Mengurus Visa Amerika Serikat
Visa merupakan salah satu syarat wajib yang mesti dimiliki oleh seseorang untuk dapat memasuki wilayah kedaulatan sebuah negara. Kecuali jika negara tersebut memiliki perjanjian bebas visa dengan negara kita (misal, orang Indonesia bebas bepergian ke Singapura atau Malaysia tanpa harus membuat visa terlebih dahulu).
Berdasarkan pengalaman mengurus visa di beberapa negara, urusan yang satu ini sebenarnya kegiatan gampang-gampang susah. Tergantung ke negara mana kita hendak berkunjung.
Pada dasarnya tujuan pembuatan visa sekadar masalah tertib administrasi saja. Maksudnya, pihak negara yang akan dikunjungi itu ingin agar semua tamunya terdata dengan baik. Namun, tidak semua negara merasa nyaman dikunjungi (baca: tidak terlalu ‘welcome’ rumahnya didatangi tamu). Sudah menjadi rahasia umum, negara yang paling bersikap paranoid untuk urusan yang satu ini adalah Amerika Serikat.
Boleh percaya boleh tidak (kalau tidak percaya ya coba sendiri saja), dari ratusan orang yang terlihat antri setiap paginya di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di depan Stasiun Gambir, Jakarta, tidak sampai separuhnya yang sukses mendapatkan visa untuk memasuki wilayah Amerika Serikat!
Pada tulisan ini, saya mencoba menuliskan tips agar anda tidak sia-sia berjuang.. Atau sebaliknya, membuat anda tahu diri bahwa belum waktunya mendapatkan visa Amerika Serikat. Terdengar kasar memang. Tapi itulah kenyataan yang akan anda hadapi jika maju terus. Secara tidak langsung, tulisan ini juga dapat diimplementasikan ketika mengurus visa di kedutaan besar negara-negara lainnya (catatan: pengurusan visa Amerika Serikat adalah yang tersulit). –Sedikit pengecualian adalah untuk negara-negara di bawah bendera Uni Eropa. Pada saat ini mereka mengimplementasikan visa “satu atap” yang dikenal dengan nama Visa Schengen. Dengan memiliki visa ini, kita bisa memiliki hak berkunjung ke beberapa negara sekaligus. Untuk mengurusnya, bisa di kedutaan besar negara Uni Eropa mana pun. Namun standar pelaksanaannya adalah diurus di negara yang akan kita kunjungi paling lama di antara negara-negara yang mungkin akan kita kunjungi. Jika ternyata relatif sama, maka yang diambil adalah negara pertama yang akan kita singgahi.
Dengan alasan keamanan warga negaranya dan keamanan si pengunjung itu sendiri, pemerintah Amerika Serikat memang sangat ketat dalam menyeleksi siapa saja orang yang boleh masuk dan siapa yang tidak boleh. Walau alasannya sangat bagus, namun tidak jarang masalah subyektivitas dalam menilai pemohon visa sangat kental. Coba saja berjenggot tebal dan panjang, berbaju gamis, celana menggantung dan memegang tasbih, dijamin anda akan mendapat perhatian ekstra dan segudang pertanyaan untuk men-skak-mat anda, sehingga mereka punya alasan bahwa anda tidak punya cukup alasan kuat untuk datang ke Amerika Serikat.
Seperti halnya mengurus visa di semua kedutaan besar negara-negara lain, pemohon harus memulai proses dengan membuat jadwal interview. Untuk Amerika Serikat, permohonan pembuatan janji jadwal interview bisa dilakukan lewat email atau telpon (sepertinya lebih baik lewat email) (update: sekarang harus dilakukan secara online lewat situs web Kedubes AS). Lihat keterangan alamat email dan/atau nomor telpon pada situs U.S. Embassy – Jakarta di link ini. Sebutkan nama lengkap dan nomor paspor anda, sebutkan tujuan utama/jenis visa yang ingin diperoleh (kunjungan wisata, sosial, bisnis atau bahkan migran). Sebutkan pula hari/tanggal yang anda inginkan. Sepengetahuan saya, kapan pun tanggal yang anda minta selalu di-amini, kecuali tanggal tersebut adalah hari libur (termasuk hari libur nasional di Amerika Serikat). Pada tanggal tersebut, anda diminta untuk datang pagi hari jam 07.00. Beberapa orang malah sudah berdiri di tempat antrian sejak sebelum jam 6 pagi! Pintu masuknya sendiri baru mulai dibuka pada pukul 08.00. Yang perlu diingat, loket kasir tutup pukul 10.00.
Sejak akhir tahun 2005, pemerintah Amerika Serikat mengharuskan semua pemohon untuk menggunakan formulir aplikasi pendaftaran elektronik (formulir DS-156) yang diisi di situs web yang telah disediakan. Formulir ini bisa diisi pada halaman web ini. Cetak dan bawa formulir yang sudah diisi dan mendapatkan barcode dari web ini ketika anda hendak mengantri di kedutaan. Tanpa membawa paspor dan formulir, anda tidak akan dilayani. Jangan lupa pula menyertakan pas foto berukuran 5×5. Ada standar ukuran khusus yang telah ditetapkan. Jangan asal 5×5. Amannya, katakan pada studio foto tempat anda hendak membuat pas foto, bahwa anda hendak membuat visa Amerika Serikat. Jika dia tidak mengerti, tinggalkan. Cari saja studio foto yang lain. Di Jakarta banyak studio yang paham koq. Apalagi di sekitar Jalan Sabang, jelas-jelas mereka memajang tulisan “Terima pas foto visa U.S.”.
Antrian pertama yang harus dilalui di depan ini adalah antrian untuk masuk ke area ring terluar dari kedutaan. Selain akan diperiksa kelengkapan dokumen standar dan diperiksa bahwa nama anda benar-benar ada di dalam daftar pemohon, tentunya barang bawaan anda pun akan diperiksa. Demi kenyamanan anda sendiri, sangat amat tidak disarankan membawa barang-barang yang tidak perlu (termasuk jaket). Karena selain repot membawanya, anda pun akan berkali-kali melewati proses pemeriksaan.
Setelah masuk ke dalam pagar, anda akan bertemu lagi dengan antrian yang kedua. Antrian ini menuju loket kasir, di mana anda harus membayar uang administrasi. Loket kas hanya menerima pembayaran dalam bentuk rupiah. Selama ini besarnya adalah USD 100 (yang di-rupiah-kan menjadi Rp 900.000,00). Tapi yang saya baca di surat kabar beberapa waktu yang lalu, per tahun 2008 ini terjadi kenaikan biaya menjadi USD 131 (saya belum mengetahui nominalnya dalam rupiah). Diterima atau tidak diterimanya aplikasi visa anda, say goodbye to your money. Kasir akan dengan riang gembira menerima uang anda, tidak perduli apakah formulir anda lengkap atau tidak, benar semua atau masih ada salah. Kasir akan memberikan nomor regu (panggilan interview akan dilakukan secara berkelompok, beberapa orang sekaligus).
Antrian yang ketiga adalah antrian untuk memasuki ring yang lebih dalam lagi di lingkungan kedutaan. Di sini anda harus melewati metal detector. Semua barang elektronik harus ditinggalkan di meja security — tidak terkecuali flash disk! Saya yang ketika itu menggunakan safety shoes standar lingkungan pertambangan (yang di bagian depannya terdapat logam yang melindungi bagian atas jari kaki) dipaksa melepas sepatu dan secara khusus sepatunya melalui scanner. Sesekali terlihat tentara berseragam pakaian dinas lapangan lengkap berjalan mondar-mandir. Benar-benar tentara bule, berseragam loreng gurun, berwajah tegang dan dingin menyandang senjata otomatis dalam posisi standby.
Setibanya di dalam, kita kembali mengantri. Kali ini bisa duduk. Tunggu nomor kelompok anda dipanggil. Regu yang dipanggil akan memasuki sebuah ruangan. Lagi-lagi antri lagi. Duduk-duduk lagi. Di dalam terdapat beberapa loket kaca yang membatasi antara pemohon dan peng-interview. Perhatikan di sini, jika si pemohon mendapatkan kembali paspornya, itu artinya dia gagal. Jika yang diterima adalah sepotong kertas putih, itu artinya dia hampir pasti akan mendapatkan visanya (kecuali tiba-tiba ada hal luar biasa yg membuat dia gagal).
Pertama kali saya berurusan dengan interview di Kedutaan Amerika Serikat, proses interview hanya sekitar 2-3 menit, bule cowok yang awalnya saya anggap begitu nice karena sangat ramah mengajak saya bercakap-cakap, tanpa ada hujan atau angin, tiba-tiba mengembalikan paspor saya dan bilang bahwa saya tidak punya cukup alasan untuk datang ke Amerika Serikat! masih dalam keadaan terbengong-bengong karena tidak menyangka dan tidak mengantisipasi “keramahan” orang ini, dia segera bilang “next”. Maksudnya, pemohon berikutnya diminta maju untuk di-eksekusi olehnya.
Faktor yang saya anggap menjadi alasan buat dia adalah karena saya tidak bisa menunjukkan paspor lama saya. Sebenarnya sebelum datang saya sudah mencoba mencari di mana saya menaruh paspor lama tersebut. Tapi karena saya tinggal di beberapa tempat –setidaknya di Jakarta dan Bandung–, paspor lama ini tidak ketemu. Jadi ketika dia tanya mana paspor lamanya, saya gampangkan saja dengan bilang diambil oleh kantor imigrasi setempat ketika saya memperbarui paspor. Kenyataannya memang hampir terjadi seperti itu. Tahun 2003 ketika saya memperpanjang paspor di kantor imigrasi Lampung, petugasnya hendak mengambil paspor lama saya. Tapi karena saya ingin memilikinya sebagai kenang-kenangan, akhirnya dia minta paspor tersebut difotokopi dan kopinya ini diserahkan. Bayangkan jika paspor lama ini tidak saya miliki. Mungkin sampai kapan pun saya ngga akan pernah bisa mendapatkan visa Amerika Serikat.
Walau alasan tersebut juga sebenarnya saya anggap mengada-ada (bisa jadi juga karena nama saya yang islami, sehingga ditolak saja), yang paling membuat saya sakit hati adalah dia sama sekali tidak menggubris bahwa saya sebenarnya mendapat undangan untuk hadir di sebuah acara Microsoft yang dihadiri juga oleh Bill Gates! Bagaimana mungkin bule itu bisa bilang saya tidak punya cukup alasan tanpa dia melihat sedikit pun lembar kertas yang saya bawa. Yah, bodohnya saya juga kagetan ngga nyangka bakal ditolak. Jadi tidak sempat memaksa dia untuk melihat undangan yang saya miliki. Jadilah, hari itu saya pulang dengan tangan hampa dan duit hilang percuma.
Setelah bertanya-tanya kiri dan kanan, salah satu faktor yang akan sangat dipertimbangkan oleh mereka adalah “track record” perjalanan ke luar negeri kita selama ini. Apakah anda orang yang sering bepergian atau tidak. Salah satu ketakutan mereka adalah kita datang ke negaranya dan kemudian tak ingin kembali lagi (ke Indonesia!). Jadi, jika anda tidak pernah ke luar negeri, tiba-tiba hendak ke Amerika Serikat, tanpa ada alasan yang sangat kuat (misal karena anda diundang oleh Gedung Putih!), lupakan saja. Perjalanan ke negara-negara tetangga seperti Malaysia atau Singapura bisa dibilang tidak masuk dalam hitungan. Jika anda pernah bepergian ke Australia, Jepang atau negara-negara kroni Amerika Serikat di Uni Eropa, ini baru merupakan modal yang sangat kuat untuk juga mendapatkan visa Amerika Serikat. Jika anda malah rajin berkunjung ke daerah “daftar hitam” seperti Afghanistan atau Libya, bisa jadi seumur-umur anda hanya akan melihat Amerika di televisi atau bioskop.
Atas desakan beberapa orang, akhirnya seminggu kemudian saya datang lagi. Kali ini dengan amunisi lengkap dan telah mempelajari peta situasi sebelum kembali ‘bertempur’. Bukan hanya juga membawa serta paspor lama yang jadi kambing hitam pada proses sebelumnya, kali ini saya juga membawa semua print-out rekening koran dan buku tabungan yang saya miliki. Bahkan tagihan beberapa kartu kredit pun saya bawa, untuk menunjukkan berapa pagu kredit yang saya miliki. Dokumen-dokumen ini saya bawa serta karena sebelumnya saya lihat ada yang bawa-bawa ijasah dan bahkan surat tanah. Yang tak kalah penting adalah surat jaminan dari kantor bahwa anda akan kembali (jika anda seorang pegawai). Kartu nama resmi dari kantor juga sangat bermanfaat. Jika anda pengusaha, tunjukkan bahwa di negara ini anda masih punya banyak aset. Tidak mungkin tidak kembali. Intinya adalah meyakinkan mereka bahwa kita pasti kembali. Sepertinya memang terdapat sindrom gede-rasa alias ge-er, bahwa kita akan terpesona di negerinya dan tak ingin pulang. Walau tidak bisa dipungkiri juga bahwa ada orang-orang yang sengaja datang ke sana untuk mencari rejeki di tanah orang. Seperti halnya di Jakarta, masalah tenaga kerja tanpa skill yang memadai merupakan beban bagi Pemerintah.
Pada kesempatan interview kali ini, saya sudah mempersiapkan diri bahwa saya-lah sebagai “play-maker” nya. Semua bahan pembicaraan sudah saya hapalkan sejak malam harinya. Alur pembicaraan dan “bahan peraga” berupa surat undangan, itenerary trips perjalanan yang akan saya lakukan (ke mana saja), show off kemampuan finansial, dsb, mengalir dengan lancar bak seorang sales profesional yang tengah menjajakan barang dagangan. Pas kebetulan pula kali ini yang meng-interview saya adalah bule cewek cantik. Tatap saja matanya terus menerus.. dan dia akan segera di bawah kendali. Pertanyaan pertama mengenai maksud dan tujuan ke Amerika segera saya jawab dengan mantap. “I want to meet Bill Gates!“. Dia jawab, “Really? He’s the richest and famous man“. Belum hilang kagetnya dia, saya terus nyerocos sebagaimana skenario yang telah saya pikirkan malam harinya. Sampai akhirnya dia menyerahkan secarik kertas dan bilang “Okay, come back again at this date“.
Selain dokumen-dokumen yang saya sebutkan tadi, akan sangat berguna juga jika kita membawa serta tiket pesawat pergi-pulang. Lagi-lagi, ini untuk membuktikan bahwa kita pasti pulang. Jelas karena ada tiket perjalanan kembali. Anda juga harus tahu dengan pasti, akan tinggal di mana (jika di hotel, sebutkan nama dan alamatnya juga). Akan lebih baik jika ada contact person warga Amerika di sana yang bisa dihubungi. Jika perjalanan anda ke Amerika Serikat adalah kunjungan wisata, sangat disarankan agar anda berkunjung dengan menggunakan paket wisata yang disediakan oleh jasa agen perjalanan. Biarkan agen perjalanan yang menguruskan visa anda.
Walau sepertinya kemampuan finansial anda akan sangat berpengaruh terhadap status diterima atau tidaknya permohonan visa anda, tapi saya melihat dengan mata kepala sendiri, di loket sebelah kiri saya, seorang ibu berpenampilan borjuis yang juga membawa-bawa buku tabungannya ketika di-interview tapi tetap ditolak. Entah karena apa. Padahal si ibu sudah bilang bahwa dia hendak menjenguk anaknya di sana.
Walau juga ada dugaan masalah nama yang islami bisa menjadi batu sandungan, tapi di loket sebelah kanan saya ada keluarga kecil yang terdiri dari sepasang suami istri dan dua orang anak yang masih balita ber-etnis tionghoa yang juga membawa-bawa tiket masuk ke Disneyland dan travel itenerary di beberapa kota di pantai barat Amerika Serikat, juga ditolak mentah-mentah. Yang saya dengar, bule yang meng-interview nya sempat menyebut-nyebut bahwa si pria tionghoa ini pernah juga ditolak 2x beberapa tahun sebelumnya. Entah karena apa, sepertinya kutukan atas dia belum lepas juga.
Proses normalnya berjalan sekitar 2 minggu. Artinya, sejak hari anda melakukan interview untuk permohonan visa sampai dengan visa tersebut bisa anda ambil kembali memakan waktu sekitar 2 minggu. Jadi, jangan harap bisa pergi mendadak, kecuali anda telah memiliki visa yang masih valid. Untuk alasan kenyamanan pribadi, jangan lupa pula kembali membawa serta beberapa dokumen yang penting (kali ini tidak perlu semua) seperti travel itenerary, voucher hotel, surat undangan (jika datang untuk keperluan bisnis), kartu nama dan uang dollar dalam jumlah memadai harus ada di tangan anda. Sebagai orang yang berasal dari Indonesia, hampir pasti anda akan ‘diculik’ untuk mendapatkan ‘kelas’ interogasi khusus bagi pendatang dari negara-negara tertentu setibanya anda di Amerika Serikat. Welcome to United States of America!
Independent IT Consultant and Trainer, mastering in Microsoft technologies. 10 years experience in all level of systems and network engineering. Currently being awarded as Microsoft MVP in Exchange Server. Live in Jakarta, Indonesia. Claimed himself as a not ordinary geek, who loves photography and hanging out with friends.
261 Responses to “Mengurus Visa Amerika Serikat”
By Abetto on Jan 8, 2008 | Reply
GW Bingung, Ente jago nulis gini, kok pas sidang bisa2nya di b… ama Om w…..
By Jay on Jan 8, 2008 | Reply
Rumit ya…
*geleng-geleng*
By M. A. Kirdiat on Jan 8, 2008 | Reply
Amerika Serikat…???? No Tengkyu. Saya punya pengalaman buruk berususan dengan mereka. Jangan harap kalau Travel Agent yang urus akan lancar… kebetulan saya pemilik Travel di Banten… dan pernah membawa rombongan Pimred Jawa Pos Group – Radar yang harus tertolak berangkat karena masalah nama… padahal dia jurnalis… pimred koran lokal… dan tetap ditolak… ya udah, akhirnya dipindahkan ke Eropa jalan-jalannya…. lancar.
Nggak ke AS… ya, nggak rugi lah… bisa coba ke Abu Dhabi, Sydney, Tokyo atau Eropa….
By erick jaya on Jan 9, 2008 | Reply
Kalau saya melihat, pada interview anda yang pertama, kesalahan anda adalah anda telah berbohong.
Kantor imigrasi tidak akan pernah menahan paspor lama, karena itu adalah hak anda or can say it’s your exclusive personal property, dan semua orang tahu itu.
Ketika anda telah berbohong hampir dipastikan dia sudah enggan mendengarkan penjelasan-penjelasan anda lainnya, coba ibaratkan diri anda apabila anda menerima seorang tamu yang sama sekali belum anda kenal, dan kemudian dia berbohong, tentu anda tidak percaya lagi sama dia kan?
Nama yang islami tidak menjadi alasan, please don’t put that as a reason to be stated in your blog.
Sulitnya mendapatkan visa amerika serikat kalau menurut saya, disebabkan karena banyak sekali orang yang ingin tinggal dan bekerja di negara tersebut, dengan berbagai cara dan alasan, dan yang paling sering adalah dengan menggunakan holiday visa.
Walaupun terkadang telah memiliki tiket p.p, rekening tabungan dan kekayaan yang berlimpah, dsb saya rasa itu juga masih kurang untuk menjadi cukup alasan, visa interviewer tersebut adalah orang-orang yang telah di-training terlebih dahulu, jadi ada banyak faktor dan pertimbangan sebelum anda diberikan visa, pahamilah bahwa beban mereka juga sangat berat karena visa yang mereka berikan itu menyangkut sebuah negara, anggaplah apabila visa yang mereka berikan telah anda salah gunakan, tentunya itu sangat tidak mereka inginkan untuk terjadi bukan?
Jadi mereka sangat ekstra ketat dalam hal memberikan visa, dan saya bisa memaklumi hal ini, dan saya harap kita semua bisa memakluminya juga. Marilah kita menghormati bangsa lain, dengan ini bangsa kita pun akan dihormati mereka.
Salam.
By Rahmat Zikri on Jan 9, 2008 | Reply
#3 memang lewat biro perjalanan ngga dijamin sukses mas. satu lagi, maaf, masalah bonafiditas biro perjalanan juga berpengaruh.
#4 mungkin juga mas.. karena yg pertama saya menggampangkan masalah, jadi dianggap berbohong. tapi, beneran koq, waktu saya perpanjangan paspor tahun 2003 di lampung, paspor lama itu tadinya mau diambil! artinya, kalau benar sampai terjadi dan saya ngga minta, ya lenyap lah.
soal nama yg islami, ya memang secara tersurat tidak ada aturan mainnya. namun dalam pelaksanaannya, oknum-oknumnya cenderung seperti itu. saya terakhir ke U.S bulan oktober lalu, pas kebetulan di depan saya ada orang dari timur tengah yang sedang melalui proses interview karena di paspornya ber-stempel “special registrant”, seperti halnya paspor saya. orang ini juga sudah berkali-kali ke U.S. sepertinya be-te diperlakukan seperti itu, akhirnya dia tanya, apakah karena dia muslim? karena berasal dari timur tengah? yang meng-interview bilang: “YES”.
By popo1912 on Jan 9, 2008 | Reply
thx yah buat infonya.. artikelnya menarik.. moga2 bisa berguna buat ngurus visa amrik nanti.. heheheh..
By fisto on Jan 11, 2008 | Reply
*bookmark*
hehe…sapa tau kapan2 ada yg ngirim ke sono…mudah2an posting ini berguna…
thanks!
By septama on Jan 11, 2008 | Reply
nama Islami ada benarnya agak dipersulit, karena saya beberapa kali ke amerika dalam group, selalu saja teman-teman saya yang bernama ke-arab2x an mengalami masalah, mulai dari ditolak mentah-mentah, sampai pembatasan waktu kunjungan, padahal kelengkapan surat sudah sangat memadai seperti applicant yang lainnya
By tikusangin on Jan 11, 2008 | Reply
Saya hanya isi formulir, bawa paspor lama dan bayar $100… sama sekali TIDAK membawa dokumen lain.. Interviewer hanya bertanya tujuan saya ke US dan kemudian dia memberikan kartu kecil bertuliskan sebuah tanggal.. saya kembali pada tanggal tesebut dan ternyata paspor saya sudah dibubuhi visa… Multi entry 5 years…
By ryan on Jan 16, 2008 | Reply
gw sering bulakbalik singapore, taiwan,hongkong, malaysia … bulan 3 nti mau ke hongkong dan bulan 7 nti mau ke yerusalem. yg mana termasuk kroni amrik ni???? … blm pernah ke amrik si … siapa tau kapan2 dan klo ada teman. thanks atas infonya
By novari on Jan 18, 2008 | Reply
wahhhh sya juga sdang berjuang nih mas, buat ke amrik juga….. thanks ya.. pengalamannya berharga banget nihhhh…
By Natalie on Jan 18, 2008 | Reply
aku juga ditolong minta visanya, karna alasan tertentu. aku mau tanya nih boleh ngak??
waktu minta visa yg kedua, kita hrs jujur ngak bahwa kita pernah ditolak waktu minta visa. terus kalau udah jujur, dia tanya ngak kenapa waktu itu kita ditolak??? Mereka punya record nya ngak sih?? bahwa kita ditolak dan apa sebab nya???
tolak dijawab ya. lagi stress nih/
By Rahmat Zikri on Jan 19, 2008 | Reply
harus jujur. karena mereka nyimpan database (track record) nya koq. saya pernah lihat sendiri
By mikimiki on Jan 19, 2008 | Reply
Thanks infonya ..saya sih blom pernah nyoba apply visa US cuman europe and japan aja, tapi storynya sangat berguna buat yg mo kesana, intinya apapun hasilnya kita mesti terima coz mereka juga punya tanggung jawab buat keamanan negaranya.tetap berjuang trus n do the best buat yg apply pasti dapat.
