta ga bole kosongin kolomnya ya? misalnya status qta single…trus di spouse’s nameny qta harus isi not applicable..? bener ga sich ga bole dikosongin..? mang klo kosong napa..?
By yunita on Jun 26, 2008 | Reply
mau tanya donk….tgl 3 juli 2008 aku & adek ku cowok mo apply visa untuk holiday..oya btw ini yang ke-5 kali sejak tahun 2005 aku apply nggk dapat/ditolak …jd deg2an juga ( mungkin wkt itu record perjalanan ke luar negerinya cuma 1) kl skrg pasport ku udah diisi dgn visa israel, mesir dan beberapa negara asia.. semoga tahun ini aku bisa dpt visa krn sy pingin bgt natalan di bulan desember bersama keluarga besar saya di USA.. jika sy minta visa sekarang apakah tidak terlalu cepat mengingat desember rencana mo USA? berapa lama kah jika kita mo mengajukan visa vacationnya?
Tq ditunggu infonya… Have a good day.
By Rahmat Zikri on Jun 26, 2008 | Reply
@lidya: mestinya surat rekomendasi dari perusahaan sudah modal yang sangat bagus. tapi dokumen2 yang lain juga mesti dipersiapkan. kalau berani, sudah beli tiket pp terlebih dahulu bisa lebih meyakinkan lagi.
@kentang: yg paling penting itu jaminan kembali. ada tiket pulang mestinya lebih meyakinkan.
@mc: yg paspornya udah isi banyak stempel saja belum tentu di-approve, gimana yang masih kosong. tapi kalau mau coba silahkan saja. selama ada alasan kuat dan bisa dibuktikan, why not?
interview nya paling lama 5 menitan.. hehe. kecuali kalau mau berdebat panjang lebar. ngga perlu test kesehatan.
@yunita: saya ngga tahu pasti..
By kentang on Jun 29, 2008 | Reply
ktnya kl pegi sendiri ke amrik lbh susah dibanding ikut tour ya. kan di imigrasi sana di interogasi lg tar bs disuruh pulang kampung alias gk blh msk amrik.. bs gt gk sih kan sayang tiketnya muahal bgt.. kl ak mau kerja yg legal disana bs gk kan ak lulusan S1 indo.. tq
By erna on Jun 30, 2008 | Reply
sekedar pemberitahuan aja buat teman2,tiket pp juga ngak menjamin,karna waktu saya interviu juga bawa tiket pp+undangan dari cowok saya yang asli orang sana tetap aja jawabannya di tolak,bukannya nakutin yah cuma kasihan aja ntar udah beli tiket ngak dapat visa kan rugi,iya sih tiketnya bisa dikembaliin cuma dipotong sekitar s$200 aja tapikan sayang
By gopek on Jun 30, 2008 | Reply
bila hanya berkunjung sebagai visitor saya harus memakai visa jenis apa?
sebelumnya mw nanya berapa jenis visa untuk ke amerika..?
