Jangan Pasang Kawat Gigi Sembarangan

Written on 28 July, 2010 – 14:17 | by Rahmat Zikri |

Pemasangan bracket pada gigi atau yang lebih dikenal dengan kawat gigi alias behel adalah sebuah cara yang saat ini lazim dipakai untuk memperbaiki susunan gigi yang tidak rapih. Tapi tidak banyak orang yang tahu apalagi sadar bahwa penggunaan kawat gigi tidak hanya berhubungan dengan asal gigi rapih (estetika). Lebih dari sekadar rapih, penggunaan kawat gigi juga dimaksudkan untuk memperbaiki posisi gigi dalam fungsi pengunyahan makanan, memperbaiki penampilan wajah dan juga memperbaiki masalah lingual (seperti kesulitan dalam pengucapan huruf ‘s’) karena gigi depan bagian atas tidak mengatup sempurna dengan bagian bawah (bahasa kerennya: open bite). Penggunaan kawat gigi juga berhubungan dengan kesehatan; di mana gigi yang berjejal akan menyulitkan pembersihan plak dan sisa makanan, sehingga meningkatkan resiko terjadinya gigi berlubang dan peradangan gusi.

sebelum sesudah

Gambar di atas adalah contoh foto gigi pasien sebelum dan sesudah perawatan orthodonti. Tanda panah merah menunjukkan gigi yang harus dicabut. (properti: drg. Vera Susanti Z, Sp.Ort).

Maraknya tren penggunaan kawat gigi dan ditambah oleh ketidaktahuan masyarakat awam membuat  banyak orang ‘berani’ mempertaruhkan aset tubuh yang tak tergantikan itu dengan mempercayakan pemasangan behel pada sembarang orang(ingat, gigi orang dewasa yang telah tanggal atau rusak tidak akan tergantikan oleh gigi baru). Tren pemakaian behel yang dikaitkan juga dengan gaya hidup dan fashion membuat banyak orang nekat memakai walau sebenarnya tidak memerlukannya. Lebih gawat lagi, sebagian di antara mereka malah nekat memasang di tempat yang asal murah yang penting gaya!

catatan: tulisan ini merupakan tulisan populer (non ilmiah) yang ditulis oleh orang awam untuk bidang yang sedang dibicarakan (bukan dokter gigi), namun demikian saya sudah berpengalaman pakai kawat gigi 3x (tiga kali) karena harus diperbaiki kembali; dan sekarang ber-istri seorang dokter gigi spesialis orthodonti yang jadi teman ngobrol sebelum tidur.

Pada saat ini, pemasangan kawat gigi boleh dibilang sebagai bisnis yang menggiurkan. Pemasangan kawat gigi yang seharusnya hanya dilakukan oleh dokter gigi spesialis orthodonti (drg. Sp.Ort) pada kenyataannya dikerjakan juga oleh dokter gigi spesialis lainnya, atau malah oleh seorang dokter gigi non spesialis (general practitioner). Lebih edan lagi, mereka yang bukan dokter gigi pun nekat buka ‘praktek’ di pinggir jalan dengan label Ahli Gigi. Terima pasang kawat gigi.

Gigi Yang Baik

Karena saya bukan dokter gigi, tentu saya tidak membicarakan masalah penyakit gigi dan kawan-kawannya. Dalam kacamata yang sederhana kita bisa anggap bahwa gigi yang baik adalah gigi yang bersih, tidak bolong, tidak ada yang ompong, serta menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Bagaimana tuh gigi yang sempurna menjalankan tugasnya? Tugas utama gigi untuk menggigit dan mengunyah makanan bukan? Cara termudah untuk memeriksanya adalah coba katupkan gigi rapat-rapat pada posisi yang paling nyaman (ngga dibuat-buat dengan menggeser rahang ke arah tertentu. just relax.). Perhatikan gigitan gigi mulai dari geraham atas bertemu geraham bawah secara sempurna untuk mengunyah, taring atas berpasangan dengan taring bawah untuk mengoyak, gigi seri atas bertemu dengan gigi seri bawah untuk menggigit. Normalnya rahang bawah akan sedikit lebih mundur dibanding rahang atas.

Pada kasus rahang bawah lebih maju dibanding rahang atas, orang awam sering menyebutnya sebagai cakil, atau cameuh, dan sejenisnya. Sebaliknya, bisa saja yang terjadi ternyata adalah rahang atas terlalu maju dibanding rahang bawah, sehingga gigi seri atas tidak bisa bertemu dengan gigi seri bawah, alias protusif. Pada kasus cakil dan protusif, sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi bahwa yang mengerjakan haruslah dokter gigi dengan spesialisasi orthodonti alias orthodontist.

Pengalaman Pribadi

Pada waktu SMP dulu (tahun 1989), keinginan menggunakan kawat gigi yang tidak didukung oleh pengetahuan yang memadai membuat saya ‘tersasar’ ke seorang spesialis bedah mulut. Waktu itu sebenarnya saya sudah berjalan (mungkin) ke arah yang benar, yaitu ke rumah sakit umum daerah. Tapi waktu tanya-tanya di poli-gigi, salah seorang perawatnya menyebut kalau mau pakai kawat gigi dengan drg. X, Sp.BM saja… Datang saja ke tempat prakteknya. Akhirnya saya pakai kawat gigi dengan sang spesialis bedah mulut. Waktu itu saya ‘kehilangan’ 2 buah gigi geraham kecil yang persis di belakang gigi taring, di sebelah kanan, bagian atas dan bawah. Semua gigi perlahan-lahan mulai digeser ke arah kanan, untuk mengisi ‘kekosongan’ yang diakibatkan hilangnya 2 buah gigi tersebut.

Hampir 2 tahun setelah perawatan memang sekilas gigi bisa dibilang rapih. Tapi kalau dilihat2 dengan seksama terlihat bahwa garis tengah gigi (di tengah-tengah gigi seri atas dan bawah) tidak terletak di tengah-tengah wajah, pada arah garis imajiner jika wajah kita dibagi 2 secara simetris. Coba-lah senyum ‘nyengir’ di depan cermin, perhatikan apakah garis tengah gigi Anda persis segaris dengan garis tengah wajah, yang ditarik dari titik tengah di antara 2 alis mata melewati puncak hidung dan dagu. Jadi kalau dilihat-lihat, gigi saya waktu itu miring ke kanan. Garis tengah gigi tidak persis segaris dengan garis tengah wajah (imajiner). Lambat laun juga dirasa gigi kembali “bubar jalan”. Sedikit demi sedikit mulai bergerak lagi dan kembali terlihat berantakan pada gigi bawah dan jadi “gigi bobo” pada gigi atas.

Pada waktu kuliah di Bandung, kembali saya mencoba mengulangi perawatan gigi menggunakan behel kembali. Waktu itu saya mendatangi klinik yang ada di kampus. Lagi-lagi oleh perawat yang ada direferensikan untuk datang kembali pada jadwal praktek dokter gigi yang menurutnya biasa mengerjakan pemasangan kawat gigi. Untuk kedua-kalinya, di tahun 1997 saya kembali memakai kawat gigi. Kali ini saya harus merelakan kembali 2 (dua) buah gigi geraham kecil yang di belakang gigi taring, kali ini yang di sebelah kiri, atas dan bawah.

Kali ini saya tidak tahu sebenarnya yang mengerjakan gigi saya ini seorang orthodontist atau spesialis lainnya? (mungkin saja lagi-lagi spesialis bedah mulut, atau prostodontist, atau periodontist, atau malah dokter gigi anak? hehehe)…. atau bisa saja dia ternyata seorang dokter gigi biasa alias GP? Yah, sama seperti orang awam pada umumnya, waktu itu saya sama sekali tidak perduli dan tidak mencari tahu. Bahkan berkali-kali kontrol gigi dengan rutin pun saya tidak pernah mencari tahu. Sampai sekarang pun saya juga tetap tidak tahu apa kompetensi dokter gigi saya waktu itu??! (Padahal sudah 13 tahun berlalu).

Singkat cerita, lagi-lagi hasil perawatan tersebut adalah nol besar. Memang waktu itu gigi saya rasanya rapih kembali. Tapi lagi-lagi seiring dengan waktu kembali terasa bergerak dan cenderung ‘rusak’ kembali.

‘Kesalahan’ bentuk gigi tersebut baru saya sadari dan pahami ketika menunjukkan susunan gigi pada seseorang yang kelak menjadi istri saya (drg. Vera Susanti Z, Sp.Ort). Waktu itu dia sedang mengambil spesialisasi Orthodonti di Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis Universitas Indonesia. Di situ saya baru sadar bahwa gigi saya tidak menutup sempurna kalau sedang menggigit. Konsekuensi paling sederhana dari kondisi ini tentu adalah waktu mengunyah makanan tidak sempurna. Akibatnya tanpa disadari saya sering hanya menggunakan sebelah sisi untuk mengunyah makanan (geraham sebelah kanan saja yang bisa menggigit, sedang sebelah kiri tidak menggigit), sedangkan sebelahnya lagi tidak melakukannya. Konsekuensi lainnya adalah lagi-lagi garis tengah gigi juga tidak persis di tengah… Saya sadari juga bahwa ternyata ketika saya membuka mulut (rahang) lebar-lebar lalu menutup kembali kadang terdengar bunyi klek pada pangkal rahang dekat telinga. Serta beberapa kesalahan lain yang harus dikoreksi. Akhirnya, untuk ketiga-kalinya saya menggunakan kawat gigi, kali ini pada trek yang benar. Karena walau dikerjakan oleh orang yang sedang belajar untuk menjadi orthodontist, perawatan gigi saya dilakukan di kampus UI di bawah supervisi dokter-dokter spesialis yang benar, bahkan yang sudah bergelar profesor (Prof. drg. Faruk Husin, Sp.Ort, yang kemudian juga berkenan menjadi saksi pada pernikahan saya).

Prosedur Pemasangan Kawat Gigi yang Benar

Dari pengalaman yang sudah-sudah, sekali ini saya baru merasa bahwa pemasangan kawat gigi mengikuti sebuah proses yang secara teknis bisa diterima. Dulu ketika terjadi kesepakatan harga antara calon pasien dan dokternya, langsung saja diputuskan untuk pasang. Langsung pasang cetakan gigi, lalu melihat sekilas apakah ada gigi yang perlu dicabut atau tidak. Paling lambat 2 minggu kemudian gigi kita sudah bergaya dengan bracket melintang.

Pada prosesi pemasangan kawat gigi yang dilakukan oleh seorang orthodontist, proses diawali dengan pemeriksaan secara visual. Struktur gigi sang pasien dilihat dengan mata telanjang, untuk menentukan apakah penggunaan bracket memang disarankan atau tidak. Jika ya, jenis bracket seperti apa yang sesuai dengan kasus gigi pasien.

Proses selanjutnya pasien harus melakukan foto rontgen gigi, untuk melihat struktur gigi di dalam gusi. Pada beberapa kasus foto rontgen ini juga berguna untuk menemukan gigi yang tersembunyi (gagal keluar) karena berbagai sebab. Keberadaan benda keras (gigi) di antara akar-akar gigi yang lain tentunya akan menjadi penghambat gerak gigi yang lain. Lebih celaka lagi, bisa saja keberadaan gigi yang terpendam itu bisa menimbulkan akibat-akibat lain, termasuk yang terkait dengan kesehatan tubuh.

Jika ternyata terindikasi ada gigi yang seperti itu, seorang orthodontist akan meminta bantuan dokter gigi spesialis bedah mulut untuk melakukan operasi guna mengeluarkan gigi itu. Tergantung juga dengan tingkat masalah yang dihadapi, sebisa mungkin gigi yang dikeluarkan dengan cara memasang bracket dan ditarik perlahan-lahan selama proses perawatan kawat gigi. Jika kondisinya ekstrim, gigi tersebut akan dicoba untuk dikeluarkan langsung, lalu dipasang kembali pada gusi dengan posisi yang benar. Jika tidak memungkinkan, barulah pasien harus “say goodbye” ke gigi tersebut. Sepanjang yang saya ketahui dalam 2 tahun terakhir ini saja istri saya sudah pernah menemukan beberapa kasus yang seperti ini. Jadi hal seperti ini ngga aneh-aneh amat. Pada beberapa orang ternyata memang tidak semua gigi dewasanya tumbuh sempurna. Jadi, jika ternyata Anda memasang kawat gigi pada orang yang tidak meminta foto rontgen terlebih dahulu, sudah bisa dipastikan dia ngawur!

Selain foto rontgen, pasien juga harus difoto menggunakan kamera biasa. Orthodontist memerlukan foto pasien dalam beberapa pose; tampak depan diam, tampak samping diam, tampak depan senyum lebar, tampak samping senyum lebar. Selain itu dibutuhkan juga foto gigi pada rahang bawah saja, foto gigi pada rahang atas saja, foto gigi penuh dalam posisi menggigit sempurna. Foto-foto ini tidak hanya digunakan sebagai dokumentasi dan pembanding ketika proses perawatan sudah selesai, tetapi juga digunakan sebagai referensi untuk ‘melihat’ apakah ada kesalahan struktural pada bentuk wajah yang diakibatkan oleh susunan gigi pasien, misalnya wajah tidak simetris, atau monyong. Jika pada waktu memasang kawat gigi Anda tidak difoto dengan pose-pose tersebut, lagi-lagi itu artinya Anda salah kamar!

Ingat, salah satu hasil akhir yang harus dicapai dari perawatan orthodonti adalah membuat gigi bisa menjalankan fungsi kunyah dengan baik dan benar. Secara sederhana boleh diterjemahkan bahwa hasil akhir perawatan antara gigi-gigi di rahang atas haruslah bisa menggigit sempurna dengan gigi-gigi di rahang bawah. Artinya, tidak mungkin perawatan hanya pada gigi atas saja buat gaya-gayaan! Jika orang yang memasangkan kawat gigi hanya pada atas saja, banyak-banyaklah berdoa, karena itu sudah jelas si pemasang saja tidak paham fungsi perawatan.. hanya mengejar order :)

Variasi Harga

Salah satu alasan kenapa ada banyak orang yang nekat pasang kawat gigi di pinggir jalan adalah karena harga yang lebih murah. Seringkali faktor harga murah ini hanya dicerna sebagai akibat lokasi tempat praktek tukang gigi yang hanya di kios alakadarnya, dibanding dengan tempat praktek dokter gigi yang lebih ‘mentereng’. Pada alternatif lain, bisa saja yang diadu adalah sesama dokter gigi. Pasang di dokter gigi spesialis orthodonti lebih mahal dibanding pasang di dokter gigi biasa.

Dari kacamata awam saya cuma bisa ajak mencerna hal sesederhana mungkin. Harga sepeda motor saja bervariasi. Motor buatan Jepang acapkali kalah bersaing dengan Motor buatan Cina jika dilihat dari faktor harga. Jika cuma karena harga dan asal punya motor, bisa dipastikan motor cina-lah yang dipilih. Tapi coba lihat, ada banyak orang yang mengerti bagaimana kualitas dari motor cina, akan tetap bertahan untuk menabung dan mengupayakan minimal motor Jepang lah yang harus mereka beli, bukan motor cina. Artinya, jika orang sudah paham soal kualitas, harga motor Jepang yang lebih mahal ngga ada masalah. Di lain sisi, ternyata motor Jepang juga kalah jika kualitas jika diadu dengan motor buatan Eropa, BMW misalnya. Singkat kata, seperti halnya membicarakan sepeda motor secara generik, begitu pula ketika kita bicara kawat gigi. Ada macam-macam kelas dan harga. Inilah titik awal lain yang harus diketahui oleh calon pengguna. Ada buatan Amerika, banyak pula yang made in China!

Sebagai ilustrasi tambahan, anggap saja hanya ada 2 pilihan barang untuk kawat gigi, A dan B, yang akan digunakan untuk merapihkan gigi seorang pasien dengan kasus yang sulit. Kawat yang A lebih murah di harga awal, misal X rupiah. Harus kontrol 3 minggu sekali. Perawatan bisa lebih dari 3 tahun. Sedangkan kawat B harganya ternyata 2x lipat dari A, jadi 2X rupiah. Harus kontrol 6 minggu sekali. Perawatan bisa diharapkan setahun selesai. Silahkan saja berhitung berapa biaya kontrol dan waktu yang bisa dihemat dengan menggunakan kawat yang B. Ini sekedar ilustrasi sederhana. Jangan lupa pepatah “ada harga ada kualitas” dan “harga ngga pernah bohong”.

Awas Celaka

Secara mekanika, penggunakan kawat gigi pasti akan dapat menggeser susunan gigi yang ada sekarang. Gigi geligi yang ada akan dipaksa mengikuti lengkungan kurva kawat gigi yang tentunya berbentuk ideal. Masalahnya, apakah si pemasang memiliki cukup ilmu terkait (termasuk mekanika) untuk menentukan arah pergeseran yang benar dan pas.

Pada pemasangan kawat gigi yang dilakukan oleh orang yang telah cukup ilmunya, susunan gigi bisa dibuat rapih tidak hanya karena susunannya pada arah bersebelahan, tapi juga tinggi rendahnya gigi yang satu dengan lainnya. Kesalahan arah gerak bracket misalnya bisa saja membuat gigi seri Anda tidak sama tinggi rendah-nya! Sebuah kasus tragis yang pernah dijumpai pada seorang pasien yang ingin pasang ulang kawat gigi adalah kenyataan bahwa ternyata giginya pernah ‘dipaksa’ rata tingginya dengan cara dikikir! Percaya atau tidak, konon dia sebelumnya memasang kawat gigi pada seorang dokter gigi (yang pasti bukan Sp.Ort… karena tidak mungkin hal seperti itu dilakukan oleh orthodontist). Dengan kegilaan semacam itu, sebenarnya lebih meyakinkan kalau dia mengaku bahwa yang pasang adalah ahli gigi di pinggir jalan.

Kembali lagi ke soal perlu tidaknya ada gigi yang dicabut dalam proses perawatan orthodonti. Jika memang dari pemeriksaan visual terlihat tidak ada ruang gerak tersisa untuk merapihkan susunan gigi, memang seorang ahli orthodonti akan melakukan proses ekstraksi (bahasa kerennya untuk pencabutan gigi). Kodratnya, yang akan dicabut adalah gigi geraham kecil yang terdepan.  Hasil akhir yang diharapkan dari perawatan orthodonti tidak hanya asal terlihat rapih, tapi juga gigi berfungsi secara sempurna untuk mengunyah makanan. Jangan lupa, gigi juga harus simetris. Pada prakteknya tidak selalu pula gigi harus dicabut di kedua sisi, kanan dan kiri. Untuk kasus tertentu dengan lengkung gigi asimetris perlu dilakukan pencabutan gigi hanya pada satu sisi. Yang penting hasil akhirnya nanti gigi harus jadi simetris. Kadangkala ada pasien ‘bandel’ yang menolak untuk dicabut giginya, padahal orthodontist menyatakan bahwa ada giginya yang harus dicabut. Untuk yang ‘bandel’ seperti ini ya siap-siap saja giginya ngga akan benar-benar ‘beres’. Kembali ke gambar di atas, pada contoh kasus gigi dalam gambar tersebut sangat mungkin non-orthodontist akan mencabut gigi lain (bukan yang ditunjuk oleh tanda panah merah) untuk mempermudah pekerjaan yang mereka lakukan. Padahal gigi yang mungkin dicabut tersebut adalah gigi seri atau gigi taring!

Cerita soal perlu tidaknya pencabutan gigi ini, ada sebuah kasus menarik. Mungkin karena tingkat kesulitan kasus gigi yang dimiliki oleh pasien, atau karena mau ambil mudahnya saja, ada seorang pasien yang dicabut gigi taringnya!!! Sengaja saya kasih tanda seru tiga.. Fungsi gigi taring adalah fungsi yang tak tergantikan. Gigi taring digunakan untuk mengoyak makanan. Jadi kalau gigi taring dicabut, tentu pasien akan mengalami masalah waktu makan. Minimal waktu harus mengoyak makanan dia hanya bisa menggunakan sebelah gigi taring yang masih lengkap (di sebelah kiri saja atau sebelah kanan saja). Celakanya, setelah susunan gigi dianggap rapih, orang yang melakukan perawatan gigi pasien ini melakukan aksi ‘sulap’ dengan mengikir gigi geraham kecil bagian depan untuk menggantikan gigi taring! Prosedur semacam itu tidak akan pernah terjadi jika yang melakukan adalah orang yang mengerti fungsi masing-masing gigi dan mengerti apa yang harus dilakukan dalam proses perawatan orthodonti yang benar. “Perawatan gigi yang salah bisa menyebabkan fungsi gigi rusak dan masalah itu biasanya baru bisa dirasakan setelah sekian lama memakai kawat gigi”, ujar Prof. Dr. Eky Soeria Soemantri, Sp.Ort, dokter ahli orthodonti dan dosen di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, Bandung.