By Ika on Feb 5, 2008 | Reply
Thanks buat infonya…
mau tanya, kalo kita mau ke sana dengan visa student, gmna yaa..??
apa ada bedanya dengan prosedur pengajuannya?
tks before.
bless u
By citra on Feb 10, 2008 | Reply
Betul sekali.. aku sangat-sangat setuju persis seperti yang aku alami sendiri pada tgl 11 Jan 2008 lalu very traumatic dan bikin terpaku, sampai sekarang aku tidak habis pikir apa alasan penolakan itu. Cowo bule itu cuma bilang klo aku tidak punya ikatan yang kuat dengan Indonesia padahal aku seorang PNS dan tujuanku cuma untuk jalan2 dan bertemu dengan seseorang. Pokoknya memang betul2 bikin sakit hati sampai sekarang aku belum punya keberanian untuk apply lagi. Klo teman2 punya tips bagi2 ya.. Thank you.
By Rosa on Feb 12, 2008 | Reply
aku bisa di kasih tahu gak alamat tempat ambil foto untuk visa america, karena aku mau renew aku punya visa.BTW sebelumnya aku apply di surabaya.Oh ya salam kenal namaku Rosa & thank’s buanget sebelumnya untuk bantuannya.
By Tati on Feb 15, 2008 | Reply
wahh..emang ya pengurusan visa ke Amerika rumit…tapi sekedar berbagi pengalaman juga, beberapa orang yang mengajukan visa ke Amerika selain dokument yang maha lengkap, juga menyertakan rekomendasi dari tokoh-tokoh terkenal…dijamin ampuh untuk mendapatkan visa, karena biasanya sang tokoh tersebut mengaransi kalo si pemohon bakal balik lagi ke indonesia..jadi cara ini juga bisa di coba loh…ato..telp saja DCM nya hehehehe
By Ramdan on Feb 15, 2008 | Reply
Menarik, ternyata sulit yah mengurus visa ke Amerika. Terima Kasih Atas artikelnya, bisa di jadikan bahan referensi jika suatu saat saya perlu pergi ke Amerika.
By bajinganz on Feb 16, 2008 | Reply
makasih banget atas referensinya
tapi tergantung juga dengan keberuntungan kita.
seperti saudara saya yang sudah 14 tahun tinggal dan kerja di Vegas.
By wendy on Feb 17, 2008 | Reply
nama saya wendy.
sekarang saya lagi pengen urus visa untuk belajar ke amerika.
tapi saya gak tau sekarang gimana caranya.
tolong bisa bantu saya gak.
kalau bisa,tolong email saya di frans_boyz86@yahoo.com.
thanks banget ya
By deena on Feb 18, 2008 | Reply
gw muslim, nama gw juga islami, waktu ke embassy gak pernah buka jilbab (padahal banyak yg nyaranin buka). tapi alhamdulillah dapet loh visanya…so pls dunk jangan bawa2 islami gitu (sorry neh ya gak maksud ngritik artikelnya)…..gw setuju sm erickjaya. intinya seh stiap negara punya RIGHTS buat ngelindungin negaranya sendiri….and kalo yang seperti anda bilang pernah ada orang timur tengah tanya and the answer is a YES, probably it’s just a trick atau taktik gitu loh buat negasin ke setiap applicant kalo US is…..US!!!
By Rosa on Feb 20, 2008 | Reply
mw tanya nh
bgmn cara cek bhwa aplly visa kt dah terdaftar d kedubes coz kebetulan aku lewat calo
TQ
By areyhans on Feb 20, 2008 | Reply
hai, kebetulan saya baru balik dari amerika minggu kemarin,pengen bagi-bagi pengalaman. saya apply visa US januari 2007 dan untungnya disetujui. tujuannya holiday,dan pas interview juga bilangnya ya seadanya aja,, ”ya saya mau liburan di amerika,mau ke liberty,empire state building dll,,trus tinggalnya di rumah saudara saya” gitu.. iya sih interviewernya concern banget sama paspor lama soalnya dia liat itu paspor detail setiap satu halaman,,mungkin mau tau kali ya ni orang dah pernah mana aja sih ke luar negeri..dan kebetulan di paspor lama saya ada berbagai macam visa sih,,dan malahan kita ngomong panjang lebar mengenai visa selandia baru saya,dia bilang ”ooowh kamu sudah pernah ke selandia baru ya,bagaimana di sana??” yah begitulah deh pokoknya,kayanya sih dia terpesona sama selandia baru haha..oh iya kebetulan juga saya mahasiswa fakultas hukum,entah kenapa si interviewer amazed cuman karena saya law student. Seluruh dokumen yang saya bawa kecuali paspor lama dan bukti mahasiswa ga diliat sama si interviewer.
satu lagi sebagai warga negara indonesia sewaktu melintas di imigrasi amerika saya diharuskan memasuki ruangan khusus yang bernama Secondary Passport control untuk pemeriksaan dan interogasi lebih lanjut. yang pas masuk,di dalemnya kebanyakan orang2 dari timur tengah atau warga negara dari negara yang mayoritas penduduknya muslim (indonesia termasuk kan),bahkan terlihat Awak Kabin laki2 Malaysia Airlines dan Kapten Pesawat maskapai dari timur tengah di ruangan Secondary tersebut. Oh iya teman saya cewek warga negara indonesia juga yang kebetulan bepergian sama saya,dia tidak diharuskan untuk memasuki ruangan secondary tersebut,berarti menurut saya hanya laki2 (WNI) ya yang harus masuk ruangan tersebut..ngga tau juga deh.. tapi yang bikin kesel tuh kalo ngantri! ya ampun bisa sejam lebih deh!
begitulah ceritanya hehe..
good luck ya yang mau ke US
By Sinta on Feb 22, 2008 | Reply
Tanks banget informasi tentan pengurusan visa ke US yang diberikan mas Rahmat dan sangat membantu sekali karena saya sama sekali buta bangaiman mengurus Visa tersebu. Saya juga mau ke USA dalam tahun ini dlam rangka study dan segala pemgurusan Visa di lakukan oleh lembaga sponsor atau pemberi beasiswa.dan saya tidak begitu pusing, tapi yang jadi masalah saya rencana mau bawa keluarga saya ke sana tetapi perginya tidak bersamaan arinya nyusul tapi saya harus mengurus visa untuk suami saya, oya kemampuan bahasa inggris juga perlu banget ya dan harusjelas tujuan ke Amrik itu mau apa, apa- apa ajasih alasan yang bisa diterima dikedutaan gimana kalu alasannya hanya untuk bertemu istri dan akan mencari pekerjaan di sana?karena rencana suami saya mau mencari pekerjaan di sana selama saya kuliah,kalau ada invo baru lagi tolong di info ya.
salam luar biasa and thank you
Sinta
By ilas on Feb 26, 2008 | Reply
Aduh.. kaget juga nih hari ini saya apply visa ke US tapi di tolak. Padahal adik saya sudah sangat mengharapkan kedatangan saya ke Amrik. Saya rencananya mau ke sana dengan suami dan anak saya yang paling besar, anak saya umur 14 thn. Kalau menurut pengamatan saya sih, dia keberatan karena anak saya, mungkin dia takut anak saya tidak kembali lagi ke Indo. Yang saya heran dia tidak minta informasi sama sekali mengenai keuangan saya, padahal aku sudah siapkan semua.
Tolong dong, temen2 ada yang bisa kasih saran mengenai : kalau ditolak, sebaiknya kapan kita apply lagi, dan apakah prosedurnya sama seperti pertama kali. Bisa nggak sih kalau adik saya email ke konsulat bahwa dia mengundang saya ke Amrik. Atau ada saran lain?
Please.. temen2, I’ll really need help. Adik saya sudah menunggu. Thank banget nih.
Salam,
Lisa.
By Rahmat Zikri on Mar 5, 2008 | Reply
to rosa: semua studio foto mestinya bisa. cuma masalahnya mereka tahu atau tidak ukuran2 yang mesti dipenuhi. tanya saja setiap studio foto. kalau ngga ngerti standar foto visa US, tinggalin. cari yang lain.
to wendy: baca situsnya kedubes US di Jakarta, semua ada di situ.
to deena: ya saya paham itu. tapi juga kita tidak bisa menutup mata bahwa di sana justru biangnya masalah rasialis bukan? lihat saja bagaimana Barrack Obama mesti secara khusus menyanggah serangan atas identitas nama tengahnya yang berbau muslim dan juga latar belakangnya yang pernah di lingkungan masyarakat muslim. kalau ngga ada urusannya dengan itu semua, kenapa banyak yang menyerang Barry seperti itu? secara sederhana bisa dibaca sebagai: kamu muslim, jadi kamu adalah teroris. (tentu ini subyektif, tergantung siapa bule-nya).
to rosa: sorry ngga tahu. saya paling ogah berurusan dgn calo.
to ilas: kapan pun, kalau anda merasa sudah punya bekal yang lebih baik untuk re-apply. apalagi kalau tahu alasan ditolak sebelumnya itu kenapa.
By Barens Hidayat on Mar 28, 2008 | Reply
Mas Zikri, tulisannya bermanfaat sekali. Insya Allah saya sedang mengurus visa kedua orangtua saya yang akan berkunjung ke Amerika menghadiri wisuda adik bungsu saya di Hawaii University.
Sedikit pertanyaan, apakah dokumen penyerta, seperti buku tabungan, surat sponsor/undangan, surat nikah dll, sempat diperiksa oleh interviewer?
Thanks a lot mas,…
Wassalam, Barens
By rina on Mar 30, 2008 | Reply
eh ak rncana mo apply visa ni,,,tp pasporku blm da record kalo ak dah keliling2 ke nagara2 lain.kira2 gmana ni?
By kapten on Mar 31, 2008 | Reply
Mas, saya keterima sekolah di Pittsburgh Univ (punya acceptance letter, i20, calling visa), pake pasport biru jg. Saya rencana tuk apply visa student bulan depan dan berangkat bulan Juli 2008, karena sekolah mulai agustus 2008. Istri saya rencana menyusul Februari 2009 tuk hanya menemani saya atau jika mungkin sekolah lagi, apakah yang sebaiknya aku lakukan? Apakah sebaiknya saya apply visa tuk sendiri dulu dan nanti istri saya apply visa sendiri pada saat akan menyusul ataukah sebaiknya apply visa berdua sekaligus tapi istri saya berangkat menyusul? (berapa lama expired visa)?
Makasih tuk semuanya..
By Maula on Apr 1, 2008 | Reply
Makasih mas Rahmat, tulisan mas Rahmat sgt membatu sekali. Rencana aku mo nyusul suami yg lg sekolah di Atlanta Georgia. Jadwal wawancaraku tgl 9 April 2008. Jadi skr masih nunggu jdwl wawancara. Kalo alasan “mengikuti suami yg lg sekolah” kira2 bs diterima gak ya? Trus pertanyaan yg sama dgn mbk Sinta yg blm di jwb sama mas Rahmat, alasan apa aja yg bs diterima oleh kedutaan?
Makasih
Rahmati Maula
By Hardjono on Apr 2, 2008 | Reply
Pak, good posting. Memang sangat sulit sekarang2 mendapat visa ke AS.
Pihak2 konsuler yang menginterview melaksanakan berdasarkan Aturan “Section 214(b) Immigration and Nationality Act”:
Every alien shall be presumed to be an immigrant until he establishes to the satisfaction of the consular officer, at the time of application for admission, that he is entitled to a nonimmigrant status…
Ini ada URLnya:
http://travel.state.gov/visa/frvi/denials/denials_1361.html
Jadi para pekerja konsuler AS selalu mengambil asumsi (presumsi) bahwa peminta visa bermaksud untuk migrasi/pindah ke AS. Mereka *harus* mengambil asumsi ini atas tuntutan Hukum (Section 214) di AS. (They are legally obligated to take this assumption).
Adalah tugas peminta visa untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bermaksud pindah. (Encumbent upon the visa requstor to prove otherwise).
(PS. Salah satu masalahnya, di AS dikabarkan sudah ada lebih dari 12 juta orang imigran gelap. Ini memakan biaya pemerintah, masalah sosial, politik, dsb. dsb. dsb.).
Salam.
[TH]
By putri on Apr 4, 2008 | Reply
to tikusangin,
is it that easy to get US visa?
gw cm mo tanya visa bwt cowo saya yg blm pernah kmn2, dia cm mo ngunjungin saya ke US.
trs anda kasih alasan apa klo blh tau??
By linda on Apr 4, 2008 | Reply
iya nih sebel banget.. orang tua saya dah 3 X ditolak.. padahal tujuannya juga jelas.. menemani saya melahirkan n menghadiri wisuda suami.. kebetulan bulannya sama..semua surat undangan wisuda n bukti2 dari rumah sakit dilampirkan.. rekening koran, surat2 tanah, pekerjaan di indo dll juga sempat dilihat.. orang tua saya pun tidak pernah terlibat hal yang aneh2.. tapi tetap ditolak dengan alasan tidak sesuai dengan undang2.. sampai akhirnya ibu saya mengajukan lagi sendiri, ditolak juga.. ibu saya diakhir wawancara setelah petugas konsuler menolak sampai memohon.. “dikasih visa buat sebulan juga tidak apa2.. supaya bisa nemenin anak saya melahirkan saja”.. maklum ini anak pertama buat saya… malah ngetawain.. n tetap ditolak.. sakit hati juga.. tapi ya mau gimana lagi.. mungkin ada hikmah dibalik semua ini…amiiin
By dikshie on Apr 5, 2008 | Reply
1.soal foto, kalau pengalamanku urus visa B1/B2 di Tokyo, di US embassy ada mesin foto, yng belum punya foto tinggal foto saja disitu tetapi hasilnya tdk 5×5 cm. nah US embasy menyediakan alat pemotong foto, tinggal taruh aja foto disitu lalu tuasnya kita tekan, jadi deh foto 5×5 cm dadakan
.
2.masukan dokumen diloket no.1 lalu disuruh tunggu nanti dipanggil utk scan sidik jari. stelah scan sidik disuruh tunggu utk interview.
3.interview sih pertanyaan standar:
– kamu sekolah dimana? jurusan apa? bidang apa? riset yng lagi kamu kerjakan apa? kamu sekolah disini(jepang) dpt beasiswa atau biaya sendiri?
– tujuan ke US mau apa? tempatnya dimana? berapa lama?
– ke luar negeri udah pernah pergi kemana saja?
4.akhirnya setelah menunggu selama 20 hari dpt panggilan telp disuruh scan sidik jari ulang
5.satu minggu setelah scan sidik jari ulang akhirnya datang surat pos berisi visa USA
By Rahmat Zikri on Apr 8, 2008 | Reply
@ Barens: itu terserah yang meng-interview anda
@ Rina: tergantung, apakah ada alasan lain dari anda yang bisa diterima oleh mereka. misal anda harus menghadiri sebuah seminar, atau diundang untuk menerima penghargaan, dsb.
@ Kapten: selamat ya
btw, sebaiknya langsung saja datang berdua. visa valid 5 tahun.
@ Maula: intinya jawablah dgn jujur dan tentu masuk akal sebagai alasan utk datang ke sana.
@ Hardjono & Dikshie: thank u boss
@ Linda: memang begitu deh.. teman saya mau menghadiri sebuah event besar di US, NABShow/ Digital Media Industry Event dan didukung oleh kantornya, karena related dengan pekerjaan kantor, ditolak dengan bilang begini: “sorry, I don’t know what is NAB!”. ditolak. tapi beberapa hari kemudian dia datang lagi. kali ini yg mewawancara ngga banyak tanya, malah ngga lihat dokumen2, langsung approve.
By maula on Apr 10, 2008 | Reply
Alhamdulillah, visa ku jadi 3 hari lagi. Awalnya sich penginterview mo nolak, alasannya blm bs nemukan nama suami aku yg lg sekolah itu (dikira bohong kali). trus aku bilang dia brngkt agustus kmrn. trus di cari lg di komputernya. ketemu akhirnya. Syukur padamu ya Allah. terima kash juga buat mas Rahmat. tulisannya membantu sekali.
thanks….
Maula
By yuda on Apr 10, 2008 | Reply
teman2 gua mau tanya, gua pingin banget ke america…, dan sekarang petisinya lagi di urusin. katanya sih mudah2an musim winter tahun 2008 ini bisa turun kalo nggak ya sumer tahun depannya…., yang jadi masalah gua adalah gua pernah kerja di japan dan sisa pasport gua tinggal 1.5 thn lg bru habis..,pasport baru lom bikin.., mau tanya ama temen2 tlong dikasih tau yah…, gimana ada masalah nggak klo pakai pasport gua itu, soalnya untuk pengajuan petisinya kemarin pakai pasport itu sedangkan di sana dah ada bekas visa japannya,, berapa batas minim berlakunya pasport untuk pengajuan visa H2B???..
By emily on Apr 15, 2008 | Reply
bagaimana caranya untuk ngurus visa ke amerika ? apakah di perlukan sponsor dari amerika juga … thank
By mario on Apr 17, 2008 | Reply
saya mau ngurus visa usa, begitu baca tulisan diatas tentang paspor lama,aku jadi kawatir. karena seingatku paspor lamaku tidak dikembalikan waktu perpanjangan. gimana dong…
By mario on Apr 17, 2008 | Reply
waktu itu saya urus perpanjangan passpor di kantor Imigrasi Kupang NTT. Dan passpor lama tidak dikembalikan. Apakah dapat dipastikan ditolak aplikasi saya tanpa membawa paspor lama?
Sementara tgl 23 April ini saya interview.Do’anya saja kawan….lancar amin.
By erna on Apr 18, 2008 | Reply
mas,mua tanya nih sebentar lagi aku mau ke amerika karna cowokku orang sana,rencananya kita mau nikah disana alasannya sih biar sah,tapi aku masih bingung visa apa sebaiknya yang aku pakai,karna aku juga lihat ada visa tunangan tapi persiaratannya gitu banyak?biasanya masa berlaku visa minimal berapa lama?makasi atas infonya,butuh banget nih
By andy on Apr 19, 2008 | Reply
temen temen..saya mau tanya nih kebetulan juga mau mengajukan visa, rencananya saya akan bilang untuk vacation bulan desember ini, dan saya ada saudara di amerika tapi tidak ada tujuan untuk tinggal di AS selamanya, karena saya mahasiswa dan masih ada sidang bulan maret..kalau ditanya “tinggal dimana?” enaknya bilang tinggal dirumah saudara saya apa tinggal di hotel??
By Esti on Apr 22, 2008 | Reply
Linda, sebaiknya kalau apply visa, ibu kamu jgn bilang mau menemani anak melahirkan. Krn dianggap mengambil ‘work opportunity’ dari American citizen utk kerja sbg babysitter (buat kamu). Bilang aja mau mengunjungi anak saya. Ibu saya juga bilang begitu, apply visa yg ke-3 akhirnya diterima juga. Mudah2an membantu.
By herusss on Apr 25, 2008 | Reply
tips buat passport lama yang diambil waktu bikin passport baru, datang ke kantor imigrasi itu trus minta surat keterangan bahwa passport lama diambil untuk di hancurkan(istilah..) pokoknya orang imigrasi udah tau deh. trus untuk photo visa cari aja di semua fuji film photo instan pasti sudah ada dimesinya ukuran 5×5.
By Rahmat Zikri on May 2, 2008 | Reply
@yuda: kalau pernah tinggal di jepang mestinya jadi lebih mudah. menurut saya, pernah ada di jepang atau di eropa sama berharganya untuk mengurus visa US. saya kurang tahu pasti soal masa berlaku. yang pasti kalau mau berangkat mesti lebih dari 6 bulan (validnya). soal visa, jika sudah memiliki visa untuk multiple entry sampai tahun tertentu, tapi paspor habis, ngga masalah. bisa di-attach di paspor yang baru nantinya.
@emily: kalau ada sponsor akan lebih baik
@mario: maaf terlambat balasnya. bagaimana hasilnya? tips dari herusss itu bagus.
@erna & andy: maaf saya kurang ngerti kalau yg ini
@ esti dan herusss: thanks
By I Wayan Danu on May 6, 2008 | Reply
thanxs fellaz, buat infonya..kebetulan bulan juni ini aku mau apply visa student di U.S Embassy Surabaya,,karena ini yang pertama kalinya, wah deg2an juga bas baca kisah peolakannya…
setidaknya sekarang sudah ada gambaran mengenai keadaan di U.S embassy..
mudah-mudahan surat sakti undangan dari Cornell University bisa membuat visaku keterima
once again thnks banget buat pengalamnnya,bermanfaat banget bagi orng2 awam hehe
klo ad info visa student,kirim yao ke dhanu_suicide13@yahoo.com
By Cdn on May 7, 2008 | Reply
Saya sudah 4x kena tolak US student visa..Padahal dulu saya sudah sediain surat2 segala macem ama dari sekolah (public college)…Trus akhir nya nyerah, dan apply visa canada…Gua langsung dapet Student visa pertama kali apply..jadi nya ampe sekarang ga habis pikir napa dulu kok ditolak trus ke us..
Sekarang gua udah kuliah 2 tahun di canada (ama ada work permit), dan mungkin akan coba apply buat ke 5x nya buat ke US…
Buat semua yang mo apply visa us, gud luck yah….
By arief on May 7, 2008 | Reply
caranya g mana she biar bisa lolos tes visa j1 d kedubes amrik. mohon sarannya?
By razi on May 7, 2008 | Reply
Hari ini saya barusan urus visa US untuk keperluan training tapi saya diberi kertas/form Permintaan Informasi Tambahan plus passport nya dikembalikan kesaya, alamat gagal atw apa niyy..dan disuruh tunggu konfirmasi dulu,..mas
Kebetulan saya bersama 2 orng teman ngurusnya, teman tsb langsung diberi kertas untuk datang lg tgl 14 Mei untuk ambil Visa. passport mereka masih baru sementara saya sudah ada Visa Uni Eropa, Jepang plus stempel semua negara Asean. Apa karena “Nama” lagi Nihhhh…
Mohon pencerahan nya bozz
By sandra on May 8, 2008 | Reply
makasih nih untuk share info ke USA,emang kalau gw blang tuh bule cowok hoby nya ngga ngasih visa ama pelamar,kemarin gw baru pnya penglaman bokap di tolak udah gtu alasan nya karna bokap blum pernah ke USA Padahal jelas2 gw ama kk gw stay di USA dan menikah dengan warga negara sini tapi tetep aja jawaban nya betein.
By sandra on May 8, 2008 | Reply
to erna:
sekilas info untuk erna,bilang aja cowok mu yg sponsor dari USA (imigran visa,kalau untuk apply ini kamu ngga perlu ngantri de depan kedubes) .pasti deh kamu dapet visa nya asal smua surat2 nya lengkap,dan sebaiknya sih menikah di USA aja ngga ribet sperti nikah di indo.hmm ini pengalman ku waktu interview juga di tanya udah pernah ktmu ama cowok nya(cman 1 pertanyaan),udahn interview nya entar di kasih kertas di suruh balik untuk ngambil passport nya,biasa nya untk ngambil visa memakan waktu 2/3 hari.
oh yah biasanya kalau sperti erna,harus medical check up sblum interview,dan t4 nya nanti di tentukan dari kedutaan USA,ini ada 3 t4.di kuningan ,menteng,aku lupah yg satunya.
kalau ngga salah nih biaya nya sktar 500-700 rbu ,pokoknya siapin aja 1 jta.
to Rosa :
untuk pengurusan foto visa kalau di jkta (GLOBE FOTO STUDIO)ini letaknya di jalan sabang kalau belum berubah harga nya masih tetep 35 rbu deh.
By Rahmat Zikri on May 8, 2008 | Reply
@ cdn: mestinya skrg sudah oke
@ arief: tujuan tulisan ini dan komentar orang2 kan semua adalah saran yang anda butuhkan. dibaca dulu.
@ razi: saya yakin anda dapat visa-nya. asal dokumen2 yg sempat disinggung/ditanyakan anda bawa kembali.
@ sandra: thx.
By saki nakisidho on May 9, 2008 | Reply
haloo mas..
emm pliz help me ..
i need some information.
tmen gw pnya impian buat find some experience in uS..so apa dia harus jujur klo mo mohon visa kerja??
plizz..will be useful for me..
aligato gozaimass..