By sagita on Jul 3, 2008 | Reply
Saya kepingin bagi bagi pengalaman buat temen temen yang mau apply visa Amerika. Beberapa hari yang lalu saya datang ke US Embassy di Jakarta untuk interview permohonan visa turis. Saya sangat sedih dan kecewa karena saya tidak mendapat kesempatan untuk menyerahkan semua bukti bukti financial dan bukti keterikatan saya dengan keluarga dan pekerjaan yang saya geluti selama ini. Setelah mengajukan beberapa pertanyaan seperti ; nama Anda siapa, apa tujuan anda bepergian ke USA, dengan siapa Anda berangkat ke USA, siapa yang membiayai perjalanan Anda, berapa anak Anda, Anda pernah pergi kemana saja dana dengan siapa Anda berencana untuk pergi ke Amerika. Karena saya menyebutkan nama seseorang berkewarganegaraan Amerika sebagai pihak yang mengundang saya ke Amerika pada formulir aplikasi, maka ditanyakan apa status warga negara Amerika tersebut terhadap Anda, apakah Anda pernah bertemu dengannya. Setelah memeriksa lembar lembar pada passport saya yang lama, consular menemukan bahwa beberapa tahun yang lalu saya sudah pernah mendapatkan visa tourist Amerika, ditanyakan mengapa saat itu saya tidak pergi ke Amerika, saya katakan bahwa alasan saya tidak jadi ke Amerika saat itu karena kesibukan ex-suami. Setelah itu Consular meminta buku tabungan saya (sebenarnya saya membawa beberapa rekening koran and bukti tabungan yang lain) namun saya tidak mendapatkan kesempatan untuk menyerahkannya kepada Consular. Karena saat itu dia hanya meminta buku tabungan. Sebagai informasi pada saat itu total saldo yang tersedia adalah Rp. 135.000.000,-. Setelah melihat buku tabungan tersebut, dia langsung bilang sorry berdasarkan hukum Amerika, Anda tidak qualified untuk masuk Amerika. Pada saat itu langsung saya katakan bahwa saya masih ada bukti keuangan lain yang ingin saya tunjukan, dengan acuh tak acuh, Consular tersebut menggelengkan kepalanya sambil berkata, sorry dan mengembalikan passport dan buku tabungan saya. Hal yang sangat menyedihkan saya adalah Ibu saya yang pada saat interview selalu berada di sisi saya, tidak di interview walau satu kata, bahkan dokumen dokument pribadinya pun tidak dilihat sama sekali, juga ditolak. Hal ini adalah hal yang sangat tidak fair, berdasarkan hal apa Ibu saya ditolak ? pada lembaran yang yang saya terima bersamaan dengan pengembalian passport saya, ditulis disana bahwa alasan penolakan saya adalah karena saya gagal membuktikan kepada Consular bahwa saya tujuan saya ke Amerika hanya untuk liburan. Saya dicap akan pindah, menetap dan bekerja di Amerika. Saya sangat heran mengapa begitu gampang menuduh seseorang tanpa bukti otentik. Alangkah bodohnya saya seandainya ingin pindah, bekerja atau menetap di Amerika hanya berbekal visa tourist. Dan alangkah bodohnya saya bila hendak menikah dengan warga negara Amerika hanya berbekal visa tourist. Saya tak habis pikir mengapa untuk seorang yang hendak bepergian ke Amerika untuk tujuan vacancy harus dipersulit. Memang benar banyak masukan dan informasi yang saya dapat, jangan pernah katakan kalau kita punya seseorang yang kita kenal tinggal di Amerika, mereka bilang hal tersebut akan membuat mereka curiga bahwa ada kecenderungan kita tidak akan kembali ke negara kita. Namun apakah suatu kejujuran harus dibayar dengan ditolaknya permohonan visa ?
Semoga pengalaman pribadi saya bermanfaat bagi yang hendak mengajukan permohonan visa Amerika. Saya masih ragu apakah saya harus mencoba mengajukan permohonan visa kembali, rasanya keletihan mengantri selama 4 jam sebelum akhirnya saya mendapat kesempatan 5 menit interview sangat sulit saya lupakan, terutama rasa iba saya terhadap Ibu saya yang berumur 68 juga harus menerima kekecewaan yang sama seperti yang saya alami.
Salam hangat buat semua,
Sagita
By mc on Jul 3, 2008 | Reply
hr ni 3 juli…aq apply visa student….thanks GOd aq dapet…..meskipun orang diluar sana banyak ngomong yang ane2….cuz paspor kosong dan baru bikin bulan kemaren….
pokony yg penting senyum dan pede aj..trus latian ngomong buat persiapan jawaban….
gt aj kali ya….buat semua yang mo apply GUd luck….andalkan TUhan…do your best, let GOd do the rest…
By Asri on Jul 3, 2008 | Reply
Mbak Sandra, saya juga boleh yah ikutan konsultasi, mau ke sana juga nih ketemu sama co-ku, lagi bingung mau ngurus visa. Imel saya: acy_jkt@yahoo.co.uk
By kentang on Jul 5, 2008 | Reply
kl mau apply visa student hrs ud daftar kul dan bayar kul dulu yah.. TQ
By kentang on Jul 5, 2008 | Reply
mau tanya dunk ama yg nick nya “mc”.. km ambil visa student ud daftar kul dl yah.. kul dmn kl blh tau? TQ