Kesimpulan

Penggunaan kawat gigi ngga hanya sekedar soal fashion atau gaya-gayaan… Ngga juga sekedar asal rapih. Rapih saja tidak cukup. Gigi harus bisa berfungsi untuk mengunyah dengan sempurna. Gigi atas harus bertemu dan menggigit dengan baik bersama gigi bawah. Kelainan pada gigitan (istilah kerennya maloklusi) bisa diakibatkan karena susunan gigi yang berantakan, atau karena kesalahan bentuk rahang, atau kombinasi keduanya.

Perawatan orthodonti tidak hanya sekedar membuat gigi asal rapih demi estetika, tapi juga harus dapat memperbaiki fungsi kunyah. Perawatan yang dilakukan oleh orang yang benar-benar memahami ilmu orthodonti dapat memperbaiki kesalahan bentuk/posisi rahang. Perbaikan dari susunan gigi dan rahang juga akan mempengaruhi bentuk wajah secara keseluruhan. Tanpa ilmu yang benar, bisa saja dokter gigi atau tukang gigi malah membuat wajah Anda menjadi aneh! Mereka yang tidak mengerti ilmu orthodonti (atau hanya mengetahui sepotong-sepotong) paling top hanya akan dapat membuat gigi pasien terlihat rapih, tapi belum tentu pas posisinya untuk menggigit antara gigi atas dan gigi bawah. Lebih celaka lagi, bisa membuat wajah pasien berubah ke arah yang tidak diharapkan (kalau ngga mau disebut malah jadi makin jelek..).

Seseorang yang telah berpredikat dokter gigi dan ingin melanjutkan pendidikan menjadi dokter gigi spesialis orthodonti akan menghabiskan waktu sedikitnya 3 (tiga) tahun untuk belajar mengenai ilmu orthodonti saja. Sedangkan mereka yang tidak mengenyam pendidikan spesialis orthodonti hanya berkesempatan mengenal ilmu orthodonti sekilas waktu kuliah. Itu pun perlu dicatat bahwa mereka hanya mempelajari penggunaan alat orthodonti lepasan, tidak diajarkan mengenai perawatan orthodonti menggunakan alat orthodonti cekat alias behel.

Seorang tukang gigi (istilahnya techneker) di pinggir jalan yang sama sekali tidak pernah mendapatkan pendidikan formal sebagai seorang dokter gigi. Bayangkan saja, seseorang yang lulus pendidikan sarjana pada Fakultas Kedokteran atau Fakultas Kedokteran Gigi saja tidak langsung berpredikat sebagai dokter atau dokter gigi. Mereka harus melewati fase untuk mendapatkan status profesi tersebut. Nah, apa pun alasannya, walau katanya si tukang gigi sudah pernah belajar tentang kawat gigi dan sebagainya, tetap saja dia tidak berhak secara keilmuan dan profesi untuk berpraktek sebagai orthodontist. Hal serupa juga untuk dokter gigi yang tidak mendalami orthodonti pada program pendidikan dokter gigi spesialis orthodonti.

Nah selanjutnya tinggal dicerna oleh calon pengguna bracket, pasang kawat gigi dengan dokter gigi non spesialis orthodonti saja sangat tidak dianjurkan, bagaimana dengan praktek “ahli gigi” yang sekarang marak. Sebagian masyarakat yang ngga tahu menahu soal perawatan orthodonti dengan baik banyak yang menganggap remeh masalah ini. Penggunaan alat-alat kedokteran gigi yang tidak memenuhi standar kesehatan tentunya akan berbahaya bagi kesehatan pasien.

Asal tahu saja, dokter gigi beresiko tertular penyakit dari pasiennya, setidaknya bisa melalui air liur atau darah yang keluar dari gusi pasien. Untuk meminimalisir resiko tersebut dokter gigi wajib menggunakan sarung tangan. Sarung tangan ini hanya boleh digunakan sekali untuk 1 pasien. Artinya, tiap ganti pasien dokter harus ganti sarung tangan. Tujuannya agar jangan sampai virus yang mungkin dibawa oleh pasien sebelumnya tertular ke pasien berikutnya gara-gara si dokter tidak ganti sarung tangan. Begitu juga dengan alat-alat kedokteran gigi yang dipakai. Semua harus disterilisasi menggunakan alat sterilisasi khusus, sebelum boleh dipakai pada pasien lain. Nah, dari hal yang sepertinya kecil ini saja silahkan dibayangkan apa yang akan terjadi jika peralatan orthodonti yang digunakan oleh tukang gigi tanpa proses sterilisasi tiap kali ganti pasien? Alat-alat tersebut dicuci di air yang mengalir setiap kali ganti pasien saja sudah bagus. Walau jelas itu saja tidak cukup. Soal sarung tangan, jangan harap tukang gigi pakai. Kalau pun pakai, sangat mungkin satu sarung tangan dipakai berpuluh kali. Kenapa? Bayangkan saja jika sekali perawatan kawat gigi di tukang gigi pasien hanya diminta bayar RP 30.000, komponen sarung tangan saja sudah ‘memotong’ budget sebesar Rp 5.000! Hitungan ekonomisnya ngga masuk :D Baru dari sudut pandang kemungkinan terpapar penyakit (termasuk HIV/AIDS lho!!) resiko yang dihadapi oleh pasien tukang gigi saja sudah berat. Apalagi ditinjau dari berbagai resiko kesalahan prosedur pemasangan dan perawatan orthodonti yang dilakukan tanpa pengetahuan memadai.

Update: Lanjutkan membaca posting saya yang terbaru: Tanya Jawab Sebelum Salah Langkah Ketika Pasang Behel Gigi

Referensi lain bisa dicari-cari di Internet, misal dengan kata kunci “jangan pasang kawat gigi sembarangan”. Berikut adalah bahan bacaan tambahan yang bisa dilihat:

vz-card

Be Sociable, Share!

Related Posts

--related post--
  1. 247 Responses to “Jangan Pasang Kawat Gigi Sembarangan”

  2. By Rudi Syah Putra on Aug 8, 2010 | Reply

    Berapa usia maksimal untuk pasang kawat gigi?
    trims..

  3. By Boby on Aug 8, 2010 | Reply

    Thank mas pencerahannya. Saya mau tanya umumnya atau penalaman mas habis berapa total cost buat perawatan dari awal sampai akhir. Setelah treatment atau lepas kawat apakah harus pake kawat penjaga lg. Trus harus check up after lepas kawat berapa kali lagi

  4. By Rahmat Zikri on Aug 9, 2010 | Reply

    @Rudi: ngga ada usia maksimal. tinggal dikonsultasikan saja dgn orthodontist-nya.

    @Boby: seperti yang saya bilang di artikel di atas, harga bahan (kawat dan perlengkapannya) itu bervariasi dgn sangat lebar. dari yang harga hanya beberapa juta rupiah sampai yang puluhan juta rupiah juga ada. ada harga ada kualitas. termasuk terkait cepat/lambatnya proses perawatan bisa diselesaikan. yang penting kamu ngga dibodohi dgn kasih barang murah tapi di-charge mahal.

    untuk tarif yang bisa dibilang normal bervariasi antara 6-10 juta untuk pemasangan. kalau mau yg batas bawah tinggal minta saja ke orthodontist nya utk pasang yg merk china. tapi itu juga kalau dokternya punya (karena gak bisa beli ketengan..). selain dari material, tingkat kerumitan kasus gigi anda juga berkontribusi terhadap harga yg dikenakan. yg di atas ini juga ada.. utk kasus ekstrim misalnya, jenis kawat berbeda, dan harga setidaknya 15jt. utk kalangan tertentu (misal artis), kalau pakai yg transparan atau yg dipasang di sisi belakang gigi harganya bisa makin melejit.

    oh ya, di tahap awal sebelum masang perlu jg disiapkan duit mungkin sekitar 500rb, utk foto rontgen tengkorak kepala dan gigi, terus utk bikin cetakan giginya juga.

    utk kontrol normalnya 3 minggu sekali. tarif ya tergantung dokter dan lokasi. tapi nilai 150-250rb sekali kontrol adalah angka yg sudah murah. apalagi setiap kali kontrol bisa ada penggantian material (termasuk kawat). pada penggunaan kawat tertentu (yg saya sebut tadi utk kasus ekstrem), kontrol bisa jadi hanya perlu 6 minggu sekali. tapi ongkos kontrolnya jg lebih mahal sedikit.

    setelah perawatan selesai (gigi rapih, fungsi kunyah benar, fungsi lingual benar, wajah/gigi simetris), kawat gigi dilepas. pasien masih harus memakai penahan (retainer) selama bbrp bulan (3-6 bulan). pada prinsipnya sudah tidak perlu check up, yg penting rajin pakai supaya gigi ngga bergeser lagi.

  5. By wenny on Aug 11, 2010 | Reply

    adakah usia minimal untuk pasang kawat gigi?
    saya masih memiliki seorang adik yang berkeinginan untuk memasang kawat gigi.
    sekarang usianya baru 11 tahun. dia berharap untuk bisa pasang tahun depan.
    kondisi giginya gingsul parah disana-sini.
    tapi saya pikir2 bukannya giginya masih gigi susu. apakah pemasangan kawat gigi bisa dilakukan pada anak dengan gigi susu? padahal gigi susu akan berganti nantinya.
    makasih atas infonya mas :)

  6. By nova on Aug 17, 2010 | Reply

    mas misalkan nih ada yang mau pasang behel..
    di di periksa segala macem di dokternya tapi untuk pemasangan behel itu sendiri di pasang di ahli gigi.. apa itu bahaya ?

  7. By Rahmat Zikri on Aug 17, 2010 | Reply

    @wenny: bergantung dari kasus gigi sang anak. jika ada kecenderungan rahang bawah lebih maju ketimbang rahang atas (cakil), maka perawatan orthodontist harus segera dilakukan sedini mungkin. tapi kalau rahang normal-normal saja (rahang atas lebih maju dibanding rahang bawah), sebaiknya perawatan dilakukan setelah semua gigi dewasa tumbuh.

    @nova: tulisan saya di artikel ini mestinya sudah sangat jelas. supaya lebih jelas saya lengkapi deh:

    pemasangan kawat gigi tidak asal pasang. apakah menurut anda setelah diperiksa segala macam di dokter itu sudah berarti ada tindakan medis (orthodontik) yang dilakukan?

    anggap lah pada waktu pemasangan awal berdasarkan ‘petunjuk’. pertanyaan berikutnya, bagaimana dgn proses lanjutan? kawat gigi secara periodik harus dikontrol dan di-stel arah pergerakannya, bukan hanya ke kiri atau ke kanan, tapi juga gerakan atas-bawah. dokter gigi biasa saja (non Sp.Ort) tidak mendapatkan pendidikan tentang hal tsb (sekalipun ada yg ngaku sudah belajar dari KURSUS), bagaimana dgn tukang gigi?

    paragraf terakhir dari tulisan saya di atas juga dgn jelas menyorot masalah higienitas cara kerja tukang gigi.

  8. By ina on Aug 18, 2010 | Reply

    aku mau nanya. .
    kalo untuk memutuskan : si pasien pake kawat yg lepasan(bisa dilepas sendiri) v.s kawat behel yg ga bisa dicopot sendiri
    itu bdasarkan permintaan pasien , ato kebijakan orthodonti nya. . ?

    beda nya yg bisa dilepas sendiri v.s yg ga bisa dilepas sendiri, apa aja. . ?

    oya
    aku kan berniat pasang kawat gigi
    juga berniat mutihin gigi
    jd enaknya, mutihin gigi dulu , ato pasang kawat gigi dulu. . ?

    sori bnyk nanya. .hehe. .

    semoga berkenan menjawab. .
    makasih. .
    :)

  9. By Eva on Aug 20, 2010 | Reply

    mas.. saya rencananya mau pake behel..
    tujuannya bukan hanya sekedar gaya, tapi untuk merapikan gigi karena gigi taring rahang atas posisinya naik keatas karena tidak ada tempat buat tumbuh.
    Saya sudah konsultasi ke tiga dokter gigi (gak tau apakah spesialis orthodonty atau bukan).
    mereka mengatakan bahwa gigi disamping taringnya harus dicabut. Dan menggunakan behel untuk menarik turun gigi taring yg naik tadi. dan setelah dua minggu pakai behel, baru giginya dicabut karena posisi gigi sudah mulai berubah2.
    Saya khawatir nih, adakah efek negatifnya kalo gigi normal dirahang atas dicabut?? apalagi ini gigi orang dewasa. Trus adakah hub.nya ke saraf mata?

  10. By Rahmat Zikri on Aug 21, 2010 | Reply

    @ina: penggunaan kawat gigi yg lepasan hanya cocok utk kasus sederhana. apalagi efektivitas penggunaan kawat gigi lepasan sangat tergantung pada kerajinan pasien dalam memakai alat. dari segi waktu perawatan juga bisa lebih lama.

    kalau mau bleeching (mutihin gigi) sebaiknya sebelum masang kawat gigi. sebab nanti waktu pasang kawat gigi ada bagian gigi kita yang tertutup material.

    @Eva: kalau memang sudah tidak ada ruang gerak, ekstraksi (pencabutan) gigi adalah solusi yg akan diambil. keputusan gigi yg akan dicabut itu sudah benar (geraham di belakang taring). selama yg mencabut adalah dokter gigi mestinya gak ada masalah. ngga perlu khawatir. kalau paranoid, silahkan minta dicabut oleh dokter gigi spesialis bedah mulut. mereka lebih paham.

  11. By miranti on Aug 23, 2010 | Reply

    Aku bersyukur bisa baca blog ini sebelum pasang behel. Sebenernya aku sudah konsul ke drg (sptny bukan spesialis ortho, bahkan drg nya masi baru karna masi muda banget), malah sdh bkin cetakan gigi dan berencana psg mggu depan. Tapi karena baca blog ini aku jadi takut buat pasang, takut efek di kemudian hari. Aku mau minta refrensi drg.spesialis ortho donk mas, mgkn yg sekitar jakpus atau diluar jakpus tp yg ga jauh2. Ada tmn nyaranin ke LADOGI RSAL, dsna bagus ga ya? tau ga biayanya brp?
    Makasii ya ;)

  12. By Rahmat Zikri on Aug 24, 2010 | Reply

    @Miranti: di Ladogi RSAL OK.. atau bisa ke PPDGS Orthodonti di FKG UI Salemba.

    Kalo soal dokternya masih muda, belum tentu artinya belum Sp.Ort. istri saya sudah lulus Sp.Ort dari PPDGS UI umur 27 tahun… katanya lagi lucu2 nya >:) untuk itu tinggal lihat saja papan namanya di tempat praktek, ada tulisan Sp.Ort atau tidak.

    utk biaya kalau di Ladogi saya ngga tahu.. tapi kalau di PPDGS UI ongkos pasang kira2 Rp 5.000.000. tiap bulan harus bayar biaya kontrol Rp 70.000 (sekali pun Anda malas datang utk kontrol tetap wajib bayar). Cuma ‘sayangnya’ mereka hanya buka pagi s.d siang.

    catatan khusus utk ini… silahkan dibayangkan, ongkos pasang yang “harga kampus” saja sudah Rp 5jt. di sini yang mengerjakan ngga dapat duit sepeser pun.. yg diminta hanya peran aktif pasien utk rajin kontrol karena merupakan bagian dari proses kelulusan para dokter gigi yg sedang menempuh program spesialisasi orthodonti. kalau kemudian di luar ada yg memasang harga sangat murah, perlu diberi beberapa tanda tanya… di antaranya adalah kualitas bracket (KW2? KW3?), kompetensi keilmuan yg mengerjakan, dsb. Ingat, kualitas barang akan menentukan cepat lambatnya proses perawatan. sedangkan kompetensi keilmuan menentukan nasib akhir gigi Anda seumur hidup!

  13. By Fitri on Aug 24, 2010 | Reply

    Makasih banget bwt masukannya.Btw kasus mas sama lho seperti aku,bedanya gigi yang dicabut sebelah kiri.Aku mau nanya,kira2 berapa total biaya yang dikeluarkan saat mas ditangani oleh dokter spesialis dan berapa lama sampai giginya rapi dan benar?

  14. By Eva on Aug 24, 2010 | Reply

    makasih mas atas info nya..
    skrg behelnya sudah dipasang
    dokternya ngasih surat pengantar utk rontgen gigi yang mau dicabut..
    katanya sih utk melihat apakah akarnya panjang atau ada graham didalam gusi yg belum muncul..
    dua minggu kemudian hasil rontgennya dibawa lagi kemudian baru gigi nya dicabut..

  15. By Rahmat Zikri on Aug 24, 2010 | Reply

    @Fitri: total biaya dan lama perawatan tiap orang berbeda. apa yg menurut orang awam sederhana, dalam pandangan ahlinya belum tentu seperti itu.

    utk koreksi gigi saya perlu waktu sekitar setahun. soal biaya tinggal diinterpolasi (dikira-kira) dari jawaban2 saya di atas. sebab kalau tanya berapa biaya yg saya keluarkan ngga akan sama dgn yg dikeluarkan oleh orang lain. saya dirawat oleh istri sendiri (dulu masih pacar) :D

    @Eva: you are welcome :)

  16. By enzo on Aug 25, 2010 | Reply

    Thx infonya.
    Sebenarnya kasus anda mirip dengan saya.
    Saya dl pernah psg behel, cm skr posisi gigi rada brantakan lagi.
    Gigi seri saya posisinya tdk d tgh (spt anda dulu)
    Skr sy pingin psg behel lg.
    Kl di PPDGS UI Salemba itu yg akan menangani dktr muda atau dosennya yah?
    Ada saran ga yah untuk specialist ortho d daerah klapa gading atau matraman dmn?

    Thx b4 untuk bantuannya

  17. By dee on Aug 26, 2010 | Reply

    makasih infonya, sangat bagus:)

  18. By ade on Aug 27, 2010 | Reply

    kalo di bandung dokter orthodontik yang bagus dimana yaa?apakah ada teman dari ibu yang buka praktek/klinik dental di bandung selain RSGM?

  19. By sumartco on Aug 30, 2010 | Reply

    Thanks infonya..
    berarti harga untuk pemasangan behel gigi tiap taun naik ya??untuk pemasangan berarti tidak ada batasan usia..berarti tingkatan keparahannya saja..klo saya giginya tidak beraturan,gigi seri atas dan bawah berjejalan ke dalam,gigi taring rebah juga kedalam..minta suggestnya..
    thx

  20. By Putri on Sep 6, 2010 | Reply

    mas. aku mau nanya.
    klw masang behel harus atas bawah ya ?
    kalo aku cuma mau masang atasnya aja bisa enggak?

    trus gigi aku kuning bgt, apa dg memakai behel akan kelihatan lebih kuning ya ?
    makasih

  21. By Rahmat Zikri on Sep 7, 2010 | Reply

    @enzo: di PPDGS (di kampus mana pun yg ada PPDGS nya) yang menangani adalah dokter gigi yg sedang dalam tahap penyelesaian studi untuk menjadi Sp.Ort, di bawah pengawasan dan bimbingan Orthodontist senior.

    @enzo & @dee: maaf saya ngga punya saran utk menunjuk tempat praktek dokter gigi. asal sudah ada Sp.Ort di belakang namanya secara keilmuan dan kompetensi sudah sangat bisa dipertanggungjawabkan.

    @sumartco: ngga ada yg bilang harga tiap tahun naik. itu semua bergantung harga bahan dan juga kadang tingkat kesulitan kasus. dokter akan men-charge sedikit lebih mahal kalau kasus gigi Anda akan membuat dia harus bekerja ekstra.

    @putri: pada prinsipnya hasil akhir dari proses perawatan orthodonti bukan hanya gigi asal rapih. tetapi antara gigi atas dan gigi bawah juga harus klop gigitannya. kalau koreksi hanya dilakukan pada gigi atas saja, sangat mungkin hasil akhirnya gigi atas Anda tidak bertemu dengan gigi bawah. maka kualitas gigi Anda secara fungsional jauh menurun (misal saja untuk fungsi menggigit dan mengunyah makanan menjadi tidak maksimal). Akibatnya makanan yg Anda makan tidak benar2 hancur, sehingga pada akhirnya membebani fungsi pencernaan di usus dan lambung.

    penggunaan behel akan membuat gigi cenderung lebih kuning karena pengguna biasanya akan kesulitan dalam membersihkan gigi.