By meta on May 10, 2008 | Reply
pak aku mau tanya,telah 3 apply visa tourist 3 tapi ditolak,bahkan aku bawa surat sponsor dari pacar yang asli warga amrik.pertama aku urus sendiri,kedua biro dan ketiga pacar dr amrik ikut juga tapi tetap ditolak,kesalahan ku waktu interview kedua tidak mengakui bahwa yang mensponsorku adalah pacarku,pertanyaan ku apakah aku masih ada chance to dpt visa?thanks
By erna on May 12, 2008 | Reply
thanks t sandra atas infonya,aku jadi ngurus turis visa dulu dengan sponsor cowokku,habis bingung,ntar lagi interviw mudah2an keterima yah
By sandra on May 15, 2008 | Reply
TO: erna
Ini sepenggal pengalamn ku,kmarin bokap gw di undang jalan2 ke USA,undangan nya itu terang2 ada sponsor karna aku dan kk ku tgal di USA dan ada jaminan segala, mulai dari surat tanah bokap+rumah+kantor tetep aja ngga menjamin bokap dapet visa. interview nya tgl 6 mei kemarin. ini ngga untuk nakutin loh,coba aja sgala sesuatu emang kudu di coba kalau ngga erna ngga pernah punya pengalam he..he…
smoga berhasil yah kamu dapat visa nya,cuman kalau aku saranin pikir2x sebelum nya masalhnya teman aku pernah juga punya pengalaman,dia itu minta nya visa turis dan karna dia berhubungan dengan pria warga negara Amrik jadinya di curigai mau menikah /stay disana,ujung2 nya kejadian deh, tman gw ngga dapet visa nya dan akhrinya cowoknya datang ke jakarta dan menikah,setelah menikah pun dia apply nya visa immigran dan di terima sekrng udah stay di USA(MICHIGAN) 5 tahun,nah pas dia udah dapet visa barulah nikah catatan Sipil/Negara di USA,kalau tman ku nikah di indonya nikah Gereja.
kalau kamu mau cari informasi banyak mengenai USA visa,coba aca bergabung ke indonesiausacouples.com nah kamu bisa nanya2 sekilas mengenai pengalaman2 wanita/pria indo yg menikah dengan warga Amrik,ok Good Lucky yah.
To.Meta
,yg namanya mencoba kan boleh2 aja.
ngomongin masalh dapet ngga dapet visa mah untung untungan,cuman kalau boleh aku tahu kamu apply visa nya untuk jalan2/mau menikah?
kalau kamu mau jalan2 aku ngga bisa kasih saran karna blum ada pengalaman tapi kalau mau menikah sebaiknya pacar kamu yg apply dari USA dan minta visa Immigran Pasti deh di jamin kamu akan dapet visa nya,asalkan si sponsor mempunyai smua surat2 yg di butuhkan oleh kedutaan USA.
kamu pasti dapet visa nya
Meta kudu sabar yah,namanya juga usaha
sekilas info kalau meta apply visa ngga dapet biasanya si sponsor yg berkewarganegaraan USA bisa menanyakan langsung via email/telepon ke kedutaan USA di indo alasan mengapa visa meta udah 3x di tolak pasti kamu tau jawaban nya.
dan biasanya juga 1x interview aja smua data meta udah tersimpan di kedutaan USA.
ok smoga tulisan ku ini bisa membantu meta.
By Rahmat Zikri on May 15, 2008 | Reply
@saki: saya ngga tahu gimana prosesnya kalau mau bikin visa untuk kerja. tapi mestinya sih jadi mudah kalau anda sudah punya penjamin (calon employer di US). kalau tidak, rasanya sulit. jangankan di sana, di sini saja (Jakarta) Pemerintah Daerah mati-matian mencoba meminimalisir orang luar daerah yang mencoba cari kerja di Jakarta.
By Handy on May 15, 2008 | Reply
aloow semua, pengen tanya neh,saya lg ngajuin lamaran job k USA (H2B) lewat sponsor, ktanya lg nunggu petisi, nah aku belum ngerti tuh da yg bs kasih th ga, untk persiapam pengajuan visa (u intrvew d kedutaan amrik) spy lolos,, thank yaa
By erna on May 16, 2008 | Reply
thank lagi mba sandra,masalahnya aku ngak tinggal lama di sana mungkin sebulan aja,karna cowokku kerja di batam,jadi kita tinggal di batam sampai kontrak kerjanya habis,rencananya nikah dulu ntar udah kerjanya habis di batam baru pindah ke usa,itu point makanya saya ambil turis visa,kira2 udah cocok ngak ya mba?udah booking ticket 2way lho biar mereka tau pasti pulang di tambah rekom dari pt dia,oh iya mba aku ngak kenal jakarta,karna saya tinggal di batam,saya bingung buat photo,di batam ngak ada yg bisa,sedangkan jakarta saya buta sama sekali,berapa jauh sih studio photo dngn ambassy?saya nginap di hotel yg dekat ambassy,kalo bole email ke ms_rianita@yahoo.com.
By angela on May 19, 2008 | Reply
mbak sandra, mau tanya. mbak cerita soal visa imigran. visa imigran yang mana mbak? soalnya aku buka web usa embassy, di sana ada 3 jenis dari visa imigran. nah, kalo yang ngundang co dr amrik, pakenya visa yang mana?
aku juga mau apply visa mbak. cuma masih belum tau apa visa turis lagi. minggu lalu ditolak. sedih banget.
mbak, aku boleh email gak?
thank you so much.
By angela on May 19, 2008 | Reply
mbak sandra
visa immigrant yang mbak bilang itu apa K-1?
thank you
By sandra on May 19, 2008 | Reply
Hello Angela kamu pakai visa tunangan (K-1) ini prosesnya cepat dan kamu sudah pasti dapet visa nya, kalau si sponsor (tgal di usa/warga negara) sudah melengkapi persyaratan2 yg di butuhkan dikedutaan USA.
sabar yah jangan putus asa,coba lagi pake ini visa.
aku kmarin pake K-1 visa karna memang menikah di sini,dan biasanya kalau kamu menikah di USA,angela harus mengisi formulir yg di kasih dari t4 (kantor)di mana kamu akan mengurus surat nikah(negara),di dalam formulir tsbt ada pertnyaan mengenai dengan visa apa and datang ke USA,ini sekilas gambaran sja angela.
ok smoga bisa membantu.(kasih alamat email mu)
By angela on May 21, 2008 | Reply
mbak sandra,
thanks banget ya udah mau jelasin yang aku tanyain. kita boleh email2an kan? ini email aku cute_butterfly7525@yahoo.com
By angela on May 21, 2008 | Reply
halo erna,
kamu akhirnya bikin visa apa?
By Yani on May 27, 2008 | Reply
Aduuuhh….blh mnt tolong gak?? aku tuh pake visa student ke amrik and now “gelap”. Sbnrnya resiko gelap pke visa turis and student sm apa beda???gw baru 9bln c di amrik and dtg k amrik skul cm 2bln,gila kan?!tp mang niat gw pngen tinggal and krj disni…
So far org cm ngmgin kl gelap pke visa turis. How about student visa??????
tlg bagi2 infonya…..thx
By Sulaeman Mursid on May 27, 2008 | Reply
Assalamualaikum Wr.Wb,
Ini hanya share aza bahwa saya sudah 2 kali ke USA untuk bisnis dan mendapatkan Visa Jenis B1/B2 klo gak salah, yang pertama bulan november 2002 untuk periode 6 bulan Single dimana waktu itu sangat ketat sekali sejak peristiwa 11 September dan yang ke dua bulan June 2005 untuk periode 5 tahun atau expirenya sampai 2010.
Klo menurut saya ketika pengurusan Visa ke USA jangan dibuat pusing dalam artian kalau kita bekerja disuatu perusahaan minta surat jaminan atau keterangan bahwa managemen suatu perusahaan yg kita bekerja memberikan keterangan itu yg pertama.
Yang kedua surat undangan atau sponsorship dari perushaan diUSA dimana surat undangan menjelaskan nama kita bisnis/meetingnya dari kapan sampai kapan dan tempat kita tinggal selama di USA dan tentu history Pasport kita dalanm artian pernah kemana saja kita keoversea.
Ini hanya share ketika saya interview tidak banyak surat yg saya bawa seperti :
1. keterangan dari perushaan kita bekerja/jaminan semua biaya akan ditanggung perusahaan
2. surat undangan yg menjelaskan kapan datang/tempat meeting/tempat tinggal/PIC diusa/.
3. pasport lama dan baru.
Terima kasih mungkin bisa jadi pencerahan buat rekan-rekan semua.
By Bintang on May 28, 2008 | Reply
Hai mas,thanks banget atas info pembuatan visa amerika sangat berharga sekali,cuma aku mau minta tolong,aku pengen banget kerja di amerika tapi tdk ada pasport lama arti na baru aja buat pasport yang pertama,kira” sia” gak kalo aku mencoba melamar visa amerika dan 1 hal lagi aku gak pernah ke luar negri sekalipun…itu aja deh pertanyaan aku,terima kasih atas bantuan na..
By Bayu on May 31, 2008 | Reply
Dear Bung Rahmat Zikry,
thanks for your information.
Keknya musti siapin mental buat ambil visa neh.
America, here i come.
By unikkk on Jun 3, 2008 | Reply
tanggal 2 juni 2008, gw apply visa ke us, and ternyata hasilnya mank ditolak..hehehe
bukan keinginan juga gw mau ke us sekarang ini.
rencana ke us cuma mau nemenin nyokap buat ngunjungin kk gw yang udah jadi us citizen.tapi hati nurani gw mank gak mau ke us, gara2 ada banyak kerjaan kampus di indo.
so, inilah hasilnya kalo lu apply visa setengah2 :
pertama2 gw masuk kedutaan.wuih…kayak penjara di nusa kambangan getoo yaq..(mank pernah ke sana ??hehehe) ketutup ama pager tinggi boo..
gw ama bokap waktu itu, and qta parkir mobil di gambir.
kemungkinan alasan visa gw ditolak :
1. gw berpakaian ala kadarnya-agak tidak rapi (secara gw dari jogja, males bawa baju2 bagus getoo)
2.gw gak niat untuk apply visa ke us (tuh cowo blue ngerti kale yaq kalo gw g niat.hehehe)
3.waktu wawancara, gw ditanyain dengan pertanyaan2 standart seperti orang2 laen lah. dan begonya gw, segala dokumen yang udah gw siapin kagak gw tunjukkin sama sekali(padahal ud ada surat dari dekan gw, kalo gw gak bakal stay longer in US)gw udah bengong2 cengar-cengir gak jelas waktu ditanyaain ama tuh penjabat konselor.yawsud..gw kira, dia mau kasih gw visa, eh ternyata dengan sopannya paspor gw dibalikin plus selembar surat.
DITOLAK mentah2 (wawancara gak lebih dari 3 menit)
nah tips gw nih :
nyokap, bokap, kakak gw semua udah pernah apply visa, and semuanya selalu diterima, cuma gw aja ni yang agak aneh..hehehehe
bokap bilang, harusnya gw itu AKTIF (fight like an american), menjuaL diri, merekomendasikan diri, kayak sales gitu lah yaq, no LIE, plus BUKTI2 yang kuat.
plUs kesan pertama, bagi gw itu juga PENTING.
ada ibu-bapak yang di depan gw, belom pernah ke us, njawab penuh dengan keraguan, tapi diterima coba, mungkin karena mereka ud agak berumur kale ya, secara gw baru 19 tahun.
so, next time lah…
buat yang mau ke us-GUT LUCK yaQ…(siap mental kudu itu, gw sih gak ngaruh di mental, lah gwnya pengennya gak ke us sekarang sii…hohoho)
doakan, kalo ada waktu and biaya lagi, gw juga mau ke us..hehehe
AMERICA, HERE I COME…
By Rahmat Zikri on Jun 7, 2008 | Reply
@ Handy: supaya bisa lolos? Bukankah isi artikel dan juga respon dari teman2 di sini bertujuan membantu memberikan tips untuk itu?
@ Yani: mungkin yang lain bisa bantu
@ Sulaeman & Unikkk: terimakasih atas sharingnya
@ Bintang: Selama ada alasan jelas dan ada sponsor masih ada harapan. tapi kalau ngga, sia2 aja. sorry to say that
By Fecund on Jun 11, 2008 | Reply
Wah…
TengQkyu..Banget Nih KK” xmuanya..
Iy nih Rada Takut…
Bkn krn Takut Wawancara Tp Takut diTolak
(zzz sama aja)
Yg Dmn Sayang Duit.
Hiks
Rp.1 Jt+ Ga Kecil Buat Famz.Aq..
Zz..
Pengalaman Aq Ditolak :
Waktu itu Aq ber 4.
3(Bonyok,Cc,& Me)
1(PCR CC Aq Yg Udh Pny Trax Rec.BUANYAK BENER).
Pacar Cc ku ini Englishnya Jago,krn dia Tuh.
Kuliah Di AUSTRALIA.
SD-SMP di SINGAPORE.
Waktu itu kami mengajukan
*****DENGAN PAKAIAN YG TERLALU FORMIL(kayak mau kondangan GITU)*******
Melangkah Dengan Ragu,
Brdoa Dalam Hati,
Dan berharap Dpt,
Dan INGIN BILANG SAY’s GUDBAI 2 INDONESIA KU.
TerCINTO…
At Last.
Saia Di panggil.
Di wawancarain di Pojokan yg ada Ruangannya.
kami ber’4 masuk.
trus Bilang MORNING MISTER dgn gigi Senyum Basi
ditanya Maw kmana?
Km bilang Maw Ke HAWAI.
IKUT TOUR.
Si BOTAK (KILLER (emg bnyk yg bilang killer)
bayangin aja:
kira”7 org masuk cuma 1(satu(SATU)*SATU)yg di approve ama dia…GILA KeLEWATAN ga TUh.
Lanjut,Kami blg ke Hawai dan Ikut tour mau Ke Jmbtn Fransisco….
Maw ngapain ke Jmbtn Frans.?
km jawab..
**MAW LIAT JEMBATAN**
dug kaMi SALAH besar DISITU.
Kalo jembatan mah banyak…..
At Last..
pacar CC aku di keluarin Dan Kami ber3
yg Ga bisa Inggris dan CENGO…
MATI KUTU di dalam.
Zzz
Akhirnya Dibalikin buku Emas yg tidak Diharapkan.
sama Sekali…
Zzz….
KAMi protes..
si Pacar CC ku masuk,Dia blg kenapa Ditolak?
djawab (inget”lupa)
Kamu semua ingin Tinggal di Amerika kan?
Zz…
Mati kutu..
(trus pacar CC ku masuk Face 2 Face,ngomong inggris)
gax ngerti Gtu.
At Last pacar CC ku cerita
Katanya Saya(Pacar CC ku) emg sengaja temenin keluarga ku cuma buat ngbantuin org dapetin visa untuk tinggal di amerika.
dan dia bilang Kalo Saya sendiri(pacar CC Q) sendiri mengajukan VISA,ITU PASTI,PASTI,dan SAngat PASTI si botak berkata kamu bisa pergi ke AMerika.
ZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZ
(itu INTINya)..
SENJATA MAKAN tuan BUWAT SAIA..
HIKS…
itu crita Q saat Berhadapan dengan si BOTAK.
email & FS :k0rean_s0ul@yahoo.co.id
thx
By Fecund on Jun 11, 2008 | Reply
Eh iya Tapi Minggu Depan Aku Maw ngajuin VIsa lagi..
Mohon Doa Yah….
Smoga Di approve..
Dan Aku bisa Ktmuan Lg ma Famz.Aq
Dsana..(CC n KK)Aq..^^
Mohon Doanya Yaph..
By angela on Jun 12, 2008 | Reply
Hello Fecund,
Kamu waktu di-interview rame2 itu kapan?
iya, semoga yang kali ini berhasil ya…
By Fecund on Jun 12, 2008 | Reply
Aku Kurang Taw..
Lupa Kapan..^^
Pokonya Sbelum Pemilihan Presiden.
(tahun 2007)
Hiks..
Padahal Pengen Banget Aku Jalan” K sana..
Emg Bener Tujuan ASLiku Ksana..
Tp gmana…
Kputusan G Bisa di gugat..T_T
By erna on Jun 14, 2008 | Reply
hi angela aku jadi urus turis visa tapi gagal total,waktu itu yang asik ditanyain mau nikah di sana ato di indo,aku bilangnya not sure yet,habis itu dia kembaliin paspor gua,kesal banget mana antriannya panjang banget and orang indon yang kerja disana cerewet2 lagi,ada ibu2 yang kurang ngerti antrian mereka bentak2 ampek gua kasihan ama tu ibu2.,,next blum tau mau apply visa apa,cari info yang banyak dulu
By Lidya on Jun 14, 2008 | Reply
Hi semua, gw mo bagi pengalaman juga. Gw pernah apply di konsulat Sby taun 2005 ditolak. Terus apply lagi taun 2006 awal ditolak juga. Menurut gw yang bikin gw ditolak karena pas interview yang pertama gw bilang punya sodara di LA dan sodara gw itu US citizen. Gw bingung aja, banyak yang kasi advice ke gw kalo ada sodara disana lebih gampang. Gee.. yang ada malah sebaliknya kok. Terus yang kedua, gw ditolak mungkin karena gw bilang gw ga akan pergi ke sodara gw itu dan bilang mau tour. Tetep aja bule yang awalnya ramah itu langsung nolak gw. Gw bingung musti alesan apa lagi, padahal bonyok gw udah dapet visa B1/B2 5 taun.
Gw mo tanya ke semuanya donk (please help), gw mau coba lagi maju tanggal 30 June ini untuk visa tourist, sekarang gw bawa surat dari company gw yang meyakinkan gw akan pulang ke indo. Company gw kebetulan US company gede dan selama ini kata HRD nya semua pegawenya selalu di-approve. Apakah cukup ya? What should i say if they ask me about my cousin in US? please kindly help!! Thanks.
By LD on Jun 14, 2008 | Reply
aku kan dah pernah applied H2B visa, dan 2X di tolak… padahal temen2 ku yg sama paper work and petisinya diterima ( 4 org ) seminggu sebelum aku appled… dan ak ga tau apa sebabnya… biasa petugas cuma bilang sorry… trus skr aku punya cowok bule amrik, and dia mau undang aku ke amrik.. pake fiancee visa.. dia punya kerjaan tetap, rumah and keluarga yg jelas… dia ngotot mau ngundang aku, tp aku msh trauma.. takut ditolak lg karena petugas bisa ngira kalo aku menggunakan dia untuk mulusin jalan ku ke amrik…kalo aku pengen nya nikah di indo dl biar ke embassy nya ma dia,.. tapi kata temen2 tetep aja susah dpt visa nya, jd mendingan dtg dl ke amrik baru nikah disana.. aku jadi bingung… help me, kali aja ada yg pernah ngalamin… thx banget ya
By angela on Jun 16, 2008 | Reply
Lidya,
tanya dong. waktu kamu apply visa yang kedua, dubes emang nanya2 ya soal apply visa yang sebelumnya? cerita dong, gimana urutan2 interview-nya. thank you yaa…
By Bobby on Jun 16, 2008 | Reply
Buat yang mau arrange jadwal interview visa USA sendiri, step2 nya :
Isi formulir DS156 secara online
di website https://evisaforms.state.gov/ds156.asp
setelah diprint di pc masing2 akan ada nomor (barcode/application code) yg akan kita masukkan pada web pengaturan jadwal interview di website
https://evisaforms.state.gov/default.asp?postcode=JAK&appcode=3.
Silahkan memilih sendiri jadwal/tanggal interview di kedutaan AS Jakarta yang tersedia..
O iya tarif terakhir (Juni 2008) dalam Rp.1.200.000,- yang harus siap2 ‘hilang’ jika aplikasi pengajuan visa ditolak.
Goodluck
By Maula on Jun 16, 2008 | Reply
Aku interview visa bulan april kemarin, penginterviewnya si botak juga di loket 8. Visaku sebenarnya dah mau di tolak, tp syukur, aku bs menyakinkan si botak kalo aku mo ke USA karena nemenenin suami yg lg sekolah, dan pasti bakal balik ke Indo. Alhamdulillah skr kita sekeluarga bisa kumpul lagi. Kalo temen temen ada yg berangkat ke USA mau donk aku dibawain “TEMPE”. Kangen bgt nich sama tempe
By bonang on Jun 17, 2008 | Reply
mas rizky
barusan saya ditolak sama kedutaan amerika
dikiraiin teroris kali ya
padahal saya udah 2 kali dapet visa amerika b1/b2 dan sering banget digunain
disana juga ada kakak saya yang jadi sponsor
punya saran gak mas?
pingin liburan lagi
By ria on Jun 18, 2008 | Reply
haii..wah tenyata banyak jg nih pengalaman tmn yg ke US. btw, gue mau nanya nih..akhir juli gue rencananya ikut training di Mchigan State Univ. sponsored by salah satu perusahaan kepunyaan Us. Gue PNS di salah satu Badan yg ngawasin obat dan makanan. nah perusahaan itu minta kita utk ikut training itu dan semua biaya ditanggung mereka.
ada gak diantara tmn2 yg pernah urus visa ke USA pake paspor biru (paspor dinas)?
share yaa…
hopefully bisa blg…AMERICA..HERE I COME!!^_^
(sblm visa beres..hiks…)
By sandra on Jun 19, 2008 | Reply
Hello mas Rahmat numpang ngasih info yah
untuk mba maula kalau mau beli tempe di USA ada kok ngga harus nunggu dari indo kelmaan entar dah ngiler duluan he..he… nih ada web untuk belanja makanan indo http://www.indokiosk.com/Merchant2/merchant.mvc
saya suka belanja kok di sini,untuk tempe mba maula telepon aja karna ngga di pajang di web.
atau mba maula tgal beli aja ragi tempe entar buat sendiri (http://dapoerkami.bravehost.com/membuattempesendiri.html).munkin link ini bisa membantu mba maula untuk membuat tempe.
cari saja di asian market/pesan dari indo.
ok smoga info ini bisa membantu dan selamat mencoba yah.have a good day
By kentang on Jun 21, 2008 | Reply
mao tanya dunk.. cowo ak skr di US tp blm dpt ijin tinggal, trs ap ak bs nyusul ke US pake visa tunangan? kl pegi pake visa turis kira2 ak hrs punya tabungan brp sih yg bs meyakinkan? TQ
By Maula on Jun 24, 2008 | Reply
Untuk Mbk Sandra, thanks infonya.
By mc on Jun 25, 2008 | Reply
mo nanya nie…aq minggu depan mo apply visa student..tp blon pna ke luar ngri sekalipun…paspor aj baru bikin bulan kemaren…pasti di approve kan?ditanya ap aj si interviewnya..?brapa lama?
btw, harus ud tes kesehatan dulu ga sich? such as vaksin 2 mmr, tetanus, TB test pas mo ke embassynya
thanks a lot…
By mc on Jun 25, 2008 | Reply
oia…di electronic visa form ..qta ga bole kosongin kolomnya ya? misalnya status qta single…trus di spouse’s nameny qta harus isi not applicable..? bener ga sich ga bole dikosongin..? mang klo kosong napa..?
By yunita on Jun 26, 2008 | Reply
mau tanya donk….tgl 3 juli 2008 aku & adek ku cowok mo apply visa untuk holiday..oya btw ini yang ke-5 kali sejak tahun 2005 aku apply nggk dapat/ditolak …jd deg2an juga ( mungkin wkt itu record perjalanan ke luar negerinya cuma 1) kl skrg pasport ku udah diisi dgn visa israel, mesir dan beberapa negara asia.. semoga tahun ini aku bisa dpt visa krn sy pingin bgt natalan di bulan desember bersama keluarga besar saya di USA.. jika sy minta visa sekarang apakah tidak terlalu cepat mengingat desember rencana mo USA? berapa lama kah jika kita mo mengajukan visa vacationnya?
Tq ditunggu infonya… Have a good day.
By Rahmat Zikri on Jun 26, 2008 | Reply
@lidya: mestinya surat rekomendasi dari perusahaan sudah modal yang sangat bagus. tapi dokumen2 yang lain juga mesti dipersiapkan. kalau berani, sudah beli tiket pp terlebih dahulu bisa lebih meyakinkan lagi.
@kentang: yg paling penting itu jaminan kembali. ada tiket pulang mestinya lebih meyakinkan.
@mc: yg paspornya udah isi banyak stempel saja belum tentu di-approve, gimana yang masih kosong. tapi kalau mau coba silahkan saja. selama ada alasan kuat dan bisa dibuktikan, why not?
interview nya paling lama 5 menitan.. hehe. kecuali kalau mau berdebat panjang lebar. ngga perlu test kesehatan.
@yunita: saya ngga tahu pasti..
By kentang on Jun 29, 2008 | Reply
ktnya kl pegi sendiri ke amrik lbh susah dibanding ikut tour ya. kan di imigrasi sana di interogasi lg tar bs disuruh pulang kampung alias gk blh msk amrik.. bs gt gk sih kan sayang tiketnya muahal bgt.. kl ak mau kerja yg legal disana bs gk kan ak lulusan S1 indo.. tq
By erna on Jun 30, 2008 | Reply
sekedar pemberitahuan aja buat teman2,tiket pp juga ngak menjamin,karna waktu saya interviu juga bawa tiket pp+undangan dari cowok saya yang asli orang sana tetap aja jawabannya di tolak,bukannya nakutin yah cuma kasihan aja ntar udah beli tiket ngak dapat visa kan rugi,iya sih tiketnya bisa dikembaliin cuma dipotong sekitar s$200 aja tapikan sayang
By gopek on Jun 30, 2008 | Reply
bila hanya berkunjung sebagai visitor saya harus memakai visa jenis apa?
sebelumnya mw nanya berapa jenis visa untuk ke amerika..?
By sagita on Jul 3, 2008 | Reply
Saya kepingin bagi bagi pengalaman buat temen temen yang mau apply visa Amerika. Beberapa hari yang lalu saya datang ke US Embassy di Jakarta untuk interview permohonan visa turis. Saya sangat sedih dan kecewa karena saya tidak mendapat kesempatan untuk menyerahkan semua bukti bukti financial dan bukti keterikatan saya dengan keluarga dan pekerjaan yang saya geluti selama ini. Setelah mengajukan beberapa pertanyaan seperti ; nama Anda siapa, apa tujuan anda bepergian ke USA, dengan siapa Anda berangkat ke USA, siapa yang membiayai perjalanan Anda, berapa anak Anda, Anda pernah pergi kemana saja dana dengan siapa Anda berencana untuk pergi ke Amerika. Karena saya menyebutkan nama seseorang berkewarganegaraan Amerika sebagai pihak yang mengundang saya ke Amerika pada formulir aplikasi, maka ditanyakan apa status warga negara Amerika tersebut terhadap Anda, apakah Anda pernah bertemu dengannya. Setelah memeriksa lembar lembar pada passport saya yang lama, consular menemukan bahwa beberapa tahun yang lalu saya sudah pernah mendapatkan visa tourist Amerika, ditanyakan mengapa saat itu saya tidak pergi ke Amerika, saya katakan bahwa alasan saya tidak jadi ke Amerika saat itu karena kesibukan ex-suami. Setelah itu Consular meminta buku tabungan saya (sebenarnya saya membawa beberapa rekening koran and bukti tabungan yang lain) namun saya tidak mendapatkan kesempatan untuk menyerahkannya kepada Consular. Karena saat itu dia hanya meminta buku tabungan. Sebagai informasi pada saat itu total saldo yang tersedia adalah Rp. 135.000.000,-. Setelah melihat buku tabungan tersebut, dia langsung bilang sorry berdasarkan hukum Amerika, Anda tidak qualified untuk masuk Amerika. Pada saat itu langsung saya katakan bahwa saya masih ada bukti keuangan lain yang ingin saya tunjukan, dengan acuh tak acuh, Consular tersebut menggelengkan kepalanya sambil berkata, sorry dan mengembalikan passport dan buku tabungan saya. Hal yang sangat menyedihkan saya adalah Ibu saya yang pada saat interview selalu berada di sisi saya, tidak di interview walau satu kata, bahkan dokumen dokument pribadinya pun tidak dilihat sama sekali, juga ditolak. Hal ini adalah hal yang sangat tidak fair, berdasarkan hal apa Ibu saya ditolak ? pada lembaran yang yang saya terima bersamaan dengan pengembalian passport saya, ditulis disana bahwa alasan penolakan saya adalah karena saya gagal membuktikan kepada Consular bahwa saya tujuan saya ke Amerika hanya untuk liburan. Saya dicap akan pindah, menetap dan bekerja di Amerika. Saya sangat heran mengapa begitu gampang menuduh seseorang tanpa bukti otentik. Alangkah bodohnya saya seandainya ingin pindah, bekerja atau menetap di Amerika hanya berbekal visa tourist. Dan alangkah bodohnya saya bila hendak menikah dengan warga negara Amerika hanya berbekal visa tourist. Saya tak habis pikir mengapa untuk seorang yang hendak bepergian ke Amerika untuk tujuan vacancy harus dipersulit. Memang benar banyak masukan dan informasi yang saya dapat, jangan pernah katakan kalau kita punya seseorang yang kita kenal tinggal di Amerika, mereka bilang hal tersebut akan membuat mereka curiga bahwa ada kecenderungan kita tidak akan kembali ke negara kita. Namun apakah suatu kejujuran harus dibayar dengan ditolaknya permohonan visa ?
Semoga pengalaman pribadi saya bermanfaat bagi yang hendak mengajukan permohonan visa Amerika. Saya masih ragu apakah saya harus mencoba mengajukan permohonan visa kembali, rasanya keletihan mengantri selama 4 jam sebelum akhirnya saya mendapat kesempatan 5 menit interview sangat sulit saya lupakan, terutama rasa iba saya terhadap Ibu saya yang berumur 68 juga harus menerima kekecewaan yang sama seperti yang saya alami.
Salam hangat buat semua,
Sagita
By mc on Jul 3, 2008 | Reply
hr ni 3 juli…aq apply visa student….thanks GOd aq dapet…..meskipun orang diluar sana banyak ngomong yang ane2….cuz paspor kosong dan baru bikin bulan kemaren….
pokony yg penting senyum dan pede aj..trus latian ngomong buat persiapan jawaban….
gt aj kali ya….buat semua yang mo apply GUd luck….andalkan TUhan…do your best, let GOd do the rest…
By Asri on Jul 3, 2008 | Reply
Mbak Sandra, saya juga boleh yah ikutan konsultasi, mau ke sana juga nih ketemu sama co-ku, lagi bingung mau ngurus visa. Imel saya: acy_jkt@yahoo.co.uk
By kentang on Jul 5, 2008 | Reply
kl mau apply visa student hrs ud daftar kul dan bayar kul dulu yah.. TQ
By kentang on Jul 5, 2008 | Reply
mau tanya dunk ama yg nick nya “mc”.. km ambil visa student ud daftar kul dl yah.. kul dmn kl blh tau? TQ
By love on Jul 7, 2008 | Reply
kepada “mc”
saya mo nanya soal anda interview dgn visa student usa dijakarta. krn tggl 3 juni visa student saya di tolak dan saya rencana mo minta visa student dan saya mo minta informasi anda. ini yahoo messenger saya evil_cutexx .
By love on Jul 7, 2008 | Reply
kepada “mc” jika ada punya no hp .saya mo menghubungi anda dan saya mo bertanya kepada anda. apa saja yg ditanyakan sama di interview terus.anda lancar berbahasa english dlm menjwb pertayaan?
By love on Jul 7, 2008 | Reply
kepada mc anda bisa mail saya ke evil_cutexx@yahoo.com.thx
By meta on Jul 11, 2008 | Reply
dear m’bak sandra.
thanks infonya….m’bak kayaknya aku mau coba apply visa tunangan kali,karna waktu interview terakhir bersama cowokku.mereka menyarankan untuk apply visa tunangan.boleh tidah aku minta emailnya…thanks.email ku devi_dedi003@yahoo.com
By Rahmat Zikri on Jul 14, 2008 | Reply
@ kentang: logikanya sih iya, kalau pergi dgn tour, lebih ada jaminan bahwa anda akan kembali. kalau sendirian? who knows. bisa saja waktu diinterview ketika tiba di US anda ngga diijinkan masuk dan harus segera angkat kaki.
@ gopek: kalau sebagai visitor, pakai visa turis.
By Lerry Lonard on Jul 22, 2008 | Reply
Hi smua saya Lerry cm mau berbagi pengalaman,sy alumni Cal State Univ,LA 2006.
Klo menurut saya bagi yg mau ker di state yg terpenting bagaimana anda bisa masuk ke state entah itu Visa turis ataupun F1 dan klo untuk kerjaan di state bnyk kerjaan kok N banyak agent kerja yg penting anda mau(restoran,pabrik,hospital)
Untuk skrng ini klo yg umur 18-24 lebih baik anda sy sarankan menggunakan F1(visa pelajar) 95% di approve asalkan Univ yg anda tuju bonafit N untuk yg umur 24-dst Visa turis dengan catatan track record di pasport anda dah sering ke LN (minimal asia lah kan ngak mungkin yg deket aza ngak pernah pergi gmn yg jauh)!Okey…..(FS:lr2ooo2001@yahoo.com)
Nice to meet U all
Gos Bless
By andi on Jul 23, 2008 | Reply
thanks info nya…
saya bisa minta web usa ngak?
bagaimana caranya isi form dengan cara online?
thks
balas ke alamat e-mail saya y. thanks
By Juminten on Aug 6, 2008 | Reply
Kalo mau sebagai turis, ga usah ke Amrik lah kalo di Embassynya harus diperlakukan seperti kambing gitu (tapi orang Indo banyak yang tetep mau ya meski direndahin, emang ga punya harga diri sih ya). BTW saya punya Green Card jadi ga pernah berurusan sama Embassy US di Jakarta. Kalo ga punya Green Card dan harus dihina-hina gitu mah, sorry ya. Masih banyak banget kok negara lain yang bisa dikunjungi kalo cuma sebagai turis. Antara lain Eropa, Jepang, New Zealand, dll. Kalo yang mau mirip Amrik ya ke Canada, tapi jangan transit di Amrik (otherwise perlu visa juga).
By IneZ on Aug 6, 2008 | Reply
halo semuanya, cuma mo bilang dari pengalaman sahabat sendiri kalo dia belon pernah ke LN sama sekali tapi bulan lalu dpt visa tunangan. Si tunangan ngurus visanya di US. Bulan dpn mrk mo nikah, how sweet! Kalo saya punya greencard krn lahir di US. Good luck y’all!
By mc on Aug 11, 2008 | Reply
bwat kentang..aq ud daftar kuliah di US..ud bayar application fee, ngisi application formnya…trus…aq diemail klo aq diterima..dan campus di US kirimin macem2 surat…such as I20, acceptance letter, health form, banyak d…pokonya klo mo diterima visanya hrs punya I-20…aq blon bayar uang kuliahny koq…cm aq ud diterima makanya bole ngajuin visa….Aq ambil kul di Oregon…
bwat love..yg penting qta punya I-20..trus pas ditanya jawabnya pake b ing aj..biar ngebuktiin klo qta mang bsa study di US..
sorry baru bales skg..mudah2an ga keburu basi…
cuz baru liat skg…
GuD Luck..
By ratna on Aug 11, 2008 | Reply
To Mbak Sandra,
Mbak aku juga mau apply visa,kebetulan kita mau nikah di Indo akhir October 2008,aku belum pernah ke LN,and passpor aku itu masih baru buat kemaren.calon aku itu warga negara Amrik dan kerja di sana,dia status duda pernah menikah dengan WNI dan sudah cerai,aku sih amu apply visa tourist karena lebih cepat,tapi sepertinya ngga mungkin dapet dech,kalau boleh tau apply dari USA apa bisa?apakah pakai visa K-1 itu?setahu saya ,calon saya juga punya pengalaman yang serupa dengan mantannya dan itu memakan waktu samapai 8 bulan,itulah sebabnya saya memutuskan apply visa turis,kan ngga lucu kalo saya menikah terus harus di tinggal suami selama 8 bulan.Bagi yang punya masalah or pengalaman yang serupa tolong email dunk apa yang harus saya lakukan?karena calon saya juga maunya setelah nikah kita berangkat sama sama ke AMRIK sana.
Thanks For ur advise,and kindy email to me at ratna_ctq@yahoo.com
By nc on Aug 12, 2008 | Reply
buset.. gw udah 4x di rijekkk….
dah cape banget nge applynyaa… padahal doc asle… mau ke amric buat holiday doank… pertama apply bareng nyokap pake SIUP usaha nyokap (2x dirijek) abis tuh gw ndiri nge apply dgn surat sponsor dr perusahaan gw… sial ga ampe 2menit dirijek ga tanya apa2 lgs dibalekin pasport… edan edan edan banget… gw sebel banget ma tuh amric… mau komplen ntah kemana… padahal sesuai yang diminta udah dibawa… agak banget… gw dah 3x ke aussie… sering ke sg, msia, hk dll…. tetap aja man… agakkkkkkkkk!!! planing seh nex yer pengen nyoba apply lagi seh.. tp agak trauma jg cape abis boookk ngantrriii dr pagiiiii getoo eh pas interview ga ampe 5menit dgn sia2 mana musti bangun pagi lagiiiii busetttttttttttttttttttttt
By Adolf on Aug 12, 2008 | Reply
Mas mau tanya dunk…
Pas udah isi aplikasi online dan bikin janji buat wawancara kan bakal dapet no konfirmasi nya kan…
Nah no konfirmasi tersebut kan mesti di print trus buat dibawa juga pas interview..
Masalahnya pas mo di print komputer saya error jadi no konfirmasinya ilang and saya belom catet, jadi sekarang saya blom punya tuh no, gmn ya cara buat dapet tuh no?
apa saya bikin baru lagi aplikasinya?
By Rahmat Zikri on Aug 13, 2008 | Reply
@ andi: di tulisan saya kan ada link ke alamat web Kedutaan Amerika di Jakarta. Ikuti petunjuk di link tersebut.
@ Adolf: submit ulang saja formulir onlinenya.
By Dimaz on Aug 19, 2008 | Reply
Bisa diperpanjang ga sih visa us, soalnya visa bos gw dah mo abis, bos gw nyurus gw perpanjang (itu juga klo bisa)
Thx
By neno on Aug 20, 2008 | Reply
aduu bacanya jd serem.. blm pernah kluar negri..baru 2 bulan lalu bikin paspor untuk pertama kali..cuma mahasiswa blm kerja permanen..nama sih gada islam2nya..agama kristen. mw ke amerika bwt mengunjungi calon suami dan calon keluarga masuk kategori liburan kan? kira2 bakal di approve g ya? gmn cara meyakinkan petugas yg terkenal jutek itu spy saya lolos y?? kangen bgt nih sama tunangan! ada masukan??
nanya lagi..kalo (smogaaaa….)visa di terima, itu akan berlaku smp kapan c? bisa di atur g mw di pakenya kapan? misal di approve bulan nov tapi mw dipake pas liburan bulan januari..
makasih yah mas expert
By Rahmat Zikri on Aug 20, 2008 | Reply
@ Dimaz: bisa saja. tapi proses sepertinya tetap seperti awal. saya ngga tahu mekanisme utk visa amerika, apakah bisa diwakilkan atau tidak. karena visa amerika ini yang paling ketat urusannya. kalau visa negara lain bisa saja diwakilkan (bahkan oleh pihak travel agent).
@ neno: mesti ada surat sponsor dari tunangan km. masa berlaku sepertinya ada beberapa versi. teman saya ada yg ‘hanya’ dapat 2 minggu. saya sendiri pegang multiple entry untuk 5 tahun.
sebaiknya bikin visa kalau sudah jelas mau berangkat kapan. kalau sudah ada tiket malah lebih meyakinkan lagi.
By neno on Aug 20, 2008 | Reply
tnx mas zikri..nanya lagi bolehkan??smoga boleh..
kalo saya gagal di visa turis akan mempengaruhi approval fiance visa yg pasti akan saya ambil 2 tahun lg g?
abis baca posting2 ttg pengalaman dunia pervisaan jd panik bin pusing..kalo lagi diwawancara saya kburu nangis ktakutan gmn?huhuhhu:((
By Rahmat Zikri on Aug 21, 2008 | Reply
@ neno: selama kelengkapan data dan alasan yg mereka butuhkan sudah dipenuhi sih ngga masalah.
By Wizzkid on Aug 22, 2008 | Reply
Aq masih gak tahu, secara normal, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk dapetin visa?
Katakanlah, aq daptar online sekarang, jumat 22 Agus 2008, terus dapet jadwal wawancaranya kapan? Emang dalam satu hari dibatasin sampe berapa banyak wawancara?
Nah, kalo dah daptar online nih, dan dapet jadwal wawancara, tapi karena satu hal gak bisa dateng di hari H-nya, bisa daptar lagi gak?
Terus, pas wawancara jadi pertanyaanya kok gak dateng di hari yang dah ditentuin.
Aq jadi paranoid nih, kalo kantor pusat sih bakal kasih surat undangan (dari Houston).
Aq paling jauh ke asean aja nih.
Makasih deh
WK
By HS on Aug 22, 2008 | Reply
tambahan info aja, untuk ngurus visa bisnis disarankan datang tiap hari rabu minggu pertama dan rabu minggu ke-3. Ini berdasarkan pengalaman pertama ngurus visa US tahun lalu..datang hari senin..rame-rame untuk visa umum kayaknya…pas giliran interview..yg interview marah-marah dia bilang knp nggak datang hari rabu, sampai akhirnya saya dibikin nunggu krn dia tlp orang admin dikantor & sedikit ngomel-ngomel krn saya disuruh datang hari senin sama orang admin kantor…:p Untungnya visa tetap approve walaupun cuma untuk 3 bulan & single entry.. :p bulan kemarin datang lagi..ngurus visa lagi…hari rabu minggu pertama ngikutin proses seperti biasa tapi nggak perlu bikin appointment apa langsung datang aja…..krn nggak terlalu rame & saya datang agak siang…begitu masuk ruang interview lngsng di scan sidik jari..nunggu 5 menit kemudian interview…cuma ditanya 3 pertanyaan…dikasih kertas putih.. 1 minggu berselang dapet visa untuk 5thn entries multiple
By Hans on Aug 26, 2008 | Reply
Salam kenal,
Tgl 21/8/2008 lalu gw juga barusan di tolak.
Mau tanya dong, skarang kalo di tolak, di halaman blkg paspor kita udah gak di stempel lagi ya?(application received at mm/dd/yyyy)
Soale thn 2001 gw pernah 2x di tolak, trus ada 2x juga tgl penolakannya.
Cape deh, 7taon lalu gw emang niat mo kerja… but now beneran mau jalan2 ama family (nyokap udah punya visa)
gue, bini,+anak umur 4taon di reject bertiga!
Pertanyyan yg diajukan standar aja sih…
- brapa lama kamu usaha di toko X?
>>> 7taon
- kenapa pilih US, bukan negara lain?
>>> US lebih bagus
- Kenapa dulu di tolak?
>>> Mungkin sy gak qualified, tapi saya thanks banget udah kamu tolak 7taon lalu, kalo gak… saya gak punya usaha ndiri skarang!!
- di Fresno ada apa (wisata apa)?
>>> factory outlet etc,
- apa yg kamu suka dari Indonesia?
>>> bisnis/pekerjaan saya (big income)
- hotel apa kamu nginap?
>>> belum tau, soale udah di atur ama Travel saya (VAYATOUR)
- Trus apa lagi yg kamu mau ngomongin?
>>> gw jawab aja yg kenceng: saya gak mau jadi tukang cuci piring atawa supir taxi di negaramu!!!
Sambil geleng2, trus kyk bimbang2 gitu… akhirnya dia bilang maaf, gak bisa kasih visa krn kamu gak jelas tujuan hotelmu dimana aja!
Kupreth!!! dasar emang kagak mau kasih aja tuh dia! pake alasan gak tau hotel sgala! soale gw juga mana perduli mo nginep di hotel mana/ alamat nya apa…
wong visa aja masih gantung gitu!!!
Akhirnya gw katain aja : “Sir! you’ve just made a big mistake!!!”
By Handoko on Aug 29, 2008 | Reply
Bete spt Hans,saya heran kenapa imigrasi US tidak adil.
Contoh teman saya punya master dan PhD dari Korea, dosen di PTN Indonesia, ada undangan konferensi RESMI dari Amerika, tapi ditolak.
Di lain pihak, para pembantu2 uneducated dari Indo yang nikah dengan bule Amrik gampang2 aja dapet visanya. Padahal pembantu2 ini di US jadi apa nantinya ??? cuman beranak pinak doang kan? atau kawin cerai doang dan mengharapkan tunjangan ? bukannya mereka itu yang harusnya dipersulit masuknya?
Sementara dosen PTN itu di US untuk MENGAJAR dan BERBAGI ILMU. Nggak kok dosen itu nggak mau nyuci piring di Amrik!!! dia udah jadi konsultan dan dosen PTN di Indo dengan penghasilan gede!
So otaknya para pegawai imigrasi US itu dimana sebenernya ??
By Hans on Aug 29, 2008 | Reply
Hehehe, kalem aja ah bung Handoko…
Biar pembantu… mereka juga manusia… punya hak hidup lebih layak toh…:) jangan dihina2 sgala lah…
Mungkin temanmu yg dosen itu pas interview agak grogi/gugup/gak PeHDe (Perchaya diri) jadi bikin ragu org yg nanya…:)
By Lia on Aug 31, 2008 | Reply
Hi ne aku Lia, skr mase kulia di ausie, next year pya keinginan lanjutin ke us.
hmm apply student visa susah ga ya??syarat nya ap aj?
trus aku pernah dgr, interviewer nya rada2 ya, tolak applicant without explaning..so bermodal apa ya bisa meyakinkan agar bs di approve.
n dgr2 apperance n financial yg meyakinkan aj,prnah keliling eropa dll mlah bisa di tolak.otherwise ad penampilan biasa aj n paspor mase putih bersih tak pernah disentuh imigrasi. its mean neva travel to overseas, tapi malah lolos.tuh pngalam teman..
jd ragu2 ne….
By arisandy on Sep 1, 2008 | Reply
maaf pak, tapi paspor lama memang ditahan kok. saya di batam juga seperti itu.
By namey on Sep 1, 2008 | Reply
buat Pak Zikri…
gimana kalo dulu kira2 10 taon yg lalu apply tourist visa ke USA, dptnya 6 bulan, tapi gak pernah visit USA
Skrg mau apply lagi tapi paspor lama dgn visanya gak ketemu?
chancenya gimana? apalagi di formnya ditanya dah pernah diissue visa belon…?
thanks
By Rahmat Zikri on Sep 2, 2008 | Reply
@ Wizzkid: saya belum pernah ngedaftar online. dulu masih manual (via email). jumlah orang yg di-wawancara mungkin sekitar 300-500 orang per hari yah (estimasi saya aja, CMIIW). Kalau tiba2 ngga bisa hadir di hari H, coba daftar lagi aja. ngga apa2. saya dulu juga begitu. mestinya ngga ditanya. kalau pun ditanya, jawab aja kenapa. kalau ada undangan dari perusahaan yang based-nya di US sih santai aja. yang penting lengkap datanya.
@Hans: sorry to hear that. tapi kamu berbuat fatal kalau ngomong seperti itu (”gak mau jadi tukang cuci…”). interviewer punya hak untuk menilai kamu layak atau tidak layak. mestinya harus bisa ngambil hatinya.
@Lia: daftar sekolahnya aja dulu. biar ada bukti kalau memang mau sekolah. nanti kalau udah jelas, ngurus visa nya lebih enak.
@arisandy: iya pak. confirmed. bulan Mei lalu saya mau perpanjangan paspor, saya lihat paspor orang lain (paspor lamanya) juga diambil oleh pihak imigrasi. tadinya dia juga mau ambil paspor saya, tapi karena ada visa US nya ngga jadi. hanya diminta fotokopi. hal tersebut juga nyaris terjadi ketika saya perpanjang paspor 5 tahun yll.
@namey: dunno know. coba cari sampai dapat dulu. kalau ngga, ya sudah, try your luck. datang dengan paspor baru. tapi jangan bohong, bilang kalau dulu pernah dapat, tapi paspornya hilang. karena mereka punya data.
By neno on Sep 2, 2008 | Reply
ihh handoko tega bgt! gw jg mw nikah sama orang sono..emang ada masalah kalo pembantu nikah sama orang bule??? huhuhu.. orang2 yg underestimat ky gini nih yg bkin snewen..
By neno on Sep 2, 2008 | Reply
mas zikri..tunangan ku udah bikin surat sponsor..boleh minta pendapat mas g apa yg kurang??nanti aku kirim lwt email..oia..kan biaya dya yg nanggung,,trus cara ngebuktiin bhw dya tuh emang mampu gmn caranya??
tnx (masih d taipei)hehe
By Rave on Sep 5, 2008 | Reply
Wah trnyta rbet bgt yah ngurus visa ke us. Aq mw tnya nh 10 thn lalu aq sering banget blak-blik indo-singapore-blanda krna wkt itu nenek qu msh orang belanda tp skrng sdh WNI n sodara qu bnyk bgt d singapore. Skrng aq mw prgy lgy k blanda sma us klo pasport lma’a dlampirin msh d lyat g sma konsuler?