  22. By syana vitri oktaviani on Sep 13, 2010 | Reply

    dok mau nanya nih ak kan masih kls 1 smp ap bleh pasang kawat gigi ??
    rencana nya sesudah lebaran ak mau pasang kawat gigi…?!
    itu pun karna di suruh drg ..
    katanya ” gigi kamu ada yang bolong 1 (gigi bawah)sudah tu gigi atas kamu gak rapih…pasang lah dulu kawat gigi yg atas (karna gigi ats tdk ada yg bolong)sesuda itu di cabut yg bolong..sudah tu pasang la kawat yg bawah ” kayak gt katanya dok ? ap benar omongan drg itu??

  23. By bayu on Sep 16, 2010 | Reply

    saya mau nanya: saya berniat pke behel.. nkarna struktur gigi saya tidak rata,,, oya 2 gigi depan saya, di rahang atas pernah perawatan, karena berwarna hitam seperti gigi mati… awal perawatan ke dokter bagus, namun lam kelamaan hitam gigi tersebut terlihat, dan menurut dokter gigi mati warnanya memang tidak bisa kembali seperti semula. dan itu membuat saya tidak percaya diri,
    yang saya ingin tanyakan, apakah satu gigi saya yg di depan itu di cabut saja sebelum behel,,,karena jujur saya tidak percaya diri,,??? dan butuh solusi yang terbaik..

  24. By bayu on Sep 16, 2010 | Reply

    oya… apkah mencabut gigi deppan itu berbahaya atau tidak??? karena gigi saya yg di depan pernah di tambal setelah perawatan..
    makasih dok

  25. By Linda on Sep 16, 2010 | Reply

    Sebelumnya trimakasih karena sudah sharing ya.. sy berencana untuk pasang behel dikarenakan TMJ, yang kalo sy nguap lebar waktu nutup ada bunyi Cetakk.. hehe yang disebelah saya sampe kaget dengernya.. disamping itu memang susunan gigi sy tidak rata, terutama di sebelah kiri atas yang tumbuhnya tidak karuan.. nah yang sy ingin tanyakan apakah mencabut 2 gigi di bagian atas kiri saja bisa ya ? setelah sy baca salah satu kasus yang dialami diatas sy takutnya posisi gigi ditengah tidak simetris.. saat ini gigi second premolar yang sebelah kiri atas sudah dicabut (sy pernah konsul ke klinik gigi yang banyak dibuka sekarang, lagi2 bukan spec. ortho, setelah foto dan di mal gigi saya, second premolar sy harus dibuang baru di behel, tapi setelah cabut sy belum kembali lagi hehe takut soalnya habis dicabut dibiarkan berdarah2 nggak dijahit hiks hiks hiks… akhirnya sy pergi ke spec. ortho, yang menyarankan untuk pencabutan gigi second molar lagi2 sebelah kiri atas juga…)
    please advice karena banyak gigi sy yang udah tembel sana tembel sini, gigi first molar sebelah kanan atas saya udah buesar banget tembelannya dan udah mati.. apa itu juga perlu dicabut ya untuk nyeimbangin 2 gigi yang dicabut di sebelah kiri ?
    lalu sy juga mau tanya .. untuk bagian bawah gigi wisdom teeth sebelah kanan juga sudah dicabut karena tumbuh miring, kalau gigi second molar sebelah kirinya sy cabut (lagi lagi karena udah mati dan tembelannya gede banget sampe hitam deh giginya >.<) apakah wisdom teeth yang dibelakang bisa tumbuh sempurna untuk mengisi kekosongan ya.. saat ini sy berumur 26.6 tahun huhuhu udah telat ya … maklum baru nyadar pengen cantik waktu mo merit hahaha
    please advise.. THX

  26. By winda on Sep 18, 2010 | Reply

    mau tanya dong klu pasang di ppdgs itu,kontrol ny jg mesti dsana y,soalny ak dr luar daerah rencana ny mau psg di jkrt atau bandung soalny dkota ku mahal banget atas bwh 15 jt,trus proses pmasangan dari mulai ronsen,cetak gigi,sampai pakai behelny brp lama ya??

  27. By nit on Sep 22, 2010 | Reply

    thx bgt buat infony. saya baru tahu tp terlambat..karena saya sudah memasang behel dengan harga murah..dikarenakan sy trgiur dengan harga murah,trnyata setelah pemasangan saya dikenakan berbagai biaya. dan biaya trsebut diluar konsult..dan anehnya saya tidak pernah ditarik kawatnya hanya diganti karetnya saja. Memang yg dikatakn dokter benar sekali memasang kawat gigi jangan sembarangan,yang ada saya menyesal krn setelah memakai behel selama 6 bulan gigi bagian atas saya bukan makin masuk kedalam atau rapi tetapi maju tetapi malah keluar dan semakin tidak jelas strukturnya..u_u
    sekarang saya berencana untuk mencari dokter yg khusus ortho..Mohon infony dok untuk dokter ortho yg bagus di daerh mana krn rumah saya didaerh jakarta selatan..
    Thx

  28. By drgsport on Sep 25, 2010 | Reply

    very good article

  29. By lina on Sep 25, 2010 | Reply

    sy mo nanya, dua gigi geraham kanan atas setelah gigi taring saya dah kucabut di dr gigi karna dah parah bolongx. mana yg terbaik yg sy harus lakukn??? pasang gigi palsu untuk menempati ruang kosong tersebut ato pake kawat gigi aja untuk menggeser gigi yg lain kearah yg kosong yg mungkin bisa jadi sy harus mengorbankan gigi graham sebelah kiri atas juga dicabut??? soalx kata orang kl pake ggi palsu, gigix cenderung bau. dan apakah dr spesialis ortho juga melayani pembuatan gigi palsu??? mohon informasix. trimksh sebelumx

  30. By yonri on Sep 27, 2010 | Reply

    mas mo tanya perawatan nya gimana caranya mas.,.,.,
    supaya hasilnya lebih baik n tak ada masalah nantinya pada syaraf and bentuk gigi saya
    :)

  31. By Ny. Darmaji on Sep 30, 2010 | Reply

    Halo mas Zikri, mau tanya nih :)

    “Saya sadari juga bahwa ternyata ketika saya membuka mulut (rahang) lebar-lebar lalu menutup kembali kadang terdengar bunyi klek pada pangkal rahang dekat telinga”
    -> apakah kondisi ini bisa terobati dengan menggunakan bracket? atau tetap butuh terapi khusus?

    kebetulan aku jg kondisinya seperti yg mas tulis, plus rahang bawah memang lebih maju daripada rahang atas T_T tersiksa deh klo liat suami nguap lebar-lebar, sedangkan aku gk bisa karena nyeriiii. selain itu jg dicurigai kondisi ini sebagai tersangka penyebab sakit kepala, duh maaf malah jadi curhat ^.^

    oh iya, trus utk harga 5jt di ppdgs UI itu yg bracket konvensional kah? duuh, gimana harga yg damon system ya =(. trus, pengalaman mas kmrn, pake ngantri sampe berbulan-bulan gk utk pemasangannya? (abis baca testimoni ttg ppdgs ui). soalnya aku sempat ditawarin temen utk pasang bracket di dia, tp sayangnya dia ‘baru mau’ ambil spesialis ortho, jadi ragu-ragu nerima tawarannya, hemp.. trims utk jawabannya :)

  32. By Rahmat Zikri on Oct 2, 2010 | Reply

    @syana: dari segi umur gak ada masalah.. gigi yang bolong harus ditambal dulu. tindak pencabutan itu solusi terakhir… selain itu tergantung juga dgn kondisi susunan gigi. kalau memang ada yang perlu dicabut ya harus dicabut. itu pun ngga sembarang gigi (gigi yg dicabut adalah gigi geraham kecil di belakang taring).

    @bayu: coba datangi dokter gigi spesialis prostodonti (Sp.Pros) untuk melakukan restorasi gigi tsb. mencabut gigi depan ngga berbahaya… tapi kalau dicabut akan membuat anda ompong utk waktu yang lama.. pembuatan gigi palsu baru bisa dilakukan (dipasang) ketika susunan geligi sudah baik.

    @Linda: bisa saja yg diambil cuma kiri, jika memang kondisi gigi anda saat ini sudah tidak simetris (berat ke kanan). kalau memang yg advice Sp.Ort, oke2 saja.. secara keilmuan mereka kompeten, jadi gak usah khawatir… Anda boleh khawatir kalau yg bilang belum Sp.Ort. soal umur, yang sudah umur 40-an saja masih gak masalah kok buat pakai.

    @Winda: ya harus kontrol di tempat yang sama.. kontrol 3 minggu sekali (kecuali pakai damon, bisa 2 bulan sekali). lama pemakaian ya tergantung pada kondisi gigi anda dan kerajinan utk datang kontrol. rata2 1-2 tahun.

    @nit: sorry saya ngga bisa kasih rekomendasi.. yang pasti di jakarta selatan ada banyak…

    @lina: pakai gigi palsu atau orto itu tergantung dari kondisi gigi dan rahang.. coba konsultasikan dgn Sp.Ort terdekat. kalau anda tidak memerlukan perawatan ortodonti, ya jangan ditarik dgn kawat tuh gigi… pakai gigi palsu saja. pasanglah pada dokter yang tepat, yaitu spesialis prostodonti (Sp.Pros).

    @yonri: ngga usah dipikirin, itu urusan dokternya… pastikan Sp.Ort.

    @Ny.Darmaji: iya kondisi tersebut wajib dikoreksi oleh Sp.Ort. non Sp.Ort ngga punya kompetensi bagaimana mengkoreksi masalah rahang tsb. di PPDGS UI bisa kok minta dipasang yang Damon, tentu harga ya disesuaikan… ngga pake ngantri2 kok utk pasang di sana… kalau temannya “baru mau” ambil spesialis orto ya masih jauh… :D

  33. By Juni on Oct 2, 2010 | Reply

    Bagus kak post ny.

  34. By early_ on Oct 3, 2010 | Reply

    pembayarannya…ke drg, vera bisa dicicil g ya?!!!!!!!!!!!!!!!!thx info’a

  35. By ifa on Oct 6, 2010 | Reply

    mau nanya dunk: btw gigi saya juga di behel ,dicabut 4 atas bawah juga,skrg sudah selesai,tapi kok gigi saya yg sudah mundur itu terlihat gak seimbang sama tulang hidung ya? jadinya hidungnya keliatan besar,itu knapa ya?haha, apa kira2 yg hrus dilakukan? trims

  36. By susan on Oct 8, 2010 | Reply

    Pak Zikri,

    Mohon informasi. usia saya 31 tahun. Saya ingin memakai kawat gigi dengan alasan rahang gigi atas dan bawah agak maju. Apakah bisa di ratakan guna estetika? karena sepertinya jika dilihat dari bentuk gigi lumayan rapi dan sejajar.

    Mohon pencerahan.

  37. By aisha on Oct 8, 2010 | Reply

    gigi bawah saya dari kecil udah rapi.apa perlu buat dibehel juga bawahnya?saya ingin masang atasnya saja.bisa gak?dan merk apa yg bagus buat bracketnya?

  38. By Lia on Oct 9, 2010 | Reply

    mas mw nnya neh..
    gi2 sy yg atas na t agak jarang..
    kira2 klu sy psang behel t bakaln rapi g yah,,
    trus bkln rapat g’..

    kwat yg gmn yg hrus q pke buat ngratain gi2 q yg agk jrang,,
    coz q mw psang behel..

    trim’s bwt jawaban na..

  39. By Amrih on Oct 13, 2010 | Reply

    Mas sy mau tany..
    2 gigi depan atas saya agak maju, trus gigi seri di sebelah gigi taring atas yg kanan dan kiri masuk kedalam. Kalo pakai behel apakah ada yg akn dicabut..

  40. By dinda on Oct 14, 2010 | Reply

    saya mu tanya:: saya mempunyai masalah gigi, gigi saya trmask jns gigi kelincii dan terdapat i gigi gingsull…
    brp gigi yang akn di jacabut jika saya ingin membehell gigi saya???
    tolong atas jawabannya…
    terimakasih… :)

  41. By dinda on Oct 14, 2010 | Reply

    aya mu tanya:: saya mempunyai masalah gigi, gigi saya trmask jns gigi kelincii dan terdapat 1 gigi gingsull…
    brp gigi yang akn di cabut jika saya ingin membehell gigi saya???
    tolong atas jawabannya…
    terimakasih… :)

  42. By leo on Oct 15, 2010 | Reply

    Mas saya berencana memasang bracket gigi(behel) karena gigi bawah saya lebih maju dibandingkan gigi atas saya(alias cakil), padahal waktu saya kecil gigi saya normal dan mulai terasa berbeda waktu saya sma dan saya benar-benar awam soal masalah gigi, melewati bacaan diatas saya menjadi mengerti soal problema pemasangan kawat gigi. Oh saya hampir lupa mengucapkan banyak terima kasih atas info yang mas berikan melelalui web ini. Berhubung rumah saya daerah jakarta timur, jadi saya berminta konsultasi di PPDGS Orthodonti FKG UI Salemba. Saya mau bertanya apakah PPDGS Orthodonti FKG UI buka pada hari sabtu?. Dan apa bedanya bracket konvensional dengan damon system? Sekarang umur saya 23 tahun dan baru lulus kuliah, jika saya memamsang behel kira-kira membutuhkan waktu berapa tahun sampai gigi saya menjadi normal kembali? Dan sebaiknya jenis behel apa yang saya gunakan?. Maaf terlalu banyak bertanya. Terima kasih.

  43. By Pipi on Oct 26, 2010 | Reply

    saya pernah pasang behel permanent di RSAL thn 94-96 namun hasilnya tidak memuaskan karena saya sempat mengalami bunyi klek di telinga kanan setiap saya mengunyah makanan, bahkan parahnya sempat tidak bisa membuka mulut. akhirnya diselesaikan dg mengikir bagian gigi geraham sehingga ada pertemuan gigi atas dan gigi bawah yg baik
    pd waktu pemasangan behel ini, gigi saya dicabut cuma 1 dibagian bawah, sementara 2 gigi atas sudah dicabut pd wkt saya masih kecil (ini jg dlm rangka mau pasang behel di wkt kecil umur 12 thn)
    sampai sekarang saya masih pakai retainer utk gigi atas.
    sebenernya permasalahan gigi saya adalah pada rahang atas yg terlalu maju, jadi sampai sekarang pun rahang saya masih terlihat lbh maju dibanding yg bawah
    pertanyaan saya, apa dg pemasangan behel kembali bisa merubah rahang atas menjadi mundur?
    terima kasih

  44. By putra on Nov 3, 2010 | Reply

    mau tny nih mas, saya kmarin antar adik ke klinik ibni sina di durensawit.. untuk masang behel. adik saya langsung di pasang dan di cabut giginya yg disebelah kanan bawah dulu.. dan nanti 2 mg lg datang unntuk pencabutan 3 gigi lagi dan di rongsen. prosesnya bener ga tuh ya

  45. By Rahmat Zikri on Nov 4, 2010 | Reply

    @early: secara langsung ngga. tapi kalau mau pakai kartu kredit dari bank tertentu yg bisa diubah jadi cicilan tetap (sekali lagi, tergantung bank), ya terserah. intinya pembayaran yg diterima dokter tunai. kalau dicicil terus pas baru 2x cicil lalu menghilang, tekor dong dokternya >:)

    @ifa: sudah pakai behel dan skrg gigi jadi terlihat ngga seimbang? coba cek lagi, itu dokter yang mengerjakannya spesialis orthodonti atau bukan :)

    @susan: mestinya bisa. datang saja ke orthodontist terdekat.

    @aisha: datang saja dulu ke orthodontist utk dinilai kondisinya. saya ngga mau nyebut merk. cuma yang pasti, jangan mau pakai merk china. tau sendiri kan, apa aja bisa dibikin ama mereka… tentu dgn kualitas yg mengkhawatirkan. ada banyak tempat yg menerima pasang behel dgn biaya murah, salah satu cara menekan biaya adalah dgn menggunakan bahan KW5.

    @lia: gak bisa dikira-kira. mending datang ke orthodontist.

    @lia, @amrih dan @dinda: keputusan apakah ada gigi yg harus dicabut atau tidak bukan diperoleh dari konsultasi teks begini saja. harus dilihat.

    @leo: PPDGS Orthodonti UI hanya buka di hari kerja dan jam kerja. Damon biasanya digunakan utk kasus2 yang sulit. waktu pemakaian behel bergantung dari tingkat kesulitan gigi, kerajinan Anda utk kontrol sesuai jadwal dan ilmu yang dimiliki oleh dokternya.

    @pipi: pernah pasang? perlu dicek lagi beberapa hal.. apakah dulu yg masang orthodontist? kalau bukan, ngga heran jika hasil perawatan tidak selesai dgn sempurna. perlu dicek juga apakah dulu rajin kontrol dan sampai tuntas. kalau melihat keterangan anda yg sampai skrg masih pakai retainer, agak ajaib. sudah lebih dari 15 tahun! behel bisa dipakai utk mengkoreksi rahang. tapi kalau rahang maju ekstrim, tentu sulit dikoreksi dgn perawatan ortho biasa… salah satu solusi yg tepat adalah operasi rahang (biayanya mahal).

    @putra: idealnya proses pencabutan gigi dilakukan dgn cara mencicil. kalau diborong sekaligus bisa semaput. boleh2 saja asal stamina pasien kuat dan dilakukan oleh spesialis bedah mulut.

  46. By Mee on Nov 5, 2010 | Reply

    gan saya mw tanya..
    gigi seri saya agk ke ats dkit..
    jdi kelihatan tidak rata…

    itu law saya pake behel bisa rata lagi ga ya??
    thx

  47. By wulan on Nov 5, 2010 | Reply

    makasih sebelum’a buat info anda..
    gigi saya bisa terbilang cukup bagus dan rapih,,tidak ada gigi yang bolong atau pun renggang..
    tapi saya sangat tertarik untuk menggunakan behel(kawat gigi)..
    ada tidak behel yang hanya untuk fashion saja..???

  48. By vie on Nov 6, 2010 | Reply

    Makasih atas informasi berharganya.saya ingin sekali memasang behel krn gigi saya tdk rata n gigi atas agak maju.yg ingin saya tanyakan bisakah geraham atas bawah dicabut ttpi posisi gerahamnya yg ada ditengah,misnya geraham yg no 3 stlh gigi taring, soalnya geraham saya itu udh bolong n tambalannya besar.sdgkn klo dicabut geraham sblh taring kan sayang krn kondisinya msh bagus.makasih atas jwbnya :-)

  49. By Lie on Nov 7, 2010 | Reply

    Kak mao tnya gigi kelinci dpn maju bgt ud 12 thn & skrg umr 24thn,rata2 bs rapi brapa taun klo psg giwat? Truz klo dicabut bahaya ga buat saraf mata?? Cabut gigi dok special apa? Tq banget y bwt jwbny kak.. Sukses truz y.. :)

  50. By catur on Nov 11, 2010 | Reply

    makasih om atas infonya…..

  51. By roul on Nov 13, 2010 | Reply

    wow deskriptif n naratifnya bagus banget
    buat orang awam jadi ngerti dgn gamblang tentang “behel”

    emang perlu proses untuk sesuatu yang baik nantinya
    janga asal instan n praktis gak pake ribet

  52. By roul on Nov 13, 2010 | Reply

    mau tanya ni om….
    material buat behel yg dari golongan metal apa aja y om?
    trus yg dari porslen bedanya ma yg metal apa om?
    tandanya alergi mulut terhadap bahan behel metal apa om?
    kawat yg dipake behel dari bahan apa om?

    o i ya om

    bisa tolong di jelaskan “BEHEL DAMON”
    tentang proses pasang, material behel, kawat behel, bedanya ma yg behel karet, efektifitas n kualitas, efek samping, perawatan,,,,,

    hehe

    makasih banyak…

  53. By novi on Nov 20, 2010 | Reply

    waduuhhh..sayang skli br bc artikel ini. soalnya aku dah kadung kasi DP 500 rb ke dokter gigi yg ternyata bkn Sp. Ort, tp Sp.KG.. ga tau siihh… kirain smua dokter gigi bisa. tp abis bc artikel km, jadi takut berantakan lagi nanti. tp pasien2nya hasilnya bagus kok. apa dibatalin aja n cari dokter gigi Sp.Ort aja ya n ngerelain 500rb…jd bingung…

  54. By dewi on Nov 21, 2010 | Reply

    Duwh lengkap banget infonya, makasih ya pak? Tp aq telat ngebacanya nih.. Baru 1mggu yg lalu aq pasang kawat gigi dan ternyata dr kartu namanya cuma drg tok gada spesialis ortnya.. Jd takut nihh.. Mesti gimana ya?? Mana aq lg bermasalah ama pencabutan giginya nih.. Ceritanya kt dokternya gigiku ada yg abses terus harus dicabut eh ternyata ga bs kecabut terus skrg lg ga bs tidur nih krn senut2an.. Aq harus lari kemana ya pak??