By Rahmat Zikri on Sep 7, 2008 | Reply
@ neno: ngga tau nih. mungkin sebaiknya masukan dari teman2 lain yg pernah urus visa utk keperluan sejenis
@ Rave: paspor lama itu dilampirkan. kalau memang mau ke Belanda dan US, urus visa Belanda nya saja dulu.
By eric on Sep 10, 2008 | Reply
kebetulan saya ada rncana k amrik,y…tujuanny buat krja dsana.cumn w rasa skill saya tuh msh kurang n mngkin org2 dsana lbh kreatif lg.pdhl memank dah pengen ksana.lum ksana,dapetin visany ja jg lum tntu bs…
By roby on Sep 16, 2008 | Reply
saya mau tanya saran teman2 nich , tgl 12 sep kemarin saya , istri dan anak berumur 1,6bulan minta visa ke amerika dan akhirnya paspor dan akte lahir anak saya di tahan , awalnya semua dokemnet di tahan selanjutnya akte lahir anak dan paspor kami semua di tahan karena saya juga memberikan siup dan rek palsu, sampai hari ini.apa yg kalian lakukan apa musti kita ambil doukment tersebut atau biarkan aja proses berjalan jika di panggil waktunya… ?
By ska on Sep 27, 2008 | Reply
Terus terang aja seumur2 saya gak pernah ke luar negeri, mimpi pun enggak. Tapi syukrlah pengajuan visa greencard lancar-lancar aja.
By erna on Sep 30, 2008 | Reply
mas handoko kejam bangat sih,,,,,kalo masalah ngajar mengajar mereka udah lebih pintar kale,,,, justru mereka butuh pembantu ato sejenisnya.yang jarang dikerjakan oleh orang sana,mba neno yang sabar yah,,pengalamanku sih apply turis visa kemarin ditolak sudah ada sponsor dari tunangan,tiket pesawat pp,surat pengantar dari pt dia kerja bahwa dia punya posisi bagus disana,dan salary tiap bulan yang dia dapat tetap aja aku di tolak,kalo dah mantap mau menikah bagus buat fiance’ visa aja,agak lama
sih tapi lebih menjanjikan.aku juga lagi proses pembuatan itu visa
good luck
By bastianPH on Oct 2, 2008 | Reply
gue udah 2x ditolak pertama tahun lalu, trus kedua agustus kemarin, yang pertama gara2 paspor kosong gue langsung ditolak tanpa liat document sedikitpun, yang kedua document gue dicek dan surat rumah dan apt gue juga dicek dan rek tabungan juga dicek, tapi dia malah nanya kalau sudah punya rumah ngapain mau pergi ke australia(gue bilang bahwa tahun 2010 gue mau ambil S2 di aussie)
sebenernya yang salah apa ya?
umur gue 29thn, waktu itu gue bawa ibu gue dan dia udah pernah ke US karena kita mau jalan jalan ke hawaii.
dan juga gue punya student visa australia waktu itu dan belum gue void, jadi ditanyain sama mereka, nah sekarang udah gue void dan ada surat alasannya, rencana gue mau maju lagi, dan gue udah punya surat sponsor dari US citizen sih.
gimana menurut mu?
By siska on Oct 5, 2008 | Reply
Thanks ya artikelnya berguna banget ^^
By meymey on Oct 6, 2008 | Reply
ak punya pacar dari amerika hawaii..gmna cii biar gw dpet pergi kesana untk acara tunangan..
atau lebih mudah ngurus visanya klo ak pergi ke tokyo dulu atau europe a..lalu ke amerika??emang visa us ma europe ga sama.. thank
By nanda on Oct 10, 2008 | Reply
Seneng bisa baca pengalaman temen2 senasib di page ini. Saya tahun lalu apply visa turis untuk mengunjungi pacar di US tapi ditolak karena alasan saya ke sana menunjukkan ikatan yang terlalu kuat dengan US (karena saya jujur bilang mau kunjungi pacar), jadi mereka takut saya gak balik lagi.
Maret lalu pacar saya mengajukan K1 visa dan beberapa bulan selanjutnya kami mendapat kabar bahwa documents sudah di approve USCIS jadi proses pun berlanjut. Sekitar bulan agustus, US embassy di Jakarta mengirimkan email untuk memberi tahu kami kalau mereka sudah terima dokumen-dokumen kami dan saya diminta menyerahkan sejumlah data diri dan dokumen2 sponsor,serta melakukan medical check up. Saya sudah urus semua dokumen2 data diri saya(translated birt & police certificate, medical check up), tapi masih menunggu dokumen2 dari sponsor (tunangan saya). Satu hal yang kami khawatirkan adalah dokumen2 pendukung sponsor itu.
Tunangan saya baru lulus S2 dan baru dapat kerja, secara finansial (account bank & tax records) data-data dirinya mungkin susah untuk menjadi sponsor. Tetapi dia punya kontrak kerja selama setahun dengan gaji bulanan tetap. Apa kira2 data itu bisa membantu kami? Tolong bagi siapa aja yang mau kasih pendapat, saran atau sekedar berbagi bisa koresponden sama saya di fairydailytales@yahoo.com.
Terima kasih banyak,
Nanda
By neno on Oct 11, 2008 | Reply
kak erna dan kak nanda..trimakasih sharingnya..boleh kontak ngga? buat sharing..bulan ini baru mau apply..lagi persiapkan mental..heheheh
By neno on Oct 11, 2008 | Reply
untuk kak erna dan kak nanda id yahoo messenger saya lunajingga..trimsi
By DC on Oct 14, 2008 | Reply
Tuloongg donnnggg
masalah visa ke US..
aku punya pacar WNA di state, rencananya tahun depan kami mau menikah
yg aku mau tanya, untuk mempermudah mendapatkan visa dan segala urusan legalitas pernikahan.
apakah kami lebih baik menikah di Indo atau di US?
trimakasih banyak yaaaaaaaaa
By nKz on Oct 15, 2008 | Reply
1 hal yang membuat kita gagal dapat visa US, karena kita gga yakin untuk kita bisa dapat Visa US. coba kita yakin kalau kita bisa dapat pasti dapat, masa sih kalo syaratnya suda kita penuhi gga bisa dapat? tinggal kita yakini saja, pasti dapat..
“if you believe so be it” !!
By Nn on Oct 16, 2008 | Reply
tahun lalu ada temen yg nikah dg wna amrik di indo, taon 07 tepat nya,mrk nikah, lgs urus ke kedutaan usa di jkt, isi form2 di situ,byr, medical check up dll, suami nya brangkat duluan januari, istri dianya nyusul maret,si istri dapet visa immigrant, trus sampe di us,dia nya udah di bekali surat2 dr embasy,di amplop tertutup, dan petugas imigrasi yg boleh buka di sana, 2 mingguan setelah itu dia lgs dapet green card di mail nya, 2 tahun, nanti udah mau deket 2 tahun remove conditional green card nya dg permanent green card..
Good luck
By DC on Oct 16, 2008 | Reply
Dear Nn
thanks ya informasinya, nge bantu gw banget
By wonder woman on Oct 20, 2008 | Reply
Hari ini sy interview tp ditolak. Bdskan pembicaraan sy dgn orang2 yg senasib dgn sy, ternyata track records perjalanan LN anda,adanya sponsor atau kerabat di sana tdk menjamin anda memperoleh visa. Terbukti dg adanya bbrp org yg sy ajak bicara sehabis wawancara, ternyata mrk sebelumnya sudah pernah mendapatkan visa US dan expired : kali ini mrk mau apply lagi tp malah ditolak. Dmkn dg sy yg sdh pernah pergi ke negara sekutu US spt London dan uni eropa lainnya, ternyata juga tdk lolos ke US. Aneh, memang apa sebenarnya yg jd pertimbangan mrk. Nggak ada standar yg baku dlm penilaian , sungguh sangat subyektif. Any comments ??
By georgia on Oct 21, 2008 | Reply
Kebetulan saat membuat paspor baru, paspor lama saya juga diminta oleh imigrasi Wonosobo. Isi paspor lama tsb tidak banyak, cuma 2x ke Singapura. Kira2 bermasalah tidak ya, kalau paspor lama tidak disertakan? Apakah bisa digantikan dengan surat keterangan dari imigrasi yang menyatakan paspor tersebut sudah dihancurkan (seperti saran sdr. herusss)? Ada tidak yang sudah memiliki pengalaman demikian? Thx before ;p
By anna on Oct 30, 2008 | Reply
hi, saya cuma mau tanya ade saya laki2 di jakarta dikenalin ama cewe amerika dan mereka rencana mau menikah. masalahnya sekarang ade saya uda pernah ditolak lebih dr 4x dalam waktu 5 taun karna dia ingin jalan2 ksana. ada yg bisa kasi info bagaimana caranya utk apply visa apa cewenya suruh urus visa disana atau datang ke jakarta dan menikah dsini? tolong infonya… thanks
By anna on Oct 30, 2008 | Reply
hi, hrs brapa kali sih wna us ke indo utk menikah di jkt n apa saja persyaratannya…thanks bgt
By Rahmat Zikri on Nov 1, 2008 | Reply
maaf, untuk semua pertanyaan yang berkaitan dengan menikah saya tidak bisa bantu jawab. ngga punya info atau pengalaman
biar dibantu oleh rekan-rekan yang tahu yah
By Tia on Nov 2, 2008 | Reply
Waktu Juni kemarin ngurus visa lumayan cepet sih prosesnya, interview sekitar 2-3 menit, ditanya mau sekolah di state mana, apa nama sekolahnya, mau sekolah berapa lama disana, dan karena saya sekolah di bayari oleh sponsor, ditanya sponsornya siapa. setelah jawab semua pertanyaan2 itu, dikasih kertas putih isinya tanggal ambil visa , biasanya seminggu setelah interview. Sehari setelah visa di dapat, saya langsung berangkat ke US. tapi, jangan disangka setelah sampai di US dan turun dari pesawat bisa langsung lewat imigrasi dengan mudah. Waktu interview dengan pihak imigrasi, saya tidak ada kesulitan apa-apa karena saya menunjukan undangan dari Departement of State untuk kuliah disini dan kasih alamat yang jelas dimana kita akan tinggal nantinya. Tapi, waktu pacar saya di Interview oleh pihak imigrasi di US, dia sempat di tahan selama 5 jam walaupun dia sudah tunjukan undangan dari sponsor kami untuk belajar disini. Namanya yang memang pake kata “ahmad” bikin dia di tanya macem2. Dia ditanya: are you a moslem, have you ever involved in a therorist action, have you ever visited afghanistan, iraq, etc, pokonya pertanyaan2 yang intinya mencurigai dia. Bayangkan, setelah 20 jam perjalanan, masih juga di tahan 5 jam di Chicago O’Hare Airport. duuhh… Ada teman dari Pakistan cerita, waktu sampai disini, dia di interogasi sampai 7 jam oleh pihak imigrasi karena namanya yang memang islami dan country of origin dia yang memang tidak bersahabat dengan Amerika. Buat yang mau kesini, saya sarankan siapkan mental untuk menjawab pertanyaan2 waktu buat visa dan interview oleh pihak imigrasi. Jangan lupa sertakan dokumen2 yang di perlukan untuk menunjukan bukti2 yang mendukung alasanmu untuk mengunjungi US dan untuk kembali ke Indonesia.
By inong on Nov 4, 2008 | Reply
Jadi berdasarkan pengalaman hari ini dan akhirnya saya berhasil mendapatkan visa sekaligus ber 3 dg anak saya dengan mudah padahal kami belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di US,maka saya ingin share pengalaman dalam pembuatan visa US.
2-3 minggu seblm saya mengajukan applikasi elektronik dr kedutaan US, saya sdh mulai browsing membaca pengalaman2 dari mereka yang berhasil maupun yg tidak berhasil dalam pembuatan visa ini.
Kemudian saya mulai menyiapkan data-data yg diperlukan. Selain itu saya juga menyiapkan data-data yg saya baca dari internet berdasarkan pengalaman2 teman2 disini. Hal ini utk menjaga apabila semua data2 saya tetap dirasa belum cukup.
Saya dan keluarga tiba didepan kedutaan jam 06.10. Disana ternyata sdh bnyk orang yg antri.
Tepat jam 06.30, mulai dipanggil per 5 org utk di data apakah nama kita ada dalam list jadwal yg ditentukan melalui aplikasi elektronik pada hari yg ditentukan serta di cocokkan dg pasport kita.
Setelah selesai,kita akan disuruh masuk ke bgn loket kasir yang mana mereka meminta print out jadwal interview yg kita dpt dr aplikasi elektronik. Nah disini selain pemeriksaan jadwal,juga untuk diketahui agar aplikasi form harus semua terisi. Tdk boleh ada yang kosong. Apabila pertanyaan tsb memang tidak ada,maka harus diisi N/A.
Ini penting,krn bagian yg kosong ini bila tidak diisi tidak akan diproses. Setelah terisi semua,petugas akan meneliti kemudian meminta pasport kita utk dicocokan lagi. Setelah semua beres,maka kita diharuskan membayar sebesar Rp.1.350.000
Mungkin ini krn dollar sdg naik ya,karena 2 bln y.l masih Rp.1.200.000. Pembayaran ini harus cash dan dalam bentuk rupiah.Setelah selesai petugas kasir mengembalikan semua data kemudian kita akan menuju ke loket sebelahnya yaitu bgn pemeriksaan data form aplikasi. Disana data kita dicek sekali lagi,dan bila telah memenuhi syarat petugas akan memberikan nomer kelompok.
Setelah mendptkan nomor,kita akan antri kembali utk memasuki ruang pemeriksaan barang2 yg kita bawa seperti tas dll.Bagi yg membawa barang2 elektronik seperti handphone,USB dll harus ditinggalkan diruang ini. Kemudian nama kita di cek apakah memang ada dalam list utk wawancara hari ini,kemudian kita akan diberi tanda yg hrs kita pakai seperti name-tag. Setelah semua barang di scan kemudian kita masuk lagi keruang tunggu sebelum kita dipanggil utk sidik jari.
Saya menunggu sekitar 15 menit disini,kemudian dipanggil lagi menuju loket 12 utk sidik jari.Agar menjadi perhatian bahwa kita hrs menyimak nomor kelompok yg dipanggil.Krn mrk tidak memanggil nama per nama. Bahkan saya melihat petugas wanita yg bule memarahi orang yg tidak mendengar bahwa kelompoknya telah dipanggil.
Setelah sidik jari selesai,nah dimulailah petualangan orang2 yg di interview. Dari sekian banyak yg telah diinterview,saya hanya melihat hanya sedikit sekali yg berhasil mendptkan visa.
Wah saya mulai cemas juga,bagaimana kalo gagal? maka akan sia2lah uang jutaan tsb.
Akhirnya tiba giliran saya dipanggil di loket 10. Petugas yang menginterview wanita bule.
Pertanyaannya sama seperti yg saya baca sebelum2nya.Kemudian pasport lama diperiksa.Lalu KK diminta.Semua dilakukan sambil bertanya ini itu. Juga ditanyakan siapa yg akan membiayai perjalanan ini.Terakhir diminta copy rekening. Hanya itu. Kemudian anak-anak saya diinterview,hanya sebentar kemudian kertas putih kecil diberikan utk mengambil pasport pd tgl 6/11/2008.
Jadi kesimpulan berdasarkan pengalaman tadi:
1.Walaupun kita belum pernah sekalipun menginjak US,kita harus menjawab dgn yakin pada saat diinterview.Bila terlihat kita ragu dan gugup mungkin mereka akan menganggap kita belum layak masuk negaranya.Usahakan tampil rileks dan coba dg menyapa duluan serta senyum.
2.Kelengkapan data mutlak adanya sesuai dg syarat yg diminta termasuk pas photo yg sesuai standard yg diminta serta didukung data tambahan seperti rekening bank/tabungan,juga surat keterangan dr sekolah bila pemohon masih berstatus pelajar. Hal ini agar kita tdk bolak balik krn jadwal pengajuan visa sangat singkat.
3.Sebaiknya berpakaian yg rapi dan pantas,tdk asal2an dan menggunakan sepatu.Tetapi tidak juga berlebihan.
4.Sekali2 pada saat diwawancara,walaupun pertanyaannya dlm bhs Indonesia,tidak ada salahnya kita menjawab dg bhs Inggris.Hal ini utk memberi impresi bahwa kita berpendidikan.
5. Terakhir berdoa.
Data-data yang saya bawa hari ini:
-Aplikasi elektronik form yg di download dr computer
-Passport yg berlaku paling tidak 6 bln kedepan,serta passport lama
-Passport suami (krn kebetulan suami telah mempunyai visa)
-KTP
-KK
-Akte Lahir
-Akte Kawin
-Surat Keterangan Sekolah
-Rekening Tabungan
Hanya ini saja,selebihnya tergantung dgn hasil wawancara dan Tuhan.
Mudah2an pengalaman ini memberi masukkan kepada para pemohon visa.
By JOHN E on Nov 8, 2008 | Reply
hi semua gue mau share nih and juga bertanya ttg visa usa,gue yg lalu udah 2 kali apply visa US di konsulat surabaya,yg pertama tahun 2006 lalu ,gue bilang waktu itu mau kunjungi tmm gue orang amerika ,gue tunjukin emailnya tmn gue dari new york lalu ,bule itu ketawa aja (ketawa menghina lagi dikira gue yg bikin surat nya)lalu dia bilang dia ngga bisa kasih visa,ya udah padahal gue udah bawa smua surat2 yg dibutuhkan.lalu yg kedua gue coba lagi tahun 2007 kemarin,mmg tujuan gue mau liburan and yg kedua ternyata yg interview orang asia amerika ,dia ngga tanya apa2 hanya liat paspor gue yg udah isi visa eropa ,jepang ,new zealand ,australia langsung ia approved and gue dapat visa ,gue waktu itu senang banget ,nah masalah nya muncul krana waktu itu juga gue mau ke canada ,karna gue pikir ya sekalian ke amerika ya juga ke canada ,jadi gue apply lah visa canada di embassy canada jakarta,(gue pernah di tolak visa canada tahun 2003 lalu)lalu kedutaan menelpon gue and disuruh datang jakarta untuk interview,nah maslah muncul krna yg interview nya orang indonesia yg judes nya luar biasa kayak dia bulenya ,dia tanya2 gue yg lalu kenapa gue mau kecanada lalu bilang km blm pernah ke amerika ya ,ya gue bilang mau pergi liburan sekalian (canada +amerika)nah apesnya adik gue yg ada diamerika pernah apply visa canada di amrik waktu kakak gue berkunjung ke canada maksud dia mau ketemu kakak gue dan dia ditolak juga masuk kanada krna waktu itu dia masih berstatus assyle (ngurus assylum)diamerika sana,singkat kata ,dia tanya2 adik gue dan gue bilang adik gue skrang udah greencard di america ,tapi dia ngga percaya and dia minta kopiannya GC,nah adik gue krna dapat greencard dari status assylum ya dia ngga mau kasih kopiannya ke gue ,krna takut dapat maslah,nah lalu akhrnya gue ketolak visa canada nya,dan yg lebih apes lagi sblm paspornya dibalikin ke gue ,mereka kirim paspor gue ke kedutaan amerika yg dijakarta dan meng cancel visa amerika gue,di cap segede gajah di paspor gue ditulis CANCELLED,gue sumpah sampe skrang masih sakit hati ama orang indo antek nya canada itu benar2 nggga berperikemanusiaan,padahal gue udah susun semua rencana liburan ke amerika,dan yg lebih menyakitkan lagi dengan status paspor yg diisi cap cancel itu otomatis track record gue jadi jelek ,krna pasti kl mau urus visa kenegara lain pasti akan ditanya kok dicancel,padahal gue suka banget traveling ,akhirnya ditengah putus asa gue ,gue ketemu cara,gue cabut pelan2 stiker visa amerika nya and gue simpan baik2 visanya and ternyata bisa,akhir nya gue coba urus visa jepang end ternyata bisa en ngga ada masalah akhirnya gue ubah rencana jalan gue akhrnya gue keeropa lagi,nah sampe sekarang gue masih trauma mau urus visa amerika lagi pertama karena kedutaan kanada pasti udah memberi tau kedutaaan amerika bahwa gue punya saudara diamerika (waktu gue urus gue ngga bilang punya saudara kembar diamerika)naah yg menjadi masalah itu walau saudara gue udah legal diamerika tapi status green cardnya dari assilum jadi dia masih blm bisa pulang indonesia sampe 2 tahun lagi waktu dia udah resmi jadi WN amerika,nah gue ini bingung skrang krna gue takut kl gue urus lagi kedutaaan akan berpikir gue mau nyusul kembaran gue di amerika ,padahal kembaran gue udah tinggal diamerika sjak 98 lalu waktu kerusuhan dia pergi dan apply for assilum and diterima,nah gue ini mau keamrika pure untuk liburan ama kunjungi dia bayangkan aja kami kembar en udah 10 tahun ngga pernah ketemu each other,untuk informasi setelah kejadian itu paspor gue udah ketambahan visa europe(so visa europe ada 2 dipaspor gue)lalu udah ada visa UK ,visa NZ (2x),visa Ausie (2x),visa jepang(2x),visa hungary,visa korea ,visa china,visa swiss and seabrek stempel dari negara2 asij,naah TOlongin donk dengan track record seperti itu kan udah ngga mungkin gue pergi untuk kerja diamerika ,krana kl mmg tujuan gue mau kerja knpa gue ngga pergi aja ke UK untuk cari kerja(krna status visa UK gue,gue dapat setelah gue ngga jadi ke amerika),gue mau maju apply lagi gue bingung and takut gimana kl dia tanya ttg saudara gue,HELP ME PLEASE
By sandra on Nov 11, 2008 | Reply
Hello Anna apakabar? kabar baik pastinya
ok langsung aja yah ke jawaban nya dan smoga ini bisa membantu ana.
Ngga harus kok wna USA ke indo untuk menjamin bisa mendapatkan visa,tunangan saya saja belum pernah ke indo dan saya sendri blum punya cap di pasport yg menyatakan saya sudah ke negara europe dll,intinya kalau smua surat2 sudah di lengkapi sesuai permintan dari kedutaan itu sudah menjamin bisa dapat visa ini sedikit pengalaman saya anna,oh yah kalau gf adik kamu warga usa bilang dia yang jadi sponsornya,dan apply nya di state di mana dia berdomisili,kalau status nya msih mahasiswi dan blum mempunyai penghasilan sendri biasanya si sponsor dari orng tua nya,ini juga pengalamn tman saya cewek nya orng sini state nya texas,hmmm kalau boleh tau knapa sampae5x adek kamu gagal? biasanya kamu akan dpt jawaban bila si sponsor langsung menanyakan ke kedutaan usa di indo.
Oh yah ada juga pengalamn teman aku di michigan,visanya di tolak,akhirnya tunangan nya mengadu di usa sini bagian imigrasi michigan akhrnya setelah 2mngu kemudian tman saya mendapatkan visa usa.
Hmm ngga jamin juga nikah di indo langsung dapet visa, anna smua nya butuh proses,kalau ngga salah 2 blan/3blan gtu baru bisa menyusul si suami atau istri wna usa,tapi kalau seandainya sudah dapet visa dan menikah di indo,mngkn habis nikah bisa aja langsung ke usa.
Kalau adek kamu mau nikah di indo,calon yg berwarga negara usa harus menyertai surat yg di keluarkan oleh kedubes usa di indo.
So coba yah sekli lagi jangan putus asa dan jangan lupa berdoa biar smua nya lancar ok.
Mas Zikri makasih yah web nya.
By ningsih on Nov 11, 2008 | Reply
Halo Zikri dan kawan-kawan,
saya mo tanya sehubungan saya pakai jilbab. Syarat pembuatan foto adalah kelihatan muka beserta kuping. Dan ada teman yang kebetulan pakai jilbab juga fotonya ditolak, mereka tetep pesen pake kuping. Apakah sebegitu pentingnya kuping buat mereka, ya ? Atau mungkin ada yang bisa kasih pengalaman berhubungan dengan masalah saya ini ?
Thanks.
By Lala on Nov 16, 2008 | Reply
Mbk Ningsih, aku juga pake jilbab. Untuk foto visa kmrn aku lepas jilbab, krn emang syaratnya harus keliatan kuping, daripada bolak balik foto lg. Dan Alhamdulillah tiga hr setelah wawancara, visa bs diambil. Tp kalo tetep pingin pake jilbab, coba jilbanya dimodifikasi biar keliatan jelas muka (wajah) beserta telinga.
By sandra on Nov 21, 2008 | Reply
beberapa info untuk ke us bisa juga di lihat disini http://imigrasi.indonewyork.com/
By Patrisia on Nov 21, 2008 | Reply
Mas Zikri,
thanks for the site, it’s really useful!
To mbak Sandra,
boleh gak aku tanya informasi tentang Fiance Visa (emailku patrisia.sitompul@gmail.com)Thank you. Patrisia
By Patrisia on Nov 21, 2008 | Reply
To Mas Zikri,
thanks for the site, it’s really useful
Buat Mbak Sandra,
Salam kenal, nama saya Patrisia. Boleh tanya tanya untuk Fiance Visa? emailku di patrisia.sitompul@gmail.com
Thank you so much. Patrisia
By Mr. SK on Nov 25, 2008 | Reply
To Bung Zikri,
Salam Kenal, nama saya Mr. SK.
Ini sekedar share ttg pertanyaan yg berhubungan dengan training suatu produk Amrik.
Sebulan yg lalu sy ikut interview di US Embassy. Dengan pertanyaan2 dan sbb :
1.Tujuan datang ke Amrik.
2.Mohon tunjukkan undangannya.
3.Mohon tunjukkan surat sponsor dari kantor.
4.Mengapa training harus di Amrik.
5.Jelaskan ttg produk yg harus di training.
( pertanyaan ini spt buah simalakama, jika
dijelaskan, dibilang lho sptnya anda sdh
menguasai, ngapain training. Jika dibilang
tidak tahu, maka dikomentari lho anda
belum mengenal ini produk tapi mau
training, jadi bingung )
Note : Lebih baik jelaskan garis besarnya
saja.
6.Berapa Salary sebulan. ( pertanyaan yg aneh )
7.Mohon Tunjukkan Slip gaji. ( kebetulan tidak
bawa )Jadi saya jawab tidak bawa.
8.Dia minta bukti ttg besarnya gaji.
Note: Waktu itu kebetulan yg saya bawa surat
penerimaan kerja yg isinya terdapat besar
gaji, tapi disini masalahnya tertulis sy
masih dalam masa percobaan,sebab baru kerja
2 bulan.
Nah disini permasalahannya sipetugasnya bilang,
I think U r not qualifie for coming to Amrik.
Dia orang takut kita nggak balik ke Indonesia.
Sebab dia pikir kurangnya ikatan yg kuat spt.
pekerjaan yg sdh mapan.
Harusnya saya tidak usah menunjukkan surat ini,
jika hasilnya ditolak. Mestinya yg saya harus
tunjukkan buku tabungan saja yg ada bukti transfer dari kantor setiap gajian. Yach ini suatu pengalaman yg berharga utk kita2 semua.
By ningsih on Dec 4, 2008 | Reply
Dear Lala, thanks ya infonya. Kelihatannya kamu lancar-lancar aja dapet visanya,mungkin bisa di-share.
By rudy on Dec 5, 2008 | Reply
hai, salam kenal buat semua, saya mau tanya ada yang tau di mana tempat untuk bantu isi formulir online pembuatan visa amerika di jakarta.
soalnya saya ngak begitu ngerti untuk cara pengisiannya. mohon bantuan informasi dari teman2 yang lebih tau di mana, kla bisa dengan alamatnya dong.
salam kenal dari saya rudy.
By Lala on Dec 7, 2008 | Reply
Mbak Ningsih, intinya jawab pertanyaan dgn jujur, dan bisa menyakinkan mereka dengan alasan yang masuk akal. Untuk Visa Amerika memang untung untungan, jadi jangan lupa banyak doa:) Kalo mau detailnya bisa email aku di lalacantieq@yahoo.com
Makasih mas Zikri buat forum dan websitenya:)
By cheppy on Dec 15, 2008 | Reply
aduh…. niat mau ke amrik jadi ngeri euy…. nama asli saya nama islam MOHAMMAD FACHRI TIZANI. karena gw orang islam. kira2 dipersulit gak yah….denger2 rumornya emang gitu sih….
trus kalo misalkan gw ganti nama jadi FACHRIZAL NUGRAHA gitu, semua dokumen lewat persidangan dan mungkin dilakukan. ijasah juga di ganti nama. kira2 bung zikri atau temen lainya yang tau, apa ada masalah yang terjadi pada saya di kemudian hari? Mohon bantuan atau infonya yah…..
atau mohon kirim e-mail ke cheppy_rose@yahoo.com.
soalnya saya punya niat ngajuin VISA neh…..
saudara saya di florida, dan saya hanya ingin mengunjunginya. dan bukan tidak mungkin untuk tinggal disana.
kira2 gimana baiknya ya? trus kalo ngajuin visa kerja sesulit apa y? mohon infonya untuk bung zikri atau temen2 di tunggu ya di e-mail saya…. thanks.
By Rhein on Dec 20, 2008 | Reply
emang sesulit itu yah? kok temenku pergi kayaknya lancar2 aja… jadi malah ngeri kalau mau bikin
By mey on Dec 28, 2008 | Reply
menurut gw kenapa visa mo ke amerika sulit banget dari indonesia keluarnya, karena Indonesia itu termasuk negara Teroris ( ada 11 negara Teroris yang bener2 mereka harus kwatirkan) jadi terima aja nasib kita hahhaaha gw aja udah stay di eropa masih aja sulit kok urus visa ke amerika alasannya sih gara2 termasuk negara teroris ..kasihan deh kita hahhahh
By Denissa on Dec 28, 2008 | Reply
HEY I LOOVE THIS ARTICLE!!!!
By Julie on Dec 28, 2008 | Reply
Hello guys….
mohon bantuannya dong untuk ticketing pesawat ke USA,tepatnya ke California. Gw bingung neh mesti pilih airline yg mana. visa belum ngurus sih, kata mas Zikri lebih baik kalo kita bawa tiket pergi pulang. Gw mau coba dulu cari tiketnya….
minta saran dan pendapat dong…
Thanks berat
By Rahmat Zikri on Dec 30, 2008 | Reply
@ Julie: lebih baik serahkan pada pihak travel agent. minta tolong mereka carikan tiket yang termurah. nanti kalau ada bbrp alternatif, kita bisa pilih penerbangan mana yang lebih baik (fasilitas, dsb).
By Elang on Jan 2, 2009 | Reply
Memang tidak mudah untuk masuk wilayah Amerika Serikat, bahkan sekalipun visa sudah di tangan. Banyak orang yang diminta pulang lagi begitu mendarat di USA, karena di gate imigrasi ada interview lagi. Jadi bagi yg sudah mengenggam visa mohon jangan pede dulu. Jika Anda sudah lewat pintu imigrasi silakan pede, karena orang Amerika pada umumnya welcome dengan orang asing dari negara manapun juga. Di New York banyak wanita berjilbab, pria brewok, pakai celana menggantung dll. Jadi yg susah memang di pintu masuknya aja, itupun belum tentu karena saya tidak pernah diinterview saat bikin visa J-1 saya. Waktu itu saya cuma diminta kelengkapan dokumen berhubung ada satu dokumen yg tertinggal di rumah. Berikutnya, saya cuma diminta mengambil visa saya di loket luar, di tempat kita bayar uang visa. Tanpa interview sedikitpun. Namun harus diakui bahwa pengalaman orang lain bisa berbeda-beda. Nobody knows what you’re gonna get.
By Helena on Jan 6, 2009 | Reply
Hi, thanks banget buat info & comment2nya.
Saya udah 2x apply dan dua2nya ditolak dengan sukses.
Pertama kali apply tgl 9-Dec, saya ada feeling bakal ditolak soalnya form-nya banyak yang kosong, maklum baru pertama jadi masih bingung. Bener aja saya ditolak mentah2, si bule cuma tanya tujuan ke amrik ngapain, saya bilang buat libur, trus dia ga comment apa2 langsung tolak aja tanpa liat smua dokumen yg saya bawa.
Kedua kali apply lagi tgl 23-Dec, kali ini pake jasa agen yang ngerasa 95% pasti visa saya bakal di-approve. Saya juga udah ngerasa PD banget pasti lolos, eh taunya saya ditolak lagi. Si bule udah liat buku rekening (ada U$$ 20,000), dia liat buku rekening lama amat, sambil dicatet2 udah gitu langsung deh ditolak.
Saya masih ga ngerti alesan ditolak-nya, agen saya juga kebingungan. Ternyata dana yang cukup dan jasa agen tidak menjadi jaminan visa kita bakal ok.
Tolong dong minta saran dan comment. Niat saya ke amrik murni buat holiday, saya juga punya saudara (US citizen) tapi tetep ditolak. Mau ajuin lagi masih trauma, takut uang-nya hilang gitu aja(terakhir apply biaya visa 1.637.500 dan 1.441.000). Bener2 hilang ga berbekas bete banget.. Please saran-nya T_T
By fe on Jan 6, 2009 | Reply
hi, saya punya tunangan di miami, tapi asli german dia hanya kerja disana, saya ada niat untuk kesana liburan saja, apakah bisa dia jd sponsor saya atau saya datang saja untuk apply visa tourist dan saya masih bekerja di jakarta.rencana tunangan saya akan apply residence bulan mei apakah saya menunggu dia selesai residence atau bagaimana ? sarannya dong pls
By uwan on Jan 15, 2009 | Reply
Mbak Sandra,
aku mo bikin fiance visa, tapi aku masih bingung untuk syarat2nya, kapan harus medical check up, vaksinasi,
mbak boleh kirim ke emailku tidak,,banyak sekali yang ingin aku tanyakan..
fathair_z@yahoo.com
makasih
By berthy on Jan 18, 2009 | Reply
hallo..aduh ngeri yah baca2 messages yang bikin visa..truz aku yang belum pernah ke luar negeri sama sekali gimana donk nasibnya?tapi tunangan saya orang sono? dan sekarang lagi sibuk nyiapin passport dll. karena dia minta saya datang kesana..apa kalo menikah di indonesia, kemudian suami saya (kelak) balik ke negaranya saya tidak di perbolehkan ikut? atau tidak akan dapat visa? mohon sarannya. karena tidak mungkin kan habis nikah, bukan cuma pisah ranjang tapi pisah negara juga….rencana kami akan menikah mei mendatang. dia juga bilang ke khawatiran ini sama saya, dan gak bisa bawa saya kesana..pliz mas sarannya.makasih
By sandra on Feb 5, 2009 | Reply
informasi tentang visa bisa juga di lihat di web ini,smoga membantu.
http://visajourney.com/forums/index.php?act=home
By Lili on Feb 5, 2009 | Reply
Hi Mas Zikri,
Makasih atas postingannya. Benar2 berguna, khususnya buat yg belum berpengalaman seperti saya ini
Saya ada beberapa pertanyaan umum, mohon advise nya ya:
1. Kalo jadwal appointment interviewnya jam 07.00. Jadi saya sebaiknya tiba di dubes US jam brp ya?
2. Apa boleh suami saya ikut temenin saya dan masuk ke dalam gedungnya?
3. Kira2 lamanya berapa jam, dari pas kita tiba ngantri di depan gedung sampai selesai di interview?
4. Saya dengar gak ada tempat parkir di sana. Mohon sarannya, apakah ada Mall ato tempat2 terdekat yg bisa dijadikan tempat tunggu untuk relatif yg menjemput?
Makasih banyak sebelumnya..
By Rahmat Zikri on Feb 7, 2009 | Reply
@Fe: yang penting bisa menunjukkan kalau mbak pasti akan kembali dan tidak berlama-lama di sana. boleh juga tuh kalau mau tunggu tunangannya jadi residence di sini dulu.
@Lili: 1. Ya dikira-kira aja mbak. Tetap saja nanti gerbang baru dibuka jam 8, dan orang-orang sudah mulai terlihat antri sejak jam 6!
jam 7 baru tiba pun ngga masalah, tapi tahu konsekuensinya, mungkin ada di antrian ekor ular. 2. yang boleh masuk hanya yang memohon visa. 3. ngga bisa dipastikan, tapi bisa menghabiskan waktu 3-5 jam, bisa saja lebih. 4. benar. parkir di stasiun gambir.
By Lili on Feb 7, 2009 | Reply
Hi Mas Zikri,
Terima kasih atas input nya ya..
Saya memang dengar2 kalo ke kedutaan, yg boleh masuk hanya yg mohon visa aja. Apakah tidak ada pengecualian dalam kasus2 tertentu?
Karena kita (saya dan suami) travel ke US pasti berdua. Suami saya tidak perlu visa krn paspor beliau adalah paspor British. Dan beliau juga sebagai pelaku sponsor finansial nya. Paspor beliau akan dilampirkan bersama dgn bukti finansial lainnya.
Kalo kasus seperti saya ini, suami tetep tidak boleh masuk ke dalam gedung? Mungkin duduk di ruang tunggu gitu, sementara saya di interview?
Makasih banyak ya Mas Zikri. Semoga rezeki nya berlimpah krn telah membantu kita2 semua yg masih hijau
Regards,
Lili
By uwan on Feb 12, 2009 | Reply
Hi semua,
tunanganku masukin petisi untuk K-1 visa 7 Feb’09, berapa lama ya process di approvednya,,,soalnya waktu baca-baca di forum,,ada yang cuman 2 bulan, malah ada yang nyampe 6 or 7 bulan,,ada info dari temen-temen ga, biasanya nunggu berapa bulan diapproved petisinya?
thanks
Uwan
By berthy on Feb 15, 2009 | Reply
gue kemaren ngajuin visa turis tapi gagal total…so kapan lagi gue bisa ngajuin…si bule bilang sebaiknya ajuin visa tunangan ja…ku antisipasi brgx ntr dicurigai mo tggl dsna makanya gue ma tunangan gue ajuin visa turis..eh..tapi gagal sarannya dunk
By artie on Feb 15, 2009 | Reply
mas rahmat,artikel nya membantu sekali..
tapi saya ada satu pertanyaan penting nih..
terakhir kali saya bikin paspor, paspor lama saya di tahan sama pihak imigrasi jadi saya ga punya bukti deh..
duh siasatnya gmn yah?
By GSAdjie on Feb 16, 2009 | Reply
Wah.. Rame Juga Ya Thread Yang Membahas Soal Visa ini.
Gw sampe ‘merinding’ denger cerita dan pengalaman ente2 semua.
Hmmmm.. tapi begitulah kenyataannya.
Mimpi untuk hidup lebih baik di luar negeri.. kadang memunculkan ’semangat’ yang ‘mengerikan’ ..hehe..
Gw, mantan buruh amerika (MBA) .. awalnya dulu juga sama2 bingung kayak temen2 di forum ini.
Bingung.. cara ke amrik gimana..
ke aussie gimana.. belanda? Inggris ? .. fuuhhh..
3 bulan.. saya menggali informasi dan akhirnya lolos juga dapat visa US.
Sampe sekarang banyak yang heran..
Padahal.. paspor gw dulu masih polos, baru aja bikin 1 bulan sebelum apply visa, tabungan cuma 2 juta perak doang di tabungan.
Udah punya anak 2, istri 1. Kerjaan juga cuma karyawan swata doang..
Tapi.. itulah hasil dari sebuah usaha dan ketekunan untuk mencari tahu kenapa banyak yang gagal dan kenapa gak coba cara yang lebih ‘cantik’..
Gw.. cuma pesen jangan banyak pikiran macem2 kalo mau apply visa. Yakin dan Mantapkan hati aja..
Apalagi sampe pusing sama yang gagal.. dan gagal lagi.
Hahaha..
Yakin aja bro.. sama upaya ente2 semua.
Jangan percaya satu sumber berita aja.
Sumpah dulu.. saat merantau ke US modal saya cuma percaya diri sama dokumen yang udah saya siapkan, selebihnya mental yang kuat, nyali yang gede..
Karena gak ada satupun agensi yang saya percaya, alhasil saya sendirian mendapat visa..
terbang sendirian by cathay pacific .. 23 jam !!
sampai JFK .. juga nyari taksi newyork sendirian.
Tujuannya : Cari Konjen RI .. numpang tidur .. setelah itu, nanya soal dimana aja WNI kita tinggal.
Beres !
Tinggal cari info agensi kerja disana..
Selebihnya Nyali Kuat ! .. Imigrasi and Police dimana2..
Kagak usah takut bro..
Mau ketangkep .. Digebukin .. Mati pun, terima aja takdirmu.
Karena di perantauan cuma satu yang bisa menolong : TUHAN ! dengan berbagai Mukjizat-NYA buat kita yang percaya atas bantuan-NYA dimanapun kita berada.
Gak usah takut apa-apa .. Jalani aja takdir-NYA.
Meski banyak temen2 di luar negeri dulu yang ketakutan banget.. ketemu orang ‘pribumi’nya..
Hahaha.. saya cuma ketawa aja dalam hati.
Apa sih yang ditakuti..
Malah bikin curiga tetangga .. dan akhirnya melapor ‘keganjilan’ kita tersebut ke pihak berwajib.
Rasain deh.. kalo jadi orang yang pengecut !
Sudahlah .. gali pengalaman mereka yang berhasil dapat visa, ikuti caranya yang kamu bisa .. cari cara yang legal supaya dokumen2 apply visa kamu bisa meyakinkan pihak consuler .. dinegara manapun yang kamu lamar.
Intinya : Butuh kreatifitas dan banyak ide2 baru aja..
Semua bisa di jawab jujur nantinya.. meski ada sedikit juga ‘rekayasa’ dokumen.. tapi tetep legal lho.
Gimana caranya ?? ..
Coba banyak dipelajari aja .. trik dan tips bikin visa dari banyak pengalaman orang2/forum2..
Jujur.. bahasa inggris saya minim banget dulu.. meski saya sadar di pintu imigrasi bandara Jhon F Kennedy, NYC .. saya harus dibentak petugasnya yang katanya nggak ngerti saya ngomong apa … hahahaha
pengalaman yang menyenangkan banget dalam hidup gw.
dan saya menikmati masa perantauan saat itu..
Gak ada rasa takut ..
menyusuri jalanan broadway .. perkampungan ‘kumuh’ brooklyn .. minum kopi sama negro2 philadelphia.. makan kwetiaw minyak di chinatown newyork..
Fuuhhh .. nikmat banget , kalo kita nggak bersembunyi dibalik ketakutan.. nikmat banget bermain2 dengan nyali kita didunia yang kecil mungil begini..
berapa biaya saya kala ltu.. terbang sendiri dan urus diri sendirian tanpa agensi ? .. gak lebih dari 25 juta perak.
Kita cuma ketakutan aja bro ..
Takut ketangkep kalo jadi pendatang gelap .. takut ketemu orang2 asing.. grogi lihat sydney .. grogi ketemu miss liberty .. hahaha..
Emangnya kenapa ? ..
Yang penting jangan kelewat sombong dinegera orang..
gak mau sosialisasi.. gak mau kenal tetangga ‘pribumi’ kita.. mana ada yang mau bantu kalo kita ketemu masalah.
Jalani aja bro.. dicoba aja..
Jangan takut koq..
Semoga tulisan ini menginspirasi ‘nyali’ kamu .. untuk membuktikan bahwa ‘bantuan’ TUHAN itu ada ! .. jika kamu percaya .. sepercaya-caya-NYA ! ..dimanapun kalian ada.
Salam !
gunawansapta_adjie@yahoo.co.uk
+6285655777700
(0352) 488943 – 489174
By corry on Feb 16, 2009 | Reply
to inong ,mw tanya dong…kan inong dah tau pertanya2nya itu dari mana ? en apa aja yang di tanya ? mohon di jwb. tq
By Khaled on Feb 20, 2009 | Reply
Halo Zik.. tulisannya bagus juga.. bermanfaat..
Gue ga tau kalo passport lama itu boleh di pegang…
Soalnya waktu ngurus perpanjangan di Lampung .. passport lamanya diambil.. persis kaya elu..
rugi deh gue nanti takutnya perlu juga sewaktu-waktu mau ngurus visa ke negara yang ketat kaya amrik…
By Visa on Feb 21, 2009 | Reply
Blog walking nie ?
By Rahmat Zikri on Feb 24, 2009 | Reply
@lili & uwan: mending ditanya langsung ke pihak kedutaannya
By Rahmat Zikri on Feb 24, 2009 | Reply
@berthy: kapan aja, setelah mbak berthy yakin sudah bisa memenuhi kekurangan waktu interview sebelumnya… coba aja dikira-kira, apa aja yang sempat ditanyakan atau diminta waktu interview. bisa juga belajar dari pengalaman2 orang lain seperti yg ada di comment2 pada posting ini.
By Rahmat Zikri on Feb 24, 2009 | Reply
@artie: coba aja minta surat keterangan dari kantor imigrasi tersebut. kalo ngga, ya tinggal berdoa supaya ngga ditanya waktu bikin visa di kedutaan. kalau pun ditanya, ya mesti jujur.
By Rahmat Zikri on Feb 24, 2009 | Reply
@gunawan: terimakasih atas sharingnya di sini mas
By priatna on Feb 25, 2009 | Reply
Ada yg punya pengalaman ngurus visa H1B dari F1 nggak? kalau ada bisa dishare nggak?
By Angela on Feb 25, 2009 | Reply
@uwan,
Kamu bikin K-1, filer-nya di mana? CSC atau VSC? Untuk waktu approval, tiap case emang beda2. Apalagi tempat mengirim petition. Seperti sekarang, CSC lagi cepet banget. Beberapa waktu lalu, VSC rada lelet. Tapi sekarang udah mulai gerak lagi. Dari NOA1 sampai NOA2, beda2 waktunya. Puji Tuhan, kami dapat NOA2 dalam waktu 3 bulan. NOA2 artinya notice of approval. Begitu NOA2 dapat, Packet 3 dikirim dari embassy dan proses ke medical check-up lalu interview.
Kamu bisa check status K-1 kamu di website USCIS. Tapi register dulu, nomornya ada di NOA1 – notice of action. Kode depannya: WAC untuk petiti ke CSC, EAC untuk ke VSC.
By uwan on Feb 26, 2009 | Reply
@angela,
Filernya di CSC, tapi kami belum dapat NOA1, mungkin minggu ini, soalnya masukin petisinya tanggal 7 Feb ‘09, berapa lama sih dapat NOA1?
By angela on Feb 26, 2009 | Reply
@uwan,
Nggak lama, kok. Antara 1-2 minggu. Bisa dalam 1 minggu juga.
By Nenda Fadhilah on Mar 3, 2009 | Reply
Kemarin saya sudah bikin visa, Alhmadulilah diterima, tinggal diambil saja.
Kalau mau lancar bikin visanya, ya jujur2 aja dan tunjukin kalau tujuan kita disana jelas, punya dana cukup, dan bakal balik ke Indonesia. Suka banyak orang yang abuse visa turis biasa buat nyari kerja dan ini yang bikin lainnya susah dapet visa.