  55. By valent on Nov 25, 2010 | Reply

    sy kepingin pasang behel.. cuma 2 gigi depan sy udah di crowning (krn pernah jatuh trus pecah ).
    masi bisa ga unutk di behel ya ..ntar gigi crowning nya rusak tidak ? soalnya crowning nya dr porselen ..thx

  56. By ela on Dec 3, 2010 | Reply

    mohon tanya kalau pertumbuhan gigi depan renggang, apa bisa diperbaiki hingga rapat. kami mohon petunjuk & saran dokter.

    terima kasih,

    ela.

  57. By exalanty on Dec 9, 2010 | Reply

    saya pengen pakai behel
    karena rahang bawah saya
    lebeh maju daripada rahang
    atas
    tapi harganya berapaya?
    maaf banyak nanya

  58. By ME on Dec 10, 2010 | Reply

    MAU TANYA
    ISTRI ANDA BUKAN PRAKTEK ? DIMANA ALAMAT LENGKAPNYA ?

    PEMASANGAN DI PPDGS ORTHO UI ITU RP. 5 JT UNTUK 1 BAGIAN GIGI ATAU SUDAH ATAS BAWAH ?

    MOHON INFONYA THX

  59. By putri on Dec 14, 2010 | Reply

    mas zikri . bagi info nya tentang PPDGS UI donk . kalo ga , saya bisa dapetin infonya dimana ? makasih :)

  60. By Tarra on Dec 14, 2010 | Reply

    terimakasih atas infonya..
    aku berencana mau pasang behel nih,
    tp aku takut, krna 1 dari gigi seriku yg atas goyang ( tidak kuat ) pasca kecelakaan setengah tahun yg lalu.. aku takutnya apa nanti pas pasang behel gigi itu akan copot dan ngga bisa tumbuh lg krna umurku udah 16th?

    trus, kalo aku melakukan bleeching gigi dan setelah itu selesai aku langsung pasang behel bisa ngga?

    kira2 setelah behel dipasang itu sakitnya brp lama ya? trus kata kakakku gigi2 yg dipasang behel itu tiap hari sllu goyang, apa nanti klo makan tetep aman?

    jangka perawatan normal berapa tahun ya, Kak?

    maaf kalo saya banyak tanyaak, hehe..
    semoga Kak Zikri berkenan menjawab..

  61. By Cy on Dec 21, 2010 | Reply

    saya mau tanya nih ,,
    saya sdang d behel ..
    tpi stiap bulan gigi saya diperkecil dgan proses dikikir .. ktanya itu lebih baik dripada dicabut..
    apakah sperti itu bnar?

    mksh atas inponya .. bgus bgt ..

  62. By satria on Dec 23, 2010 | Reply

    mau tanya ni..
    2gigi dpan bagian atas yg posisinya persis dbwh hdung yg satu sblh kanan posisinya maju karena trgeser gigi2 sblh knan jd posisi jg miring.. Kalo gi2 bgian bwh sy bner2 brntkan..
    kalo cm behel yg bgian atas bisa tdk ya ? Hrgnya brp ?
    krn jujur sy msh kesulitan biaya namun gi2 sy membuat sy tdk nyman dan bnar2 sedih..
    thx.. mohon dbls T.T

  63. By hana on Dec 25, 2010 | Reply

    nanya nich…kan gigi ata saya yang depan 6 biji agak maju kedepan kira2 1cm…kawat gigi apa yang cocok ya???truz cost yang mesti dikeluarin brapa ya??tq

  64. By nida on Dec 25, 2010 | Reply

    Maap saya mau tanya.,. Skrng saya lg di behel.,. Dlu sempet pake kawat dan di canut 2 gigi atas depan graham.,. Tpi gagal.,. Setelah itu saya di behel tpi ruangan gigisaya sudah tertutu.,. Jd saya di cabut lg 1 di belakang taring sebelah kiri.,. Nah sekarang dah mulai lurus tpi bengkok ke kanan jdnya duh jd deg”n pengen konsul ma dtr yg bener” ngerti.,. Soalnya pas saya cari” tau drt yg pasang behel saya haya dtr. Gigi anak.,. Tolong yaaaaa.,.

  65. By rara on Dec 25, 2010 | Reply

    gigi saya susunan nya sudah ckup bagus,apakah kalau saya pasang kawatgigi yg cuma untuk fashion (tdk menggerakkan gigi ),itu aman?

  66. By beby on Dec 29, 2010 | Reply

    Tq infonya. Awal januari nanti mau ke dr vera bawa bocah yg gagal dibehel di drg tanpa ortho. Sekalian bleeching gigiku.

  67. By uni on Dec 30, 2010 | Reply

    aku mau pasang kawat gigi….
    untuk pemasangna kawat gigi pasti ada merk kawat gigi kan???karena setiap dokter memasang tarif yang berbeda. yang mau saya tanyakan untuk merk/brand kawat gigi tsb dari segi harga sendiri yang bagus apa sih???
    minta info nya y………..
    thank

  68. By ndri on Dec 31, 2010 | Reply

    sblumnya mksih bwt informsi ni:)
    sya bru ngeh klo rhang bwah sya lebih maju dibnding rahang atas,
    trus sya dah konsul ke drg, sya disrankan bwt ke drg sp. ort di RSPADGS.
    trus bsa ga mslah gigi sya ni diatasi dgan pnggunaan behel ja? trus kira2 membutuhkan ktu berpa lama..?
    n kra2 juga brpa budget yg harus sya keluar kn?

    mksih:)

  69. By Shizuka on Jan 2, 2011 | Reply

    mau tanya nich..
    saya ada masalah dengan gigi depan bagian atas yang lebih maju kedepan..

    kira2 membutuhkan waktu berapa lama untuk kasus seperti saya??
    dan lagi apakah setelah penggunaan kawat gigi (setelah gigi saya rapih) kawat gigi dapat dilepas selamanya tanpa resiko gigi saya akan bergeser kembali ??

    mohon pencerahan..

  70. By feni on Jan 3, 2011 | Reply

    takut deh kalo misalnya setelah perawatan behel..pas dilepas gigi kita jarang2 gitu?mungkin gak sih?cz pernah liat org yg giginya jarang2 gitu setelah dipasang behel?itu knp yaa?apa semua bgtu?
    kanapa sewatu memakai behel gigi kita harus dikasih jarak semua?apa setelah dikasih jrak bisa rapat lg?

  71. By vistarf on Jan 4, 2011 | Reply

    ini nih lg iseng” nyari info ttg masang behel.
    untung jga nemu web ini :)
    harga 7,5 apakah udah harga yg wajar?
    gimana dg harga 3 juta, dan itu harga pemasangan behel yg udah dicoba sama temen” di skul ?
    binguuuuung -_-

  72. By apriliza on Jan 4, 2011 | Reply

    saya mau nanya…
    aku sekarang pake behel utk kedua kalinya..
    yg pertama waktu smp kelas 1 hasilnya rapi tapi gak ada pencabutan gigi..
    setelah beberapa thn gigi saya terasa maju (penuh, apa pengaruh gigi udah tumbuh semua jadi terasa monyong?
    jadi saya pasang lagi skrg(umur 24) dan dokternya bilang susunan gigi udah pas gigitan geraham juga udah pas,,jadi dia nyabut 4 geraham paling belakang (atas bawah)..plus ntar giginya d kikir gitu..
    yang saya bingung, kalo geraham paling belakang dcabut gigi saya bisa masuk kedalam gak ya??soalnya saya merasa monyong..
    makasih :)

  73. By apriliza on Jan 4, 2011 | Reply

    oh iya ada tambahan..
    katanya biar masuk k dalem gigi saya dkikir gitu..
    emg ngruh ya kalo d kikir??
    thx b4..

  74. By Rahmat Zikri on Jan 5, 2011 | Reply

    @Mee: gigi seri yang agak ke atas sehingga terlihat tidak rata bisa diratakan dgn behel.
    @Wulan: setahu saya ngga ada behel khusus untuk fashion.

    @Vie: memungkinkan saja untuk cabut gigi geraham tsb. tapi sebaiknya diperiksa dulu oleh orthodontist nya. masalahnya kalau yg dicabut geraham yg belakang, proses perawatan akan memakan waktu lebih lama dan lebih sulit (karena artinya semakin banyak gigi yang harus digeser)

    @Lie: lamanya perawatan bergantung pada beberapa hal: kerajinan pasien utk kontrol, pengetahuan dokter yg mengerjakan, behel yg digunakan dan tentunya tingkat kesulitan masalah seperti apa.

    @roul: beda bracket porselen dan metal terutama jelas di bahan. bracket porselen lebih ditujukan pada estetik (karena transparan). namun demikian, karena sifat bahan (porselen bertemu kawat), proses perapihan gigi tidak secepat kalau bracket terbuat dari metal. silahkan pilih :)

    selama ini istri saya belum menemukan kasus alergi terhadap behel metal, setidaknya karena bracket yg digunakan tentu berkualitas baik. secara teori behel yg terbuat dari stainless steel tidak menimbulkan alergi. entah kalau yg dipakai adalah bahan behel murahan yg tidak jelas asal-usulnya. jadi, berhati-hatilah.

    sedangkan behel damon menggunakan bracket yg tidak membutuhkan karet pengikat.. selain itu juga menggunakan kawat berkualitas tinggi yg memiliki kelenturan yg lebih baik. akibatnya proses perawatan menjadi lebih cepat. waktu kontrol ke dokter gigi juga bisa lebih jarang (kontrol 3 minggu sekali pada penggunakan bracket biasa lebih karena usia optimal karet ada di situ, jadi harus ganti karet). tapi karena kualitas kawat lebih tinggi, tentu harga lebih mahal (bisa 2x lipat).

    @novi: kalau saya jadi anda, sudah kadung DP 500rb yg ternyata bukan ke Sp.Ort, lebih baik rugi 500rb-nya daripada lanjut tapi kemungkinan menanggung kesalahan perawatan seumur hidup, atau sampai anda perbaiki kembali giginya di Sp.Ort. perlu dicatat, merawat gigi orang yg sudah pernah melakukan perawatan ortho pada non-Sp.Ort itu lebih sulit ketimbang memperbaiki gigi orang yg belum pernah melakukan perawatan orthodonti sebelumnya.

    @dewi: kalau lagi bengkak dan bernanah begitu seharusnya tidak dilakukan pencabutan gigi. coba ke spesialis bedah mulut (Sp.BM).

    @valent: kemungkinan crown gigi anda akan rusak (sekurangnya menjadi agak kasar).

    @ela: untuk kasus gigi renggang juga bisa diperbaiki lewat perawatan orthodonti

    @exalanty: untuk kasus rahang bawah lebih maju daripada rahang atas mesti dilihat dulu seberapa jauh majunya. semakin besar jarak majunya akan semakin sulit, yang berkorelasi dgn perawatan dan peralatan yang harus diimplementasikan. konsekuensi logisnya ya pada biaya. lebih baik datang saja dulu utk konsultasi ke Sp.Ort.

    @ME: lihat scan kartu nama istri saya di bagian bawah posting di atas. biaya pemasangan yg benar itu sudah 1 paket, atas dan bawah. kalau ada yg menawari harga atas saja, pasti ngga bener.

    @putri: bilangnya jgn PPDGS saja, tapi PPDGS Ortodonti (karena ada PPDGS yg lain /Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis). Datang saja ke FKG UI di Jl. Salemba. sampai di situ tanya di mana klinik PPDGS Ortho.

    @tarra: soal gigi yg goyang, lebih baik dilihat dulu. ngga masalah sebelum pakai behel di-bleeching terlebih dahulu. pemasangan yg benar seharusnya sakitnya sebentar saja, karena seharusnya gigi digeser sedikit demi sedikit.

    @Cy: yg masang Sp.Ort bukan? sebenarnya lebih baik dicabut dan digeser giginya daripada dikikir. secara logika saja, gigi yang dikikir artinya akan semakin ‘tipis’. semakin terkisir gigi anda, akan semakin sensitif terhadap rasa (terutama dingin).. lebih mudah ngilu.

    perlu diketahui pula bahwa walau pun diperbolehkan, ada batas maksimumnya. pada satu sisi gigi sebanyak2nya hanya boleh dikikir sebesar 0,25mm. jadi pada 1 gigi sebanyak2nya hanya mendapatkan tambahan space sebesar 2 x 0,25mm = 0,5mm (catat, 1/2 mm). anda butuh space berapa besar? kalau gitu ada berapa gigi yg harus dikikir? semakin banyak gigi yg dikikir, semakin sensitif (mudah ngilu).

    @satria: perawatan ortho yg benar itu harus bisa mempertemukan gigitan gigi atas dan bawah. jadi harus pasang dua-duanya. kalau soal biaya, lebih baik pasang di kampus yang ada FKG nya (terutama yg memiliki program spesialisasi orthodonti), misal di UI, Unpad, Unair, UGM, Unbraw, USU, dsb. daripada pasang asal murah di tempat yg tidak kompeten (bukan Sp.Ort, apalagi tukang gigi di pinggir jalan).

    @hana: soal kawat gigi apa yg cocok itu urusan dokternya nanti setelah diperiksa. jadi lebih baik kunjungi dulu Sp.Ort untuk konsultasi.

    @nida: kasus gigi anda yg jadi ngga simetris adalah masalah klasik karena yg mengerjakan bukan Sp.Ort. kalau mau diperbaiki ya terpaksa pasang ulang di Sp.Ort. artinya semua biaya yg pernah dikeluarkan sia2.

    @rara: sekecil apa pun, pasti behel berpengaruh terhadap gigi..
    @uni: yg pasti harga tidak menipu. ada harga ada kualitas. maaf sy ngga bisa iklan merk di sini.
    @ndri: lihat jawaban saya utk @exalanty di atas

    @shizuka: lihat jawaban sy untuk @exalanty di atas. setelah kawat gigi dilepas, masih harus menggunakan penahan (retainer) selama bbrp bulan utk memastikan gigi tidak bergerak kembali ke arah semula.

    @feni: selama dirawat oleh orang yg kompeten, ngga akan jadi jarang2. semua harus dimulai dari perencanaan dan pengukuran yg baik. bukan asal pasang. kalau setelah perawatan jadi jarang2, silahkan cek pasti yg masang bukan Sp.Ort.

    @apriliza: mungkin analisis dokter anda kemungkinan gigi maju (monyong) karena terdorong oleh gigi bungsu yang belum keluar. selama ybs Sp.Ort sah-sah saja.

  75. By nia on Jan 6, 2011 | Reply

    hallo mas rahmat,, mau tanya klo di PDGS ortho di UI kena biaya berapa yah sekarang?? thx

  76. By meta on Jan 7, 2011 | Reply

    kak, mo nanya.. Gigiku dpan bagian dlm kan byk keraknya.. Klo mau psg kwt gigi apa prlu brsihin kerak dulu..? Pngaruh gk ama hslnya ntar.. Gigiku gk rata n jd trlihat agk maju.. Ap msh bs d prbaiki.. En Kira2 ada gk ya dokter yg mau d byr dg cicilan..?
    Mohon pnjelasanya y kak

  77. By Rahmat Zikri on Jan 9, 2011 | Reply

    @nia: 5 juta
    @meta: dibersihin aja dulu. soal cicilan, tergantung dokternya. kalau punya kartu kredit, ada bbrp bank yg bisa mengubah tagihan menjadi cicilan bbrp bulan. itu akan lebih gampang.

  78. By sakinah on Jan 9, 2011 | Reply

    kalo mau pasang behel di tmpt ddkter vera kejauhan,kira kira dilampung dokter gigi yg aman apa dan hargnya skitar brapa ?

  79. By Rahmat Zikri on Jan 9, 2011 | Reply

    @sakinah: saya ngga tau siapa saja dokter gigi spesialis ortodonti di Lampung. yg saya temukan di Internet setidaknya ada: drg. Budiono, Sp.Ort (samping Bakso Sony I, di Jl. Kartini) dan drg. Eddy Sp.Ort (di Vila Citra, tepatnya di apotik dekat pintu masuk).

    pada prinsipnya siapa pun dokternya, asal ada Sp.Ort di belakang namanya bisa dijamin aman secara ilmu dan profesi.

  80. By caca on Jan 11, 2011 | Reply

    Aq Mau tnya dong,kpngen pasang behel niii…
    Alna disamping gigi klinci yg sblah kanan udah trkikis gtu takutnya lama-lama smakin lebar masa jd ompong didpn :(
    kira2 baiknya itu ditambal atau dicabut yah?

    Klo gigi bawahnya kanan kiri sudah ada yg bolong, bsa kah pakai behel?

    kira2 kalau di dok vera biayanya brpa yah?

    trima kasih.

  81. By bena on Jan 11, 2011 | Reply

    Ka mau nanya, ahli ortodonti di PKM UI bagus ga yaa ka ? Soalnya dari jawaban2 di atas kan sll ngmongin FKG UI aja. Kalo di PKM bagaimana?

    Terima kasih :)

  82. By astried on Jan 12, 2011 | Reply

    alo mas rahmat , sy mau tanya biaya psang atas bwh,kontrol d PDGS ortho UI sama ga dgn di PDGS ortho UGM?kalau berbeda brp bi.d PDGS ortho UGM?
    Terima kasih…

  83. By zho on Jan 12, 2011 | Reply

    mau tanya dunk. ku lagi pasang kawat gigi atas dan bawah. untuk gigi atas, uda rapi. sedangkan gigi bawah, karena kekurangan ruangan, gigi tidak bisa bergeser. solusinya, gigi graham bawah kanan setelah taring dicabut.

    pertanyaannya:
    jika nantinya gigiku rapat/rapi kembali, maka antara gigi seri atas dan bawah asimetris dunk, karena ada 1 gigi bawah kanan yang hilang. apa yang harus ku lakukan untuk membuat gigi seri atas dan bawah simetris? apakah harus mencabut gigi graham setelah taring yang kiri juga?

    terimakasih untuk jawabannya.

  84. By iang on Jan 13, 2011 | Reply

    maaf aq mau tanya neh,
    yg kisaran 5 jtan itu buat atas bawah atw salah satunya aja ya?
    mksh

  85. By iang on Jan 13, 2011 | Reply

    oh ya, ada rekomendasi g, buat dokter gigi ahli orthodonti di bogor atau di bandung?
    mksh

  86. By defi on Jan 13, 2011 | Reply

    mas ada rekomendasi klinik dokter gigi spesialis daerah depok gak??

  87. By An on Jan 19, 2011 | Reply

    mas…switt bgt..ktmu dokter vera dimana..bisa jadi istrii juga…xixiixiii…

    gigiku lumayan rapi tapi kayanya perlu pake behel deh .. kalo senyum kurang PD… bayar ahli orthodonti tergantung masalah giginya atau pukul rata sama semuaa…

  88. By stevanie on Jan 28, 2011 | Reply

    saya mau pasang mental braket (USA)
    kira” harga behel’y berapa n biaya pemasangan’y berapa?
    dan yg bagus pasang d mna
    itu drg vera susanti T,sp org bagus ga yg ada di c bubur……
    tolong ya d blz saya pgn bgt pasan behel dl prnah pasang tp gagal

  89. By otnil on Jan 28, 2011 | Reply

    Bu pcr saya umur 22 msh bs ga untk psng kwt gigi,,,minta referensi dr ortodontist d solo jateng atau yogya

  90. By Tiara on Jan 30, 2011 | Reply

    wah, bagus banget infonya mas.
    tapi sayang, ini udah terlambat saya bacanya.
    saya sudah pakai behel 1 tahun, tapi sama sekali gak ada perubahan yg lebih baik. malah gigi atas saya makin maju.
    waktu itu saya pasang drg di RS Amb**** Bandung
    karena saya memang kurang tahu soal gigi, dan teman saya bilang bagus jadi iya aja. waktu itu pertama ketemu langsung cetak gigi, dan rontgen. lalu pertemuan berikut langsung pasang kawat. dan tidak ada pencabutan gigi sama sekali. :(
    saya tidak tahu harus berbuat apa sekarang. orang tua saya pun sudah marah2 karena saya yang asal pilih dokter. mau pindah pun bingung ngomongnya ke dokter yang lama.
    mohon sarannya ya :)

  91. By ghani on Jan 31, 2011 | Reply

    maaf saya mau nanya nih.
    saya mau pasang behel tapi bingung di mana.
    nah kalau di drg.vera pasang behel Rp 5juta atau lebih ya ? trus biaya perawatannya berapa ya ?