By veetaz on Mar 4, 2009 | Reply
2 Mr. Handoko, masa sih PhD di tolak?
g kira asal lewat usia kerja en titel tinggi bakalan lebih gampang ;p
klo menurut g sih, dr yg g liat, klo usia kerja, single, berangkat sendiri, kemungkinan besar ditolak, mending ajuin bareng bonyok getu?
tp g jg liat ada sekeluarga 4 org (bonyok, 2 anak) anak y paling gede ga dapet visanya.
g sendiri ngajuin visa student en untungnya dapet (asal dokumen lengkap, g bawa I-20, katalog skul, etc)
trus, ya kudu bisa cas-cis-cus lah, g liat ada yg apply, alasan blajar bhs ingg ga lewat, ya make sense sih, skrg kan kursus ingg di indo udah muantabh getu, ngapain jauh2 belajar b. ingg doank?
tapi ya menurut g jangan terlalu ngarepin lah, g pergi i-view dgn pikiran klo dapet sukur klo gak ya weiss, klo kepengen bgt kan jd gugup tuh, nah itu bakal keliatan waktu i-view,
en basically ya itu, banyak2 doa,
gak ada yg tau itu interviewer pake cara apa buat nyeleksi, tp so far yg g liat, interviewer cw lebih judes, en yg india or filipino/a juga reseh2, yah berdoa aja dapet loket yg interviewernya gampang
sekarang yg jadi masalah, begitu g da mo lulus disini lagi resesi, rencana g si mo nyari gawe disini dulu, tp sikon lg gini, ragu deh g, ada saran g kudu ngapain ga biar bisa dapet visa kerja, or perush yg bisa jaminin Green Card getu?
g ambil S2-Int’l Buss neh, en Thanks to God
g dapet honor society Delta-Mu-Delta
ada yg mo nawarin g kerja? preferably sih US, tp klo ga jg gpp ;p
email di charmangel_love@yahoo.com
oh iya g lg mo ngundang ade g buat wisuda, kira2 bakal dipersulit ga ya?
duh pusinggg, da mo lulus malah tambah pusingg ;p
nice blog topic anyway
By Priatna on Mar 5, 2009 | Reply
Yay…udah dapat H1B nya dari kedutaan tgl 3 maret. Cuman 3 pertanyaan langsung dapat…
1. nama
2. udah berapa lama kerja disana
3. tunjukkan w2
abis itu dapat….good luck to everybody…
By hanafiah iskandar on Mar 5, 2009 | Reply
Kalo mau dapetin visa amerika untuk liburan gmana ?trus kalo kita stay d sana jauh lebih lama daripada jangka waktu visa liburan kita, konsekuensinya apa ?
By chanra on Mar 7, 2009 | Reply
gw mau tanya untuk dapatkan fom/aplikasi ngurus visa usa dimana………
gw dengarsih harus di print dari internet… tolong bantuannya….. makasih
tolong infonya di kirim ke amail gw
bibi11@yahoo.com
By Hanz on Mar 20, 2009 | Reply
Aku mau tny, kalo aku mau apply visa utk sekeluarga (istri & anak kcl, 8 th), wkt interviewnya masing2 atau bisa barengan sekeluarga masuk satu ruangan?
Tq ya.. atas jawabannya.
By cupulay on Mar 23, 2009 | Reply
gw pernah ke Amrik taon 2001 trus gw mau balik lagi ktaon 2008 d dokumen semua lengkap tanpa terkecuali , masa gw di tolak sampe 2x .. tp gw pantang mundur tuk coba lg, padahak pas interview gw udh tunjukin paspor yang lama pula + visa nya yang pasti ternyata masih belum bisa juga buat dptin visa yang baru..coba lagi dah pasti..
By Andra on Mar 26, 2009 | Reply
Hallo salam kenal,
Nama saya Andra. Mau tanya ada yg pernah pengalaman apply visa H4 ga? itu visa spouse dari H1B.
Mohon infonya..
Terimakasih
By ning on Mar 31, 2009 | Reply
hi.. gw mau tanya waktu kamu apply visa dikanada interviewnya pa aja sih yang ditanya? boleh berbagi cerita gak karna kau dulu perna aplly juga tapi lewat malaysia perasaan interviewnya gak ada masal tapi gak tau kenapa ditolak gak jelas gitu deh.. so sekarang gw takut ditolak lagi nei.. boleh kasih infonya gak
thank’s
By Elen on Mar 31, 2009 | Reply
sy hari ini apply visa ditolak.
applynya sama papa, dua2 nya di tolak tanpa alasan.
nasib dah…
By dery haryadi on Apr 5, 2009 | Reply
ass mas salam kenal saya ada tawaran kerja ke ausy di perkebunan anggur tapi di pending sampai september kemaren kita udah vix tnggal brangkat kesana tapi kalah cepat sama orang vietnam,nah teman saya di ausy bisa bantu cepat dia ada orang di imigrasi sidney tapi dia ga urus or keluarin visa,dia bilang paspor blank jg ga msalah,saya mau tanya apa betul kita di imigrasi cengkareng meskipun paspor kita blank tidak masalah teman saya bisa menjamin klo kita bisa lolos dari bandara cengkareng tanpa visa, apakah betul malahn dia sanggup gambling dengan kita berani ngasih 1000$A,teman saya dah lama stay disana dan menikah dengan orang sana mas bisa ksih masukan tolong yach abi tebih ti garut nuhun.
By rimba on Apr 6, 2009 | Reply
halo semua….gw rimba ..gw pernah apply visa amrik turis gw di tolak 2x …wwaktu itu gw sendiri aj ngeplaynya…truus di tolak dan yang ke 2x nya juga ditolak.. dokumen gw asli.oh..iya gw sebelum nya pernah ke sana…6 tahun yang lalu kira2.ternyata bukan jaminan kl kita pernah kesana kita bakal dapet visa lagi.ini pengalaman buat gw pribadi.kl bisa jgn ngeplay visa sendiri , apa lg untuk visa turis,kl mau visa turis mendingan kita ngeplay beberapa orang untuk menyakinkan pihak konsuler yang ” bengis ” and” sadis “kl kita memang mau ke amrik utk jalan2 ma temen2 apa lagi summer mau dateng.sebenernya si nyonya konsuler mau kasih gw visa waktu itu, padahal passpor gw udah ditahan dan dia udah ambil kertas putih untuk pengambilan visa.entah kenapa di berubah pikiran ..??? gw ga tau..akhirnya dia balikin passpor gw degan alasan gw ga qualified untuk berkunjung ke sana.dan sekarang gw coba bangun kekuatan lagi untuk bisa dapetin visa.sampe titik darah penghabisan.bg temen2 yang mau ngeplay visa turis atau apalah jangan cb2 pake dokumen not legal.skrg ketat bgt satu lagi pihak agensi ga bisa jamin kita dpt visa soalnya bukan mereka yg nngadep kekedubes tp kita sendiri.sekarabg bagaimana caranya kita mensiasati dan membaca pikiran pihak konsuler agar kita dpt visa.jujur gw ga akan pernah nyerah selagi visa belum dpt yang pasti gw terus mangamati cara2 untuk mendapatkan visa.bagi temen2 yang mau berbagi cerita sama gw silahkan hub.gw dialamat email gw.mungkin habis pemilu presiden gw cb maju lagi dengan cara2 yag berbeda atau mungkin ad yang mau bareng ma gw untuk maju..??? karna gw yakin ada jalan untuk semua ini…dengan tekad yang mantap dan kejujuran.karna orang amrik ga suka di boongin.tp sukanya di kibulin…ha..ha…just kiding sir…!!ok…semoga bagi yang mau ngplay visa bisa berhasil..jangan lupa berdoa samaTuhan kita semoga dengan campur tangan nya tuhan walau 1% pun akan memberikan kita keberhasilan.salam rimba!!!
By Arly on Apr 9, 2009 | Reply
hallo mas Zikri dan temen2,
saya Arly, mohon masukannya please…….mei Thn 2004 saya mengajukan visa turis dengan istri saya melalui agen. yang memang pada waktu itu saya pengen bgt kerja di USA tapi ga tau caranya. dan dokumen2 di siapkan oleh agen. dan skenario di atur oleh agen yang seolah2 sy pny perusahaan………. dan hasilnya ditolak bgtupun pengajuan kedua ditolak jg di bulan agustus 2004.dan sekarang sy niat lg ngajuin visa turis dan sebelumnya passport saya hilang 2x. jd dengan kondisi seperti itu akankah brmasalah tuk ngajuin lg ???
Point masalah :
1. bermasalah di data SEBAGAI PENGUSAHA (apakah bisa di update dengan pekerjaan sesungguhnya, kira2 apa yg akan ditanyakan, dan apa jwban yg bagus)
2. dengan hilang’y passport 2x
mohon masukkan dan bantuannya…..
terimakasih sebelumnya
By salma nurul on Apr 12, 2009 | Reply
Salaam Mas Zikri,
saya baca mengenai ngurus vusa ke US jadi dag dig dug. Gini saya ada undangan dari kawan disana (penduduk sana), dia saranin saya ngurus visa US dengan visitor visa atau tourist visa dan dia nantinya mau ngasih undangan ke saya. Saya neh belum pernah ke luar negeri, pasport aja belum ngurus, jadi yang mau saya tanyakan:
1. Sebaiknya visa apa yang harus saya urus
2. Harus punya tabungan berapa yang perlu ditunjukan sama petugas kedutaan
3. Eh interviewnya pake bahasa Inggria atau Indonesia yah..
4. Dokumen apa aja yang perlu dibawa untuk pengajuannya.
5. saya gak tau mesti yanya apa lagi..he..he..tapi tolong yah mas jelasin yang detail, saya pemula lagian jadi pesimis baca cerita di forum “betapa sulitnya”
makasih mas.
By salma nurul on Apr 13, 2009 | Reply
Hi, mau nambah nanyanya, lebih mudah mana bila saya mengurus visa fiance(e) atau turis? Saya belum pernah ke luar negeri seperti saya katakan diatas, tetapi saya punya tunangan orang US, penduduk asli sana. Dan memang rencananya kami akan menikah disana. Tolong infonya rekan-rekan, trims
By Junita on Apr 13, 2009 | Reply
Dear Mba/Mas Rimba,
Mau dong sharing pengalamannya. Email addressnya mana ?
Aku jg lagi usaha untuk ngambil visa turis, tahun kemaren aku gagal. Tahun ini mau coba lagi, tapi aku mau penuhin dulu passport aku ma visa Europe, Japan & Australia. Sekarang baru Europe & Japan, tinggal Australia yang belum.
By rimba on Apr 14, 2009 | Reply
Rimbaraja@rocketmail.com
oh itu bagus penuhin aj dulu passpornya biar lebih meyakainkan si konsulernya
By angela on Apr 15, 2009 | Reply
@salam nurul
Kalau kamu punya fiance di US, kamu lebih mudah apply K-1 visa atau fiance visa. Prosesnya emang makan waktu tapi nggak lama. Kalau visa turis, itu untuk yang mau traveling. Jadi harus sesuaikan dengan kondisi kamu. Kemaren aku baru ambil K-1 visa aku. Proses apply K-1 visa itu diurus fiance dan jalurnya jelas. Interview juga nyantai, nggak kayak B2/visa tourist yang somehow seperti menginterogasi. Kalau ada yang mau ditanyakan, langsung aja.
By oscar on Apr 17, 2009 | Reply
To Mas Adji,
dari banyak tulisan diatas, testimony anda paling membuat saya berpikir bahwa TUHAN memang satu-satunya jalan agar kita bisa bebas dari segala ketakutan. thx atas spirit anda karena saya akan pakai jalan anda untuk menuju jalan hidup yg lebih baik, God help me , guide me coz i do this 4 my wife n my little smart daughter for better future. sekali lg terimakasih atas semangat dan real experincenya, GOD BLESS US ALL WHO BELIEVE IN HIM, anyway Iam Moslem ALLOH BE MY HOPE AND BEST WAY TO US.
By Rissti on Apr 19, 2009 | Reply
Halo all, saya mau nanya nih tentang pengajuan visa ke US.
Saya dapet beasiswa dari Fulbright AMINEF, semuanya udah diurusin sama mereka, yaaa..kira kira udah ampir 80% beres deh.
Rencananya aku berangkat sekitar bulan Agustus-an, cuman yang saya khawatirkan nih, pas nanti wawancara pengajuan visa nya? Soalnya aku baca disini horor semua pengalamannya….(hiiiii tatut..)
Minta tips nya dong? Berhubung aku dapet beasiswa FULL dari AMINEF, apakah itu jadi jaminan bahwa aku bisa dapet visa dengan mudah?Apa saja yang musti dilakukan dan ngga boleh dilakukan pada saat wawancara pengajuan visa di US embassy?
Urgent nih! TOlong dijawab ya?
Email : me_r3r@yahoo.co.uk
By meta on Apr 21, 2009 | Reply
hello mbak sandra,
hari senin kemarin tunangan ku dapat NOA2…kalau boleh tau paket 3 butuh berapa lama?thanks
By Fika on Apr 21, 2009 | Reply
Hallo all, saya mau nanya tentang cara apply fiancee visa. butuh waktu berapa lama dan gimana caranya? juga cara buat surat sponsor di kantor imigrasi. syaratnya apa aja dan dikenakan biaya berapa?
terima kasih
By Mei on Apr 21, 2009 | Reply
Thanks buat tips nya mas Zikri yang sangat bermanfaat.Berpedoman tips2 diatas…hari ini alhamdulilah saya dan putri saya ( 8th)disetujui permohonan visa turisnya dan tinggal mengambil hari Kamis 23 April ini .
Terus terang sempat panik juga krn ukuran pasfoto kami berdua tidak sesuai dan harus foto ulang ..padahal saya ke kedubes sendiri tanpa putri saya (anak2 dibawah usia 14 thn tidak harus hadir wawancara). Untungnya mbak petugas yang di kedubes cukup ramah dan menyarankan untuk foto putri saya di edit(photoshop) saja di Sabang.
Masalah antri memang cukup membosankan…saya sampai di antrian pertama diluar pagar kedubes jam 06.20 dan baru masuk diruang interview jam 10.30…dan hanya memerlukan waktu kurang dr 5 menit untuk mendapatkan secarik kertas bukti pengambilan passport.
Pertanyaan yang diajukan pun cukup sederhana :
“dalam rangka apa anda pergi ke Amerika?”
“apa pekerjaaan anda?”
” punya saudara atau teman yang tinggal di amerika?”
sudah cuma itu dan petugas (yang kebetulan orang amerika) meminta passport2 lama saya.
Sambil mengecek passport2 lama saya yang kebetulan ada 4 buah…saya bertanya apa perlu saving account or company guarantee ? dia jawab ” no ” ..dan memberikan secarik kertas putih utk pengambilan passport sambil berkata ” have a nice trip” wow…diluar dugaan sekali!
Bbrp hal yang cukup mengesankan hari ini yang menurut saya kebalikan dari hal2 “menyeramkan” yang ditulis oleh bbrp teman diatas…adalah petugas2nya dari depan hingga interview cukup ramah , kecuali kasir (mungkin krn berhub dg uang jd kelihatan judes) dan begitu banyak yang diapprove permohonan visanya!!!
Apakah mereka sudah berubah krn sering dikomplain dan peraturan sudah diperlonggar? ..atau sekedar peruntungan nasib kami yang dapat jadwal hari ini….NGGA TAHU JUGA…
By angela on Apr 22, 2009 | Reply
@Fika
Fiance Visa atau K-1, itu dibuat langsung oleh fiance yang US Citizen. Setelah mengisi forms I-129F, G-235A, plus bukti2 spt pernah bertemu, foto2, dll, fiance mengirimkan ke USCIS. Proses menunggu dari NOA1 ke NOA2 bervariasi. Antara 1-3bulan. Syukur2 bisa langsung dapat NOA2 dalam waktu sebulan. Setelah itu, USCIS akan mengirimkan file ke NVC. Dari sana akan dikirimkan ke embassy di Jakarta. US Embassy di Jakarta akan mengirimkan Packet 3 ke fiance lewat email. Isinya form2 yang harus diisi beneficiary. Fiance juga harus mengiri form Affidavit of Support (I-134) ke beneficiary untuk nantinya dibawa ke embassy bersama Packet 3. Tapi sebelum itu harus medical check-up dulu. Embassy akan memberikan list doctors yang bisa dipilih untuk medical check-up. Setelah Packet 3 di-screening embassy, akan diberikan Packet 4 yaitu jadwal interview. Nah itu urutan semuanya. Prosesnya lebih enak daripada gambling ambil B2 dan fly to US. Good luck yaa…
Kalo mau nanya2 boleh kok. Soalnya aku baru aja dapat K-1 visa atau Fiance Visa.
By jordy on Apr 22, 2009 | Reply
mau nanya ame yang pengalaman, saya sudah lama tinggal di argentina dan sudah menikah dengan orang argentina dan sudah punya GC. bagaimana cara untuk mendapatkan visa amerika! apakah bisa ? gracias.
By GSAdjie on Apr 23, 2009 | Reply
Thanks Buat Oscar Dan Temen2 Fikry Lainnya.. He2 .
Lanjutin Terus Semangatnya !
Jangan Pernah Berpikir Mundur Hari Ini, Karena Kita Tidak Tahu Apa Yang Akan terjadi Esok Hari.
Keep On Roll Spirits !
Buat Yang Mau Konsultasi Visa, Bisa Email Saya Di :
gunawansapta_adjie@yahoo.co.uk
Salam !
By meta on Apr 23, 2009 | Reply
selamat yach mbak sandra …visa nya udah dapat.aku masih tunggu proses lanjutan karna tunangan ku baru dapat pemberitauan bahwa petisinya approved.mudah-mudahah mbak sandra mau berbagi pengalaman dengan saya.thanks
By Fika on Apr 25, 2009 | Reply
makasih ya angela. aku kaga ngerti form2 tersebut. aku belum pernah appy fiancee visa sebelumnya. form2 tsb bisa di download di website us embassy kan ya? aku sebelumnya sudah coba 2 kali apply visa tourist ke amerika walaupun pasanganku support aku kayak surat sponsor,dll tapi gagal. kalo apply fiancee visa disini mudah ngga ya. selamat ya kamu udah dapat k-1 visa dan fiancee visa. k-1 visa itu jenisnya immigrant visa? gimana proses kamu dapat k-1 visa dan fiancee visa? beberapa kali coba apply baru dapat? inginnya juga coba apply lagi tourist visa. waktunya aku apply pertama kali petugas konsulernya masih baik tapi yang kedua kali, ampun deh, konsulernya super galak banget…serem…aku tunggu ya balasannya. makasih ya.
By Hari on Apr 26, 2009 | Reply
Teman-Teman,saya ingin tanya beberapa hal:
1) Saya sudah isi form DS156
https://evisaforms.state.gov/ds156.asp
dan sudah dapat barcodenya, setahu saya di link tersebut data kita tidak tersubmit ke server mereka khan ? karena ternyata saya ada yang kurang lengkap atau salah isi, saya sudah register interview tanggal 1 may ini.
2) saya sudah punya total 3 passport, passport terlama saya ditahan imigrasi di Tangerang karena waktu itu cuman punya perjalan ke HKG. tdk ada perjalanan yang lain,
Di form DS-157 saya harus mention apa yah (di bagian apakah passport saya pernah hilang atau dicuri ?) Y/N?
tks ya
Hari
By angela on Apr 28, 2009 | Reply
@Fika
K-1 itu sebutan lain untuk Fiance/e visa. Untuk apply-nya, kamu bisa baca di website USCIS. Karena khusus K-1 atau Fiance/e visa, tidak dimuat banyak infonya di US Embassy. http://www.uscis.gov. Baca baik2 gimana harus apply K-1, lengkapi semuanya termasuk bukti2. Karena syarat apply K-1 itu, fiance adalah USC dan pasangan pernah bertemu dalam kurun waktu 2 tahun. Jadi kamu bisa mulai collect all things as proofs, spt ticket pp, foto2 dll. Lebih enak kok apply K-1, karena CO gak bakal galak2 lagi pas interview. Karena apply K-1 legal, jalurnya bener untuk yang punya fiance di Amrik. Good luck yaa…
By maureen on Apr 30, 2009 | Reply
@ Mei : interview nya pakai bhs inggris ya? Bole dijawab pake bhs indo ga? Trus bole tau ga jawaban km apa wkt ditanya punya saudara apa tidak dsana? Bagi2 tips nya yaaaa… hehe
By maureen on Apr 30, 2009 | Reply
Oh iya, temen saya (cewe juga) paspor nya jg kosong/bersih spt saya. Dia lolos dgn 1x interview (dgn alasan mo kuliah lg dsana), hanya bermodalkan surat dr universitas dsana. Dan dia ga dicek rekening tabungannya.Saya juga ingin coba apply visa student seperti dia, tapi masalahnya umur saya udah 27tahun.. sedangkan teman saya waktu dulu apply masih berumur 23 tahun. Apa ada patokan umur ga sich biar pewawancara nya percaya sama kita mau kuliah lagi? Pls share yaaa… thq bnget.
By maureen on Apr 30, 2009 | Reply
Oh ya, saya jg mau tanya. Kalo apply 1x kita ditolak, kpn kita boleh mengajukan untuk yg kedua kalinya? Mohon pencerahannya..
By gustina on May 4, 2009 | Reply
saya mempunyai pacar di amrik(green card) kami rencana-nya ingin menikah, saya sudah 2x coba mengajukan visa turis untuk 7-an melihat dulu tp di tolak. yg ingin saya tanyakan, bagaimana cara pengurusan petisi untuk menikah dan tinggal di amrik serta berapa lama prosesnya yah?
By J on May 10, 2009 | Reply
Hello,
Tentu saja anda ditolak karena consularnya tau kalo tunangan anda sudah ada di Amrik. Takutnya kalo kamu berdua kawin disana dan enggak mau kembali..lah, jadinya gimana nanti meskipun anda besumpah pocong pun..hehhehe, mungkin nanti ubah pikiran kan berabeh..lol. Kalo tunanganmu itu cuma ada greencard, dianya nggak bisa sponsor kamu kecuali kalo kalian udah kawin. Greencard holder cuma bisa sponsor istri and anak-anaknywa yang ada dibawah 21 tahun. Setelah diannya jadi US citizen, baru dianya bisa sponsor kamu (kalo belum nikah ya) denagn visa K-1 fiancee visa. Tujuan visanya itu buat kamu ke Amrik dan nikah di sana. Jadi kalo maunya nikah di Indo dengan keluarga, yah nikah aja 1st di Indo, lalu suamimu meski masih greencard sudah bisa petisi kamu ke Amrik. Atau tunngu sampe dianya punay Amrik citizen, baru pergi ke sana. Selama kamu bilang ke consular bahwa kamu ada fiancee nunggu di Amrik dan kamunya cuma mau turis visa, sampai matipun andanggak akan pernah diberikan tuh turis visa..Sorry.
By J on May 10, 2009 | Reply
Hi Maureen,
Anda bisa apply sebanyak banyaknya. Cuma soalnya yah itu mesti kuat alasanya untuk membuktikan bahwa Anda bakal kembali ke indo. Yah kalo ditolak terus, sayangnya yah uang visanya. Buat yang pernah ditolak waktu masuk di US aiports atau ketangkap gelap di US, perlu waktu 10tahun sebelum bisa mencoba lagi untuk mendapatkan nonimmigrant visa.
By J on May 10, 2009 | Reply
Maureen,
nggak ada masalh dengan umur. Yang penting udah ada surat penerimaan dari sekolah di US. Sebab dengan surat itu, sekolahnya udah menjamin ke US government kalo anda udah memenuhi semua academic dan finacial persyaratan. Jadi masalahnya yah cuma cari thu sekolah yang kamu suka dan hubungi tuh sekolah untuk surat penerimaaan.
By J on May 10, 2009 | Reply
To Fika,
Kalo sekarang buat fiancee visa itu paling lama processnya adalah 1 tahun. itupun kalo rumit. Cepatnya bisa dalam 6bulan. Fiancee kamu perlu dulu mengirim petisi I131 buat kamu dan itu biasanya cuma 2-3bulan di Amrik. Setelah Imigrasi Department approved, lalu surat suratnya dikirim ke Jakarata dan mereka akan mengirim paket paket ke anda untuk diisi selayaknya Immigrant visa. Lalu di sinilah letaknya lama atau nggak processnya. Biasanya kalo anda udah mempersiapkan sebanyak banyaknya bukti hubungan anda dengan fiancee anda maka processnya bisa cepat. Pihak consular cuma ingin melihat bukti bukti konkret bahwa anda berdua benar benar telah menjalin hubungan yang asli bukan palsu. Jadi kamu dan dia benar benar punya buaannyaak foto foto, chatting email surat dll untuk diperlihatkan. Kalo bisa, tuh fianceenya ikut sama kamu ke interview hehehe (tapi serius kalo bisa dia ikut kamu ke interview). Setelah diapproved, visa anda bagus untuk 6bulan, Lalu kamu ke Amrik dan waktu airport imigrasinya stempel kamu, visa kamu hanya untuk 3 bulan dan di waktu 3 bulan itu, kalian mesti nikah atau visa anda hangus dan anda mesti balik ke indo (nggak kawin) atau jadi gelap di sana. Setelah kawin dalam kurun 3 bulan, kalian secepatnya dengan surat nikah, mengapply lagi green card kamu ke Immigrasinya Amrik. Baru, status anda benar benar green card holder. Itupun cuma conditional a.k.a cuma untuk 2 tahun dan harus diperpanjang setelah 2 tahun untuk benar benar permanent. Jadi bukan setelah dapat fiancee visa itu semuanya selesai. Jalan kalian masiiiiiiiih paaaaaaaanjang…lol. Kalo kamu masih banyak tanyas, email aku ada di seren07@hotmail.com
By by sadik on May 11, 2009 | Reply
saya mempunyai saudara di amrik sudah 20 thn dia tinggal,dia mau kasih undangan untuk saya,apa yang harus saya siapkan..