  92. By Varra Novia on Feb 2, 2011 | Reply

    Halo mas aku mau tanya ,aku masih kelas 1 SMP, gigi aku gak tonggos tapi berjarak gitu aku suka gak pede sm temen2 aku ,jadi aku pengen pake behel !
    Tapi kira2 kalau masalahnya begitu harga behel-nya berapa ya ?? Tapi bukan behel yang dari cina ….
    Terus apa mending aku pake behel yg bisa dilepas aja ??
    mohon infonya n trims :)

  93. By diana on Feb 5, 2011 | Reply

    malem dok, salam kenal saya dian umur sy 30 th. dok sy punya keluhan,susunan gigi bwh sy jd renggang dan terasa ngilu. yg mau sy tanyakan apakah sy perlu memakai kwt gigi? apa yg menyebabkan gigi saya jd renggang? (awalnya rapi) terima kasih atas penjelasannya

  94. By janah on Feb 5, 2011 | Reply

    makasih banget mas zikri buat infonya, q memang mau pasang behel tapi masih bingung mau pasang dimana. setelah baca artikel ini q ga ragu buat pasang d FKG UI. doain ya smoga pasang behelnya berhasil ^^

    oh iya q mau tanya mas, gigi bawah q kan agak bertumpuk gitu, itu kira2 bakal dicabut atau dikikir ya? ada pengaruh ke syaraf mata ga mas kalo gigi dicabut?

    makasih^^

  95. By icha on Feb 6, 2011 | Reply

    mas, aku mau tanya. kalo dokter yang gelarnya M.Kes itu kompeten tidak untuk pasang braces? karena kalo berdasar keterangan si dokter gelar M.Kes itu di kampusnya (kuliah di trisakti dokternya)bisa dibilang spesialis.
    mohon pencerahannya mas, karena aku udah pasang braces dengan dokter itu dengan biaya yang gak sedikit :(

  96. By lala on Feb 9, 2011 | Reply

    Mau nanya ni…
    Saya kan bentuk gigi saya miring ke kiri.. Bentuk muka saya jd g simetris.. Apa ini ada hubunganya yah?? Trus kalo mau pakek kawat gigi ini bisa benerin bentuk muka yah biar lebih simetris gt?? Makasih yah :)

  97. By mardy on Feb 10, 2011 | Reply

    dok, sya mao tny.. sya mao pasang kawat gigi krna gigi sya terkesan tdk rapih, tetapi ada 2 gigi yg sudah rusak dan jg gigi saya sdh berplak, kira2 msh bs tdk dok untuk memasang kawat gigi?

    thank’z b’4 :)

  98. By anggraeni on Feb 15, 2011 | Reply

    sy DRG GP surabaya

    maav hny sedikit menambahkan,
    sy sgt mrasa miris skali melihat byk bracket/behel yg skrg marak dperjual belikan scr bebas bhkn dperjual belikan scr ol.
    aplg skg byk yg menyertakan scr 1paket dg kawatnya.pdhl, utk tiap kasus dbutuhkan tindakan yg berbeda.mslh spt itu sudah memberikan edukasi yg salah kpd kbykan masyarakat.utk diketahui bahwa diagnosa yg salah akan memberikan rencana perawatan yg salah jg dan akan menghasilkan hasil yg tdk memuaskan.
    jgn tergiur dg hrg murah!!
    bagi kaum awam,byk dr mrk yg tdk tw apakah itu hny beda kualitas ataukah itu brackt bekas.bagi mrk yg tergiur hrg murah d tukang gigi spt yg skg sdg marak dperbincangkan,hati”lah dg bracket bekas!
    memang bnr bhw tdk tiap DRG mempunyai skill utk tindakan orto.apalagi tukang gigi yg dr skill,legalitas bhkn tindakan sterilisasinya tdk memenuhi standard kesehatan.
    di depan rumah saya bahkan ada tukang gigi yg memasang plang besar bertukiskan ‘menerima kawat gigi’ dg hrg 2jt bs dtawar.
    ini pilihan bagi qt.silahkan putuskan sdri pilihan anda yg mnrt anda itu bnr.tp hendaknya untuk tindakan bracket/behel,cabut,gigi palsu maupun tambal pergilah k DRG yg kejelasan ijin prakteknya bs dpertanggung jawabkan.mgkn dr segi hrg memang lbh mahal.tp prl diingat bhw utk tindakan bracket ‘ada uang ada brg’,berpeganglah pd prinsip itu.utk tindakan cabut atw tambal murah silahkan datang k puskesmas terdekat dg hrg murah dan standard kesehatannya sudah memenuhi.
    trimakasi

  99. By lia on Feb 17, 2011 | Reply

    dear,
    Mas Zikri

    mas, sebelumnya saya bingung mau tanya siapa, setelah lihat web mas zikri mudah2an dapat pencerahan.
    Mas, 2 gigi depan saya sudah terpasang gigi palsu 7 thn yg lalu, dulu memang blm ada kawat gigi sebagus skrg, saya menyesal pasang gigi palsu tsb.
    Saya mau tanya ke mas Zikri, masih bisa ga di pasang kawat gigi pada gigi saya?.terimakasih sebelumnya mas…infonya sgt berarti buat saya.

  100. By aiu on Feb 17, 2011 | Reply

    Tq info .. Aku ru berusia 16 thun .. Awal msuk SMA aku mengalami kecelakaan yg menyebabkn 2 gigiku ptah .. Tepatnya gigi seri sebelah kanan rahang atas dan gigi seri sebelah kiri rahang atas .. Hanya spasi 1 gigi ato d antara kedua gigi yg ptah itu 1 yg aman .. Saat itu dtr. menyarankan untuk d tambal .. Krna aku malu ,, tanpa pikir panjang aku mengiyakan .. Saat itu aku memutuskan untuk tambal 1 gigi saja karna sangat parah dan nampak jelek jika trsenyum .. Lalu aku mengalami sedikit keganjelan/infeksi pada gusi .. Seperti jerawat jika d sntuh akn trasa skit dan menyebabkn bibir bnkak .. Setelah konsul lgi ,, dtr. blongin tambalan gigiku .. Dan di beri obat yg kmudian d tambal lgi .. Saat itu aku jg memutuskn untk tambal gigiku yg 1 lgi .. Stlah d tmbal gigiku suka terasa nyilu jika minum yg trlalu dingin/es gtu .. Slain itu gigi yg d tambal klihtan tdk rapi krna agak maju .. Apa yg hrus aku lakukn agar mslah pda gigiku bsa d atsi dgn bnar ?? Ap dgn psng behel bsa d atsi ?? Sblum kclaan aku tdk ad mslah dgn gigi .. Saat d periksa ,, dtr. mengakui gigiku yg rapi ;) .. Ad ge mslah beberpa bulan yg lalu aku trkena tonjokkn adeku yg keras tnpa sengaja d bgian kanan rahang bawah … Sejak itu kadang terdengar bunyi klek pada pangkal rahang dekat
    telinga saat mengunyah … Ap itu berbahaya ???
    Dari pngalamn N msalahku .. Ap yg hrus ku lakukan ?? Biar bsa normal ge …. :'(

  101. By Fiesty Utami on Feb 21, 2011 | Reply

    mas, makasi infonya,
    senang sekali apalagi begitu membaca mas menjawab smua pertanyaan, smoga pertanyaan ini mas jawab juga, karena saYa sudah menangis seharian ini mas, bingung dan takut.
    saya sudah memakai behel permanen atas_bawah selama 6bulan, masalah gigi saya hanya ingin merapatkan 2 gigi depan dan agak menarik gigi atas karna rahang atas agak lebih maju. tadi pagi, saya ditanya dokter saya (dg Sp Ortho di rsud):“kurang ke dalem ga giginya?” saya jawab:”ia kurang, pengen ditarik kedalem aja”. Kmudian dokter mencabut 1gigi dulu, minggu dpn berturut2 akan dicabut gigi satu persatu sbanyak 4, 2atas 2bawah. Skarang gigi saya baru dicabut 1, yang membuat saya gelisah sekarang adlh:
    1.Sbelum dicabut, suster menyuruh saya menandatanganisurat pernyataan,tapi saya tidak membacanya. Namun ketika saya bertanya pada kakak saya yaNg ditangani dokter dan tempat yg sama, ia tidak pernah mendatangani pernyataan apapun. Kakak saya juga apabila akan dicabut, dokter langsung mencabut tanpa bertanya padanya. Apa di tempat praktek istri mas, menandatangani semacam surat perjanjian/pernyataan jg?
    2. Kakak saya bilang, gigi yang terlalu ke dalam, akan jadi jelek nantinya, apa benar? Jadi manyun, bagi yang bibir tebal?
    3. Saya jadi menyesal mas. Gigi saya cuma ada spasi aja di antara 2gigi atas, kayak kelinci. Dan orang2 bilang ga nongol. Ga pernah sakit gigi dan susunan atas bawah rapi. Tapi kini jika saya tidak ingin melanjutkan, toh gigi saya sudah hilang satu, geraham depan yg atas. Malah saya berencana pake gigi palsu. Pengen makin cantik malah kehilangan aset yg dibanggakan,, atau saya melanjutkan mencabut 3 gigi ini?
    Mohon dijawab,
    Terima kasih ,

  102. By rhyna on Feb 22, 2011 | Reply

    memang pasang behel di dokter gigi mahal
    dan di ahli gigi murah

    jadi maksud ringksan pemberitahuan tersebut
    menjelaskan bahwa pemakaian behel di ahli gigi malah akan menyebabkan gigi lebih berantakan???

  103. By behelmania in bali on Feb 24, 2011 | Reply

    Aduuhh..baru nyesel baca blog ini,saya udah terlanjur pasang behel and sudah berjalan 2 tahun lebih.. saya pasang bulan SEP08.
    dokternya janji 2 taun aja udah selse tapi..sampe 2 taon lebih ini blom selesai.
    gigi atas saya mau rapih,tapi gigi bawah ini susunan nya jelek. tidak seperti huruf U melengkung spt ilustrasi gambar diatas..
    saya memutuskan cabut aja kawatnya,and kalo ada rejeki saya mau ke drg.spesialis orto aja.
    bayar lebih tapi selamet..
    ada yg punya referensi drg.spesialis orto di bali yg bagus ga?
    tku..

  104. By Bee on Feb 24, 2011 | Reply

    Pak, aku mau pasang behel di ahli ortho. Istri bpk tau ahli ortho yg buka praktek di daerah Jakarta selatan / ciputat gak pak…??? butuh jawabannya pak.. terima kasihh sebelumnya ^^…

  105. By Rahmat Zikri on Feb 26, 2011 | Reply

    @caca: cabut gigi harus selalu menjadi alternatif terakhir. selama masih bisa dirawat/diperbaiki, dokter akan merawat/memperbaiki gigi tsb terlebih dahulu. gigi yang bolong harus ditambal terlebih dahulu sebelum pakai behel. kalau mau datang utk konsultasi dulu silahkan.

    @bena: silahkan ditanyakan langsung di PKM UI.

    @astried: sepertinya di UGM lebih murah.

    @zho: belum tentu asimetris, tergantung kondisi awalnya seperti apa. jika dokter yg merawat anda Sp.Ort, tidak perlu khawatir..

    @an: bayaran awal itu relatif sama (tergantung merek dan jenis bahan yg digunakan). kalau memang giginya relatif sudah rapih, tentu tidak dibutuhkan perawatan yang lama… konsekuensi logisnya adalah tidak perlu datang untuk kontrol sampai bertahun2 (misalnya). jadi tentu lebih murah dibandingkan dgn mereka yg kasusnya sulit (gigi berantakan) bukan?

    @stevanie: silahkan datang saja ke klinik untuk konsultasi terlebih dahulu

    @otnil: tidak ada batasan usia

    @tiara: coba datang ke FKG Unpad yang di Jl. Sekeloa, Bandung.

    @varra novia: harga behel yg wajar sudah saya ceritakan di tulisan di atas. harga di kampus saja 5 jutaan. kalau ada yg menawarkan dgn harga jauh di bawah itu perlu hati2.

    @diana: gigi yg awalnya rapih tapi kemudian menjadi renggang bisa saja karena memang ada ruang kosong (misal akibat ada gigi yg dicabut), sehingga gigi-gigi yang lain jadi bergeser. untuk mengembalikan posisi menjadi tidak renggang tentu harus pakai kawat gigi. setelah itu harus pasang gigi palsu untuk menutup ruang yang ada.

    @janah: lebih baik dicabut daripada dikikir. ngga ada pengaruh ke syaraf mata selama dilakukan oleh dokter yang kompeten.

    @icha: M.Kes adalah gelar magister, bukan gelar spesialis. jadi tidak ada kaitannya dengan kompetensi ini.

    @lala: pada kasus gigi yang miring dan mengakibatkan bentuk muka tidak simetris, ngga ada alasan lain untuk tidak dirawat oleh spesialis orthodonti. pada kasus seperti ini bisa terlihat bahwa urusan kawat gigi tidak sekedar asal terlihat rapih.

    @mardy: gigi yang rusak mesti diperbaiki terlebih dahulu

    @anggraeni: thanks :)

    @lia: bisa saja. tapi salah satu konsekuensi yang sangat mungkin terjadi adalah gigi palsu tsb terpaksa dilepas terlebih dahulu. nanti kalau sudah rapih, harus pasang baru lagi.

    @aiu: bunyi klek pada pangkal rahang tidak bahaya, hanya menimbulkan ketidaknyamanan.. biasanya bisa dihilangkan dgn melakukan perawatan behel di ortodontist. datang saja ke ortodontist terdekat.

    @fiesty utami: 1. lho kenapa ngga dibaca dan ngga ditanyakan ke suster/dokter-nya? menurut saya sih ngga apa2 kok, seharusnya memang begitu utk setiap tindakan medis di mana pun. hanya kadang terlupa/terlewat. 2. kalau kakak anda Sp.Ort saya bisa percaya. 3. selama dokter tsb benar Sp.Ort, ngga ada masalah lanjutkan dgn 3 gigi yg lain.

    @rhyna: maksud dari tulisan ini adalah jangan hanya tergiur oleh harga murah. memasang kawat gigi itu tidak semudah yang dibayangkan. kawat gigi ada berbagai ukuran (ketebalan kawat) yg memiliki sifat berbeda2 utk digunakan pada kasus2 yang berbeda2 pula… jadi kalau asal pasang hasilnya malah makin parah.. bisa jadi memang terlihat rapih, tapi ternyata tidak simetris, atau ternyata antara gigi atas dan bawah jadi berjarak gigit, dsb.

    @all: mulai saat ini saya tidak bisa menjawab satu per satu pertanyaan tentang rekomendasi dokter gigi spesialis orthodonti di mana pun.

  106. By marmuth on Feb 26, 2011 | Reply

    Dear Mas Zikri,
    Saya mau tanya. Itu kasus yg seperti foto di atas (posisi ada gigi seri di dalam) selesai brp lama ya?
    Kalo umur sudah 24 thn total perawatan kasus spt itu butuh waktu brp lama ya mas?
    Btw ada teman yg pasang behel di sebuah klinik kampus d jakarta, hargany 3juta. Sebenarnya, apakah ada PPDGS Orthodonti dengan harga yg segitu?
    Oia, saya mau minta penilaian mas/istri untuk posisi behel saya dong, sesuai atau tidak..krn saya ragu..
    kalo boleh saya kirim fotonya.
    Thanks a lot

  107. By Rahmat Zikri on Mar 3, 2011 | Reply

    @marmuth: utk kasus seperti foto di atas butuh waktu 2 tahunan (kisaran 2,5 tahun).

    PPDGS Orthodonti secara resmi di Jakarta hanya ada di UI. namun di Trisakti juga ada program sejenis, tapi belum disahkan oleh Ikorti, jadi belum boleh mengeluarkan gelar Sp.Ort.

    maaf, ngga bisa memberikan penilaian dari foto. ada banyak faktor yang mesti dilihat (arah sudut, dsb), termasuk foto rontgen, dll. lebih dari itu, rasanya kurang etis kalau menilai pekerjaan orang lain. kalau sudah dilihat dan dinilai lalu buat apa? :)

  108. By maya on Mar 3, 2011 | Reply

    saya udah masang behel di dokter gigi di klinik ,, cuman dokternya masih muda bgt apa itu bagus ??
    mohon rekomendasinya dnk dokter gigi yg benar di daerah jakarta selatan dnk ?

  109. By tyo on Mar 7, 2011 | Reply

    rahmat zikri:
    saya mahasiswa fak. hukum…
    ingin menulis tugas akhir mengenai pemasangan behel oleh perawat gigi…
    setau saya,, yang berwenang hanya Sp.Ort…

    saya mau nanya..
    seberapa kompeten perawat gigi untuk memasangkan behel?
    hal buruk apa yg bakal terjadi,,???

    terimakasihhhh……..
    hheee…

    dimana saya bisa dapatkan standar profesi Sp.ort lengkap dg wewenangnya,,,,
    (yang bs di dwonload)..
    heheheheh……

  110. By Rahmat Zikri on Mar 8, 2011 | Reply

    @maya: muda atau tua bukan ukuran, yang penting memiliki kompetensi atau tidak. istri saya sudah lulus jadi Sp.Ort di usia 27 tahun.

    @tyo: perawat gigi tidak memiliki kompetensi apa pun terkait pemasangan behel. sama saja seperti “ahli gigi” yang tidak memiliki dasar ilmu apa pun yang menunjang pemasangan behel tsb. jadi resikonya ya sama saja.

    untuk standar profesi, coba cari di perpustakaan.. saya bisa bantu sebut beberapa:

    – “Penyelenggaraan Praktik Kedokteran yang Baik di Indonesia dilengkapi dengan Peraturan Teknis Terkait”, Konsil Kedokteran Indonesia, diterbitkan oleh Departemen Kesehatan RI, 2008.

    – “Standar Kompetensi Dokter Gigi”, Konsil Kedokteran Indonesia.

    – “Pedoman Program Adaptasi Dokter Gigi/Konsil Kedokteran Indonesia Dokter Gigi Spesialis Warga Negara Indonesia Lulusan Luar Negeri”, Konsil Kedokteran Indonesia, 2009.

    http://www.ilunifk83.com/t252-konsil-kedokteran-indonesia

  111. By Faizal on Mar 15, 2011 | Reply

    Saya ucapkan banyak terima kasih untuk artikel yang berkualitas serta jawaban yang edukatif sekali (walaupun saya belum pernah bertanya sekalipun :P ). Sukses selalu untuk Mas Rahmat Zikri dan istri.

  112. By syarif hidayatulloh on Mar 20, 2011 | Reply

    boleh tanya ga???? berapa harga semuanya,, agar gigi kita bisa beres,, dan boleh minta alamat nya dong

  113. By Lie on Mar 25, 2011 | Reply

    Thx bgt buad jwbny kak Rahmat Zikri :) & blog tny jwb ny jg oke2 jwbn’nya.. Sukses truzz ya bwt blog nya.. :)

  114. By dhita on Mar 26, 2011 | Reply

    aku mu tny,,gigi ku kan g rapih nih… dan juga gigi gerham bwah knan yg penting untuk pengaitnya harus dicabut karena sudah bolong parah,ku sudh konsul kedokter,,katanya dokternya nyerah karena untuk gigi bawahnya susah untuk pengaitnya…gimana tuh?ada solusi nya ga?aku konsul dgn drg biasa…kira2 di ui itu bisa ga ngatasinnya…plis tolong bgt infonya…tnx

  115. By putri on Mar 26, 2011 | Reply

    mas Zikri, kbetulan saya lagi cari2 info ttg behel nih, untung nemu blog ini, saya mau tanya, saya berminat pasang behel krn gigi atas dan bawah tidak sejajar jadi menyebabkan muka saya tdk simetris(rahang bagian bawah miring ke kanan),apa bisa dikoreksi dengan menggunakan behel sehingga jadi simetris?apakah usia berpengaruh thdp lamanya pemakaian behel?
    krn usia saya sudah 20an..oia satu lagi,
    gigi geraham bawah blakang kanan dan kiri saya lama sekali tumbuhnya,baru muncul sedikit dan sdh 3 thnan masih segitu2 aja, apa itu harus dioperasi(dicabut) sebelum pasang behel? maaf krn banyak pertanyaannya,mohon di jawab ya mas, trimakasih

  116. By mbii on Mar 28, 2011 | Reply

    bersyukurlah saya menemukan blog ini sebelum pasang kawat gigi :)
    saya mau bingung nih kan jumlah gigi org dewasa ada 28 yah??kalo mau dipasang behel giginya dicabut 1 aja yg atas itu gpp??

  117. By fitri on Mar 29, 2011 | Reply

    sy baru saja mw rencana pasang behel d karenakan gigi atas yg d dpn kurang rapi…. tp sy takut soal na sy ada gigi lubang… kira2 ada resiko na tidak…???

  118. By Aiu on Apr 1, 2011 | Reply

    Sya tinggal d meruke .. Rncanya bulan juni ke jkta tp hanya 1 bulan .. Kira2 bgusnya psg behel kyak gmna ?? Brpa hrganya ?? Ap hrus d kontrol trs ??

  119. By ana on Apr 2, 2011 | Reply

    ass..
    saya baru baca artikel ini, sangat bermanfaat bagi yang berencana memasang behel…
    btw, saya sudaah melakukan persetujuan dan perjanjian masang behel dengan Sp.BM . saya tidak tau klo sebaiknya harus ke sp.ort , krn kmrn sdh trlanjur bedah mulut dengan beliau. jadi sekalian.. menurut mas zikri gmn?

    trimakasih,,

  120. By Rahmat Zikri on Apr 8, 2011 | Reply

    @dhita: datang saja dulu ke klinik orthodonti UI salemba

    @putri: usia tidak berpengaruh terhadap lamanya perawatan. jika memang wajah tidak simetris karena susunan gigi, mestinya bisa dikoreksi dgn perawatan behel.

    utk gigi geraham bungsu yg belum muncul sempurna, coba dikonsultasikan dgn dokter gigi (akan lebih baik jika dilakukan foto rontgen terlebih dahulu supaya bisa terlihat posisinya di dalam gusi).

    @mbii: yg menentukan berapa jumlah gigi yang harus dicabut adalah dokter gigi orthodonti. keputusan ini ditentukan dari hasil analisis ruang utk perawatan.

    @fitri: gigi yg berlubang mesti dirawat terlebih dahulu

    @aiu: kalau ke jkt cuma sebentar dan tidak kembali lagi secara rutin tiap bulan untuk kontrol, lebih baik tidak usah pasang.

    @ana: saya sudah menjelaskan di atas. keputusan di tangan anda :)

  121. By ana on Apr 10, 2011 | Reply

    berarti semua umur bs pakai kawat gigi end gk ad batasan umur yah

  122. By rendy on Apr 13, 2011 | Reply

    1.saya baru dua hari menggunakan behel tp yg membingungkan saya behel saya itu hanya terdiri dari bracket saja..tidak terdapat band/penarik kawatnya.kata dokternya sih nanti akan ada pemasangan kembali sebanyak 4buah atas dan bawah.
    2.trus untuk pencabutan gigi apa benar setelah pemasangan behel.kira-kira sekitar 2 bulan.katanya sih agar giginya terbiasa tidak mengalami trauma.

  123. By anton on Apr 21, 2011 | Reply

    Kebetulan saya berdagang di pekarangan seorang dokter gigi spesialis orto. Kerap saya saksikan pasien baru yang sebelumnya sudah pernah dirawat di tukang gigi, dokter gigi bukan spesialis, dokter gigi spesialis bidang lain, bahkan dokter gigi spesialis ortho yang hasil kerjanya tidak baik. Jadi terpaksa diperbaiki lagi oleh dokter berikutnya. Jadi ada baiknya sebelum pasang alat ortho dengar dengar dahulu dari masyarakat, dari kalangan dokter gigi (dikonsultasikan ke beberapa dokter yang dikenal) sebaiknya rawat kemana. Salah pilih dokter hasilnya hanya buang buang uang dan waktu percuma.

  124. By anton on Apr 21, 2011 | Reply

    @ aiu bunyi klek pada rahang jangan dianggap remeh. Kalau keseringan bisa saja rahangnya terlepas. Ada teman saya yang sudah harus mengalami operasi. Sebaiknya cari dokter gigi dengan spesialisasi engsel rahang TMJ Specialist atau Temporomandibular Joint Specialist.

  125. By bunga on Apr 22, 2011 | Reply

    oh yta mass
    …saya pnya sepupu
    dia tuh mw pasang behel
    smua gigi nya sih bagus dan rapi..
    tapi giginya yg pling depan tuh pecah dikit
    apa dengan menggunakan behel gigi pecah itu bisa rapat kembali
    jika kita menggunakan behel..????

  126. By bunga on Apr 22, 2011 | Reply

    oh ya mass
    …saya pnya sepupu
    dia tuh mw pasang behel
    smua gigi nya sih bagus dan rapi..
    tapi giginya yg pling depan tuh pecah dikit
    apa dengan menggunakan behel gigi pecah itu bisa rapat kembali
    jika kita menggunakan behel..????

  127. By angel on Apr 22, 2011 | Reply

    mas..pertanyaan aq tuh hampir sma dengan pertanyaan bunga mas,…??
    q tuh mw nanya ama mas..

    gigi q tuh di rahang atas yg paling dpan tuh mas…. pnya masalah
    kan gigi yg di atas paling dpan kan ada 2 buah
    sedangkan diantara ke 2 buah gigi depan q tuh
    pecah jadi gigi depan q tuh agak renggang
    rencana sih q mw masang behel
    tpi sebelum masang behel mas
    aq mw nanya
    apakah dengan behel gigi atas q tu yg pling dpan bisa rapat kembali..???

    dan q mw nya lgi mas bisa gk untuk mengatai gigi rahang atas q itu q cuma make behel rahang atas ..??
    soalya gigi q tu smua nya bagus..
    apalagi yg rahang bawah smua tu bagus mas
    ……jadi kesimpulannya
    apa bisa gigi q yg pling depan itu yg renggang karna pecah
    bisa rapat kembali jika menggunakan behel…?
    dan q mw tanya sma mas
    kalo q pnya masalah gigi seprti ini baiknya
    q tuh make behel rahang atas aja
    atau behel rahang atas dan bawah..??

  128. By swita on Apr 22, 2011 | Reply

    mas klo tempat kontrol behel itu emang gk bisa pindah2 ya mas..???

    lalu klo kta pindah2 dokter kontrolnya apa ada resikonya mas..??

  129. By renatha on Apr 22, 2011 | Reply

    mas saya pnya kakak
    dy tuh makek behel…
    dan giginya tuh dah rapi
    rencana nya sich…dy mw lepas behelnya..
    lalu mas apa boleh behel kakak q tu di pasangin ke gigi nya aq..??

  130. By sernita on Apr 22, 2011 | Reply

    q tuh kels 1 smp gigi depan q tuh yg rahang atas tu agak renggang karena pecah jdi q tuh kurang pede tuk senyum d depan temen2 q smua..
    mw tanya mas bisa gk melalui memakai behel gigi q yg renggang tu krna pecah rapat kembali..???
    lalu q mw nanya mas bisa gk melalui memasang behel rahang atas aja gigi depan qtu yg renggang karna pecah bisa rapat kembali..??
    mw nanya mas apa behel rahang atas itu layak pakai gk sih,,?? lalu q mw nanya behel rahang atas tu harga nya berapa sih mas..??

  131. By nanawidy on May 2, 2011 | Reply

    alhamdulillah bisa nemu artikel tentang gigi di blog ini. sangat informatif dan edukatif sekaligus enak dibaca narasinya. mas zikri sabar banget menjawab pertanyaan2, khususnya pertanyaan yg sebetulnya ngga perlu ditanya lg krn sudah dijelaskan dg sangat gamblang sm mas zikri. pengetahuan sy jd brtambah. thx a lot.
    kolaborasi yg ok bgt..ahli IT dan ahli ortho ^^

  132. By yani on May 9, 2011 | Reply

    Mas, kalo di fkg unpad, biaya pasang kwt gigi ny msh 5jt kah?

  133. By Ludvina on May 10, 2011 | Reply

    saya rencana pasang kawat nih.,. alasannya gigi saya g rapi selain itu rahang bawah saya lebih maju,., kemarin sempat kontrol,., biayanya 5 juta,., ini di dokter gigi udah sp.ort
    apakah biaya itu udah bisa menjamin,., ato masih termasuk murah krn kawatnya mungkin aja yang dari china,.,?
    maksih,.,

  134. By rico on Jun 9, 2011 | Reply

    mas maksimal berapa lama jangka waktu memakai behel yg keadaan giginya: hanya 1 gigi yg maju letak nya di bagian depan…
    ?????????

  135. By siti rahma on Jun 9, 2011 | Reply

    mas…gigi saya yg plg atas ujung menceng(ga searah/kedepan)apakah bsa pke behel atau tidak?

  136. By gita on Jun 10, 2011 | Reply

    salam kenal bpk suaminya dokter gigi :)

    trimakasih bwt info nya..

    Saya mw tnya,,sy pnya pnyakit maag kronis,,dlu smpat disarankn dokter internist utk foto panorama gigi&diberi srt pengantar ke dr. Gigi,,kata nya utk melihat susunan gigi saya,,apakah itu brpengaruh ya maag saya,,apa yg dimaksud fungsi kunyah itu..

    Lalu skrg umur 24 ini gigi dewasa saya blm tumbuh smpurna,,gusinya msh nutupin,,jd nya sakit bgt..
    Saya sebaiknya gmn yaa,,krn saya takut ke dr. Gigi :(

    salam..

  137. By Lingga on Jun 10, 2011 | Reply

    Keren.. seneng bacanya.. tambah yakin ngasi dukungan buat suami nganbil Sp.Ort.. Saya pengen pake bracket, tapi gigi saya udah rapih dari lahir..hehe..

  138. By Fea on Jun 15, 2011 | Reply

    Siang..
    Dok sya mw tanya tentang behel..
    Dg keluhan gigi sya renggang, dan yang paling kelihatan adl dua gigi depan bag atas..
    sya sdh konsultasikan dg dokter gigi, menurutnya kulit gusi di tengah2 gigi sya yg paling kelihatan renggang itu harus dipotong (operasi) dulu, baru setelah sembuh bisa pasang behel..
    Nah apakah itu berbahaya dok? ada pengaruh dg saraf g dok? Dan sya mau minta jaminan sebelum behel apakah salah, jk memang saat pemasangan kawat terjadi kesakitan pd gigi saya?

  139. By fena on Jun 22, 2011 | Reply

    permisi mas tanya dong,
    masalah yang saya miliki bukan pada gigi yang nampak terlihat,tapi pada gusi.
    Gusi/rahang atas saya terlalu maju, itu bisa diperbaiki atau dimundurin juga nggak ya. karena kalo dilihat gigi saya sudah rapat dan masuk sedikit ke arah dalam tapi gusinya malah yang agak maju.
    plz minta sarannya..

    terima kasih.
    salam, Fena

  140. By chizz on Jun 25, 2011 | Reply

    Siang..
    Dok sya mw tanya tentang behel..
    Dg keluhan gigi sya renggang, dan yang paling kelihatan adl dua gigi depan bag atas..
    waktu SMP sya pernh mengalami kecelakan.. dri musibah itu sya d hrus kan pakai gigi palsu,
    sya mw tny apakah bisa gigi palsu pkai behel…
    untuk merapatkan gigi dpan sya, tapi gigi palsu nya tetep bisa di lepas ?apakah bisa dok ?

  141. By hapsari on Jun 27, 2011 | Reply

    apakah kalau akan memakai kawat gigi itu, ada persyaratan2, seperti tanda tangan?

  142. By imam on Jul 7, 2011 | Reply

    makasih banget mas rahmat….saya menemukan blok tentang begl paling lengkap ya disini….saya mau pasang kawat gigi usia saya 21 tahun, yang mau saya tanyakan, behl lepasan dan behl cekat bedanya apa ? apa kalau behl lepasan itu cuma berbentuk kawat yang saja tanpa braket ? trus apakah behl lepasan dapat digunakan untuk merapatkan rongga gigi yang renggang…..

  143. By nila on Jul 9, 2011 | Reply

    kalau lagi hamil 4 bulan boleh pasang behel tidak? 1 gigi graham atas kanan kiri,dan 1 graham bawah kiri sudah dicabut.gigi seri kiri atas kedalam/gingsul,gigi seri bawah tidak beraturan.1 graham bawah kanan tinggal separuh dan kayany akan dicabut.kira2 untuk pencabutan dan pasang behelnya aman ga untuk kandungan?

  144. By wini on Jul 10, 2011 | Reply

    klinik di bandung yang ada ahli ort itu dmn??

  145. By april on Jul 11, 2011 | Reply

    ass.wr.wb.
    thx a lot mas rahmat buat artikelnya yg edukatif n memberi pencerahan banget,,
    kebetulan sy jg mgalami hal yg hampir sm dg mas rahmat,cm mgkn msi parah mas krn udh cabut 4 gigi..
    sy pasang behel juni’10,pd dokter gigi bkn ortho,smpe skrg sy disuruh cabut gigi 2 lg atas kiri dan bawah kanan.kata dokter biar mukaku jd tirus n senyumnya seimbang.
    cuma ibu sy blg,”lah wong yg ga punya gigi aj pd pasang gigi palsu ky mbah,lah km yg msi muda ko gigi pen dicabut”
    dr situ sy mikir bnr jg perkataan ibu n mnrutku gigiku ga plu dicabut krn emg ga penuh n gigiku sblm dipasang kanan atas sudah dicabut krn bolong parah n ga bisa ditambal lg.dokter blg aku cabut 3 lg.aku mau cabut 1 wktu(kiri bawah)krn emg bolong n srg skt klo kmasukan mkanan dan jg tumbuh polip.tp saat dicabut rasanya skt bgt,OKI,aku ga mw cbut lg.dan pemasangan behelku jg ga tepat ditengah2 gigi.ada yg miring,da yg dipinggir,lbh keatas dan kebawah,beda sm tmn ku yg pasang di ortho.bru psg 3bln dah rapih.dan cbut 3 krn emg giginya gingsul.itpun prosedurnya sesuai dg yg mas sebutin td.

    Menurt mas gmn ya,sy pasang 3,5jt,dicicil,msi krg sejuta tp sy mrasa dibohongi krn dokter ga tw cr msg behel yg bnr(krn sy tw dg konsultasi dg drg ortho&baca2artikel&aku merasa wajahku jd jelek stlh pasang behel jd monyong n aneh),ga pnh tw kira2 wjhku jd spt ap stlh bner,

    apa aku hrs stop tggalin aj tu dokter dg msi ad utang 1jt tp mrasa ditipu ganti dg dokter lain?
    ap ak hrus mgikuti dokternya smpe slese mnurutnya sdg ak hrus merelakan 2 gigiku tnp ak tw hsilnya akn spt apa?
    sedang klo k dokter ortho maunya ak dtg dlam keadaan tanpa behel dan hrus mgeluarkan uang lg sm spt pasang baru?

  146. By duma on Jul 13, 2011 | Reply

    siang dok, saya ingin pasang behel, gigi bagian bawah dan atas berlobang sebagian tinggal akarnya.. pertanyaanya boleh kah saya pasang behel tanpa mencabut gigi berlobang saya & apa efek sampingnya. tanks..

  147. By Atmaja on Jul 15, 2011 | Reply

    berapa yaa harga pasang behel gigi dengan drg.ortho sekarang??
    apakah di pontianak sudah ada drg.ortho..?

  148. By adi on Jul 16, 2011 | Reply

    mau tanya mas/om/pak/dok. saya mau pasang behel tapi gigi graham saya yang bawah berlubang tapi sudah ditambal kira2 aman gag ya untuk pemasangan behel? kalo dicabut saya sudah pasti tidak mau, karena mau mengunyah pake apa nanti gag ada gigi graham yang bawah yang paling besar dipojok. saya tinngal didaerah semarang ada rekomendasi untuk dokter spesialis orto kah? terimakasih

  149. By Sven on Jul 19, 2011 | Reply

    Trimaksih bnget atas pncerahannya Bang…
    Untung blum pasang behel, jd skrg dah tahu hrus kmn lo mw pasang behel…

    mksh bnget Bang…
    JBU
    :)

  150. By noor anna on Jul 21, 2011 | Reply

    mang apa sih beda nya ahli gigi sama dokter gigi kalau mau masang behel ?
    tlng jlasin donng???

  151. By ly on Jul 22, 2011 | Reply

    saya 24tahun gigi saya berjumlah 28(atas 14 full sampai belakang tidak ada ruang kosong tp 2 gigi paling depan numpang keluar tidak rata maju kedepan seperti pesinetron gigi nikita willy, gigi bawah 14 msh ada ruang kosong dibelakang) kalau saya mau meratakan gigi saya terutama bagian atas dgn behel apa harus ada yang dicabut dok? saya tidak mau ada pengikiran apa bisa dok?

  152. By tama on Jul 24, 2011 | Reply

    @april keadaan kita sepertiny sama.. aq jg demikian.. tp untungny gag ada gigiku yg dicabut.. gigiku tdk ketemu garis tengah dan sedikit miring ke kanan.. jadi pada bulan ini dan pada konsul ke8 ini.. saya berani ngomong dan kasih penjelsan gigi tidak simetris, dokter saya ngotot.. alhasil dokterny ngikutin omongan gw.. bkn bermaksut jadi pasien bandel.. tapi kita puny hak untuk berbicara.. maka sy berbicara waktu itu.. sy sempat konsul kesana kemari dgn drg lain.. ada yg memang pindah dgn hanya membawa ronsen dan cetakan gigi pertama kali (jd pindah konsul gitu), ada yg bayar setengah harga dgn syarat behel sesuai dgn analisis dokter baruny.. saran saya untuk april.. mending sekarang kamu bilang keadaan gigi kamu, daripada kamu menyesal kemudian hari.. untuk sementara kamu cari kerja aja.. sama seperti saya cari kerja.. uang ditabung, dan kedepan baru konsul lagi dengan dokter yang tepat.. yakni yg mempunyai gelar Sp.Ortho..
    sedikit pesan saya untuk drg2 yg lain.. Mohon kalau tidak terlalu bisa menganalisis orthodonti jgn membisakan diri.. jgn cuma uang yg bikin kalian2 membeli mobil baru! dan wahai sp.ortho saya tau biaya sekolah anda mahal.. tapi sedikit dimurahkan lah.. :( semua manusia2 yg lahir dgn keadaan gigi tidak rata memiliki masalah psycolog.. bantu mereka.. agar mereka dapat tersenyum luas di bumi ini.. :)

  153. By yuli on Jul 25, 2011 | Reply

    thanks infonya ya..
    ak jg rencana pengin pasang behel karena gigi tengah rahang bawah “berjubel” satu gigi heehehee,klo pasang cuma untuk rahang bawah aja bisa ga?trus apakah harganya lebih murah..?? terima kasih..

  154. By Zuhdi on Jul 26, 2011 | Reply

    Mas Zikri, terima kasih banyak atas infonya. saya mau tanya juga. sekarang saya berusia 21 tahun. 2 tahun lalu saya pasang kawat gigi di dokter gigi biasa (bukan spesialis ortho) tapi cuma sampai 3 bulan. saya berhenti karena kondisi gigi saya terlalu ekstrim sehingga pas di pasang kawat gigi susah kontak. selama 3 bulan tersebut gigi saya sudah di cabut 4 buah (belakang gigi taring atas dan bawah). saya ingin perawatan lagi tapi ragu apa dokter spesialis-pun mampu menangani kondisi gigi saya yang seperti ini. bukan hanya masalah struktur yg tdk rata, tapi juga msalah mingkem (kontak semua gigi) yg sangat tidak karuan. saya ingin perawatan di dokter spesialis ortho, tapi saya ragu, apa dpt dijamin hasilnya dapat membuat kondisi gigi saya nyaman (tidak perlu rata/bagus). yg terpenting adalah kontak gigi-gigi geraham saya. selama ini (setelah pasang kawat 3 bulan yg berhenti itu) keadaan gigi saya semakin tidak nyaman, ketika mingkem rileks gigi-gigi geraham belakang an samping tdk bisa kontak sehingga tubuh saya seperti tidak punya keseimbangan (kontaknya gigi menguatkan konsentrasi dan keseimbangan tubuh). terima kasih banyak.

  155. By dea on Jul 28, 2011 | Reply

    dugh qw mau pasang behel tapi qw takut!!
    soalx gigiku bakal dcabut 4 biji gigi…..

  156. By pupu on Jul 29, 2011 | Reply

    jika membeli kawat giginya d tempat lain, tapi pemasangannya di dokter gigi .
    apakah ada pengaruhnya ?

  157. By shafira salsabilla on Aug 10, 2011 | Reply

    mau tanya nih :p

    kalo pasang behel didoter gigi biayanya sekitar berapa? apa bedanya praktek dokter gigi sama dokter gigi?? tolong dijawab ya makasih

  158. By lalaw on Aug 15, 2011 | Reply

    mas mau tanya. gigi geraham saya ada yg bolong dan hampir habis. apakah saya harus cabut gigi geraham saya dulu atau langsung ke dokter ortho untuk pasang behel.
    terima kasih.