By ruspita on May 11, 2009 | Reply
Makasih angela…..
keterangan nya cukup jelas untuk K-1,aku mau urus visa tunangan.untuk dokument yang di rubah ke bahasa english gimana.apa di usa bisa .makasih salam
ruspita_indo39@yahoo.co.id
By erna on May 13, 2009 | Reply
hi mba uwan gimana pengurusan visanya?alamat email mba ngak kesimpan ama aku alias hilang,kalo mba ada waktu email aku ya.aku udah di usa sekitar 2 minggu lalu,sorry ngak sempat ketemu ama mba
erna, and thanks to mas rifki atas bloknya
By erna on May 13, 2009 | Reply
eh lupa alamat emailku ms_rianita@yahoo.com,siapa tau mba uwan juga ngak nyimpan emailku
thank,,,,erna
By Theresa on May 13, 2009 | Reply
John, berapa lama pasportnya dibalikin sama kedutaan kanada setelah kamu beritahu ngak bisa kesih kopi gcnya ke mereka ?
By irra on May 14, 2009 | Reply
@mas Zikri, thanks ya infonya
alamat e-mail aku irradewi@yahoo.com
@mba uwan & teman2 lain yg senasib, aku juga lagi ngurus spouse visa, Insya Allah 25 juni 09 interview di US Embassy, kalo ada info tambahan, mau dong dikasih tau
By gustina on May 15, 2009 | Reply
thanks J atas sarannya,
Jika setelah kami menikah di indo kemudian suami(pemegang green card) mengurus petisi. petisi tsb memakai form apa yah? apakah sama dgn K-1 fiancee visa kemudian brp lama proses sampai petisi tsb keluar? dan tahap2 apa saja yg kami akan lalui? btw, bagaimana caranya jika kami ingin menikah di amrik?
By Fika on May 17, 2009 | Reply
to J
thank you banget atas info-nya. aku kirim email ke alamat emailmu atas pertanyaanku yang lain. makasih banyak,ya.
salam,
fika
By J on May 18, 2009 | Reply
Gustina,
Kalo tunanganmu cuma GC holder, dia nggak bisa sponsor K1 ke kamu. Cuma bisa spouse aja abis nikah di Indo. Form petisi itu sama semuanya untuk keluarga..ya itu I130 . Petisi waktunya nggak lama cuma 2-3bulan tergantung docs ama bukti bukti pernikahannya. Masalahnya kalo dianya cuma GC, visa kamu dikit lebih lama nunggunya, kisaran 2-3tahun baru keluar. Lain waktunya kalo dianya udah US citizen, paling lama 1 tahun dari waktu dia petisi kamu. Visa spouse itu dikenal K3 atau CR1. Karena dia masih GC holder, kamu nggak bisa nikah di US. Dia nggak bisa sponsor K1 fiancee visa, cuma US citizen only.
By anyelir on May 18, 2009 | Reply
Saya mau tanya dunk sama Mas Zikri juga temen2 tang udah interview visa.
Saya kan mau apply F1 sudah ad I-20 nya, ap saya masih harus bawa transkrip saya, lalu kalau mau bawa ake kelahiran dan akte keluarga itu harus bawa yang aslinya ya?, lalu yang poto kopinya kita kasih ke mereka kah, apa poto kopi ini juga harus diterjemahkan dan dilegalisir gt ya?
Mohon petunjuk dari mbak2 dan mas2 di sini
By gustina on May 20, 2009 | Reply
J,
Wow lama banget yah nunggunya sampai 2-3 thn after married. Bagaimana kalo my fiance mengurus citizen us, brapa lama proses pengurusan itu? menurut anda, sebaiknya saya memakai cara apa untuk menikah?
thanks.
By Dewi on May 22, 2009 | Reply
hallo, saya tadi pagi baru aja ke US embassy utk apply visa.jam 7 sampai dan antri sebentar. jam 9 lewat dikit visa sudah di approve.
sebelumnya saya mau ngucapin terimakasih utk semua yg pernah posting di website ini. banyak masukan yg bisa saya ambil.saya belum pernah apply US visa sebelumnya dan agak ketar ketir juga liat orang2 di depan saya ditolak permohonan visa nya. saya sudah mempersiapkan hal2 spt berikut : ktp, kk, surat nikah, akte lahir anak, surat mobil, buku tabungan, surat jaminan dari perusahaan dan sertifikat rumah.
sewaktu dipanggil (loket 10 – di loket ini mayan banyak yg di reject), saya cuma ditanya spt berikut :
- pergi sama siapa? saya jawab : sendiri
- suami gak ikut ? saya jawab : dia gak interested ke US. suami saya bilang kalau saya mau pergi ya pergi aja sendiri.
- anak siapa yg jaga kalau kamu pergi ? saya jawab : ada babysitter dan ada maid
- april kemarin ke europe ya? kemana aja ? : saya jawab ke barcelona, paris, zurich n milan
- eh… yg wawancara cuma cengegesan sambil bilang : aduuuh saya kepengen deh ke barcelona. was it nice ? saya jawab : OF COURSE !
- tanpa ngeliat SATU pun dokumen yg saya sebutkan diatas, dia menyuruh saya balik 5 hari kemudian.
intinya :
1. jangan bengong2 atau senyum2 sok akrab. liatin aja orang yang wawancarain tsb dengan muka tegas, jangan keliatan memelas or nervous. pokok intinya : dapet syukur gak dapet ya udah…..
2. kalo jawab yang tegas. jangan ehmm… ehmmm…pasti tanpa ragu2 lgs di reject.
3. siapin buku tabungan n surat sponsor (itu yang rata2 saya liat ditanyain disana)
4. oh ya, menurut saya semua petugas disana ramah2 dan gak ada tuh muka tegang atau jutek. biasa aja. jadi gak perlu takut duluan. semua sopan dan penuh etiket.
so, good luck ya utk yang mau apply. mereka cuma gak ingin kita overstay disana dan jadi beban mereka.
By maria on May 25, 2009 | Reply
saya orang lampung sebelumnya lum pernah pergi ke luar negeri. menurut u bisa nggak aku ngajuin visa yang pertama dan diterima nggak ya? aku punya perusahaan sendiri tujuan aku ke luar negeri karena krisis lampung dan mau nambahin modal kerja di kantor ku sendiri. kebetulan kantor ku bergerak di bidang seni yang semua barangnya import dari perancis dan amerika and jepang plus korea.intinya aku mau cari kerja disana … kalo denger dari cerita mas kayanya nihil ya? bisa nggak kasi saran yang memungkinkan?aku bener2 butuh karena aku habis tertipu sama salah satu bank lokal BPR di lampung sedangkan hidup mati kantor di barang2 import ini yang semuanya mahalnya nganguju bile….gimana ya? kalo seandainya aku ngajuin alasan apa yang sekiranya dapat diterima ya untuk kasusku ini? of course i won’t stay forever in usa i have my own company in indonesia dan tujuanku cuma sementara sampai kantorku stabil fiuh…. tolongin dunk
By angie on May 25, 2009 | Reply
hi.. salam kenal.. senangnya bisa membaca banyak pengalaman teman2 yg apply visa ke amrik

saia rencana ke amrik bulan Dec ini, berhubung tiket dah di tangan, mau nggak mau harus mati2an mendapatkan visa turis nya. berhubung ini pengalaman pertama saia ke US, mungkin teman2 dan mas Rahmat bisa bantu memberikan saran
tujuan saia ke US cuma bertemu teman (bukan resident & warga amrik) di NY dan rencananya kami pengen taon baruan di times square. jadi, rencana kunjungan saia cuma 3 minggu aja. saia juga punya seorang teman lagi yg tinggal dan bekerja di NY (warga negara indonesia).
setelah membaca begitu banyak cerita di blog ini, saia jadi bingung, apa sebaiknya saia apply sendiri atau mending pake jasa travel agent yah?
Jika saia ngurus sendiri, selain bukti2 finansial (rekening deposito, tabungan), surat keterangan dari kantor tmpt kerja, paspor yg banyak stempel nya (saia pernah kuliah di aussie, sering ke malaysia & spore, pernah ke UK), dokumen / bukti apalagi ya yg diperlukan? Mengenai invitation letter, kalo teman saia yg di NY itu yg menulis (dia cowok, single), takutnya dianggap dia pacar saia sehingga mungkin saia berniat utk stay disana? >.<
utk application yg ditolak (smoga nggak kejadian), berapa lama waktu yg diijinkan utk apply kembali?
makasih banyak sebelumnya buat teman2 yg bersedia menjawab pertanyaan2 saia
By asep_kehed on May 30, 2009 | Reply
thanks bwt mas zikri atas share nya,and untuk mas gunawan gw setuju banget ama pendapat ente.gw 2x ditolak visa ke canada.tapi enjoy aja suatu saat gw pasti dapet
hidup indonesia.
By Yanti on Jun 2, 2009 | Reply
Hai mas Zikri, mau nanya nih kira2 kalau udah isi form DS-156 tapi belum janji interview lewat website embassy usa di surabaya, trus ternyata ada yang perlu di perbaiki lagi, bisa nggak iya isi ulang form DS-156nya? apa nggak double post data di embassy nya iya? takutnya ntar ditanya kok ngisi 2 kali form DS-156 nya, aku pertamanya mau janji interview bulan juli but pikir2 mau lengkapi betul2 surat2ku makanya bulan oktober baru maju interview, rencananya sih bulan februari 2010 aku berangkat, kira2 bisa nggak iya di ajukan di bulan oktober kan masih 4 bulan lagi, atau lebih baik ajukan jauh2 hari sebelumnya, aku ada sis di usa, udah 3 kali ke sana, trus ini yang ke-2 perpanjang visa, kira2 dapat tidak iya? thanks before
By patsy on Jun 4, 2009 | Reply
gw mau ke hawaii akhir bulan juni ini. dan besok mau urus visa. gw mahasiswa dan pergi bareng nyokap pacar yang pernah ke sana. gw ama pacar blm pernah ke sana. gw harus bawa apa aja dan apa yang mesti gw persiapin ya buat jawaban? help me please..asap!
By mevita on Jun 6, 2009 | Reply
Dear all, salam kenal semua… terutama buat mas rahmat yg sdh mengawali posting, semua info di sini betul2 membantu buat mereka yang sedang berharap2 cemas u/ apply visa USA. buat mbak erna dan mbak sandra, saya mohon info yg lbh jelas boleh nggak melalui blog ini ? saya kebetulan jg saat ini “in a relationship” dengan pria dari amerika (asli org US) , memang selama ini saya dan cowo saya belum pernah bertemu in person, tp kami berdua betul2 serius untuk ketemu di bulan juni ini dan rencana nya kita langsung mau apply visa supaya saya dapat ikut dia balik ke US. pertanyaan saya..mengingat saya pernah di tolak 1x wkt apply visa tourist US (dgn alasan track recorcd perjalanan saya yang memang belum pernah ke luar negeri sama sekali, pdhl di sini saya ada usaha sendiri dan bukti2 kepemilikan saya atas usaha tersebut juga saya bawa pd saat interview), saat ini saya merencanakan u/ menikah di indo secara pemberkatan di gereja, kemudian baru di resmikan di US, kira2 bisa nggak ya kalau saya dan cowo saya sama2 datang ke US u/ apply visa tourist ? mengingat cowo saya tidak bisa stay lama di indo krn dia jg tdk bisa meninggalkan pekerjaannya lbh dr 1 bulan, krn kalau hrs mengajukan fiancee visa,artinya saya tidak bisa langsung ikut pulang bersama cowo saya ke US dunk ?? jadi saran dari mbak2 kira2 gimana ya u/ kasus saya ? please heeellp ya… jujur aja masalah visa ini betul2 bikin kita “puyeng” dan lumayan stress juga.. sejauh ini kita merencanakan u/ menikah gereja di indo, dan apply visa bersama ke embassy (sambil melihat situasi dan saran yg di berikan dr embassy), atau ada salah satu pembaca yang bisa membantu ? terima kasih atas perhatian nya dan kesediaan anda2 semua membaca “problem” saya..^_^ GBU all
By kutukupret on Jun 8, 2009 | Reply
Saya baru tinggal di Amrik sini 8 tahun … sebelum permanen saya pernah mengajukan visa 3 kali sepanjang 1991 sampai 2001 .. tiga2nya selalu sukses – bukannya karena jampi2 apa ada trik2 tertentu. Saya cuma beruntung karena saya selalu bekerja di perusahaan multinational yang berpusat di Amrik sini. Setiap kali pergi interview mereka engga pernah nanya macem2 begitu tahu saya bekerja dimana. Jadi terus terang saya engga punya saran2 yang bisa di share disini.
Lha terus kenapa nulis … saya cuma mau beri komentar setelah saya baca posting2an disini. Kepada yang bilang bahwa Embassy US di Jakarta bertindak tanpa dasar diskriminasi . HALLOOOOOOOOOOOOOOO ….. terus terang saya sedih. Mereka bisa bilang begitu karena mereka bisa mendapatkan visa, coba kalau yang terjadi sebaliknya … saya ingin tahu juga opini mereka.
Walaupun saya engga pernah mendapatkan diskriminasi dari pihak mereka tapi I feel for them who get it. Memang wajar buat mereka memilih2 siapa yang bisa datang/masuk kerumah mereka .. tapi apa iya pertimbangan2 itu benar2 fair? … Saya terus terang bingung sendiri melihat siapa2 yang bisa masuk kesini dan siapa2 yg ditolak. I am not saying banyak yang bisa masuk kesini sebenarnya engga qualified juga dan yang ditolak semuanya qualified .. engga juga … cuma bingung sendiri aja. Selama 8 th saya disini, saya sudah berusaha memberikan surat sponsor (surat undangan maksudnya) buat anggota keluarga saya. Alhasil ibu saya lolos 2 kakak perempuan saya lolos 2 keponakan laki2 juga lolos dan 1 orang keponakan perempuan juga lolos … tapi anehnya 1 kakak perempuan saya dan 1 kakak laki2 saya gagal. Padahal keponakan2 saya itu masih mahasiswa/i dan kakak2 saya yg ditolak itu punya pekerjaan tetap/dll. Surat sponsor yang saya kasih pun wording nya sama dari tahun ke tahun .. aneh!
Balik lagi ke soal diskriminasi. Setelah gaul dengan banyak immigrant disini (baik dari Peru / Srilanka / negara2 Africa) saya baru tahu bahwa mereka bukan cuma mendiskriminasi negara kita saja. Tapi semua negara2 miskin/berkembang. Indonesia mendapatkan nilai plus karena sudah ada 3 kali bom disana. Jadi urut dada aja deh
Ya udahlah masalah itu mah, cuma yang bikin hati remuk redam itu .. jelas2 banget kalau officer2 yg ada di Embassy itu playing God … mereka seperti ada rasa kesenangan mempunyai rasa superior bisa menentukan nasib orang dibalik tameng demi keamanan negara.
Jadi bukan masalah restriction-nya yang bikin saya upset, itu mah hak mereka tapi masalah “sewenang2″nya itu loh. Sang “Raja” berhak menolak tanpa explanation … warakadah.
Kalau kriteria penolakan sejalan dengan result saya masih bisa terima .. tapi ini malah bikin binun.
Saya tidak mengkritik US (biar bagaimanapun ini negara udah ngehidupin saya selama 8 th cing). Yang saya pengin ketokin jidatnya itu Officer2 di Embassy itu.
Jadi buat yang telah mendapatkan visa dan mempunyai anggapan bahwa semuanya “fair game”, terus terang saya sedih buat anda2.
Saya kebetulan tidak pernah mendapatkan masalah berarti .. tapi saya pikir saya cuma beruntung.
By gustina on Jun 9, 2009 | Reply
Hi mas Zikri,
Mau tanya, berapa lama proses waktu pengurusan green card holder ke citizen? dan kalo rencana mau panggil oranngtua & saya sbg fiancee jadi greencard holder berapa lama juga yah? apakah bisa di pararel yah?
thanks b-4
By nova on Jun 9, 2009 | Reply
aku sama pacarku rencana nikah di amrik…dia kebetulan kerja di jakarta dan tahun ini habis kontrak. Visa yang harus aku urus visa fiance itu lama ga prosesnya dan butuh apa aja ya? Saya belum pernah ke luar negeri dan paspor saya baru aja jadi. Apakah pacarku harus datang sama aku ke US embassy supaya lebih cepat atau cukup aku aja? Kalo pacarku yang duluan ke amrik baru aku nyusul pas pengurusan visa dipersulit ga ya sama embassy?
Mba angela dan mba sandra, tolong add aku ya di nova_fridayanti@yahoo.co.id
Thank you
-Nova-
By rivan on Jun 17, 2009 | Reply
Setuju dengan Kutu kupret..
Saya juga perantau di Eropa, nasib manusia (terutama pria) dari dunia ketiga memang lebih apes. Susah masuk kemana-mana, diperlakukan berbeda hanya karena PASSPORT.
Saya bekerja di perusahaan Perancis di Chad pada tahun 1996-1998, ketika pemberontakan terjadi, kerusuhan dimana-mana dan semua warga asing dievakuasi. Saya tidak boleh masuk pesawat karena passport saya Indonesia, yang boleh masuk pesawat hanya yang berpaspor US dan Eropa.
Untung saja saya ketemu sama anggota Legiun Asing Perancis regiment 3Rei yang berasal dari Indonesia. Dia temukan saya dengan komandannya yang membantu mengurus segala sesuatu dengan kedutaan Perancis dan akhirnya saya bisa meninggalkan Chad dengan aman.
Betapa pentingnya sebuah PASSPORT.
By DC on Jun 19, 2009 | Reply
Dear Angela
mau tanya mengenai visa K1. kebetulan tunangan gw sedang proses untuk K1 gw di US.
1. yg mau gw tanya kan, waktu di interview apa aja yg mereka tanya?
2. interviewer nya bule apa org indo?
3.perlu translate akte kelahiran , keterangan polisi, translate ijasah dari penterjemah tersumpah ya?? tempatnya dmana? biayanya berapa?
4.Medical check up nya dmana?
5. mungkin ga kita gagal pake K1? sebelumnya kami sudah tunangan di jakarta 1 bulan lalu, dan sekarang tunangan gw pake jasa pengacara untuk urus ini semua. cuma, gw masih was was takut visa gw di reject.
txs ya sebelumnya
By vincent on Jun 20, 2009 | Reply
hallo semuanya……
salam kenal nih…….
gue liat nih website keren banget dan sangat membantu sekali bagi orang2 yg awam mengenai
US visa …….. gue Vincent nih…..
mau nanya sedikit pada rekan2 atau Mas ZIKRI
nih… boleh yaaa……
Mas ZIKRI gue mau nanya megenai:
- gue skr mau ngajuin US visa …. tapi gue kagak
Pede nih kalo ngajuin visa sendiri sebab
gue-nya single , cowok and umur antara
umur dibawah taun….. menurut Mas Zikri
gue musti ngajuin visa sendiri atau musti
joint ama tour agent yaaa….. mohon pencera-
hannya……
-and kalo ngajuin sendiri .. gimana dg booking
ticket dan booking hotelnya…sebab aku liat
di aplikasi form usa lembar DS-156 diminta;
keterangan lengkap mengenai tempat tinggal and
kontek number sewaktu kita tinggal di US…
MOhon pencerahannya Mas ZIKRI atau temen2 yg
lain….. thank banget nih sebelumnya….
By vincent on Jun 20, 2009 | Reply
dear Mas ZIKRi….
aku pernah ditolak US visa taon 2006 (3 taon yg lalu)…. dan sekarang udah ada visa eropa shengen , visa swiss , china, and beberapa kali pergi ke asia tenggara ( singaore, malay, thai,macau ,hongkong dll )…tapi tetep aja kagak
pede… sebab single, cowok,and umur dibawah 40 taon…. denger2 dari temen kalo cowok single and umurnya dibawah 40 taon…. kebanyakan visanya ditolak…. bener kagak sih ?
mohon pencerahan dari temen2 nih….
thank banget nih sebelumnya…..
By vincent on Jun 20, 2009 | Reply
* to :JOHN E…..
aku ikut sedih nih kalo liat crite loe di web
site..bloeh kagak kalo minta e-mail loe …
kalo kaga keberatan sih…. sebab aku tertarik
sekali dg usaha2 loe yg gigih…. thank u…
* to: JUNITA ; RIMBA ; ANGIE ; YANTI
kalo kaga keberatan boleh ga minta e-mail loe
gitu… (salam kenal nih.. semuanya gitu…
gue VINCENT… e-mail gue : vncntstan@yahoo.com
THANK U>>>>
By vienty zhang on Jun 25, 2009 | Reply
alow all…
gw baru mau buat visa buat nyambung kuliah disana, nah klo untuk kuliah apa sesusah itu juga??
bagi yang udah sering ngurus visa bagi2 tips nya dong.. klo ngebaca testi yang disini jadi keder gw, serem………
By rivan on Jun 29, 2009 | Reply
Kalau kuliah,apalagi di tempat yang bergengsi,saya rasa tidak masalah. Juga kalau dapat beasiswa seperti Fullbright mendapat visa mudah sekali. Juga pengalaman saya melamar visa US dari Eropa jauh lebih mudah dan manusiawi.
By Sisil on Jun 30, 2009 | Reply
Hi all, aku sisil. Pengen ngasih informasi dan tanya2 juga mengenai fiancee visa. Pacar ku org Amerika dia tinggal and kerja disana, rencananya kita kepengen cepet merit. Trus pacarku ambil tindakan untuk pake lawyer khusus imigrasi di USA, kata lawyer buat fiancee visa sekitar 6 bln sampe 1 tahun (huh, lama banget ya hehehe). Jadi, fiancee visa tsb diurusnya di Amerika n’ ga di Indo. Trus Aku disuruh mempersiapkan pasport, foto, akte kelahiran yg udah di translate dan form G-325 yg sudah diisi sebanyak 6 lbr trus aku langsung kirim by post ke lawyer tsb di USA. Gak aku aja yg disuruh mempersiapkan dokument, pacar ku juga. Klo pacar ku disuruh nyiapin passport, visa kunjungan ke indo, akte kelahiran, email, record chating and foto2 kita berdua/my family. But semua itu udah diurus cowo ku, jadi aku tinggal terima beres aja. And untuk jasa lawyer pacar ku bayar sekitar $1.200. Setelah dokument kita lengkap and diterima lawyer, trus lawyer ngirim ke USCIS. Lawyer ku ngirim ke USCIS tgl. 18 Juni ‘09 lalu and aku gak tau gmana proses selanjutnya. Cuma kata lawyer tunggu aja panggilan interview sekitar 6 bulanan dr Amerika Embassy di Jakarta. Jujur, aku merasa takut klo visa ku ditolak apalg aku belum pernah ke amerika/luar negeri.
Apakah dr teman2 tahu, kesempatan untuk mendapatkan fiancee visa besar atau kecil?.
Kira2 bisakah kurang dr 6 bln utk mendapatkan fiancee visa?.
Apakah ada org yg apply fiancee visa terus ditolak?. Trus klo ada yg pernah ditolak, bagaimana mereka merit?.
Thanks buat informasinya, soalnya aku takut banget klo visa ku sampe ditolak. Gbu.
By Sisil on Jun 30, 2009 | Reply
Hello Angela,
Aku minta email mu dunk… Boleh????. Thx.
By hary on Jul 1, 2009 | Reply
hay rimba….lam kenal aq hary dari djogja.
rencana aq mau apply visa amerika minggu depan trs dukumen yang aq siapin :
1.pasport
2.sertifikat perusahaan
3.surat status jabatan (di perusahaan)
4.surat ijin cuti
5.surat pernyataan pembiayaan/penanggung
jawab biaya dri pers.
6.kontrak kerja dr pers.
catatan:
pasport aq msh kosong kira” ada dokumen tambahan lg gk yg perlu di persiapkn menurut pengalaman rimba.aq yakin suatu saat rimba pst berhasil selagi km msh punya semangat dan tekat…amien
sekian….aq tunggu secepatnya komentarnya….!!!!!!!!