  159. By ibeng on Aug 15, 2011 | Reply

    mas mau nanya, saya gigi depan yg diatas gak rapi satu biji doang tp gak bkin pede kalo ketawa kliatan maju satu, itu doang, kira2 berapa ya kalo pasang kwat gigi biayanya trus klo kasus kya aku kwatnya pantesnya yg pake bahan pa ya,mksih

  160. By nita on Aug 20, 2011 | Reply

    klo pasang behel unt fashion aja gmn ya……hny tuk gaya kan lucu banget tuh warna-warni…..

  161. By brigita on Aug 22, 2011 | Reply

    aku mau pasang behel tp masih takut ntar hasilnya ngga beres.. baiknya apa yg mesti aku cari tau sebelum aku masang behel? hmm klo toh pun ada drg ortho yg mau nerima masang behel di gigi atas aja, apa itu sudah membuktikan drg spesialis ortho tersebut hanya mau ngejar order? Thanks

  162. By felina on Aug 24, 2011 | Reply

    mas, saya mau tanya kalau saya yg dibehel cuma bagian atasnya aja bisa gak? karna yg berantakan hanya atasnya aja..

    thnks.

  163. By fajar on Aug 24, 2011 | Reply

    Terimakasih untuk artikelnya yang lengkap, serasa konsul ke dokter gigi, hehe.

    Memang kelihatannya kesadaran masyarakat kita mengenai gigi baru belakangan aja meningkat ya. Semoga saja biaya perawatan orthodonti semakin terjangkau oleh banyak masyarakat kita sehingga semakin banyak senyum manis dari masyarakat Indonesia yang konon murah senyum..

  164. By sari on Aug 26, 2011 | Reply

    liat dan baca artikel2 itu jdi takut juga mw pasang, tpi kalo ga pasang jdi ga rapi. pengen tnya masalh gigiku yang tidak rapi karna gigi atas msih ada gigi susu, yang satu udah lepas yang 1-nya lgi blum,, sedangkan yang sudah lepas itu keliatan banget bekas dcabut(ompong)apa kira bisa ya kalo 1 gigi susu yang blum dcabut dan nantinya dicabut bisa rapi???kira memerlukan waktu brapa tahun agar rapi? makasih

  165. By tazkiia vini on Aug 26, 2011 | Reply

    apakah gigi kawat /behel palsu bisa menjadi gaxx rapih gigi

  166. By giant on Aug 27, 2011 | Reply

    pa saya mau pasang behel.tapi masih sedikit parno…karna dulu pernah di tambal gigi dan sekarng masih suka takut ke dokter gigi.klo di daerah bandung di mana ya saya dapet tempat buat pasang behel.kisaran harganya berapa ya pa.trimakasih.

  167. By putri on Aug 27, 2011 | Reply

    mas mo nanya nie, rencananya tahun depan saya mo pake gigi kawat. tapi keadaan gigi saya kurang meyankinkan.
    salah satu gigi seri saya bagian atas udah patah setengah,trus 2 gigi geraham bawah(kanan & kiri)udah hancur. n terakhir saya ada 1 gigi gingsul dibagian ats.

    kira2 bisa gak ya klo pake behel?

  168. By Anastasia on Sep 5, 2011 | Reply

    Mas, saya sudah sekitar 3 bulan memasang behel dan ya, ketika saya membuka rahang agak lebar, suka ada bunyi “klek” ini maksudnya apa? Rahang saya bermasalah atau apa? Solusinya bagaimana? Tks.

  169. By dee on Sep 7, 2011 | Reply

    Thanks, just when I needed this article the most.

  170. By pipit on Sep 8, 2011 | Reply

    kalau ad gigi hitam di tengah atas bisa gak y pake behel?? makasih

  171. By effendy on Sep 9, 2011 | Reply

    mas,saya mau tanya nih,kalo dari samping tuh,bibir atas saya seperti saingan dengan hidung saya nih,sama2 mancung gituu,karena juga gigi saya lebih majuu,apakah yang tepat untuk saya lakukan mas,denagn ortodontikah,oh yaa,saya tambahkan,gigi2 geraham bawah saya juga sudah 5 yang di cabut

  172. By atika on Sep 12, 2011 | Reply

    mas, gigi yang ngga rapi kira-kira bisa masuk di fakultas kedokteran gigi ngga ya?

  173. By arum on Sep 15, 2011 | Reply

    Saya ingin bertanya, sebenarnya saya ingin sekali memasang kawat gigi tapi saya takut karena gigi seri saya atas di crown (jaket) sejak saya kecil karena gigi seri saya keropos akibat dari saya minum susu dengan dot hingga gigi tetap saya tumbuh. apakah gigi saya bisa di kawat? karena gigi seri saya maju dan terdapat gingsul pada gigi taring saya tapi saya takut crown saya patah. mohon jawabannya.terimakasih

  174. By rara on Sep 16, 2011 | Reply

    apa lama penggunaan orthodonti itu ada pengaruhnya terhadap pembentukan kalkulus?

  175. By rara on Sep 16, 2011 | Reply

    mas mu nnyak satu lagi
    apakah kelebihan resin pada saat pemasangan bracket menyebabkan pembentukan kalkulus??
    mhon penjelasan_a…sebelumnya trimakasih atas ilmu_a

  176. By Aisa on Sep 19, 2011 | Reply

    Saya ingin tanya, ada referensi untuk dokter gigi spesialis orthodonti di semarang? terima kasih banyak.

  177. By Fadhila on Sep 21, 2011 | Reply

    Mas mau tanya,t0l0ng di tanya.in ma istriny yg sps.ortho it ya :D
    Kalau gigi taringnya udah gag ada sblm pasang kawat gigi gmn?
    S0alnya wkt kecil gigi taring saya ‘Gigis'(ataw brwarna hitam) dan gigi it msh gigi susu,
    Karena msh gigi susu d pikirny d0kter gi2ny msh bs tmbuh, di cabut deh. .
    Eh seiring jalanya waktu,bukany gi2 taringnya tumbuh malah gi2 di dktnya jd maju dan melebar di tempat gi2 taring itu
    Maka dr.itu pengen pake kwt gi2 ..
    Terimakasih

  178. By Vita restina on Sep 22, 2011 | Reply

    saya pengen sekali memperbaiki gigi saya yang gk beraturan,,,biaya untuk pasang behel gigi berapa ya?????

  179. By Umi on Sep 26, 2011 | Reply

    Nanya d0nk,kl0w psang behel pi msal m0 dLepas dlu bwd 1/2blnAn bsa g?
    Msal dah pasg sktr 7bl,.

  180. By annisa on Sep 26, 2011 | Reply

    gini kak . aku mau nanya .. td aku ke doter gigi . niatnya mau pasang behel ,, karena susunan gigi seri dan gigi taringku numpuk , kata dokternya musti dicabut yg gigi seri yg berjejal sama gigi taring itu ! nah itu boleh ga sih ? padahal geraham belakangku udah dicabbut 3 tahun lalu..

  181. By Rida on Sep 27, 2011 | Reply

    Pak,tolong info dokter specilis orthodonti di bandung donk, makasih sebelumnya ^.^

  182. By Wayan Ardhana on Sep 29, 2011 | Reply

    Setelah membaca blog anda tentang:Jangan Pasang Kawat Gigi Sembarangan, saya merasa sangat penting menyebarluaskan informasi ini ke masyarakat, untuk itu saya mohon izin membuat link informasi ini di website saya.
    Untuk itu saya ucapkan terimakasih

  183. By Wayan Ardhana on Sep 29, 2011 | Reply

    Sorry tadi saya lupa menyertakan alamat website saya: http://www.wayanardhana.staff.ugm.ac.id
    Sekali lagi terimakasih banyak atas kerja samanya memberi pencerahan kepada msyarakat tentang perawatan ortodonti

  184. By Anita Rohani on Sep 29, 2011 | Reply

    Eduun…..keren pisan ieu blog euy…
    nuhun ah…

  185. By dian retno on Sep 30, 2011 | Reply

    gigi aku renggang atau ada spacenya hanya dibagian rahang atas. Apa behel bisa buat gigi saya kembali rapih?
    Dan apa boleh jika saya hanya memasangkan behel untuk rahang atas saja?
    Tolong dijawab ya!

  186. By Tia Artia on Oct 4, 2011 | Reply

    Penjelasan di posting anda sangat substansial dan menarik. Terima kasih pak Zikri =). Pertanyaan sy:
    1. Apa istri anda ada rekomendasi Sp.Ort utk kota Mataram,Lombok,NTB? Sy berencana pasang braces dalam waktu dekat untuk pertama kalinya.
    2. Bagaimana kalau pasien pindah ke luar daerah ato bahkan ke luar negeri sebelum masa perawatannya rampung (misalnya baru pasang 6 bulan)? Apa bisa perawatannya dilanjutkan oleh Sp.Ort yg lain secara optimal? Apa juga akan memakan biaya berlipat dari sebelumnya?
    3. Utk kasus pergi ke luar negeri untuk kurun waktu cukup lama (6 bln-2 thn),apa perawatan braces yg sudah berjalan kurang dari 1 thn di Indonesia bisa dilanjutkan dgn mudah dan efektif di luar negeri (Australi dan/atau Amrik)? Bagaimana kira2 soal perbandingan biayanya dgn di Indonesia? Kalau ada saran dan additional info soal orthodontis di Ausie and USA, tolong di share. Thanks a lot.

  187. By desi on Oct 5, 2011 | Reply

    salam mas zikri.

    Dulu waktu kecil (klas 6 sd) juga pernah pasang kawat gigi 2 thn di rsu. cuman wkt itu lupa yg masang sp orthodontist atau bukan. tapi gagal krn dokter wkt itu bilang bkn susunan giginya tapi rahang bawah sy yg maju. jln satu2nya hrs operasi rahang :'(

    Skrg mau ada rencana koreksi bntk gigi n rahang, kalau tindakan koreksi rahang itu apakah dibawah disiplin kedokteran gigi atau bedah plastik ya?

    Krn baru2 ini sy pernah ditawari buat pasang bracket waktu periksa gigi di rs, tapi takut gagal lagi, kan biayanya mahal.

    Orthodontist yang kompeten dSby, kira2 mas Zukri tahu tidak Contact person.
    Trims banyak , mudah2an Mas zukri masi mau membalas pertanyaan sy.

  188. By Dhieza on Oct 7, 2011 | Reply

    Menarik bgt artikelnya mas, educated bgt buat dental bracketerz!!!
    Saya mau nanya nih mas, saya baru 2 bulan pake behel, agak nyesel juga sih setelah baca artikel ini, belum lagi biaya ???? udah saya keluarkan,soalnya yg masang behel saya cmn dokter gigi biasa, bukan sp.ort, tidak d rontgent maupun difoto, waktu itu issue yg berkembang smua dokter gigi itu bisa pasang behel, yg spesialis malah lebih mahal (yah itu salah saya juga sih), skrg pertanyaan saya haruskah saya renovasi gigi saya lagi sma dokter sp.ort? Soalnya hasilnya blum terlalu keliatan kn baru 2 bulan, trus Apakah pengalaman sperti teman2 diatas bahwa setelah pake behel balik lagi berantakan itu mmng karena kondisi akhir gigi atas & bawah yang gak klop? Ato apa sih ???? menjamin gigi itu gak bakal balik lagi seperti semula? Soalnya saya khawatir dgn hasil akhir gigi saya…. Makasiiiiih sebelumya

  189. By dee on Oct 12, 2011 | Reply

    kalau pasang kawat gigi berapa jeti di drg vera ya om,,
    soalnya sy prnh pke ,tp kwtnya pts,mgkn krg bgs kwltsnya
    .
    kr2 dr mulai pmsngan, sampai treatmnt ,brp jeti biayanya om,,,,???????
    mohon petunjuknya

  190. By anita on Oct 20, 2011 | Reply

    aku mau tanya, bedanya drg biasa sama spesialis ortho dilihat dari fungsi dan kewenangannya apa ya?trus bedanya ahli gigi,orthodontist prostodontist,periodontist itu gimana?

    makasih sbelumnya,karna saya jg bingung mengingat sy juga ingin pasang behel karena gigi geraham bawah saya kanan dan kiri sudah keropos,pengen dicabut trus dipasang behel biar yg belakangnya jadi maju ke depan, apa itu ga papa ya?

    mohon infonya kilat,hehe makasiii :)

  191. By anita on Oct 20, 2011 | Reply

    oh ya 1 lagi,, ppdgs di universitas2 yang praktekin it mahasiswanya ya?apa itu aman? ada referensi di surabaya???mengingat saya anak kuliahan jadi uang pas2 an :D

  192. By iLiz on Oct 22, 2011 | Reply

    mohon infonya untuk wilayah jakarta dong……
    kalau bisa daerah kebon jeruk… rekomendasi dokter gigi… ngarepnya yang bisa di cicil hhehehe

    di depan rumah ada dokter gigi. tapi ragu buat kesana, coz pada jarang aq liat yang berobat kesana..

  193. By valent on Oct 22, 2011 | Reply

    oiya mas mau nanya.. jadwal praktek di FKG UI itu hari apa aj ya? apa sabtu juga buka? makasi ya

  194. By nia on Oct 25, 2011 | Reply

    mw mnta info dokter sp.ortho di bandung dmana aj y?sy kn msh mhasiswa jd rbet klo msti bolak-balik ke jkt..
    mksh sblumnya ^^

  195. By Radea on Oct 28, 2011 | Reply

    Mas saya mau tanya.
    1.Menurut mas apa bedanya perawatan oleh yg sudah lulus Sp.Ort (ahli) & yg sedang mengambil Sp.Ort (resident)?
    2.Saya sedang perwatan dgn resident/yg sdg mengambil Sp.Ort di UNPAD, menurut mas ada yg dikhawatirkan? soalnya saya memilih karena lebih murah dibanding yg sudah ahli.
    Terimakasih.

  196. By Sinta Dewi on Nov 1, 2011 | Reply

    mw mnta sarannya…
    Mw pasang behel untuk rahang bawah yg maju,,klw usianya udah lebih dari 22 tahun masih bisa g yha???
    Terus perlu ad gigi yg d cabut g????
    Kira2 harganya berapa yha????
    Makasih…..^^

  197. By icha on Nov 26, 2011 | Reply

    seneng udah baca artikel ini, tadinya aQ mau pasang behel di ahli gigi biasa, karena alasan di ajak oleh teman dan dia sudah masang dan ternyata ga semudah membalikkan tangan ya, memasang behel jg banyak prosedurnya.. aQ mau tnya untuk saat ini klo aQ mau psang behel di tmpat anda,harga+biaya pemasangannya brp ya? dan bagaimana cara pembayarannya? yunai atau boleh DP dulu

  198. By Aloy on Nov 27, 2011 | Reply

    Mas saya mau tanya,

    adakah behel yang bisa di pakai selama 1 tahun tanpa kontrol, kebetulan saya tinggal d luar negri, dan biaya pemasangan dan kontrol disini berkisar 7-9 kali lipat dengan harga di Indo.
    Thx sebelumnya.

  199. By wulan on Nov 30, 2011 | Reply

    Saya mau tnya,misalnya mau pasang behel tp belinya sm ahli gigi yg terbilang harganya murah,lalu pasangnya ke dokter gigi/spesialis orthodontis..itu gmn y?baik gak?

  200. By mila hatia on Dec 3, 2011 | Reply

    jangan pake gigi behel yg palsu etar gigi kmu nya jadi rusak jadisakit

  201. By ili on Dec 4, 2011 | Reply

    assalmualaikum mas, saya mau tanya. Umur saya 17 tahun saya berniat untuk melakukan pemasangan behel tahun depan. masalahnya Gigi taring sebelah kiri di rahang atas saya ompong (dulu waktu masih gigi taring susu di cabut dan sampai sekarang gak tumbuh2 lagi) selebihnya susunannya sudah rapi rahang atas bawah hanya masalah di gigi itu saja… kira2 bgamna mas? kalau di pasangi behel apa bisa rapat bergeser gitu atau harus ada yg di cabut giginya karna kan gak seimbang…terimakasih mas…salam untuk istrinya :)) Tolong di balas ke email saya jg yah mas, trimakasih

  202. By ety on Dec 11, 2011 | Reply

    info yg sangat bagus,,,mas sy ada ponakan udah bekerja dan berumah tangga punya gigi depan yg ga bagus yaitu disela gigi seri atas tumbuh gigi dan posisi miring sehingga gigi seri atas yg kanan jg terdorong maju kedepan,,,sangat tidak nyaman buat senyum dan tertawa dan sempet minder kasian juga,,,klo pasang behel gigi tumbuh miring pasti dicabut tapi apa gigi seri atas yg ikut maju juga ikut dicabut ya mas? mohon masukannya,,,tq

  203. By agasta on Dec 11, 2011 | Reply

    Mas aku mau tanya,bagusan behel ormco atau damon ? Masalah aku cuma rahang atas maju.Dan kalau di istri mas brpa ya ? kalau ttng penjelasan yg di atas makasih banyak ya :)

  204. By sari on Dec 11, 2011 | Reply

    Bisa share link gak ttg izin praktek pemasangan behel hanya untuk dokter spesialis orthodonti,,selain Sp.Ort tidak mempunyai ijin melakukan tindak perawatan orthodonti, sehingga praktek pemasangan kawat gigi yang dilakukan oleh selain Sp.Ort merupakan pelanggaran profesi

  205. By Rara on Dec 18, 2011 | Reply

    biasanya kalau check up ke dokter gigi setelah pemasangan behel itu mahal ga dok?.kisarah berapa check up nya?hehe maaf saya tanya seperti ini soalnya ada teman saya yang mau memakai behel

  206. By by: anggia on Dec 24, 2011 | Reply

    bagai mana kalau aku msh umur 11 thn dan msh banyak gigi susu kalau di behel udh blh atau blm ya

    terima kasih :)

  207. By wie on Dec 29, 2011 | Reply

    mau nanya dong pak, kalau mau benerin rahang bawah yang maju kira2 biayanya berapa ya?

  208. By anggia on Dec 30, 2011 | Reply

    salam! saya usia 25tahun, pas baca laman ini, tertarik bgd. banyak info penting yang jadi acuan saya. gigi saya bermasalah banged, posisi saya di kota semarang. ada rekomendasi dokter spesialis orto yang bagus plus kisaran biayanya ndak yaa…..

    terimakasih….

  209. By isa on Jan 22, 2012 | Reply

    mass saya mau tanya , belom lama ini saya konsultasi sma dokter gigi di sbuah rumh skit , karna rahang bawah saya lebih maju dr rahang atas skitar 1cm , tp kata dokternya ini udah extreme ,trus dia bilang kalo mau dibedah ajja ,,, ?? Kira” masih bs dipasangin behel ga ya , soalnya rahang’a juga agak miring ga jelas …. Parah jg sih ckckc mohon tips’a ya mass…

  210. By latifa on Jan 25, 2012 | Reply

    salam..
    saya mau tanya dong Mas.Dimana bisa saya temukan dokter spesialis ortho d Denpasar,Bali. Kebetulan saya sudah pasang behel d Jkt, tp mau saya terusin d Bali berhubung saya berdomosili d Bali saat ini.
    highly appreciate for your recommendation.
    thank you

  211. By melisa on Jan 25, 2012 | Reply

    Maf ni saya mau tanya,
    saya rencana mau pasang,
    kalo di dokter vera, price’ya dari cek, rongent, cetak, pasang, smpe kntrol..(pkok’ya dr awal smpe akhir) kira” brp ya??
    kalo pasang’ya di kampus ui’ya bs ga??

  212. By YL on Feb 2, 2012 | Reply

    nice share :)
    mau tanya pak..
    apa bedanya retainer vakum sama hawley ya? apa cuma beda model n bahannya aja? kegunaan dan hasilnya gimana? tolong dibalas ya, thx

  213. By nia on Feb 7, 2012 | Reply

    setelah perawatan behel..pas dilepas bracet gigi kita jarang2 gitu mungkin gak sih?cz pernah liat org yg giginya jarang2 gitu setelah dipasang behel?itu knp yaa?apa semua bgtu?
    knpa sewatu memakai behel gigi kita harus dikasih jarak semua?apa setelah dikasih jrak bisa rapat lg?

  214. By mala on Feb 11, 2012 | Reply

    Boleh bg informasi Drg.Sp.ort diPadang g Mas??
    saya punya susunan gigi yang engga rapi banget!saya udah coba taya2 sm drg(bukan sepesialis ortho) punya statement yang berbeda-beda ttg brp banyak yg hrus dicabut n gigi apa yg hrus dicabut.
    Klinik yang banyak mempunyai pasien merupakan salah satu tolak ukur bagi saya,bahwa drg tersebut bagus (selain spesialis ortho).Jika memamg diPadang tidak ada sepsialis ortho,saya pasang dtmpt yg rame patient aja gimana mas?dokter y sih udah tua gitu (kurang lebih 35-45th),dan tempatnya udah terkenal,tarif y behel cina 4jt,amerika 4,5jt, keramik 6jt.
    kita anggap klinik yang rame td klinik X,saya pernah konsul dsn dan disarankan pakai yang keramik karena gigi saya parah banget,tp yg bkin sy heran kasir y bilang jangan pake keramik karena banyak yg ngeluh kurang bagus,serta dkter lain (bukan yg terkenal dan spesialis ortho) sarankan sy pakai yg amerika saja krn lebih kuat,,,,
    jd bingung saya dh mas???mohon bantuan,sebelum nasi jadi bubur,,hee

  215. By by santy on Mar 4, 2012 | Reply

    saya mw tny .,waah kok jd tkut ya saya ingin psang kwat gigi stlh bca ini jd mikr” lgi resikonya,……..lok gigi belakang saya kanan kiri sudah tdk ada apakah biza dilkukan pemasangan kwt gigi…………

  216. By intan on Mar 6, 2012 | Reply

    mas, saya kan baru pasang kawat gigi nih,
    awalnya periksa ama dokter gigi X, katanya harus dicabut 1 gigi kiri atas , 1 gigi kanan atas, 1 gigi bawah kiri, kebetulan yg sebelah kanan udah ada gigi yg dicabut, jadi gak dicabut lagi..,
    akhirnya saya cari alternatif baru sama dokter Y, katanya gak perlu dicabut, ntar gigi saya bisa digerus sedikit agar bisa rata…(dalam kasus saya ini gigi depan saya agak maju n gak beraturan),
    gimana pendapat mas dalam kasus saya ini apa udah tepat tindakan dokter saya ini

  217. By Nila Lazuardi on Mar 30, 2012 | Reply

    wah wah, ngeri ih ngeliat gigi jadi berkarat gt, kalo udah kayak gt mau ngelepas kawat juga malu karena gigi terlanjur rusak gt. :(

  218. By lasmi on Apr 3, 2012 | Reply

    gigiku agak maju kedepan,,,,aku dah 21 tahun..msih bs ngk msuk kedalam????

  219. By sugiarti on Apr 6, 2012 | Reply

    harganya tergantung btingkat kesulitannya pemasangan giginya gak????

  220. By Sevolcire on Apr 24, 2012 | Reply

    Dear all, mau share aja nih.. hari minggu kemarin (22 April) sudah tayang program reportase investi gasi di Trans TV mengenai jebakan kawat gigi murah (memasang behel di tukang gigi). Bagi yang kelewatan, rekamannya bisa disaksikan di
    http://www.youtube.com/watch?v=fSwRAZqd_ec&feature=youtube_gdata_player

    Rekamannya ada 3 bagian yah.. Happy watching :)

  221. By Gita Rhubhae on Apr 28, 2012 | Reply

    setelah saya membaca artikel yang anda buat,,,
    saya merasa khawatir akan kesehatan pada gigi saya,,,
    karena saya telah memasang kawat gigi di ahli gigi dengan harga yang memang cocok dengan dompet seusia saya (18 tahun),,
    namun saya merasakan perubahan dalam pemasangan kawat gigi yang saya pakai ini,,
    memang sangat berbeda sekali cara pemasangan kawat di ahli gigi dengan dokter gigi seperti yang anada tulis dalam artikel.
    akan tetapi, ketika sudah 2bulan pemakaian, salah satu breaket lepas di gerahan bawah kanan,kemudian gigi gerahan kanan atas,
    setelah itu,,
    kawat gigi ini tidak pernah lepas lagi,,,
    yang akan saya tanyakan kpd anda, apakah pemasangan behel ini boleh di lanjutkan?akan tetapi saya tidak pernah merasakan keluhan yang begitu parah pada gigi saya ini,
    namun di setiap saya mengganti karet,,
    gigi saya merasa ngilu, dan ketika mengunyah makanan sangatlah sakit,,
    apakah hal tersebut tidak akan mengakibatkan apa-apa????

    terimaksih sebelumnya..
    mohon jawabannya… :)

  222. By Neti on Jun 8, 2012 | Reply

    salah satu geraham saya sudah dicabut 2 tahun lalu, dan sekarang menjadi ompong, sisa geraham saya pun sekarang berlubang.. mungkin karena kebiasaan jelek saya, saya berumur 17, apakah boleh kalo gigi saya saya pasang gigi tiruan, lalu memasang kawat gigi,?

    terimakasih

  223. By Stefany on Jun 8, 2012 | Reply

    mau tanya nie pak..
    saya kan baru pasang kawat gigi di dokter gigi umum bukan spesialis Ortho.. gx seperti yg di katakan di atas gx si scan dan di cetak giginya.. jadi serem jga .. jadi harus di apain nie ? ganti dokter ke Sp. Ort apa lanjutkan di dokter gigi trsbut .. baru semingu pake kawat gigi.. jadi nyesel pasang kawat gigi disana.. lmyan harganya.. :( klo misalnya ganti dokter apakah harus di bongkar atau gmn ?

  224. By ghozali on Jun 15, 2012 | Reply

    terimakasih :)
    artikel ini keren banget,bisa jadi saya bisa salah tempat.
    yang ad malah parah,
    terimakasih sudah berbagi pengalaman
    semoga TUHAN tetap memberikan kesehatan pada ANDA yang telah share artikel ini.

  225. By Fatty on Jul 4, 2012 | Reply

    Pak,
    Anak saya, laki-usia 18 tahun, kondisi giginya sangat jarang. Dia mulai merasa tidak nyaman karena merasa aneh. Apakah boleh tau berapa kisaran untuk pemasangan alat bantu/kawat gigi/behel untuk memperbaiki keadaan giginya ini ? Nomor HP saya : 0856 8791 140. Salam untuk isterinya. Terima kasih.

  226. By maya on Jul 12, 2012 | Reply

    bang, aq baru 3 minggu pasang behel, jadi takut bang, soalx aq taunya dokter itu dokter gigi gag tau specialis apa. setelah ini gigi saya mau dicabut, saya jadi takut setelah dicabut ternyata gigi saya kembali seperti semula, nanti keliahatn ompong donk, sebaaiknya gimana bang?makasih ya bang

  227. By upuud on Aug 2, 2012 | Reply

    kakak ak mau tanya ni,.ak punya dokter gigi langganan t4 bersihin karang gigi am perawatan gigi berlubang,.ak disaranin pake kawat soalnya rahang atas am rahang bawahnya g nyatu(g simestris n cenderung agak maju yg atas),.ak takut ntar hasilnya g bgs,.dr yg udah2 kalo di dokter t4 biasa itu kalo mw psg kawat ya hrs cetak gigi dlu tp ak g liat gigi pasien lain itu d rontgen,.
    di kota ak skrg g ada dktr Sp.Ort nya kak,.jd gmn menurut kakak??
    makasi :)

  228. By nisa on Aug 13, 2012 | Reply

    q mw tnyk ni… q sudh hnpir sebulan jg makek behel cman pas prtma x psng gigi q hnya di cetak doank sm dokter tu.. dokter tu tdk merontgen ggi saya lah..
    trs q msang.a d rmh skit metodis n stlh 2 minggu q psang dokter tu bka prktek sndiri n d tmpat prakteknya tdak ad tertera nama.a Sp.ortho..
    gmn ni dngn behel ku mas???
    makasi y

  229. By bionit on Aug 26, 2012 | Reply

    dok. bisa minta pin atau contact person?
    terus saya kan sudah memakai behel atas di dokter spesialis gigi selama 2 tahun tetapi gigi saya masih tidak bisa menggigit , kalo pasang bawahnya masih bisa atau tidak? terus harga pemasangan buat bawahnya berapa?

  230. By ana on Sep 10, 2012 | Reply

    makasih buat share pengalamannya. Sangat membantu! oia, saya mau tanya nih, saya udah lama pengen pasang behel, masalahnya saya masih bingung untuk daerah medan mencari dokter yang benar2 bagus. Kira-kira punya referensi yang tahu/kenal ga untuk dokter spesialis ortho di wilayah medan?
    Tolong dibantu yah,

  231. By ala on Dec 1, 2012 | Reply

    saya ingin nanya mas..
    saya sudah memasang behel seminggu belakangan ini, masalah gigi saya adalah gigi depan dan gigi samping yang sejajar, jadi gigi saya melebar di bagian atas.
    setelah 4 hari pemakaian bracket, daerah di atas bibir saya malah jadi menonjol dan bengkak, apakah saya masih harus melanjutkan bracket nya atau sebaiknya dilepas saja sebelum gigi saya mulai bergeser? terimaksih..

  232. By aradea on Dec 19, 2012 | Reply

    wah terimakasih infonya sangat membantu sekali. saya dua tahun lalu memakai kawat gigi, tapi sama seperti Anda , garis gigi saya tidak berada di tengah dan jika mulut membuka lebar lalu menutup maka akan terdengar bunyi ‘klek’. kata dokter bedah mulut, saya harus periksa ke spesialis prostodonti sebab saya mengalami radang sendi pada rahang. apakah kesalahan pemakaian kawat gigi sebelumnya yang menyebabkan ini? kalau boleh tau dokter mana yg bagus karena saya butuh rekomendasi…makasih

  233. By dila on Dec 24, 2012 | Reply

    om mau tanya nih saya berniat pasang behel gigi saya sebenernya rapih cuman agak maju gitu pertanyaannya semakin tambah umur bisa tambah maju atau engga ya?

  234. By cinta on Jan 5, 2013 | Reply

    Assalamualaikum, pak Zikri saya mau mengadu nihh..
    saya baru 2 bulan pasang behel sama seorang perawat gigi yang kebetulan mengajar di salah satu akademi kesehatan gigi di kota saya. Saya pasang behel atas dan bawah, tetapi yang bawahnya sering lepas. Sejujurnya ada kekhawatiran dalam diri saya mengingat tidak dilakukannya konservasi terlebih dahulu sebelum pemasangan (roentgen, pembuatan cetakan gigi, dsb). Karena sering terlepasnya behel bawah, saya kemudian muncul rasa ketidak percayaan pada yang memasang tersebut. Yang ingin saya tanyakan apa saya pindah konsultasi ke dokter Sp.Ort sajakah atau bertahan dengan pemasang awal? Sya pribadi ingin pindah konsultasi tetapi takut dikenakan biaya lagi oleh dokter, mengingat uang yang saya keluarkan cukup banyak pada awal pemasangan. terima kasih

  235. By Liaaa on Mar 8, 2013 | Reply

    Maaf mas mw tny. Umur sy 25 th, sy mrsa gigi atas sy jk d katupkn dg bwh, gigi atas sy maju smpe 1cm lebih. Bs d bilang t0nggos. Sy mrasa gak pede. Apkh jk pasang behel mslh gigi sy bs rata? Mgingat kmajuan gigi ats sy ekstrim :-(
    mhon pnjelasnny mas, trims

  236. By Efka Karina on Apr 20, 2013 | Reply

    Pa Rahmat Yth.

    Artikel yang cukup menarik mengupas suatu fenomena yg sedang trend saat ini dari sudut pandang seorang awam dengan maksud menyebarkan informasi dan sharing pengalaman pribadi ditunjang dengan adanya sumber berkompeten (istri).
    Membuat artikel ini adalah syah syah saja, malah bisa disebut beramal baik krn menyebarkan informasi agar orang lain tidak mengalami apa yang anda alami. Tapi mungkin ada yg terlewat terpikirkan oleh anda. Menulis di blog ini tentu akan mengundang komentar dan tanya jawab dari pembaca. Nah, apakah anda sebagai orang awam merasa berkompeten untuk menjawab konsultasi para pembaca yang sebenarnya ini tentu ada hal hal di luar pengetahuan dan pengalaman anda. Walaupun saya percaya pasti anda tak segegabah itu saat hendak menjawab pertanyaan konsultasi yg lebih pantas dan layak dijawab oleh seorang dokter. Apakah setiap pertanyaan ini anda konsultasikan dulu kepada istri anda?
    Saya baca uraian anda, ada beberapa yang mesti diluruskan, dan bila memang artikel yang anda tulis itu dikonsultasikan pada istri, saya heran kenapa ada informasi yang keliru yang justru bisa menyesatkan masyarakat.
    Memang sangat berbahaya memasang behel gigi pada seorang tukang gigi karena selain tidak berkompeten, dasar ilmu mereka sama sekali tidak ada. Saya setuju sekali dengan ini. Namun mengenai dokter gigi selain Sp.Ort yang memasang behel, perlu diluruskan.

    Selain spesialis ortodonti, ilmu memasang behel dan segala keterkaitannya juga secara formal diberikan pada dokter gigi yang sedang menjalani pendidikan untuk menjadi spesialis kedokteran gigi anak(Sp.KGA), sehingga dokter gigi yang telah menyandang gelar Sp.KGA berkompeten juga memasang behel. Tentu ada rambu-rambunya. Seorang Sp.KGA berkompeten melakukan perawatan ortodonti cekat alias behel pada seorang anak. Umur berapa yang disebut anak? Menurut ikatan dokter gigi anak indonesia, anak adalah usia 0 tahun sampai 18 tahun. Nah, apakah seorang anak tidak boleh pasang behel di Sp.Ort? Tentu boleh boleh saja. Apa sih bedanya? Anak dalam masa tumbuh kembang. Kurikulum PPDGS KGA tentu lebih fokus pada soal tumbuh kembang anak, sehingga seorang Sp.KGA berkompeten memahami segala seluk beluk tumbuh kembang anak. Lantas, apa Sp.Ort tidak belajar tumbuh kembang…. Tentu belajar, tetapi muatannya lebih besar pada PPDGS Sp.KGA.

    Oke, skrg sudah jelas bahwa Sp.Ort bukanlah satu-satunya spesialis yang berkompeten dalam pemasangan behel. Lantas bagaimana dengan dokter gigi umum? Apakah mereka tidak berhak? Ilmu dasar perawatan orto tentu sdh mereka bekali saat mereka meneuh pendidikan dokter gigi. Behel hanyalah suatu alat kedokteran gigi. Tidak ada aturan dalam buku standar kompetensi yg melarang seorang drg GP memasang behel. Namun yang perlu diingat, dasar keilmuan mereka kurang sehingga tentu mereka hanya diperbolehkan memasang behel dgn kasus ringan dan hanya kasus kelainan pada gigi bukang pada tulang rahang.

    Sekian masukan dr saya. Tak ada maksud mendeskriditkan anda. Hanya ingin membuka mata para pembaca lain agar tidak salah informasi juga.
    Wassalam

    Efka Karina, drg., Sp.ort, M.Kes., PhD

  237. By sari on May 2, 2013 | Reply

    mas mau tanya, gigi depan saya gak rapih. yang 1 kedepan yang 1 kedalam. mau tanya kalau psang behel kira-kira berapa lama sampai bisa rapih? trus ada cara gak agar gigi saya bisa rapih tapi tnpa behel. (behelkan mahal:-( )

  238. By drg.ardi suwanto on Jun 28, 2013 | Reply

    setuju sama drg.Efka karina
    sy GP dan ga rawat ortho (sekedar konfirmasi,takut d komplain sm mas zikri).JGN HANYA KARENA ISTRI KITA DRG TRUS KITA MeRaSa JD DRG JG.meskipun tiap hari diskusi sm istri kita).statemen2 anda sudah kebablasan,melampaui wewenang anda yg bukan ahlinya.saran saya,biar yg jawab pertanyaan2 terkait orthodonti itu istri anda sndiri.klo bgini,anda jd spt tukang gigi mas zikri…sok tau..he..he..maaf ya..
    mas zikri niatnya baik,menolong masyarakat biar ga tersesat dlm memilih perawatan orthodonti.tp…terlepas dr itu semua,,,kita ga perlu kok kawatir ga laku hanya krna GP ikut rawat ortho.cb tanya istri anda (maaaf ya dok…istrinya mas zikri)..kursus orthodonti (yg diikuti oleh GP) itu jg dg ijin PDGI dan instrukturnya jg temen2 sejawat orthodontis.meskipun pastinya,,kasus yg bs GP rawat ga sebanyak dan sekompleks yg bs dilakukan oleh orthodotis.bhk sy punya beberapa temen sejawat yg belajar orthodonti lewat jalur non formal universitas.mereka ikut perhimpunan orthodontis Asia,India bhk Amerika..tp mrk ga dapat gelar Sp.Orth…so..jgn berlebihan,,,itu ga baik..anyway..sekali lagi saya ga rawat ortho sama sekali,sekalipun blm pernah..jd sy ga bela diri sendiri..pro istrinya mas zikri…pissss banget ya dok..anda pasti seorang orthodontis yg luar biasa..salam…

  239. By pupung on Jul 4, 2013 | Reply

    Paass baca ini behhhh cetar bangettt looohh.. Masukan nya buat pemakai lainnya bisa dipikir ulang mau pakai dokter yang lebih terjamin atau ahli gigi :)
    Sedikit cerita pas saya kelas 3 SMP saya berniat pasang gigi grgr plinplan saya pasang di ahli gigi wktu pertama masang atasnya saja pas liat hasilnya gigi jadi rapih cuma bukannya bener2 rapih malah maju giginya.. Disitu kecewa banget lahh pasti.. Pas kelas 1 SMA saya pasang di dokter gigi, sekarang jdi pasang atas bawah.. terjamin yaaa pastinya dari tahap awal sampai sekarang. Dan alhamdulillahh gigi saya sudah lebih baik :) makasih buat semua masukannya mas yang sudah membuat blog ini :)

  240. By Apri on Jul 5, 2013 | Reply

    Aku mu bertanya… Apakah ada cara alami untuk membuat rahang kita tidak menjorok keluar?
    *tolong dijawab*

  241. By Nena on Jul 6, 2013 | Reply

    Maaf mau nanya, logikanya kan kalau gigi graham atas dicabut 2 supaya simetris. Jadi jumlah graham tinggal 6 dong. Terus yang bawah jumlahnya masih 4. Apa yang bawah harus dicabut juga supaya sama dengan yang atas?

  242. By bambang on Jul 15, 2013 | Reply

    Helo donk.nama saya bambang umur 21 tahun.gini dok rahang bawah saya agak maju dari harang atas.jadi gigi bawah lebih kedpn dari gigi atas Dan wajah saya terlihat Ane bila dilihat dari samping .pertanyaan saya bagaimana Cara mengembalikan rahang ke normal/ke dalam.apakah bisa mengunakan behel sedangkan umur saya sudah 21 tahun.trimaksh dok mohon penjelasanya

  243. By offy on Aug 31, 2013 | Reply

    Artiel yang bermanfaat, ijin share, boleh kah ?

  244. By Doni on Oct 28, 2013 | Reply

    Artikel yang menarik, dan komentar nya pun tak kalah menarik karena ada 2 drg. yang komentar.
    Mumpung rame, saya mau nanya mengenai prosedur pemasangan kawat.
    Saya mau mesang kawat gigi dengan drg. X Sp. Ort di bekasi.
    Setelah pencetakan gigi, beliau menyarankan untuk memasang kawat gigi dulu dan foto panoramic belakangan (kebetulan di tmpt saya pasang gigi kawat, alat foto nya sedang rusak). Dari artikel mas zikri “Jadi, jika ternyata Anda memasang kawat gigi pada orang yang tidak meminta foto rontgen terlebih dahulu, sudah bisa dipastikan dia ngawur!”.
    Pertanyaan nya, apakah drg. X ini ngawur?
    padahal beliau sudah Sp.Ort.

    mohon pencerahan dari mas Zikri dan ibuk/pak drg yg ada di sini.

    Thanks,

  1. 4 Trackback(s)

  2. Oct 21, 2010: Tweets that mention buat yang pake kawat gigi di ahli gigi , take your time, READ THIS -- Topsy.com
  3. Jan 7, 2011: Tanya-Jawab Sebelum Salah Langkah Ketika Pasang Behel Gigi | ..RahmatZikri
  4. Sep 6, 2011: Awas, kawat gigi abal-abal beredar di Makassar! | Radioholicz
  5. May 24, 2012: Mengapa Tidak Boleh Menggunakan Behel Imitasi?? | maryamnurfadilah

Post a Comment

About Me

The smiling geekIndependent IT Consultant and Trainer, mastering in Microsoft technologies. 13 years experience in all level of systems and network engineering. Currently being awarded as Microsoft MVP in Exchange Server. Live in Jakarta, Indonesia. Claimed himself as a not ordinary geek, who loves photography and hanging out with friends. More.

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Google